Anda di halaman 1dari 58

HKI, PATEN DAN

PEROLEHANNYA
WORSKHOP PENYUSUNAN SUBSTANTIF PATEN
KENDARI, 7-8 APRIL 2021
HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL:

 HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL (HKI) ADALAH HAK YANG TIMBUL ATAS HASIL
OLAH PIKIR OTAK MANUSIA YANG MENGHASILKAN SUATU PRODUK ATAU
PROSES YANG BERGUNA UNTUK MANUSIA. SECARA UMUM DAPAT DIKATAKAN
BAHWA OBYEK YANG DIATUR DALAM HKI ADALAH KARYA-KARYA YANG TIMBUL
ATAU LAHIR KARENA KEMAMPUAN INTELEKTUAL MANUSIA.
YANG TERCAKUP HAK
KEKAYAAN INTELEKTUAL:
1. KEKAYAAN INDUSTRI (INDUSTRIAL PROPERTY), YG
TERDIRI DARI:
• PATEN,
• MEREK,
• DESAIN INDUSTRI,
• DTLST,
• RAHASIA DAGANG,
• PVT

2. HAK CIPTA (COPYRIGHT), YANG MENCAKUP:


• HAK CIPTA DAN HAK TERKAIT
PATEN

 BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 13 TAHUN 2016:


PATEN ADALAH HAK EKSKLUSIF YANG DIBERIKAN OLEH NEGARA KEPADA
INVENTOR ATAS HASIL INVENSINYA DI BIDANG TEKNOLOGI, YANG UNTUK
SELAMA WAKTU TERTENTU MELAKSANAKAN SENDIRI INVENSINYA
TERSEBUT ATAU MEMBERIKAN PERSETUJUANNYA KEPADA PIHAK LAIN
UNTUK MELAKSANAKANNYA (PASAL 1 AYAT 1).
 HAK KHUSUS YANG DIBERIKAN NEGARA KEPADA PENEMU ATAS HASIL
PENEMUANNYA DI BIDANG TEKNOLOGI, UNTUK SELAMA WAKTU TERTENTU
MELAKSANAKAN SENDIRI PENEMUANNYA TERSEBUT ATAU MEMBERIKAN
PERSETUJUAN KEPADA ORANG LAIN UNTUK MELAKSANAKANNYA (PASAL 1
UNDANG-UNDANG PATEN).
PATEN

PATEN DIBERIKAN DALAM RUANG LINGKUP BIDANG


TEKNOLOGI, YAITU ILMU PENGETAHUAN YANG DITERAPKAN
DALAM PROSES INDUSTRI. DI SAMPING PATEN, DIKENAL PULA
PATEN SEDERHANA (UTILITY MODELS) YANG HAMPIR SAMA
DENGAN PATEN, TETAPI MEMILIKI SYARAT-SYARAT
PERLINDUNGAN YANG LEBIH SEDERHANA. PATEN DAN PATEN
SEDERHANA DI INDONESIA DIATUR DALAM UNDANG-UNDANG
PATEN (UUP).
PATEN
 MELINDUNGI IDE-IDE YANG
BERMANFAAT,
 HAK EKSKLUSIF YANG DIBERIKAN OLEH
NEGARA KEPADA INVENTOR,
 JANGKA WAKTU TERTENTU, ATAU
 MEMBERIKAN PERSETUJUAN KEPADA
PIHAK LAIN UNTUK
MELAKSANAKANNYA.
 PERLU DIDAFTARKAN UNTUK
MEMPEROLEH PERLINDUNGAN
 FIRST TO FILE
SYARAT UTAMA
DIBERIKANNYA PATEN
• BARU
• MENGANDUNG LANGKAH INVENTIF
• DAPAT DITERAPKAN DALAM INDUSTRI
LAIN-LAIN:
• JELAS: DAPAT DIPAHAMI DAN DILAKSANAKAN OLEH ORANG
YANG AHLI DI BIDANGNYA
• SATU KESATUAN INVENSI
JENIS PATEN

• PATEN BIASA: MENCAKUP


PRODUK, PROSES/METODE YANG
MEMILIKI KEBARUAN,
MENGANDUNG LANGKAH
INVENTIF DAN DAPAT
DITERAPKAN DALAM INDUSTRI;
DAN
JENIS PATEN (LANJUTAN)
• PATEN SEDERHANA: MENCAKUP
PRODUK ATAU PROSES/METODE
ATAU PENGEMBANGAN PRODUK
ATAU PROSES ATAU METODE YANG
MEMILIKI KEBARUAN DAN DAPAT
DITERAPKAN DALAM INDUSTRI
JANGKA WAKTU
PERLINDUNGAN

