Sejarah Perkembangan Ilmu Gizi

Bahan Kuliah PPNI 2012

Enok Sobariah, SP, MSi Klinik konsultasi Gizi RSU Cibabat Cimahi

Sejarah

• • • •

Jaman Purba Jaman Junani Memasuki abad Modern Abad 20 Mellinium 21

Evolusi Konsep Ilmu Gizi
ILMU GIZI
MAKANAN & UMUR PANJANG

MAKANAN & PENYAKIT MAKAN UNTUK HIDUP

Man.Purba

Junani

Abad 16

Abad 20

and your only medicine be your food “ .Hippocrates (460-360 SM) • Bapak Ilmu Kedokteran “ Let your food be your medicine.

Bapak Ilmu Gizi Pertanian .

KEGIATAN GIZI 1950-2000 • 1952 : 4 SEHAT 5 SEMPURNA ISTILAH GIZI MULAI DIPAKAI ISTILAH ILMU GIZI MULAI DIPAKAI DI FORUM ILMIAH •1950 –1962 : RISET KELAPARAN GUNUNG KIDUL OLEH KV BAILEY (Trop.Med) • 1952 – 1953 : PENELITIAN KEP PERTAMA DI JAKARTA (OOMEN) • 1958 : MASALAH GIZI UNTUK PERTAMA KALI MASUK DALAM ACARA KIPNAS-LIPI DI MALANG .Geogr.

FKM-UNHAS. FK-AIRLANGGA.1953 : DIDIRIKAN AKADEMI GIZI PERTAMA DENGAN BERBAGAI NAMA 1958 : MATA KULIAH ILMU GIZI MULAI DIBERIKAN DI FAKULTAS PERTANIAN IPB 1963-1976 : DIBENTUK DEPARTEMEN IKK DI FAPERTA IPB 1976: IKK MENJADI JURUSAN GMSK 1960 : BAGIAN GIZI FAKULTAS KEDOKTERAN UI DIBUKA 1965 : PROGRAM PENDIDIKAN GIZI MASYARAKAT SEAMEO DIBUKA DI FK-UI 1967 : MATA KULIAH ILMU GIZI MULAI DI FKM-UI DIBUKA 1990-AN : JURUSAN GIZI FKM-UI. FK-UNAND. FK/FKM-UNDIP. AKADEMI DAERAH & SWASTA 1969-2000 : WIDYAKARYA PANGAN DAN GIZI I-VII LIPI . FK-UGM.

DEWAN BAHAN MAKANAN 1954 – PANITIA PERBAIKAN MAKANAN RAKYAT (JAWA TENGAH) 1970-AN – PPMR MENJADI BADAN PERBAIKAN GIZI DAERAH (BPGD) 1973.KELEMBAGAAN KOORDINASI PANGAN & GIZI 1950 – LMR-DEPKES 1952 .BADAN PEKERJA USAHA PERBAIKAN GIZI PUSAT (INPRES PERBAIKAN MENU MAKANAN RAKYAT N0.PANITIA NEGARA PERBAIKAN MAKANAN 1958 .14/1974) 1983-SEKARANG : BIRO KESEHATAN DAN GIZI BAPPENAS .

Ditemukan Zat Gizi Makro.Zat Bioaktif (“Functional Food”) Ditetapkan Kebutuhan Gizi Manusia (RDA .Peranan Gizi dalam Penyakit & Kematian .Vitamin A Klinik menurun/menghilang .Banyak Intervensi Gizi telah Dievaluasi . Gizi Seimbang dll) .GAKI mulai diatasi dg Garam Yodium .Abad 20 : Golden Age of Nutrition .Def.Prevalensi KKP menurun . Zat Gizi Mikro.Banyak Tenaga Gizi Profesional Dididik Dll . .AKB menurun .

Definisi Ilmu Gizi WHO Proses dalam organisme hidup untuk mengambil dan mengolah zat-zat padat dan cair dari makanan ( zat gizi & zat bioaktif –Soek ) yang diperlukan untuk memelihara kehidupan. pertumbuhan. fungsi organ tubuh. dan menghasilkan energi .

ISTILAH Nutrition / Nutrition Science 1952. Widyakarya Pangan & Gizi 2000.Soedjono D. karya Ilmiah.Il.Gizi pertamaFKUI 1999. Kurikulum FK-UI. Poorwo Soedarmo. 1955. Gizi / Ilmu Gizi . GB. Prof. 1958.Poesponegoro.

