Sejarah Perkembangan Ilmu Gizi

Bahan Kuliah PPNI 2012

Enok Sobariah, SP, MSi Klinik konsultasi Gizi RSU Cibabat Cimahi

Sejarah

• • • •

Jaman Purba Jaman Junani Memasuki abad Modern Abad 20 Mellinium 21

Evolusi Konsep Ilmu Gizi
ILMU GIZI
MAKANAN & UMUR PANJANG

MAKANAN & PENYAKIT MAKAN UNTUK HIDUP

Man.Purba

Junani

Abad 16

Abad 20

Hippocrates (460-360 SM) • Bapak Ilmu Kedokteran “ Let your food be your medicine. and your only medicine be your food “ .

Bapak Ilmu Gizi Pertanian .

Med) • 1952 – 1953 : PENELITIAN KEP PERTAMA DI JAKARTA (OOMEN) • 1958 : MASALAH GIZI UNTUK PERTAMA KALI MASUK DALAM ACARA KIPNAS-LIPI DI MALANG .KEGIATAN GIZI 1950-2000 • 1952 : 4 SEHAT 5 SEMPURNA ISTILAH GIZI MULAI DIPAKAI ISTILAH ILMU GIZI MULAI DIPAKAI DI FORUM ILMIAH •1950 –1962 : RISET KELAPARAN GUNUNG KIDUL OLEH KV BAILEY (Trop.Geogr.

FK/FKM-UNDIP. FK-UGM. AKADEMI DAERAH & SWASTA 1969-2000 : WIDYAKARYA PANGAN DAN GIZI I-VII LIPI . FK-UNAND.1953 : DIDIRIKAN AKADEMI GIZI PERTAMA DENGAN BERBAGAI NAMA 1958 : MATA KULIAH ILMU GIZI MULAI DIBERIKAN DI FAKULTAS PERTANIAN IPB 1963-1976 : DIBENTUK DEPARTEMEN IKK DI FAPERTA IPB 1976: IKK MENJADI JURUSAN GMSK 1960 : BAGIAN GIZI FAKULTAS KEDOKTERAN UI DIBUKA 1965 : PROGRAM PENDIDIKAN GIZI MASYARAKAT SEAMEO DIBUKA DI FK-UI 1967 : MATA KULIAH ILMU GIZI MULAI DI FKM-UI DIBUKA 1990-AN : JURUSAN GIZI FKM-UI. FK-AIRLANGGA. FKM-UNHAS.

BADAN PEKERJA USAHA PERBAIKAN GIZI PUSAT (INPRES PERBAIKAN MENU MAKANAN RAKYAT N0.DEWAN BAHAN MAKANAN 1954 – PANITIA PERBAIKAN MAKANAN RAKYAT (JAWA TENGAH) 1970-AN – PPMR MENJADI BADAN PERBAIKAN GIZI DAERAH (BPGD) 1973.KELEMBAGAAN KOORDINASI PANGAN & GIZI 1950 – LMR-DEPKES 1952 .14/1974) 1983-SEKARANG : BIRO KESEHATAN DAN GIZI BAPPENAS .PANITIA NEGARA PERBAIKAN MAKANAN 1958 .

Banyak Intervensi Gizi telah Dievaluasi .Banyak Tenaga Gizi Profesional Dididik Dll .Prevalensi KKP menurun .Peranan Gizi dalam Penyakit & Kematian .Vitamin A Klinik menurun/menghilang . .GAKI mulai diatasi dg Garam Yodium .Abad 20 : Golden Age of Nutrition .AKB menurun . Gizi Seimbang dll) .Ditemukan Zat Gizi Makro.Def. Zat Gizi Mikro.Zat Bioaktif (“Functional Food”) Ditetapkan Kebutuhan Gizi Manusia (RDA .

dan menghasilkan energi .Definisi Ilmu Gizi WHO Proses dalam organisme hidup untuk mengambil dan mengolah zat-zat padat dan cair dari makanan ( zat gizi & zat bioaktif –Soek ) yang diperlukan untuk memelihara kehidupan. pertumbuhan. fungsi organ tubuh.

GB.Il.Gizi pertamaFKUI 1999. Poorwo Soedarmo.Poesponegoro. karya Ilmiah.Soedjono D. Prof. Widyakarya Pangan & Gizi 2000. 1955. Kurikulum FK-UI.ISTILAH Nutrition / Nutrition Science 1952. Gizi / Ilmu Gizi . 1958.

Ilmu Gizi mempelajari Hubungan antara Makanan dan Kesehatan : •Bagaimana proses hubungannya itu •Apa dampak bila proses itu terganggu Bagaimana mengatasi gangguan proses itu Individu Masyarakat .