• PATEN BIASA: 20 TAHUN SEJAK


TANGGAL PENERIMAAN PATEN
• PATEN SEDERHANA: 10 TAHUN
SEJAK TANGGAL PENERIMAAN
• TIDAK DAPAT DIPERPANJANG
SISTEM PATEN MEMPUNYAI
FUNGSI:

• FUNGSI PERLINDUNGAN:

• FUNGSI INFORMASI
FUNGSI PERLINDUNGAN
• HAK EKSLUSIF UNTUK MEMBUAT,
MENGGUNAKAN, MENJUAL, MENGIMPOR,
MENYEWAKAN, MENYERAHKAN ATAU
MENYEDIAKAN DLL.
• MEMBERIKAN LISENSI
• MENGGUGAT GANTI RUGI
• MENUNTUT PELANGGAR HAK PEMEGANG PATEN
FUNGSI INFORMASI

• KEWAJIBAN MENGUNGKAPKAN HASIL INVENSINYA KEPADA MASYARAKAT


(PENGUNGKAPAN INVENSI HARUS JELAS)
• KOMPENSASI DARI HAK EKSKLUSIF YANG DIBERIKAN
• SUMBER INFORMASI DI BIDANG TEKNOLOGI YANG PALING UP TO DATE.
• DIGUNAKAN UNTUK PENGEMBANGAN TEKNOLOGI YANG BERKELANJUTAN
MANFAAT HKI BAGI LITBANG/UNIVERSITAS:

• MEMBERI KEPASTIAN HUKUM BAGI INVENSI-INVENSI


YANG DIHASILKAN OLEH LITBANG/UNIVERSITAS
• PROMOSI POTENSI KEMAMPUEN IPTEK KEPADA CALON
KLIEN
• DAPAT DIGUNAKAN UNTUK MENGGALANG DANA DARI
STAKEHOLDER
• MEMBIAYAI RISET DAN PENGEMBANGAN DENGAN
MEMANFAATKAN PENJUALAN, LISENSI, ROYALTI HASIL KI
MANFAAT HKI BAGI LEMBAGA
LITBANG/UNIVERSITAS:

• MENDORONG KOMPETISI DAN KREATIVITAS PENELITI UNTUK MELAKUKAN


PENELITIAN YANG MENGHASILKAN NILAI TAMBAH YANG TINGGI
• MEMBANTU MEMAHAMI PETA TEKNOLOGI KEGIATAN YANG DITEKUNI
DENGAN MEMANFAATKAN DOKUMEN PATEN
KEGUNAAN INFORMASI PATEN

INFORMASI PATEN BIASANYA PALING MUTAKHIR, HASIL SURVAI DI


USA MENUNJUKKAN BAHWA 70 % INFORMASI INI BELUM DIJUMPAI DI
LITERATUR SEBELUMNYA.

KEGUNAAN INFORMASI PATEN SECARA UMUM


1. MENGHINDARI DUPLIKASI PEKERJAAN R&D
2. MENGIDENTIFIKASI IDE BARU YANG SPESIFIK
DAN SOLUSI TEKNIS DARI PRODUK ATAU PROSES
3. MENGIDENTIFIKASI ‘STATE OF THE ART’ PADA
BIDANG TEKNOLOGI YANG SPESIFIK AGAR ‘UP
TO DATE’ DENGAN PERKEMBANGAN YG
TERAKHIR
KEGUNAAN INFORMASI PATEN
4. MENGKAJI DAN MENGEVALUASI TEKNOLOGI YANG
SPESIFIK DAN MENGIDENTIFIKASI CALON LISENSOR
5. MENGIDENTIFIKASI TEKNOLOGI ALTERNATIF DAN
SUMBERNYA
6. MENEMUKAN SUMBER ‘KNOW-HOW’ PADA BIDANG
YANG SPESIFIK ATAU PADA SUATU NEGARA
TERTENTU
7. MEMBANTU PENGEMBANGAN SOLUSI TEKNIK
UNTUK PRODUK DAN PROSES YANG BARU
KEGUNAAN INFORMASI PATEN
8. MENGIDENTIFIKASI PROSPEK HKI (VALIDITAS,
KEPEMILIKAN) TERUTAMA UNTUK MENGHINDARI
PENYONTEKAN (INFRINGEMENT)
9. MENGKAJI KEBARUAN DAN KELAYAKPATENAN DARI
TEKNOLOGI YANG DIKEMBANGKAN SENDIRI, BILA
AKAN DIDAFTARKAN DI KANTOR HKI DOMESTIK
ATAU LUAR NEGERI.
10. MEMONITOR AKTIVITAS KOMPETITOR DI DALAM
MAUPUN LUAR NEGERI
11. MENGIDENTIFIKASI CERUK PASAR ATAU
MENEMUKAN TREND BARU DALAM SUATU
TEKNOLOGI ATAU PENGEMBANGAN PRODUK PADA
TAHAP AWAL
PEMERIKSAAN PERSYARATAN
PERMOHONAN DOKUMEN PATEN

