Anda di halaman 1dari 14

MODUL 6 MULTIPLE AKSES

FDMA (Frequency Division Multiple Access)


Pengertian FDMA (Frequency Division Multiple Access) melakukan pembagian spektrum

gelombang dalam beberapa kanal frekuensi. Setiap panggilan hubungan akan memperoleh kanal tersendiri. Metode FDMA paling tidak efisien dan umumnya digunakan pada jaringan analog seperti AMPS FDMA merupakan suatu teknik pengaksesan yang menggunakan frekuensi sebagai media perantaranya. System ini digunakan BTS pada saat memancar/transmite dengan menggunakan frekuensi down link dan pada saat BTS menerima/receive dengan menggunakan frekuensi uplink. Penggunaan frekuensi downlink dan uplink diatur sedemikian rupa sehingga tidak saling menggangu frekuensi yang lainnya. Jika frekuensi ini tidak tepat pengaturannya maka antara satu BTS dengan BTS yang lain frekuensinya akan saling menganggu (interference) yang akan berakibat dengan kualitas suara yang kurang baik, drop call (komuniksai tiba-tiba putus), sulit melakukan panggilan atau tidak bias melakukan panggilan sama sekali. Untuk memahami FDMA, bisa dianalogikan tentang station radio mengirimkan sinyalnya pada frekuensi yang berbeda pada kanal yang tersedia kepada tiap-tiap pengguna ponsel. FDMA digunakan sebagian besar untuk transmisi analog. Saat untuk membawa informasi digital, FDMA sudah tidak efesien lagi. Dalam FDMA frekuensi dibagi menjadi beberapa kanal frekuensi yang lebih sempit. Tiap pengguna akan mendapatkan kanal frekuensi yang berbeda untuk berkomunikasi secara bersamaan. Pengalokasian frekuensi pada FDMA bersipat eksklusif karena kanal frekuensi yang telah digunakan oleh seorang pengguna tidak dapat digunakan oleh pengguna yang lain. Antar kanal dipisahkan dengan bidang frkuensi yang lebih sempit lagi (guard band) untuk menghindari interverens antar kanal yang berdekatan (adjacent channel) agar menempati alokasi frekuensi yang diberikan.

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UM

Renno Reymond

JARINGAN TELKOMUNIKASI

FDMA membagi bandwidth menjadi 124 buah frekuensi pembawa (carrier frequency) yang masing-masing menjadi daerah fekuensi daerah selebar 200 kHz. Satu atau lebih frekuensi pembawa dialamatkan pada masing-masing BTS (base transceiver Station) yang tersedia. Dalam system yang menggunakan frekuensi devisiion multiplex access ini frekuensi yang digunakan adalah berbeda-beda dengan sistem time division multiplex access pada sistem tersebut frekuensi sinyal yang digunakan adalah sama untuk menghindari adanya interfrensi pada saat pentransmisian sinyal maka sistem ini mentransmisikan sinyal dengan pengaturan waktu yang berbeda-beda namun frekuensi yang digunakan adalah sama.

Kelebihan dan Kekurangan FDMA Beberapa kelemahan dari sistem frekuensi multiplex access adalah : Pada saat pentransmisian sinyal jika antara BTS terdapat kanal yang sama maka akan terjadi interfrensi yang menyebabkan kerusakan sinyal, Sulitnya melakukan panggilan. Dengan kata lain sistem ini dapat terjadi interfrensi dari sesama BTS yang berdekatan. Daya tahan terhadap gangguan baik noise maupun jarak tempuh lebih lemah dari pada komunikasi yang telah menggunakan sistem digital. Dalam komunikasi ini juga harus memperhatikan beberapa hal seperti: line of side dan topologi bumi sehingga sinyal dapat berjalan baik ke receiver. Fleksibilitas rendah: kalau ada rekonfigurasi kapasitas (sama dengan lebar pita) modifikasi diperlukan diTXR dan RXR (untuk saluran tersebut, untuk saluran bertetangga, filter dan peralatan lain mungkin perlu diubah) Kapasitas berkurang drastic sejalan dengan penambahan jumlah carrier akibat noise intermodulasi dan back-off. Perlunya pemerataan daya tiap saluran di TXR untuk menghindari capture effect (harus real time mengantisipasi pelemahan akibat hujan, awan tebal, dsb)

