Anda di halaman 1dari 24

ARTRITIS GOUT

Etatutwuni 0911013101

ARTRITIS GOUT
suatu kondisi di mana tubuh tidak dapat mengontrol asam urat, sehingga kristal asam urat yang berlebihan akan menumpuk di dalam jaringan tubuh terutama di persendian Deposisi kristal urat terdapat di dalam dan sekitar sendi, parenkim ginjal dan dapat menimbulkan batu saluran kemih

Artritis pirai akut disebabkan oleh reaksi inflamasi jaringan terhadap pembentukan kristal monosodium urat monohidrat. Tidak semua orang dengan hiperurikemia adalah penderita artritis pirai atau sedang menderita artritis pirai. Risiko terjadi artritis pirai lebih besar dengan meningkatnya konsentrasi asam urat darah. Serangan artritis akut berlangsung cepat yang dapat mencapai peak of severity dalam waktu 24 jam

PENYEBAB
Kandungan asam urat yang terlalu tinggi di dalam darah sehingga Membentuk kristal di sendi Faktor yang meningkatkan resiko: Berat badan berlebih Konsumsi alkohol Konsumsi makanan tinggi purin Konsumsi obat, ex. diuretik

GEJALA KLINIK
Artritis Gout Tipikal

Beratnya serangan artritis mempunyai sifat tidak bisa berjalan, tidak dapat memakai sepatu dan mengganggu tidur. Rasa nyeri digambarkan sebagai excruciating pain dan mencapai puncak dalam 24 jam. Tanpa pengobatan pada serangan permulaan dapat sembuh dalam 3-4 hari. Serangan biasanya bersifat monoartikuler dengan tanda inflamasi yang jelas seperti merah, bengkak, nyeri, terasa panas dan sakit kalau digerakkan. Predileksi pada meta-tarsophalangeal pertama (MTP-1). Hiperurikemia Biasanya berhubungan dengan serangan artritis gout akut, tetapi diagnosis artritis tidak harus disertai hiperurikemia. Fluktuasi asam urat serum dapat mempresipitasi serangan gout. Faktor pencetus trauma sendi, alkohol, obat-obatan dan tindakan pembedahan. Biasanya faktor-faktor ini sudah diketahui penderita

Artritis Gout Atipikal Gambaran klinik yang khas seperti artritis berat, monoartikuler dan remisi sempurna tidak ditemukan. Tofi yang biasanya timbul beberapa tahun sesudah serangan pertama ternyata ditemukan bersama dengan serangan akut.

Diagnosa Gout
Pemeriksaan Darah Memeriksa kadar asam urat di dalam darah (-) kebanyakan orang yang mempunyai kadar asam urat yang tinggi tidak terkena penyakit gout Arthrocentesis Menemukan kristal asam urat di dalam cairan sendi dengan cara aspirasi cairan sendi Arthrocentesis merupakan prosedur umum yang dilakukan dengan anestesi lokal Dengan menggunakan teknik yang steril, cairan diambil dari sendi yang meradang menggunakan suntikan dan jarum. Menemukan kristal asam urat dari benjolan tophi Ultrasound Imaging (US) Menampilkan double-contour dari sendi dan memperlihatkan permukaan membrtan sinovial

FASE ARTRITIS GOUT


Artritis gout akut Manifestasi serangan akut memberikan gambaran yang khas dan dapat langsung menegakkan diagnosis. Sendi yang paling sering terkena adalah sendi MTP-1 (75%). Pada sendi yang terkena jelas terlihat gejaia inflamasi yang lengkap. Artritis gout interkritikal Fase ini adalah fase antara dua serangan akut tanpa gejala klinik. Walaupun tanpa gejala kristal monosodium dapat ditemukan pada cairan yang diaspirasi dari sendi. Kristal ini dapat ditemukan pada sel sinovia dan pada vakuola sel sinovial dan pada vakuola sel mononuklear leukosit.