1. DOKUMEN PERMOHONAN PATEN

2. PERSYARATAN FORMALITAS

3. JENIS-JENIS FORMULIR

4. PENGUMUMAN

5. PENGAJUAN
Mahruzar_Paten PEMERIKSAAN SUBSTANTIF
Mahruzar_Paten
Mahruzar_Paten
DOKUMEN PERMOHONAN PATEN
( UNDANG-UNDANG NO.13/2016 TENTANG PATEN )

• PATEN DIBERIKAN ATAS DASAR PERMOHONAN


• SETIAP PERMOHONAN HANYA DAPAT DIAJUKAN UNTUK SATU
INVENSI ATAU BEBERAPA INVENSI YG MERUPAKAN SATU
KESATUAN INVENSI
• PERMOHONAN PATEN DIAJUKAN DENGAN MEMBAYAR BIAYA
KPD. DIREKTORAT JENDERAL
• PERMOHONAN DIAJUKAN SECARA TERTULIS DALAM BAHASA
INDONESIA

Mahruzar_Paten
PERMOHONAN HARUS MEMUAT
• TANGGAL, BULAN, DAN TAHUN PERMOHONAN
• ALAMAT LENGKAP DAN ALAMAT JELAS PEMOHON
• NAMA LENGKAP DAN KEWARGANEGARAAN INVENTOR
• NAMA DAN ALAMAT LENGKAP KUASA (APABILA PERMOHONAN
DIAJUKAN MELALUI KUASA)
• NAMA NEGARA DAN FD PERTAMA KALI JIKA PERMOHONAN
DIAJUKAN DGN HAK PRIORITAS
• SURAT KUASA KHUSUS, JIKA DIAJUKAN OLEH KUASA
• JUDUL INVENSI

Mahruzar_Paten
• KLAIM YANG TERKANDUNG DALAM
INVENSI
• DESKRIPSI TENTANG INVENSI, YG SECARA
LENGKAP MEMUAT KETERANGAN TTG.
CARA MELAKSANAKANYA
• GAMBAR YG DISEBUTKAN DALAM
DESKRIPSI YG DIPERLUKAN UNTUK
MEMPERJELAS INVENSI

Mahruzar_Paten
• ABSTRAK INVENSI
PERSYARATAN FORMALITAS
• PEMERIKSAAAN ADMINISTRATIF
- PEMERIKSAAN LENGKAP TIDAKNYA DOKUMEN PERMOHONAN
PATEN (PERSYARATAN MINIMUM DAN KELENGKAPAN LAINNYA)

• PEMERIKSAAN FISIK BERKAITAN DENGAN SPESIFIKASI PATEN:


• DESKRIPSI,
• KLAIM,
• ABSTRAK,
• GAMBAR

Mahruzar_Paten
BILA ADA KETIDAKJELASAN/ATAU
KEKURANGAN PERSYARATAN
• AKAN DIBERITAHUKAN MELALUI SURAT PEMBERITAHUAN
• BATAS WAKTU PEMENUHAN KEKURANGAN ATAU PERBAIKAN
DIBERIKAN SELAMA 3 (TIGA) BULAN SEJAK TGL. PENGIRIMAN
SURAT PEMBERITAHUAN KEKURANGAN
• BATAS WAKTU DAPAT DIPERPANJANG SELAMA 2 (DUA) BULAN
ATAS PERMINTAAN PEMOHON DAN DIPERPANJANG LAGI
SELAMA 1 (SATU) BULAN DENGAN DIKENAI BIAYA
• UNTUK MEMPEROLEH PERPANJANGAN WAKTU HARUS DENGAN
SURAT TERTULIS KEPADA MENTERI DISERTAI ALASAN
• BILA KEKURANGAN TERSEBUT TIDAK DIPENUHI DLM. JANGKA
WAKTU TERSEBUT MAKA PERMOHONAN DIANGGAP DITARIK
Mahruzar_Paten
KEMBALI
JENIS-JENIS FORMULIR

