Anda di halaman 1dari 17

Oleh: Imam Hanafie, M.A.

Disampaikan dalam kegiatan Training of Organization HMJ Tarbiyah STAIN Samarinda, Jumat, 22 April 2006

Pendahuluan
Sejak zaman primitif, manusia telah mengenal organisasi; Faktanya: perilaku manusia primitif zaman dulu yang telah mempraktekkan hidup secara berkelompok, mengatur kehidupan kelompoknya, bahkan budaya dan ritualnya demi mempertahankan eksistensi kelompoknya dan perkembangannya

Di zaman kita sekarang inipun sejak kita dilahirkan, tumbuh dan berkembang hingga saat ini kita telah banyak bahkan sering berhubungan dengan suatu organisasi; Di era globalisasi sekarang ini keberadaan organisasi menjadi semakin penting, karena pengaruh globalisasi memvisualisasikan keadaan-keadaan yang berubah dengan cepat; Kesimpulannya adalah bahwa manusia sepanjang hidupnya tidak akan pernah terlepas dari kehidupan organisasi;

Apa Organisasi itu?


Dari segi etimologi, kata "organisasi" berasal dari bahasa Anglo-Saxon yaitu "Organon" yang berarti suatu alat yang digunakan untuk mencapai tujuan. Dalam bahasa Inggris kata "organisasi" berasal dari kata "to organize" yang berarti mengurus, menyusun, menyelenggarakan.

Organisasi menurut pakar:


James L. Gibson dkk.,: organisasi adalah Kesatuan yang memungkinkan anggota mencapai tujuan yang tidak dapat dicapai melalui tindakan individu secara terpisah (James L. Gibson dkk., 1985); Stephan P. Robbins: Organisasi adalah kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus-menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan (Stephan P. Robbins, 1994).

J. William Schulze (1949)

combination of the necessary human beings, materials, tools, equipment, working space and appurtenances, brought together in systematic and effective correlation, to accomplish some desired object." (Organisasi adalah

:"An organization is a

penggabungan dari orang-orang, benda-benda, alat-alat, perlengkapan, ruang kerja dan segala sesuatu yang bertalian dengannya, yang dihimpun dalam hubungan yang teratur dan efektif untuk mencapai tujuan yang diinginkan). Kesimpulan: Organisasi adalah kesatuan sosial yang dikoordinasikan secara sadar, yang memungkinkan anggota-anggota yang ada di dalamnya dapat mencapai tujuan yang tidak dapat dicapai jika dilakukan secara perorangan dan terpisah.

Mengapa Organisasi diperlukan?

Untuk mencapai tujuan yang tidak dapat dilakukan secara individual dan terpisah (James L.
Gibson).

Untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan dengan cara yang paling efisien (FX. Soedjadi). Untuk memberikan saluran terbaik untuk pemakaian yang efisien, sistematis, positif, dan terkoordinasi dari usaha yang tersedia (Oliver
Sheldon).

Dan lain-lain

Apa ciri-ciri Organisasi?


Adanya Satu tujuan bersama; Adanya Suatu struktur; Adanya Proses untuk mengkoordinasi kegiatan; Adanya Orang-orang yang melaksanakan peran-peran yang berbeda (Redi Panuju).

Asas-asas Organisasi
1. Organisasi harus mempunyai tujuan

yang jelas; 2. Organisasi harus memiliki kesatuan komando; 3. Organisasi harus melaksanakan pembagian kerja atau pembagian tugas;
a. The right man in the right place b. Adanya keseimbangan antara wewenang dan

tanggung jawab dalam pekerjaan c. Memperhatikan Span of Control

Asas-asas Organisasi

4. Harus ada pelimpahan wewenang dan tanggung jawab;


a. Agar pimpinan dapat berkonsentrasi pada

pekerjaan yang penting-penting saja; b. Agar semuanya tidak bergantung kepada atasan/pimpinan. c. Merupakan dorongan bagi bawahan untuk lebih percaya diri, bekerja lebih baik, kreatif dan bertanggung jawab.

5. Tersedianya sarana dan prasarana.

Macam-macam Organisasi

Berdasarkan proses pembentukannya a. Organisasi Formal, yaitu organisasi yang dibentuk secara sadar dan dengan tujuan-tujuan tertentu yang disadari pula yang diatur dengan ketentuan-ketentuan formal, dalam AD/ART-nya. b. Organisasi Informal, yaitu organisasi yang dibentuk tanpa disadari sepenuhnya, tujuan-tujuan tidak jelas, AD/ARTnya tidak ada, dan hubungan yang terjalin secara personal saja.

<Macam-macam Organisasi>

Berdasarkan Kaitan hubungannya dengan pemerintah:


a. Organisasi Resmi, Yaitu organisasi yang dibentuk oleh (ada hubungannya) dengan pemerintah dan atau harus terdaftar pada lembaran negara. Misalnya jawatan-jawatan, lembagalembaga pemerintahan, yayasan-yayasan, dan perusahaanperusahaan yang berbadan hukum. b. Organisasi Tidak Resmi, Adalah organisasi yang tidak ada hubungannya dengan pemerintah, dan tidak terdaftar pada lembaran negara, seperti: organisasi-organisasi swasta, mungkin juga organisasi yang dibentuk oleh pemerintah tetapi merupakan unit-unit yang sifatnya swasta. Misalnua klub bola voli, sepak bola, group kesenian, organisasi pendaki gunung dan sebagainya

<Macam-macam Organisasi>

Berdasarkan skala (ukuran) besarkecilnya a. Organisasi besar; b. Organisasi menengah/sedang; c. Organisasi kecil

<Macam-macam Organisasi>

Berdasarkan Tujuannya
a. Organisasi Sosial (public organization) Organisasi sosial adalah organisasi non-profit yang tujuan utamanya adalah untuk melayani kepentingan masyarakat, tanpa memperhitungkan rugi-laba. Tujuan utamanua adalah memberikan pelayanan dan bukan mengejar keuntungan (nonprofit motive). Misalnya pemerintah, yayasan-yayasan sosial dan sebagainya.
b. Organisasi Bisnis (organisasi perusahaan) Adalah organisasi yang didirikan untuk tujuan komersial (mendapatkan laba) dan semua tindakannya selalu bermotif mencari laba. Jika organisasi perusahaan tidak memberikan laba, maka tidak rasional untuk melanjutkan lagi.

<Macam-macam Organisasi>

Organisasi berdasarkan bentuknya:

Berdasarkan ikatan struktural, Misalnya : organisasi sosial (lembaga sosial, rumah yatim piatu dan lain-lain), organisasi formal (dinas pemerintah) dan organisasi informal (arisan).
Berdasarkan kebutuhan sosial, Misalnya : organisasi ekonomi (pabrik tekstil yang juga mengadakan poliklinik), organisasi politik (partai politik), organisasi pengabdian masyarakat (rumah sakit, panti asuhan, yayasan sosial dan lain-lain), dan organisasi pelestarian (musium, cagar alam, dinas purbakala, kebun binatang). Berdasarkan jumlah pucuk pimpinan, Misalnya : organisasi pimpinan tunggal (direktur, kepala kantor), organisasi pimpinan jamak (direksi yang terdiri dari direktur utama, beserta direktur-direktur khusus)

<Macam-macam Organisasi>

Berdasarkan bentuk-bentuknya:

Berdasarkan keterlibatan emosi, Misalnya : organisasi primair (keluarga, organisasi profesi), organisasi sekunder (perusahaan dan lain-lain).
Berdasarkan nilai dan biaya atau berdasarkan tujuan, Misalnya : organisasi kerjasama (Koperasi, organisasi sosial), organisasi pencari untung (perusahaan industri, perdagangan), organisasi pengabdian (organisasi agama, lembaga bantuan hukum), dan organisasi penekan (serikat kerja)

SEKIAN