Hiperurikemia asimptomatis Fase ini tidak identik dengan artritis gout. Sebaiknya diperiksa juga kadar kholesterol darah, karena peninggian asam urat darah hampir selalu disertai peninggian kholesterol. Artritis gout menahun dengan tofi Tofi adalah penimbunan kristal urat subkutan sendi terjadi pada artritis gout menahun, yang biasanya sudah berlangsung lama kurang lebih antara 5-10 tahun Tofi sering ditemukan di sekitar jari tangan, di ujung siku dan sekitar ibu jari kaki, selain itu dapat ditemukan juga pada daun telinga, tendon achiles (daerah belakang pergelangan kaki) dan pita suara (sangat jarang terjadi).

PENCEGAHAN
Pembatasan purin Apabila telah terjadi pembengkakan sendi maka penderita gangguan asam urat harus melakukan diet bebas purin Membatasi asupan purin 100-150 mg purin per hari (diet normal biasanya mengandung 600-1.000 mg purin per hari) Kalori sesuai kebutuhan Jumlah asupan kalori harus disesuaikan dengan kebutuhan tubuh berdasarkan tinggi dan berat badan. Penderita gangguan asam urat yang kelebihan berat badan, berat badannya harus diturunkan dengan tetap memperhatikan jumlah konsumsi kalori Asupan kalori yang terlalu sedikit juga bisa meningkatkan kadar asam urat karena adanya badan keton yang akan mengurangi pengeluaran asam urat melalui urin

Tinggi karbohidrat Karbohidrat kompleks sangat baik dikonsumsi oleh penderita gangguan asam urat karena akan meningkatkan pengeluaran asam urat melalui urin. Konsumsi karbohidrat kompleks ini sebaiknya tidak kurang dari 100 gram per hari. Karbohidrat sederhana jenis fruktosa seperti gula, permen, dan sirop sebaiknya dihindari karena fruktosa akan meningkatkan kadar asam urat dalam darah. Rendah protein Protein terutama yang berasal dari hewan dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah. Asupan protein yang dianjurkan bagi penderita gangguan asam urat adalah sebesar 50-70 gram/hari atau 0,8-1 gram/kg berat badan/hari. Sumber protein yang disarankan adalah protein nabati

Rendah lemak Lemak dapat menghambat ekskresi asam urat melalui urin Konsumsi lemak sebaiknya sebanyak 15 persen dari total kalori. Tinggi cairan Konsumsi cairan yang tinggi dapat membantu membuang asam urat melalui urin. 2,5 liter atau 10 gelas sehari Tanpa alkohol Kadar asam urat mereka yang mengonsumsi alkohol lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi alkohol. Alkohol akan meningkatkan asam laktat plasma yang menghambat pengeluaran asam urat dari tubuh.

PENATALAKSANAAN
Tujuan pengobatan: Secepatnya menghilangkan rasa nyeri karena artritis akut. Mencegah serangan ulang Mencegah destruksi sendi dan pembentukan tofi Mencegah pembentukan batu ginjal dan timbulnya mikrotofi pada parenkim ginjal.

Non Steroidal Anti Inflamatory Drugs (NSAIDs)


Kecuali aspirin (meningkatkan kadar asam urat darah) KI Hipersensitif (asma, angiodema, urtikaria, rinitis) Tukak lambung atau pendarahan saluran cerna Efek Samping Gangguan saluran cerna, mual, diare Pendarahan dan tukak Reaksi hipersensitivitas (ruam kulit, angiodema, bronchospasme) Sakit kepala Gangguan pendengaran Fotosensitivitas Hematouria Gangguan pada darah Retensi cairan Nekrosis papilar

Dosage Regimens of Nonsteroidal Antiinflammatory Drugs for Treatment of Acute Gouty Arthritis Generic Name Etodolac Fenoprofen Ibuprofen Indomethacin Ketoprofen Naproxen 250 Piroxicam daily Sulindac Dosage and Frequency 300 mg twice daily 300600 mg three to four times daily 800 mg four times a day 2550 mg four times a day for 3 days, then taper to twice daily for 47 days 75 mg four times a day 500 mg twice daily for 3 days, then 500 mg daily for 47 days 20 mg once daily or 10 mg twice 200 mg twice daily for 710 days

Colchicine
Mekanisme kerja: Mengurangi produksi asam laktat oleh leukosit secara langsung dan dengan mengurangi fagositosis sehingga mengganggu proses deposisi asam urat dan reaksi inflamasi. KI Wanita hamil dan menyusui Efek Samping Mual, muntah, dan nyeri pada perut Diare Pendarahan saluran cerna Kerusakan ginjal dan hati Neuritis perifer Miopati dan Alopesia Gangguan darah