Ilmu Gizi mempelajari Hubungan antara Makanan dan Kesehatan : •Bagaimana proses hubungannya itu •Apa dampak bila proses itu terganggu Bagaimana mengatasi gangguan proses itu Individu Masyarakat .

Diserap. Pemeliharaan Sel. Metabolisme Pertumbuhan Sel. Memperlancar Fungsi Anatomis & FaaliTubuh.Proses Hubungan Makanan dg Kesehatan INPUT PROSES OUTPUT OUTCOME Makanan di makan (dikonsumsi) Dicerna. Produktivitas Makanan Kesehatan . Menghasikan energi Pertumbuhan Fisik & Mental/ Kecerdasan.

Klasifikasi Zat Gizi .

Energi Pertumbuhan & perbaikan jaringan Mengatur proses-proses kehidupan .Klasifikasi Zat Nutrisi Nutrisi adalah komponen kimia yang dibutuhkan oleh tubuh untuk memenuhi salah satu atau beberapa fungsi dari .Function (fungsi).

KLASIFIKASI ZAT GIZI -Hemical nature (berdasarkan struktur kimia ) organik karbohidrat protein lemak vitamin Inorganik mineral air .

lemak. keenam zat gizi merupakan satu kesatuan yang memiliki peranan phisiologis yang penting bagi tubuh.KLASIFIKASI ZAT GIZI • Essensial (kepentingannya). • Concentration (berdasarkan konsentrasi). karbohidrat. air. –Mikro : vitamin dan mineral . –Makro : Protein. kandungan yang paling padat.

tetapi jumlahnya berbeda tergantung: usia. jenis kelamin. . ukuran tubuh. aktifitas fisik.KLASIFIKASI ZAT GIZI • Berdasarkan kebutuhannya Kebutuhan zat gizi sama. kondisi kesehatan. setiap zat gizi mempunyai fungsinya masing-masing. tidak ada satu makanan yang mengandung semua zat gizi yang dibutuhkan tubuh. • Specific . kondisi psiologis yang spesifik.

asam linoleat Vit larut lemak: Vit A. lisin. riboflavin. S. Cl. Cr. F Air Mineral Air . niacin. V. Si. Mg. asam pantotenat. valin. Vit B12. Mo. triptopan. vit C Makro : Ca. histidin (anak) Lemak Vitamin Asam lemak.VitB6. Mn. Ni.P. Co.K Vit larut air : thiamin. treonin. Na.D. Mikro : Fe. I.methionin. K.KLASIFIKASI ZAT GIZI Zat Gizi utama 6 Karbohidrat Zat gizi essensial 45 Serat. Zn. Sn. isoleusin. gula Protein Asam amino: leusin.E. fenilalanin.biotinfolacin.

galaktosa 2. Monosakarida(C6H12O6):Triosa. fruktosa. Polisakarida : . hemiselulosa (agar. heksosa :Glukosa. pati .Tidak dapat cerna : Selulosa. tetrosa. pektin) .Trisakarida(C18H32O16) : bit. madu . bit 3. pentosa.Disakarida (C12H22O11) : Sukrosa dan maltosa .Dapat dicerna: dekstrin. Oligosakarida : .Karbohidrat 1.Tetrasakarida(C24H42O21): Kacang polong.

Fungsi karbohidrat • Sumber energi utama • Protein sparer • Laktosa  membantu pertumbuhan bakteri yang berguna di kolon • Serat makanan membantu fungsi usus &  risiko penyakit tertentu • FOS = prebiotik  stimulasi pertumbuhan bifidobakteria (probiotik) di kolon .

Bahan makanan sumber • Serealia • Umbi-umbian • Kacang-kacangan • Gula • Susu • Buah-buahan • Sayuran Serat makanan terdapat di dalam semua bahan makanan nabati .

dsb : 63% : 17% : 13% : 6% :1% . Deaton and Driskel (1985) Air Protein Lemak Mineral Lainnya KH.PROTEIN (primary) Harper. Vit.

