Anda di halaman 1dari 29

Laporan Jaga

Ruptur Vesica Urinaria

Identitas Pasien
y Nama : S y Umur : 16 Tahun y Jenis Kelamin : Perempuan

Kasus, 6 juli 2011 Pukul 19.00 WIB


y Perempuan, 16 tahun, rujukan dari RS. AMdatang ke IGD

RSUD AA pukul 04.10 WIB dengan riwayat kecelakaan motor dengan truk.

Primary Survey

Airway
yGargling (-), snoring (-), pasien dapat berbicara dengan
baik yKesan: airway clear yTindakan: C-spine control

Breathing
y Napas spontan, respiratory rate 28 kali per menit y Gerak dinding dada simetris, tidak ada retraksi iga,

tidak ada jejas di thorax y Suara nafas normal, sama kiri dan kanan y Tindakan:
y Diberikan nasal kanul O2 3 l/menit

y Evaluasi: y Breathing spontan , Respiratory rate 24 kali per menit

Circulation
y Tekanan darah 90/50 mmHg. y Nadi lemah, teratur, frekuensi 104 kali per

menit. y Akral dingin dengan capilarry refill 3 detik


y Kesan: syok

Circulation (2)
y Tindakan: y Loading RL 2000 cc dengan 2 jalur y Cari sumber perdarahan yang menyebabkan syok y Luka luar dilakukan perban tekan. Tidak ada luka luar yang mengeluarkan darah yang masif y Pasang NGT: keluar cairan bewarna kuning kecoklatan y Terdapat hematom labia mayora serta meatal bleeding, full blast (+), nyeri di sekitar simfisis (+)

Circulation (3)
y Evaluasi (setelah cairan RL masuk 2000 cc): y Nadi kuat, teratur, frekuensi 102 kali per

menit. y Tekanan darah 101/47 mmHg

Circulation (4)
y Tindakan: y Lanjutkan infus RL y Konsul urologi: acc pasang DC no 18,

pemberian analgetik dan antibiotik serta pemeriksaan cystogram y Pemasangan DC keluar urin bewarna merah. y Pro Transfusi PRC 4 labu + kalnex + vit K

Circulation (5)
y Evaluasi:
y Nadi kuat, teratur, frekuensi 105 kali per menit. y Tekanan darah 100/50 mmHg y Urin masih bewarna merah

y Tindakan:
y Ganti RL dengan PRC

Disability
y GCS : (E3M6V5) y Pupil isokor (2/2) y Refleks cahaya (+/+)

Exposure
y Pakaian dibuka dan eksplorasi
y Luka robek di kepala ukuran 2x1x1 cm y Luka robek di tangan kanan ukuran 2x1x1 cm y Luka robek di lutut kanan y Hematom labia mayora y Nyeri di perut dan simfisis

Tindakan :
y Perdarahan

pasang tampon dan heacting y Head CT-Scan, rontgen thorax, abdomen, pelvic dan patella

Secondary Survey

Alloanamnesis
y Pasien mengalami kecelakaan lalulintas. Pasien

dibonceng memakai sepeda motor dan bertabrakan dengan truk. Pasien tidak memakai helm. Pasien tidak ingat proses kecelakaan. Setelah kecelakaan, pasien pingsan lalu dibawa ke RS. AM.

y Setelah di RS. AM, pasien sadar. Pemeriksaan

dokter terhadap pasien yaitu GCS 14, hematuria, luka robek di kepala, tangan lutut dan suspect trauma tumpul abdomen. Pengobatan yang sudah dilakukan yaitu loading RL 2 line, hecting situasi, kalnex, vit k, vit c, cefriakson, ketorolac, ATS. Pasien dirujuk ke RSUD AA

Tanda-tanda vital
y TD : 105/50 mmHg y HR : 100x/i y RR : 24x/i y T : 36,0 C

Pemeriksaan Fisik
y Kepala y Tampak luka robek di kepala ukuran 2x1x1 cm y Konjunctiva anemis + y Leher y Tidak ada jejas luka

Pemeriksaan Fisik
y Thorax y Inspeksi : Tidak ada jejas di thorax, gerakan

dada simetris y Palpasi : Fremitus kiri=kanan y Perkusi : sonor seluruh lapangan paru y Auskultasi : vesikuler pada kedua lapangan paru.

Pemeriksaan Fisik
y Abdomen y Inspeksi : perut datar, jejas (-) y Auskultasi : bising usus menurun y Palpasi : distensi (+), hepar dan lien tidak

teraba, NT (+) simfisis y Perkusi : timpani

Pemeriksaan Fisik
y Genitalia: y Hematom labia mayora y DC urin bercampur darah

Ekstremitas
y Ekstremitas atas y Ditemukan luka robek pada tangan kanan y Ekstremitas bawah y Ditemukan luka robek pada lutut kanan. y Kekuatan motorik 5

y Diagnosa kerja : gross hematuria ec trauma buli y Rencana Pemeriksaan penunjang :


y Darah rutin y Foto rontgen pelvic y Cystogram ruptur vesica urinaria

Darah rutin
y Hb: 6.0 y Ht: 17.7 y Leukosit: 15.900 y Trombosit: 165.000

Anterior-posterior compression (open book)

Ruptur vesica urinaria

y Diagnosa ruptur vesica urinaria + fractur simpisis pubis

(open book)
y Penatalaksanaan lanjutan :
y Pemasangan gurita (pelvic binder) y Konsul dokter spesialis urologi Operasi cito

Terima Kasih