Cara pemberian colchicine :


Intravena Cara ini diberikan untuk menghindari gangguan GIT. Dosis IV 2 mg (jika fungsi ginjal normal) dalam 10-20 mL larutan fisiologis Dilanjutkan dengan dua dosis tambahan 1 mg setiap 6 jam Dosis total tidak lebih dari 4 mg sehari Pemberian oral Dosis yang biasa diberikan sebagai dosis initial adalah 1 mg kemudian diikuti dengan dosis 0.5 mg setiap 2 jam Jumlah dosis colchicine total 4-8 mg

KORTIKOSTEROID
Obat ini digunakan bila terdapat kontra indikasi bagi pemberian colchicine dan indometasin Mekanisme kerja Berinteraksi dengan protein reseptor yang spesifik untuk mengatur suatu ekspresi genetik yang selanjutnya akan menghasilkan perubahan dalam sintesis protein Efek Samping Meningkatkan kadadr gula darah Insomnia Hypokalsemia Tukak lambung Nekrosis vaskular Gangguan mental, euphoria, neuropathy Gangguan pertumbuhan KI Infeksi sistemik

Dosis yang direkomendasikan untuk prednisone adalah 30-60 mg oral satu kali sehari selama 3-5 hari Dosis tunggal IM dari kortikosteroid dengan waktu kerja panjang (ex, methylprednisolone acetate) dapat menjadi alternatif Intraarticular triamcinolone hexacetonide 20 to 40 mg may be useful for acute gout

Xanthine Oxidase Inhibitor Allopurinol


Mekanisme Kerja Mekanisme kerja allopurinol dalam menurunkan pembentukan asam urat melalui dua jalan, yaitu : 1.Hambatan terhadap enzim XO, sehingga akan menurunkan produksi asam urat dari hypoxanthine dan xanthine. 2. Hypoxanthine dan xanthine yang tidak diubah menjadi asam urat akan meningkat dan direutilisasi (digunakan kembali) dalam siklus metabolisme purin, dan terjadi mekanisme feedback, sehingga terjadi penurunan purin. Purin merupakan senyawa heterosiklik yang terdapat dalam suatu kelompok senyawa/purine base. Yang termasuk dalam purin base adalah adenine dan guanine yang merupakan penyusun inti sel, serta hypoxanthine dan xanthine.

Efek samping Kemerahan Ruam Gangguan saluran cerna Mengantuk Hepatotoksisitas Neuropathy

Kerusakan hati Demam Sakit kepala Gangguan pengecapan Hipertensi

Dosis Dosis permulaan 100mg/hari Dosis harian 100-300 mg, pada kondisi tertentu jika diperlukan 600-800 mg/hari Dosis harus diturunkan jika terdapat penurunan fungsi ginjal 200 mg/hari untuk Clcr 60 ml/menit 100 mg/hari untuk Clcr 30 mg/menit Waktu paruh panjang 1 kali sehari

Uricosuric Agents
Mekanisme Kerja Menghambat reabsorpsi asam urat pada tubulus ginjal sehingga meningkatkan nilai bersihan asam urat Efek Samping Iritasi GI Ruam Hipersensitifitas Pembentukan batu asam urat KI Alergi terhadap uricosuric Agents Pasien dengan gangguan ginjal Clcr < 50 ml/menit Pasien dengan overproduksi asam urat

Probenecid Dosis awal 250 mg 2 kali sehari selama 1-2 minggu Dilanjutkan dengan 500 mg 2 kali sehari selama 2 minggu Dosis ditingkatkan setiap 1 atau 2 minggu hingga 2 g/hari Sulfinpyrazone Dosis awal 50 mg 2 kali sehari selama 3-4 hari Selanjutnya dosis dinaikkan 100 mg 2x1 Dosis ditingkatkan 100 mg per minggu hingga 800 mg/hari Terapi dimulai dengan dosis kecil untuk menghindari uricosuria dan pembentukan sumbatan (batu pada saluran kemih) Untuk meminimalisir kemungkinan terbentuknya batu/kristal asam urat dapat ditambahkan Nabic untuk membasakan urine