FUNGSI PROTEIN - Pertumbuhan dan pemeliharaan sel tubuh - Protein sebagai pengatur - Protein sebagai bahan bakar • 8 asam amino essensial : Isoleusin, leusin, lisin, metionin, fenilalanin,treonin, triptopan,valin • 6 asam amino semi essensial: Arginin, histidin, titrosin, sistin, glisin, serin • 9 asam amino non essensial: Asam glitamat, asam hidroksi glutamat,asam aspartat, alanin,prolin, h prolin, neuleusin,sitrulin, h glisin.

Lemak
• DEFINISI
Lemak adalah ikatan organik yang terdiri dari Carbon (C), Hidrogen (H), dan Oksigen (O) yang mempunyai sifat dapat larut dalam ( pelarut lemak) seperti petroleum benzene, eter kloroform, aseton, benzen dan alkohol panas. Lemak yang mempunyai titik lebur tinggi bersifat padat pada suhu kamar, titik lebur rendah bersifat cair ( Djaeni 2000)

Fungsi lemak
• • Sebagai sumber energi (cadangan energi) Pelarut vitamin A, D, E dan K

• •

Fungsi struktural (jaringan bawah kulit, mengisirongga kosong Isolator (menahan benturan dan menahan perubahan suhu)

As palmitoleat (C16) 3. 2. disebut Asam Lemak Tidak Jenuh Tunggal (MUFA).Penggolongan Lemak Menurut ada tidaknya ikatan rangkap: 1. Contoh:As oleat(C18). Asam lemak jenuh :Mempunyai ikatan tunggal atom C. Asam lemak tak jenuh tunggal : Paling sedikit mengandung 1 ikatan rangkap antara 2 atom karbon. dimana masing-masing akan berikatan Dengan H. Asam Kaproat (C6). contoh : Asam butirat (C4). Asam lemak tak jenuh poli: Asam lemak yang mengandung lebih dari 1 ikatan rangkap (PUFA) : As linoleat(C18). As linolenat (C18). As arachidonat( C20) . dengan kehilangan paling sedikit 2 atom H.

• Berdasarkan sumbernya 1. Lemak nabati : Asam lemak essensial contoh : asam linoleat. 3.• Menurut Jumlah atom Karbon 1. contoh: asam palmitat. . Lemak hewani : lemak berasal dari hewan. 2. 2. Asam lemak berantai pendek : mempunyai rantai atom karbon (C) sebanyak 4-6 buah. Asam lemak berantai panjang: mempunyai atom karbon (C) sebanyak 12-24 buah. linolenat dan arachidonat. Asam lemak berantai sedang : mempunyai atom karbon (C) sebanyak 8-12 buah.

Kadar kholesterol tinggi:hypertensi. K 3. 4. Kakurangan PUFA ditandai dengan kelainan kulit dan rambut (hewan percobaan) kulit muka dan kulit kepala (manusia) .Kebutuhan lemak : 15-20% dari total kalori Penyakit kekurangan lemak: 1. obesitas. Kekurangan vitamin A. Berkaitan dengan energi 2. jantung.

• Air keringat : garam karbonat • Udara pernapasan: tetap dalam bentuk CO2 hb sel darah merah paru-paru dilepaskan ke udara • Pembuangan tinja: garam karbonat .Ekskresi Lemak • Melalui urine: Sebagian CO2 dirubah menjadi asam karbonat (HCO3) yang larut dlm cairan tubuh sirkulasi darah ke ginjal Urine.

Konsep Gizi Seimbang .

• Adanya masalah Gizi ganda (Gizi kurang &Gizi lebih) di beberapa negara maju & berkembang. PUGS dibahas pertama kali dalam Widyakarya Pangan dan Gizi ke-V. • Di Indonesia. • Desember 1992 di Roma. dengan hasil bahasan : 13 Pesan Dasar Gizi Seimbang Pendahuluan . diadakan Kongres Gizi Internasional “ Pentingnya Gizi Seimbang”. Italia. termasuk Indonesia. April 1993. • Anjuran rekomendasi dari Kongres : Setiap Negara menyusun Pedoman Umum Gizi Seimbang (PUGS).

Konsep Hidangan Gizi SEIMBANG Pengertian Makanan yang mengandung zat Tenaga. yang dikonsumsi seseorang dalam satu hari. zat Pembangun dan zat Pengatur. sesuai dengan kecukupan tubuhnya. .