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UM

Renno Reymond

JARINGAN TELKOMUNIKASI

Keuntungan : Sistem keseluruhan Sederhana: pengoperasian mudah, peralatan murah dan terbukti handal. Dimensioning stasiun bumi kecil Mengurangi informasi bit rate dan efisien menggunakan kode digital yang dapat memperkecil kapasitas kapasitas. Transmisi berjalan, system melakukan secara continuous (jadi apabila terjadi kesalahan di tengah proses tidak mengulang dari awal) dan mengurangi jumlah bit yang di butuh kan Dari apa-apa yang telah diterangkan sebelumnya maka dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut ; FDMA merupakan suatu teknik pengaksesan yang menggunakan frekuensi sebagai media perantaranya. Base Tranceiver Station (BTS) mengandung transceiver radio yang menangani sebuah cell dan hubungan dengan mobile station dan jumlahnya lebih banyak.

TDMA (Time Division Multiple Access)


Pengertian Merupakan transmisi teknologi digital yang memungkinkan sejumlah user untuk mengakses sebuah channel frekuensi radio tanpa interferensi dengan cara mengalokasikan slot waktu yang unik bagi tiap user dalam setiap channel. Latar Belakang Industri wireless mulai mengubah jaringan analog ke jaringan digital dengan tujuan meningkatkan kapasitas pada era 80-an. Pada 1989, Cellular Telecommunication Industry Association (CTIA) lebih memilih standarisasi narrowband TDMA daripada Frequency Division Multiple Access (FDMA) (disebut juga Narrowband Analog Mobile-

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UM

Renno Reymond

JARINGAN TELKOMUNIKASI

Phone Service [NAMPS]) milik Motorola sebagai pilihan teknologi untuk frekuensi 800MHz yang telah ada dan frekuensi 1.9-GHz yang akan digunakan. Dua sistem besar yang membagi RF (Radio Frequency) adalah TDMA dan CDMA. TDMA dirancang untuk digunakan dalam berbagai cakupan lingkungan dan situasi, mulai dari penggunaan mesin portable di pusat perkantoran sampai pengguna aktif yang melakukan perjalanan dalam kecepatan tinggi. Sistem ini juga mendukung berbagai layanan bagi pengguna, seperti: suara, data, fax, SMS serta Broadcast Message. TDMA menawarkan interface angkasa yang fleksibel, menyediakan layanan dengan performa tinggi yang menghasilkan kapasitas, cakupan serta dukungan tak terbatas pada mobilitas dan kemampuan untuk menangani berbagai kebutuhan pengguna yang berbeda. Karena telah diadopsi oleh GSM, Japanese Digital Cellular (JDC) dan North American Digital Cellular (NADC), TDMA dan variannya merupakan teknologi yang paling banyak dipilih di seluruh dunia. Cara Kerja TDMA TDMA bergantung pada sinyal audio yang telah didigitalisasi yang kemudian dibagi menjadi sejumlah paket berukuran milidetik. TDMA mengalokasikan sebuah channel frekuensi untuk waktu yang singkat dan kemudian dipindahkan ke channel lain. Sampel digital dari sebuah transmitter menempati slot waktu yang berbeda dalam beberapa band dalam waktu yang sama.

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UM

Renno Reymond

JARINGAN TELKOMUNIKASI

Teknik akses yang digunakan dalam TDMA adalah dengan membagi carrier pembawa frekuensi 30kHz untuk 3 user. TDMA juga merupakan teknik akses yang dipakai dalam GSM (standar digital Eropa) dan PDC (standar digital Jepang). Alasan pemilihan TDMA pada standar-standar tersebut adalah karena TDMA memungkinkan beberapa layanan penting untuk sistem operasi dalam sebuah ponsel atau PCS. Untuk mengilustrasikan proses dalam TDMA, perhatikan gambar berikut dimana empat percakapan berbeda terjadi secara bersamaan.