Proses Hubungan Makanan dg Kesehatan INPUT PROSES OUTPUT OUTCOME Makanan di makan (dikonsumsi) Dicerna. Diserap. Metabolisme Pertumbuhan Sel. Menghasikan energi Pertumbuhan Fisik & Mental/ Kecerdasan. Produktivitas Makanan Kesehatan . Pemeliharaan Sel. Memperlancar Fungsi Anatomis & FaaliTubuh.

Klasifikasi Zat Gizi .

Function (fungsi). Energi Pertumbuhan & perbaikan jaringan Mengatur proses-proses kehidupan .Klasifikasi Zat Nutrisi Nutrisi adalah komponen kimia yang dibutuhkan oleh tubuh untuk memenuhi salah satu atau beberapa fungsi dari .

KLASIFIKASI ZAT GIZI -Hemical nature (berdasarkan struktur kimia ) organik karbohidrat protein lemak vitamin Inorganik mineral air .

lemak. keenam zat gizi merupakan satu kesatuan yang memiliki peranan phisiologis yang penting bagi tubuh. kandungan yang paling padat. –Makro : Protein. • Concentration (berdasarkan konsentrasi). air.KLASIFIKASI ZAT GIZI • Essensial (kepentingannya). –Mikro : vitamin dan mineral . karbohidrat.

jenis kelamin. kondisi psiologis yang spesifik. setiap zat gizi mempunyai fungsinya masing-masing. tetapi jumlahnya berbeda tergantung: usia. kondisi kesehatan. ukuran tubuh. tidak ada satu makanan yang mengandung semua zat gizi yang dibutuhkan tubuh. . • Specific . aktifitas fisik.KLASIFIKASI ZAT GIZI • Berdasarkan kebutuhannya Kebutuhan zat gizi sama.

vit C Makro : Ca.biotinfolacin. Sn. Mn. Vit B12. K. asam linoleat Vit larut lemak: Vit A. S.E.K Vit larut air : thiamin.VitB6. Mg. I. asam pantotenat. Cr. Zn. gula Protein Asam amino: leusin. valin. Ni. F Air Mineral Air . V.methionin. triptopan. treonin. histidin (anak) Lemak Vitamin Asam lemak. Si. Co.KLASIFIKASI ZAT GIZI Zat Gizi utama 6 Karbohidrat Zat gizi essensial 45 Serat. Mo.D. Na. fenilalanin. riboflavin. Mikro : Fe. niacin. Cl. isoleusin.P. lisin.

galaktosa 2.Disakarida (C12H22O11) : Sukrosa dan maltosa . tetrosa.Tetrasakarida(C24H42O21): Kacang polong. madu .Dapat dicerna: dekstrin.Trisakarida(C18H32O16) : bit. bit 3. fruktosa. heksosa :Glukosa.Karbohidrat 1.Tidak dapat cerna : Selulosa. hemiselulosa (agar. pati . Monosakarida(C6H12O6):Triosa. pektin) . Oligosakarida : . pentosa. Polisakarida : .

Fungsi karbohidrat • Sumber energi utama • Protein sparer • Laktosa  membantu pertumbuhan bakteri yang berguna di kolon • Serat makanan membantu fungsi usus &  risiko penyakit tertentu • FOS = prebiotik  stimulasi pertumbuhan bifidobakteria (probiotik) di kolon .

Bahan makanan sumber • Serealia • Umbi-umbian • Kacang-kacangan • Gula • Susu • Buah-buahan • Sayuran Serat makanan terdapat di dalam semua bahan makanan nabati .

PROTEIN (primary) Harper. Vit. dsb : 63% : 17% : 13% : 6% :1% . Deaton and Driskel (1985) Air Protein Lemak Mineral Lainnya KH.

FUNGSI PROTEIN - Pertumbuhan dan pemeliharaan sel tubuh - Protein sebagai pengatur - Protein sebagai bahan bakar • 8 asam amino essensial : Isoleusin, leusin, lisin, metionin, fenilalanin,treonin, triptopan,valin • 6 asam amino semi essensial: Arginin, histidin, titrosin, sistin, glisin, serin • 9 asam amino non essensial: Asam glitamat, asam hidroksi glutamat,asam aspartat, alanin,prolin, h prolin, neuleusin,sitrulin, h glisin.