Tahu . Tempe. Roti. Margarin. Susu. gandum. sumber karbohidrat ~ Zat Tenaga (Contoh : Beras. Telur.Gizi Seimbang • Sumber energi adalah bahan makanan sumber lemak. Keju) • Zat Pengatur/ Vitamin&Mineral ~ Untuk Melancarkan Bekerjanya Fungsi Organ-organ Tubuh (Contoh : Semua Sayur-sayuran&Buah-buahan) . Ubi Jalar. • Zat Pembangun/ Protein ~ Untuk Perkembangan/pertumbuhan (Contoh : Kacangkacangan. jagung. Mi . Daging. Ayam. Ikan. Minyak. Santan).

Gizi Seimbang = Gizi Baik Intake zat gizi Kebutuhan zat gizi gambar Asupan zat gizi SESUAI kebutuhan gizi .

• Rumus : BBI = (TB – 100)-10% Seseorang dengan kerangka besar dan atau komposisi otot relatif besar mempunyai BBI lebih besar.Keseimbangan Energi • Dicapai bila energi yang masuk ke dalam tubuh melalui makanan sama dengan energi yang dikeluarkan berat badan ideal atau normal. Kelonggaran ± 10-20% .

EN & SR Rolfes.• Ditentukan dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) atau Body Mass Index (BMI) • IMT = berat badan (kg) / tinggi badan (m) 2 Hubungan IMT dengan Risiko terhadap Penyakit IMT 20-25 25-30 30-35 35-40 >40 Risiko terhadap Penyakit Sangat rendah Rendah Sedang Tinggi Sangat tinggi Keseimbangan Energi Sumber: Whitney. 1993 .

1993 . EN & SR Rolfes. IMT Ideal menurut Umur Umur (tahun) 19-24 25-34 35-44 45-54 55-64 >65 Keseimbangan Energi IMT (kg/m2) 19-24 20-25 21-26 22-27 23-28 24-29 Sumber: Whitney. Ini menunjukkan bahwa tingkat risiko paling rendah meningkat dengan bertambahnya umur.• Nilai IMT meningkat 1 unit untuk setiap 10 tahun hingga umur 65 tahun.

5 Normal >18.0 Gemuk Kelebihan BB tingkat ringan 25.Keseimbangan Energi Batas Ambang IMT untuk Indonesia Kategori IMT Kurus Kekurangan BB tingkat berat <17.0 Sumber: Depkes RI. 1994 .0-18.5-25.0-27.0 Kelebihan BB tingkat berat >27.0 Kekurangan BB tingkat ringan 17.

Pada bayi atau anak-anak akan menghambat pertumbuhan.Akibat Kekurangan Energi • Terjadi bila konsumsi energi melalui makanan kurang dari energi yang dikeluarkan. Tubuh akan mengalami keseimbangan energi negatif. Pada orang dewasa menyebabkan penurunan BB dan kerusakan jaringan tubuh. • Akibatnya BB kurang dari ideal atau normal. .

Akibat Kekurangan Energi • Gejala umum: Pada anak gelisah. • Akibat: marasmus (Kekurangan energi berat). lemah. marasmus kwasiorkor . penurunan daya tahan terhadap penyakit infeksi. kwasiorkor (Kekurangan energi Protein). kurang perhatian. cengeng. kurang bersemangat.

Tanda-tanda : • Marasmus : Defisiensi kalori berat Tampak kurus Berat Badan < 80 % Otot-otot mengecil (Atrofi) Wajah tampak tua Hampir tidak ada lapisan lemak di bawah kulit .

8 g/dl (Normal pada anak :4 .• Kwasiorkor : Tanda-tanda :  Intake Protein & Energi menurun  Rambut mudah rontok  Edema pada kaki  Luka sukar sembuh  Muka bundar seperti bulan purnama (Moon Face)  Perubahan patologis pada Hepar/Hati Serum albumin < 2.5.8 g/dl) .

Tanda-tanda : • Marasmus-Kwasiorkor  Defisiensi Kalori dan protein  Penciutan jaringan yang berat  Hilangnya lemak subkutan/ lemak di bawah kulit  Dehidrasi .

Marasmus Baggy Pant Kwashiorkor. Moon Face .

lemak dan protein) dan kurang bergerak. Akibatnya terjadi berat badan berlebih atau kegemukan. • Penyebab: kebanyakan makan (karbohidrat. hipertensi. jantung koroner.• Kelebihan energi terjadi apabila kelebihan konsumsi energi melalui makanan melebihi energi yang dikeluarkan. kanker) dan memperpendek harapan hidup. Kelebihan energi diubah menjadi lemak tubuh. Akibat Kelebihan Energi . risiko penyakit kronis (DM. • Akibat: gangguan fungsi tubuh.