• FORMULIR PENDAFTARAN PERMOHONAN PATEN, YAITU: FORM


NO. 001/P/HKI/2001

• FORMULIR PENDAFTARAN PEMERIKSAAN SUBSTANTIF, YAITU:


FORM NO. 017/P/HKI/2000

Mahruzar_Paten
PENGUMUMAN

• PENGUMUMAN DILAKUKAN SEGERA SETELAH 18 (DELAPAN


BELAS) BULAN, SEJAK TGL. PENERIMAAN ATAU SEJAK TGL.
HAK PRIORITAS (APABILA PERMOHONAN DIAJUKAN DENGAN
MENGGUNAKAN HAK PRIORITAS)
• DALAM PATEN SEDERHANA SEGERA SETELAH 3 (TIGA) BULAN
SEJAK TGL. PENERIMAAN
• PENGUMUMAN DAPAT DILAKUKAN LEBIH AWAL APABILA
DIMINTA UNTUK DIPERCEPAT, DENGAN DIKENAI BIAYA
PERCEPATAN PENGUMUMAN

Mahruzar_Paten
PENGUMUMAN DILAKSANAKAN
SELAMA

• 6 (ENAM) BULAN TERHITUNG SEJAK


TANGGAL DIUMUMKANNYA
PERMOHONAN PATEN

• 2 (DUA) BULAN TERHITUNG SEJAK


TANGGAL DIUMUMKANNYA
Mahruzar_Paten
PERMOHONAN PATEN SEDERHANA
PENGUMUMAN DILAKUKAN DGN MENCANTUMKAN
• NAMAN DAN KEWARGANEGARAAN INVENTOR
• NAMA DAN ALAMAT LENGKAP PEMOHON DAN KUASA APABILA
DIAJUKAN MELALUI KUASA
• JUDUL INVENSI
• TANGGAL PENERIMAAN; DALAM HAL PERMOHONAN PATEN
DIAJUKAN DGN MENGGUNAKAN HAK PRIORITAS, TANGGAL DAN
NOMOR PRIORITAS, DAN NEGARA TEMPAT PENGAJUAN PERTAMAKALI
• ABSTRAK
• KLASIFIKASI INVENSI

• GAMBAR, JIKA ADA


• NOMOR PENGUMUMAN, DAN
• NOMOR PERMOHONAN
Mahruzar_Paten
Mahruzar_Examiner 31
PENGAJUAN PEMERIKSAAN SUBSTANTIF
• DIAJUKAN SECARA TERTULIS KEPADA DJHKI
• DIAJUKAN PALING LAMA 36 (TIGA PULUH ENAM) BULAN TERHITUNG
SEJAK TANGGAL PENERIMAAN (FD)
• APABILA PENGAJUAN SUBSTANTIFNYA DIAJUKAN SEBELUM
BERAKHIRNYA JANGKA WAKTU PENGUMUMAN, MAKA PEMERIKSAAN
SUBSTANTIFNYA DILAKUKAN SETELAH BERAKHIRNYA PENGUMUMAN
• APABILA PENGAJUAN SUBSTANTIFNYA DIAJUKAN SETELAH
BERAKHIRNYA JANGKA WAKTU PENGUMUMAN, MAKA PEMERIKSAAN
SUBSTANTIFNYA DILAKUKAN SETELAH TGL. DITERIMANYA
PERMOHONAN PEMERIKSAAN SUBSTANTIF TERSEBUT.
• SELENGKAPNYA LIHAT PASAL 51 UUPATEN NO.13/2016

Mahruzar_Paten
Mahruzar_Examiner 33
BIAYA-BIAYA YANG DIBAYAR
• PERMOHONAN PATEN,UMUM RP. 750.000
UMKM, LITBANG, LBG PENDIDIKAN RP. 450.000
BIAYA PEMERIKSAAN SUBSTANTIF RP. 2.000.000
• PERMOHONAN PATEN SEDERHANA, UMUM RP. 500.000;
UMKM, LITBANG, LBG PENDIDIKAN RP. 250.000
BIAYA PEMERIKSAAN SUBSTANTIF RP. 350.000
• PERMOHONAN PATEN PCT RP.1.000.000
• LIHAT SELENGKAPNYA DI PP NO. 45/2014