Sebuah channel bisa membawa semua percakapan tersebut asalkan setiap percakapan dibagi ke dalam bagian-bagian yang lebih pendek dan kemudian masing-masing diberikan slot waktu dan dikirimkan secara bersamaan. Setelah percakapan pada slot keempat terkirim, proses akan diulang kembali.

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UM

Renno Reymond

JARINGAN TELKOMUNIKASI

Secara efektif implementasi TDMA dalam IS-54 dan IS-136 dengan membagi sebuah channel 30-kHz menjadi 3 slot waktu meningkatkan kapasitas frekuensi seluler hingga 3 kali lipat dan memungkinkan 3 user yang berbeda untuk menempatinya secara bersamaan. Saat ini, sistem ini telah memungkinkan kapasitas hingga 6 kali lipat dan kedepannya dengan penggunaan hierarchical cell, antena cerdas serta alokasi channel yang adaptif, kapasitasnya akan meningkat hingga 40 kali kapasitas analog. Keuntungan TDMA 1. Meningkatkan efisiensi transmisi. 2. Dapat dengan mudah diadaptasi pada transmisi data sebagaimana pada transmisi suara. 3. User tidak akan mengalami interferensi selama transmisi. 4. Memperpanjang masa pakai baterai dan talktime. 5. Menghemat biaya peralatan, ruang dan pemeliharaan. 6. Teknologi paling cost-effective untuk mengupgrade sistem analog yang ada ke digital. 7. Layanannya compatible untuk ponsel dual-mode. Kerugian TDMA 1. Pemborosan bandwidth. 2. User telah memiliki slot waktu yang telah ditentukan sebelumnya. 3. Multipath distortion.

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UM

Renno Reymond

JARINGAN TELKOMUNIKASI

CDMA (Code Division Multiple Access)


Sejarah CDMA CDMA pada awalnya dipergunakan dalam komunikasi radio militer Amerika Serikat (AS), mulai tahun 1990 patennya diberikan kepada Qualcomm, Inc. dan dijadikan sebagai standar seluler digital di AS sejak tahun 1993. teknologi ini sangat aman karena tidak dapat digandakan (dikloning). Sehingga teknologi ini sangat cocok bagi kegunaan layanan telepon banking, seperti transfer, cek saldo. Apa itu CDMA CDMA (code division multiple access) adalah teknologi akses jamak dimana masing-masing user menggunakan code yang unik dalam mengakses kanal yang terdapat dalam sistem. Dalam bentuk pemultipleksan (bukan sebuah skema pemodulasian) dan sebuah metode akses secara bersama yang membagi kanal tidak berdasarkan waktu (seperti pada TDMA) atau frekuensi (seperti pada FDMA), namun dengan cara mengkodekan data dengan sebuah kode khusus yang diasosiasikan dengan tiap kanal yang ada dan menggunakan sifat-sifat interferensi konstruktif dari kodekode khusus itu untuk melakukan pemultipleksan. CDMA selain mengacak juga mentransmisikan suara dalam kode-kode sehingga sama sekali tidak bisa disadap. Kode-kode ini sangat sulit dilacak karena bersifat acak.