Fungsi reproduksi .Vitamin Definisi : Zat gizi yang diperlukan tubuh dalam jumlah kecil dan harus didatangkan dari luar tubuh karena tdk dapat diproduksi tubuh FUNGSI : Sebagai zat pengatur Vitamin A : .Mencegah kangker .Fungsi penglihatan .Pertumbuhan perkembangan .Kekebalan tubuh .Rendah vit A menurunkan nafsu makan .

kalsitonin. protein kolagen.Fungsi khusus vit D adalah membantu pengerasan tulang dgn cara mengatur agar Ca dan P tersedia dl darah .Mbantu pbentukan dan pemeliharaan tulang bersama vit A dan vit C hormonhormon paratiroid. magnesium dan fluor. .Vitamin D : . seta mineral-mineral kalsium. fosfor.

Vitamin E : .Mencegah penyakit jantung koroner Vitamin K .Merangsang reaksi kekebalan .Sistem pertahanan antioksidan .Anti oksidan .Sintesis DNA .Proses pembekuan darah .Memelihara integritas memmbran sel .

Pertumbuhan dalam kehamilan .Absorfsi dan met Fe( Feri Fero) . .Mencegah infeksi .Mencegah kangker dan peny jantung .Pembentukan kolagen .Pembentukan kolagen Asam Folat : .Berperan dalam Pematopoesis Vit B12: Erat hub dg asam folat dalam sintesis nukleoprotein.Vitamin C : .

22 gram kalsium/kg BB tanpa lemak .99% pada tulang dan gigi .1% dalam darah . .Terikat pada protein (albumin dan globulin . syaraf otot.Proses fsiologi dan biokhemik dalam tubuh: Pembekuan darah. mengaktifkan reaksi ezim dan sekresi hormon.Terikat dalam asam organik : Sitrat .Pembentukan tulang dan gigi . transmisi infuls syaraf memelihara dan meningkatkan fungsi membran sel.MINERAL Kalsium .Terikat dalam asam anorganik sulfat dan fosfat Fungsi: .

mangan. Zat besi (Fe).5 gram/ kg jaringan bebas lemak 60% pada jaringan tulang Terlarut dalam cairan ekstraseluler 1-3 mg/100ml serum Fungsi .Berperan dalam metabolisme lemak dan protein .Fosforilase dalam pembentukan ATP Mineral lain : Natrium. Khlorida. Iodium. seng. tembaga. Kalium.Aktivator enzimatik yang memerlukan ATP .• Magnesium 0. .

• Media reaksi.AIR • Penting bagi kehidupan • Komponen penting dalam bahan makanan penampakan. tekstur. dan cita rasa. sebagai zat pelarut • Kesegaran dan daya tahan bahan makanan .

FUNGSI PENTING • • • • • Pembawa zat makanan ke seluruh tubuh Ekskresi sisa metabolisma Mengurangi rasa haus dan lapar Meningkatkan fungsi hormon Memperbaiki kemampuan fungsi hati .

KEKURANGAN AIR • • • • • Konstipasi Infeksi saluran kemih Pencetus terbentuknya batu ginjal Terjadi masalah sekitar kulit. rambut dan kuku Dalam jangka waktu lama Dehidrasi .

• Sekitar 55-65% dari berat badan ( untuk orang dewasa ).Jumlah air yang terdapat dalam tubuh manusia adalah : • Sekitar 80% dari berat badan (untuk bayi dengan low birth weight) • Sekitar 70-75% dari berat badan ( untuk bayi neonatus ) • Sekitar 65 % dari berat badan ( untuk anak ) dan. .

Sebagai kation dominan di luar sel .Keseimbangan asam basa . penyedap rasa. BM awetan.AIR BEKERJA DENGAN ELEKTROLIT • Natrium : .Untuk metabolisme glukosa • Sumber : garam.Mengatur tekanan darah .Mempertahankan volume cairan ekstraseluler . BM .