Mahruzar_Paten
Time Line Paten Publication of
Granted/ Issued
Patent

Publication of
Filling Date Patent Application Keputusan

Masa Tunggu
Masa Publikasi
Masa Pemeriksaan Substantif
Maks. 18 bulan 6 bulan Maks. 30 bulan

total prosedur + 54 bulan


Mahruzar_Paten
Time Line P Sederhana Publication of
Granted/ Issued
Patent

Publication of
Filling Date Patent Application Keputusan

Formalitas
Masa Publikasi
Masa Pemeriksaan Substantif
Maks. 3 bulan 2 bulan Maks. 7 bulan

total prosedur + 12 bulan


Mahruzar_Paten
PCT (PATENT COOPERATION TREATY)
• PCT DIRATIFIKASI DENGAN KEPUTUSAN PRESIDEN NO. 16
TAHUN 1997

• MENGADMINISTRASI SELURUH PERMOHONAN PCT

• MENJALANKAN FUNGSI SEBAGAI KANTOR PENERIMA


PERMOHONAN PCT (RO) DAN KANTOR TUJUAN PERMOHONAN
PCT (DO/EO)

Mahruzar_Paten
DENGAN PCT SISTEM

• DAPAT MENGHEMAT WAKTU DAN TENAGA;

• DAPAT MENGHEMAT BIAYA PENDAFTARAN PERMOHONAN PATEN;

• DAPAT MENGETAHUI INFORMASI PATENTABILITAS LEBIH DAHULU.

MAHRUZAR-PEMERIKSA PATEN
PERMOHONAN PATEN PCT HARUS DIDAFTAR
KEMBALI PADA FASE NASIONAL DO/EO :
• MERUPAKAN PELAKSANAAN DARI PRINSIP “LOCALLY PROTECTION BY REQUEST”;

• EXPIRATION DATE, 30/31 BULAN (DIHITUNG DARI TGL. HAK PRIORITAS ATAU TGL.
FILLING DATE, JIKA TIDAK MENGGUNAKAN HAK PRIORITAS);

• BERGANTUNG KEPADA SISTEM HUKUM PATEN SETEMPAT.

MAHRUZAR-PEMERIKSA PATEN
MAHRUZAR-PEMERIKSA PATEN
SISTEM PATEN KONVENSIONAL:

Permohonan
paten
12 bulan didaftarkan di
luar negeri

Permohonan
didaftarkan
lokal

Mahruzar_Paten
PCT TIMELINE – Chapter I and II

Mahruzar_Paten
MAHRUZAR-PEMERIKSA PATEN
MAHRUZAR-PEMERIKSA PATEN
GLOSSARY BEBERAPA ISTILAH PENTING
DALAM PCT
1. International Phase (Fase Internasional);
2. National Phase (Fase Nasional);
3. Receiving Office (RO);
4. International Bureau (IB);
5. Designated Office (DO);
6. Elected Office (EO);
7. Chapter I;
8. Chapter II ;
9. Demand;
Mahruzar_Paten
GLOSSARY BEBERAPA ISTILAH PENTING DALAM
PCT (lanj’)

10. International Searching Authority (ISA);


11. International Preliminary Examination Authority (IPEA);
12. International Search Report (ISR) – Form PCT/ISA/210;
13. Written Opinion of PCT International Searching Authority
(WO-ISA Chapter I) - Form PCT/ISA/237;
14. International Preliminary Examination Report on
Patentability (IPEA Chapter II) Form PCT/IPEA/409;
15. Amandemen Sheet of descriptios and Claims;

Mahruzar_Paten
INTERNATIONAL DAN NATIONAL
PHASE:
National phase (Fase Nasional) baru dapat dilakukan
setelah persyaratan dalam International phase telah
terpenuhi.
International Phase dimulai pada saat pemohon
mendaftarkan permohonannya pada RO atau IB. RO
atau IB akan menerima dan mengecek permohonan
Paten Internasional apakah sudah memenuhi
persyaratan permohonan paten internasional.

Mahruzar_Paten
HKI SEBAGAI RO/DO
• KANTOR HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL JUGA
BERFUNGSI SEBAGAI KANTOR PENERIMA
(RECEIVING OFFICE) UNTUK SETIAP
PERMOHONAN PATEN (DALAM NEGERI) YANG
AKAN MELANJUTKAN KE FASE INTERNATIONAL
• KANTOR HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL JUGA
BERFUNGSI SEBAGAI KANTOR NEGARA TUJUAN
(DESIGNATION OFFICE) UNTUK PERMOHONAN
PATEN INTERNATIONAL YANG AKAN MEMINTA
Mahruzar_Paten
PERLINDUNGAN DI TERITORIAL INDONESIA
BIAYA NORMAL DAN REDUKSI
ITEM PEMOHON BADAN PEMOHON
USAHA PERORANGAN

Transmittal Fee Rp1,000,0000,00 Rp1,000,0000,00


International Filing Fee USD 1,367 USD137
International Search Fee: KR CHF 1,157 CHF 1,157

International Search Fee: AU CHF 2,084 CHF 2,084

International Search Fee: RU CHF 477 CHF 477

International Search Fee: EP CHF 2,443 CHF611


Mahruzar_Paten
PRELIMINARY EXAMINATION FEE

•KR/ KRW = 450,000


•AU/ AUD = 590
•RU/ RUB = 2,700
•EP/ EUR = 1,850
Mahruzar_Paten
PPH (PATENT PROSECUTION HIGHWAY)

• JOINT STATEMENT OF INTENT ANTARA DGIP DENGAN JPO (JAPAN PATENT OFFICE)

• DITANDATANGANI DI TANGERANG 12 APRIL 2013 OLEH PROF.DR. AHMAD M.


RAMLI, SH,MH,FCBARB (DIREKTUR JENDERAL HKI) DAN DI KYOTO 13 APRIL 2013
OLEH MR. HIROYUKI FUKANO (COMMISSIONER JPO)

Mahruzar_Paten
Mahruzar_Paten
PPH ADALAH SISTEM PERCEPATAN
KEPUTUSAN PEMBERIAN PATEN (GRANTED)
• DAPAT TERJADI APABILA TELAH MENDAPAT KEPUTUSAN (HASIL PEMERIKSAAN)
DI NEGARA PERTAMAKALI DI DAFTAR (YANG MENJADI ANGGOTA PPH)
• TERDIRI DARI: OEE (OFFICE OF EARLIER EXAMINATION) SEBAGAI NEGARA
PERTAMA DI DAFTAR, DAN OLE (OFFICE OF LATER EXAMINATION) SEBAGAI
NEGARA KEDUA DITUJU UNTUK PERMINTAAN PERCEPATAN PEMERIKSAAN
SUBSTANTIFNYA

Mahruzar_Paten
PPH DEVELOPMENT IN ASEAN

• SINGAPORE : US (2009.2); JP (2009.7); KR (2013.1)

• PHILIPINE : JP (2012.3); US (2013.1)

• INDONESIA : JP (2013.6)

• THAILAND : JP (2014.1)

Mahruzar_Paten
ASPEC
ASEAN PATENT EXAMINATION COOPERATON
• INDONESIA IKUT TERLIBAT SEJAK DITERBITKANNYA KEPUTUSAN PRESIDEN
NOMOR 89 TAHUN 1995 TANGGAL 30 DESEMBER 1995 TENTANG PENGESAHAN
ASEAN FRAMEWORK AGREEMENT ON INTELLECTUAL PROPERTY COOPERATION
• USULAN PENDAFTARAN ASPEC MELALUI MEDIA ELEKTRONIK (E-ASPEC)
• ALAMAT PEMOHON HTTP://ASEANIP-STG.WEBSPARKS.SG/E-ASPEC.
• ALAMAT PENGELOLA HTTP://ASEANIP-STG.WEBSPARKS.SG/ADMINL0GIN.

Mahruzar_Paten
Mahruzar_Paten
KERTAS UNTUK DESKRIPSI
• A4 (29,7X21) CM (PUTIH)
• BERAT: 80 GRAM
• 2 CM DR TEPI ATAS (MAX 4 CM)
• 2 CM DR TEPI BAWAH (MAX 3 CM)
• 2,5 CM TEPI KIRI (MAX 4 CM)
• 2 CM DR TEPI KANAN (MAX 3 CM)
• TINGGI HURUF 0,21 MM; 1,5 SPASI

Mahruzar_Paten
KERTAS UNTUK GAMBAR
• A4 (29,7X21) CM PUTIH
• BERAT 100 GRAM/M-PERSEGI (MINIMAL)
• 2,5 CM DR TEPI ATAS
• 1 CM DR TEPI BAWAH
• 2,5 CM DR TEPI KIRI
• 1,5 CM DR TEPI KANAN

Mahruzar_Paten