Cara Kerja CDMA CDMA menawarkan kecepatan transmisi data paling tinggi diantara yang lain. Setiap user/pemakai di assign dengan bilangan biner yang dinamakan Direct Sequence code (DCS) ketika terjadi panggilan. DCS adalah signal yang dibangkitkan oleh linier Modulation dengan wideband Pseudorandom Noise (PN) sequence, sehingga Direct

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UM

Renno Reymond

JARINGAN TELKOMUNIKASI

Sequence CDMA menggunakan wider signal dari pada FDMA maupun TDMA. Wideband signal berfungsi untuk mengurangi interference dan dapat melakukan frekuensi reuse antar cell berlangsung bardampingan. Seluruh pengguna ada bersamasama dalam range spektrum radio frekuensi. Kode-kode dibagi pada MS dan BS yang disebut Psendorandom Noise (PN) sequence. Masing- masing kode/pemakai adalah layer dan secara simultan ditransmisikan ke seluruh carrier. Keunikan dari CDMA adalah jumlah phone call yang dapat dihandle oleh carrier terbatas dan jumlahnya tidak pasti. Kanal trafik dibuat dengan penentuan masing-masing pengguna kode dengan carrier. Teknik CDMA pada awalnya disebut dengan CDMA One yang merupakan teknologi generasi kedua (2G). Versi revisinya IS-95 yang menjadi basis system komersial CDMA 2G seluruh dunia. Dengan kecepatan koneksi 14,4 kbps. Kemudian CDMA merevisi stndar menjadi IS-95B. sistem CDMA 2,5 G ini menawarkan kecepatan 64 kbps. Ilustrasi Analog

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UM

Renno Reymond

JARINGAN TELKOMUNIKASI

Cara kerja CDMA

Ada 2 jenis teknik yang digunakan dalam sistem spektrum tersebar yakni : Frequency Hopping : gelombang radio FHSS akan memancar dan melompat / hopping pada frekuensi tertentu berdasarkan sebuah algoritma tertentu, yang dapat random atau direncanakan. Pada spektrum tersebar lompatan frekuensi (frequency hopping spread

spectrum,FHSS), frekuensi pembawa yang memodulasi isyarat informasi tidaklah konstan melainkan berubah secara periodis. Selama interval waktu tertentu frekuensi pembawanya tetap, tetapi setelah itu pembawa melompat ke frekuensi lain (atau mungkin juga ke frekuensi yang sama). Pola lompatan atau perpindahan frekuensi pembawa ini ditentukan oleh runtun PN. Sebuah set frekuensi yang dapat digunakan pembawa disebut set lompatan (hop set).

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UM

Renno Reymond

JARINGAN TELKOMUNIKASI

Diagram blok spektrum tersebar runtun langsung diperlihatkan pada Gambar 1.4. Isyarat data termodulasi bidang-dasar. Dengan menggunakan penyintesa frekuensi cepat(fast frequency synthesizer) yang dikendalikan runtun PN, frekuensi pembawa dikonversinaik ke frekuensi transmisi.Proses sebaliknya terjadi di penerima. Dengan menggunakan runtun PN lokal,isyarat diterima dikonversi turun ke bidang-dasar. Data dipulihkan setelah demodulasi bidang-dasar. Rangkaian sinkronisasi menjamin bahwa lompatan frekuensi yangdilakukan pembawa lokal sinkron dengan di pengirim sehingga pengawa-sebaran yang benar dapat dilakukan. Sistem lompatan frekuensi dibagi berdasarkan pesat lompatannya Direct Sequence : adalah salah satu dari pendekatan modulasi spread spectrum untuk pengiriman data digital kecepatan tinggi melalui radio.

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UM

Renno Reymond

JARINGAN TELKOMUNIKASI

10

Dalam sistem Direct Sequence CDMA (DS-CDMA), bandwidth dari sinyal informasi dilebarkan dengan mengalikan sinyal dengan pseudo-random atau dalam sistem spread spectrum (Gambar 2.1) dikenal dengan sebutan pseudonoise (PN), yang memiliki bandwidth jauh lebih lebar dari pada sinyal informasi. Dalam DS-CDMA, setiap user memiliki PN sequence yang dibangkitkan secara unik dan orthogonal atau bisa dikatakan memilki cross-corelation yang tepat, sehingga penerima dapat membedakan setiap sinyal dari user yang berbeda. Dengan begitu, berbagai user dapat memancarkan secara serentak dengan menggunakan bandwidth yang sama . Saat melewati kanal radio, terdapat banyak pantulan dan hamburan sinyal yang disebabkan oleh objek yang terdapat pada lingkungan propagasi. Efek dari kanal ini disebut dispersive multipath propagation, dimana efek tersebut dapat menyebabkan hancurnya orthogonalitas diantara kode penebar sehingga nilai cross-corelation antara user meningkat dan mengakibatkan munculnya intersymbol interference (ISI) yang menyebabkan menurunnya performansi sistem. Sifat-sifat CDMA Peningkatan call security Efisiensi daya Fasilitas koordinasi seluruh frekuensi