Sebagai kation utama dalam sel .Menjaga keasaman lambung .Aktivitas enzim dalam lambung .• KALIUM ( K ) .Sebagai anion di seluruh tubuh .Eksistensi otot skelet dan otot jantung • KLOR .Mempertahankan osmose cairan intraseluler .

apatis. Orang tua : Kadar air menurun. kesadaran menurun. penurunan fungsi organ tubuh.Gejala : Haus. Tanya TM Rotikan. aktif. Wanita > pria Remaja karena lebih aktif JENIS DEHIDRASI DAN GEJALA • Dehidrasi ringan: Penurunan 5 % total BB . bermain.• • • • USIA RAWAN DEHIDRASI Dr. jari dinginkbiruan. SpOK Anak : Tubuh banyak mengandung lemak (cairan lemak 20% ).Gejala : Mata cekung. mulut kering. pucat. kulit kering • Dehidrasi berat : Penurunan > 10 % total . bibir kering • Dehidrasi sedang: Penurunan 5 – 10 % total BB . sering lupa minum. . olah raga. denyut nadi menuru.Gejala : Tonis kulit menurun.

Gunakan pakaian yang menyerap keringat .Batasi minuman yang terlalu manis .5 x per minggu .Air putih biasa 3 ltr / hari .Frekuensi • PENCEGAHAN DEHIDRASI .Warna Urine .Volume urine .Olah raga 3.Sering minum min 15 menit sekali .Gejala kekurangan secara umum • Terjadi perubahan : .

Pertumbuhan dan perkembangan janin .Kesehatan ibu .Sumber dan cadangan energi .Ibu Hamil Karbohidrat: .Membantu penyerapan zat besi .Cadangan energi .Pertumbuhan janin dan plasenta Protein : .5 g/hr .Penambahan volume darah .Pemeliharaan jaringan ibu .Metabolisma hormon .Pertumbuhan uterus dan payudara .+ 8.

Sumber energi (1 g setara 9 kalori) . Kreatinisme .Metabolisme energi .Hipotiroidisme ……….Pematangan sel darah merah . isolator.Volume darah .Bantalan lemak. fungsi struktural Zat besi : .+ 30 mg/hr .Simpanan lemak ketika menyusui .Anjuran 200 mg/hr ..Fe berlebih sembelit atasi dg air dan serat Asam folat: .Perlembangan dan pematangan otak Kalsium : .Pertumbuhan sel .Sintesa DNA .Pembentukan Hb .Pertumbuhan normal Iodium : .anjuran 1200 mg/hr ( usia 25 th) 800 mg/ hr ( > 25 th) ..Pembentukan tulang dan gigi Lemak : .

Memelihara sel tubuh .Pertumbuhan perkembangan Lemak : . Min : .E 80 – 90 kalori menghasilkan 100 cc ASI Protein : .Penyusun protein ASI ( 1.Cadangan energi .+ 20 g/hr . Vit.Volume ASI .Sumber energi .St Gizi kurang produk ASI 500-600 cc Air .Ibu Menyusui Karbohidrat : . 1966) .Kwalitas ASI .2 gr dalam 100 cc ASI) .St Gizi baik produk ASI 700–800 cc(Jelliffe.Produksi ASI .Lemak selama hamil memasok E 100-200 kkal/hr .Produksi hormon prolaktin dan oksitosin .

.Pertumbuhandan perkembangan .Zat pengatur . anti koagulan.Pengatur suhu tubuh .Bantalan tubuh .Selera makan Vitamin dan Mineral : .Sumber energi .Anti oksidan.Penyerapan kalsium Protein : .Mengurangi infeksi .Sebagai sumber energi .Pertumbuhan perkembangan .Bayi dan Balita Karbohidrat : .Sumber energi .Laktosa untuk kesehatan saluran cerna . tinja Lemak : . dll.Mengganti nitrogen yang hilang lewat air seni.

Protein sparer .Sumber energi . .Isolator (menahan benturan dan menahan perubahan suhu) : Lemak .mengisirongga kosong .Remaja Karbohidrat: . E dan K -Fungsi struktural (jaringan bawah kulit.Sumber energi . kesuburan : -Sebagai sumber energi (cadangan energi) -Pelarut vitamin A.Zat pengatur. D.Pertumbuhan dan perkembangan .Sumber serat makanan (laktosa) .Membantu fungsi usus Protein .Zat pertumbuhan dan perkembangan .Pemeliharaan sel tubuh .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful