Anda di halaman 1dari 13

DALAM MENYUSUN RAPBN DIPERLUKAN SUATU GARIS YANG DISEBUT DENGAN KEBIJAKAN ANGGARAN.

KEBIJAKAN ANGGARAN ADALAH GARIS KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM PENETAPAN PENGELUARAN DAN PENERIMAAN NEGARA DALAM RANGKA MENCAPAI TUJUAN EKONOMI NASIONAL.


 Mengalokasikan sumber-sumber daya sumberekonomi agar efisien.  Mendistribusikan sumber-sumber daya sumberekonomi dan kegiatan ekonomi agar seimbang menuju keadilan dan kemakmuran.  Menstabilkan perekonomian dan mengurangi pengaruh goncangan ekonomi menuju kearah terciptanya kesempatan kerja dan pertumbuhan ekonomi yang mantap.

KEBIJAKAN ANGGRAN SEIMBANG KEBIJAKAN ANGGARAN

KEBIJAKAN ANGGARAN DINAMIS

SUATU KEBIJAKAN ANGGARAN YANG MENYATAKAN BAHWA ANTARA PENDAPATAN DAN PENGELUARAN DIBUAT BERIMBANG.

DEFISIT
KEBIJAKAN ANGGARAN DINAMIS

SURPLUS

SUATU KEBIJAKAN ANGGARAN DIMANA PENGELUARAN DIBUAT LEBIH BESAR DARI PADA PENGELUARAN. KEBIJAKAN INI DIBUAT BILA NEGARA MENGALAMI RESESI EKONOMI GUNA UNTUK MENINGKATKAN PEREKONOMIAN.

SUATU KEBIJAKAN ANGGARAN DIMANA PENERIMAAN DIBUAT LEBIH BESAR DARI PADA PENGELUARAN.

Segal kebijakan yang berkaitan dengan APBN baik penerimaan maupun pengeluaran. Contoh: kebijakan perpajakan, kebijakan utang luar negeri dan kebijakan peningkatan pengeluaran pemerintah.

IURAN WAJIB YANG HARUS DIBAYAR OLEH MASYARAKAT KEPADA NEGARA BERDASARKAN UNDANGUNDANG GUNA MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT.

Merupakan iuaran kepada pemerintah. Dipungut berdasarkan undang-undang. undangUntuk membiayai pengeluaran pemerintah. Digunakan untuk kesejahteraan umum. Tanpa imbalan jasa secara langsung.

SYARAT KEADILAN (PEMUNGUT PAJAK HARUS ADIL), MAKSUDNYA PAJAK DIKENAKAN SCR UMUM DAN MERATA BERDASARKAN UNDANGUNDANGUNDANG SERTA DISESUAIKAN DNG KEMAMPUAN MASING-MASING INDIVIDU. MASING SYARAT YURIDIS (PEMUNGUTAN HARUS BERDASARKAN UNDANG-UNDANG), PAJAK UNDANGDIPUNGUT BERDASARKAN UNDANG-UNDANG UNDANGSHG MEMBERIKAN JAMINAN HUKUM BAIUK BAGI NEGARA MAUPUN WARGANYA.


SYARAT EKONOMIS (TIDAK MENGGANGGU EKONOMI), PEMUNGUTAN PAJAK TIDAK BOLEH MENGGANGGU KELANCARAN KEGIATAN PRODUKSI DAN PERDAGANGAN SEHINGGA TIDAK MENIMBULKAN KELESUAN EKONOMI. SYARAT FINANSIAL (PEMUNGUTAN PAJAK HARUS EFISIEN) BIAYA PEMUNGUTAN TIDAK BOLEH MELEBIHI HASIL DARI PEMUNGUTAN. PEMUNGUTAN PAJAK HARUS SEDERHANA, HARUS MUDAH DIPAHAMI OLEH WAJIB PAJAK SHG WAJIB PAJAK BISA MENGHITUNG SENDIRI.

FUNGSI ANGGARAN (BUDGETAIR), PAJAK MERUPAKAN SUMBER PENERIMAAN BAGI PEMERINTAH UNTUK MEMBIAYAI SEMUA PENGELUARAN NEGARA. FUNGSI MENGATUR (REGULASI), PAJAK BERFUNGSI MENGATUR PEREKONOMIAN GUNA MENCAPAI PERTUMBUHAN YANG LEBIH CEPAT. FUNGSI STABILISASI, DNG PAJAK PEMERINTAH DAPAT MENGATUR PEREKONOMIAN SHG TERCIPTA KONDISI YG BAIK FUNGSI PENDAPATAN, PAJAK MERUPAKAN SUMBER/ALAT UNTUK MEMASUKAN UANG KE KAS NEGARA, SHG DPT UNT MEMBIAYAI PENGELUARAN NEGARA

PJK PENGHASILAN

PAJAK LANGSUNG BERDASARKAN PEMUNGUTNYA PAJAK TIDAK LANGSUNG

PJK KEKAYAAN PJK PERSEROAN PJK ATAS BUNGA PJK PENJUALAN PJK PERTAMBAHAN NILAI BEA MATERAI

BEA LELANG