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UM

Renno Reymond

JARINGAN TELKOMUNIKASI

11

Integrasi layanan suara,data dan video Keunggulan CDMA CDMA selain mengacak juga mentransmisikan suara dalam kode-kode sehingga sama sekali tidak bisa disadap Dalam layanan CDMA, frekuensi yang dipancarkan seluruhnya ini menjamin pembicaraan tidak terputus Dapat mengirimkan informasi dengan daya yang kecil sehingga memungkinkan daya baterai yang lebih tahan lama. Kapasitas pelanggan per BTS CDMA dapat mencapai 6000 (10 kali GSM). Hal ini disebabkan CDMA lebih irit dalam pemakaian frekuensi CDMA tarifnya akan jauh berada dibawah GSM karena biaya investasinya sangat murah. Kekurangan CDMA Jika keluar kota harus melapor ke provider terlebih dahulu Kemampuan roaming Handphone GSM jauh lebih variatif dari segi model dan harga. Sedangkan CDMA masih sedikit. kecepatan uploadnya lebih lambat dari kecepatan downloadnya. Cakupan dari CDMA itu sendiri,GSM berapapun pelanggannya pada suatu area tertentu, maka luas cakupannya adalah sama. Sedangkan dalam CDMA luas cakupan dari BTS itu sendiri tergantung dari jumlah pelanggannya Perbedaan CDMA dan GSM Secara fisik antara handphone GSM dan CDMA tidak ada perbedaan yang mencolok bahkan kalau dilihat sekilas keduanya serupa. Yang membedakan adalah: Operator :

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UM

Renno Reymond

JARINGAN TELKOMUNIKASI

12

Operator CDMA : smart, flexi, esia, fren, starone, ceria. Operator GSM : simpati, as, XL bebas, XL jempol, mentari, im3, three dan cari sendiri yang lain yach. Tarif : Tarif CDMA : Lebih murah untuk dalam kota dan promosi tertentu (misal sesama provider). Tarif GSM : Harga telefon normal lebih mahal dari cdma, tapi untuk promosi khusus terkadang malah gratis. Fasilitas : GSM punya fasilitas 3 G dan CDMA punya fasilitas EVDO. Tapi, untuk kecepatan akses komunikasi data, voice dan video, EVDO lebih cepat dari 3G. Perbedaaan lain CDMA CDMA :standar teknologi GSM generasi GSM: standar teknologi eropagenerasi kedua (2G)

kedua(2G) amerika

CDMA 800 = uplink : 824 - 849 MHz GSM 1800 = uplink : 1710 - 1785MHz (CDMA 1900: 1850 - 1910 MHz) downlink : 1805 - 1880 MHz downlink : 869 - 894 MHz (CDMA 1900 : 1930 lebar kanal : 1990 1.25 MHz Duplex spacing : 95 MHz MHz lebar kanal RF : 200KHz multiple access : FDMA-TDMA (s.d.a)

chip rate : 1.228 Mcps multiple access : CDMA

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UM

Renno Reymond

JARINGAN TELKOMUNIKASI

13

Kesimpulan : Tarif CDMA lebih murah,dan aman karena tidak dapat digandakan CDMA mentransmisikan suara dalam bentuk kode-kode CDMA sangat tahan terhadap gangguan cuaca dan interferensi, Adanya power control

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UM

Renno Reymond

JARINGAN TELKOMUNIKASI

14