Lemak
• DEFINISI
Lemak adalah ikatan organik yang terdiri dari Carbon (C), Hidrogen (H), dan Oksigen (O) yang mempunyai sifat dapat larut dalam ( pelarut lemak) seperti petroleum benzene, eter kloroform, aseton, benzen dan alkohol panas. Lemak yang mempunyai titik lebur tinggi bersifat padat pada suhu kamar, titik lebur rendah bersifat cair ( Djaeni 2000)

Fungsi lemak
• • Sebagai sumber energi (cadangan energi) Pelarut vitamin A, D, E dan K

• •

Fungsi struktural (jaringan bawah kulit, mengisirongga kosong Isolator (menahan benturan dan menahan perubahan suhu)

contoh : Asam butirat (C4).As palmitoleat (C16) 3.Penggolongan Lemak Menurut ada tidaknya ikatan rangkap: 1. Contoh:As oleat(C18). dimana masing-masing akan berikatan Dengan H. 2. Asam lemak jenuh :Mempunyai ikatan tunggal atom C. disebut Asam Lemak Tidak Jenuh Tunggal (MUFA). Asam lemak tak jenuh tunggal : Paling sedikit mengandung 1 ikatan rangkap antara 2 atom karbon. Asam Kaproat (C6). As linolenat (C18). Asam lemak tak jenuh poli: Asam lemak yang mengandung lebih dari 1 ikatan rangkap (PUFA) : As linoleat(C18). As arachidonat( C20) . dengan kehilangan paling sedikit 2 atom H.

• Menurut Jumlah atom Karbon 1. linolenat dan arachidonat. 2. 2. Asam lemak berantai pendek : mempunyai rantai atom karbon (C) sebanyak 4-6 buah. Asam lemak berantai panjang: mempunyai atom karbon (C) sebanyak 12-24 buah. . 3. Lemak nabati : Asam lemak essensial contoh : asam linoleat. Lemak hewani : lemak berasal dari hewan. Asam lemak berantai sedang : mempunyai atom karbon (C) sebanyak 8-12 buah. • Berdasarkan sumbernya 1. contoh: asam palmitat.

4. Kekurangan vitamin A. Kakurangan PUFA ditandai dengan kelainan kulit dan rambut (hewan percobaan) kulit muka dan kulit kepala (manusia) . Berkaitan dengan energi 2. Kadar kholesterol tinggi:hypertensi.Kebutuhan lemak : 15-20% dari total kalori Penyakit kekurangan lemak: 1. K 3. jantung. obesitas.

• Air keringat : garam karbonat • Udara pernapasan: tetap dalam bentuk CO2 hb sel darah merah paru-paru dilepaskan ke udara • Pembuangan tinja: garam karbonat .Ekskresi Lemak • Melalui urine: Sebagian CO2 dirubah menjadi asam karbonat (HCO3) yang larut dlm cairan tubuh sirkulasi darah ke ginjal Urine.

Konsep Gizi Seimbang .

termasuk Indonesia. • Anjuran rekomendasi dari Kongres : Setiap Negara menyusun Pedoman Umum Gizi Seimbang (PUGS). dengan hasil bahasan : 13 Pesan Dasar Gizi Seimbang Pendahuluan . • Di Indonesia. Italia. • Desember 1992 di Roma. PUGS dibahas pertama kali dalam Widyakarya Pangan dan Gizi ke-V. April 1993. diadakan Kongres Gizi Internasional “ Pentingnya Gizi Seimbang”.• Adanya masalah Gizi ganda (Gizi kurang &Gizi lebih) di beberapa negara maju & berkembang.

zat Pembangun dan zat Pengatur. sesuai dengan kecukupan tubuhnya.Konsep Hidangan Gizi SEIMBANG Pengertian Makanan yang mengandung zat Tenaga. . yang dikonsumsi seseorang dalam satu hari.

Daging. Minyak. Margarin. Tahu . Roti. Ubi Jalar. Susu. gandum. Mi .Gizi Seimbang • Sumber energi adalah bahan makanan sumber lemak. • Zat Pembangun/ Protein ~ Untuk Perkembangan/pertumbuhan (Contoh : Kacangkacangan. sumber karbohidrat ~ Zat Tenaga (Contoh : Beras. Telur. Tempe. Keju) • Zat Pengatur/ Vitamin&Mineral ~ Untuk Melancarkan Bekerjanya Fungsi Organ-organ Tubuh (Contoh : Semua Sayur-sayuran&Buah-buahan) . Ikan. Santan). Ayam. jagung.

Gizi Seimbang = Gizi Baik Intake zat gizi Kebutuhan zat gizi gambar Asupan zat gizi SESUAI kebutuhan gizi .

• Rumus : BBI = (TB – 100)-10% Seseorang dengan kerangka besar dan atau komposisi otot relatif besar mempunyai BBI lebih besar.Keseimbangan Energi • Dicapai bila energi yang masuk ke dalam tubuh melalui makanan sama dengan energi yang dikeluarkan berat badan ideal atau normal. Kelonggaran ± 10-20% .

1993 . EN & SR Rolfes.• Ditentukan dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) atau Body Mass Index (BMI) • IMT = berat badan (kg) / tinggi badan (m) 2 Hubungan IMT dengan Risiko terhadap Penyakit IMT 20-25 25-30 30-35 35-40 >40 Risiko terhadap Penyakit Sangat rendah Rendah Sedang Tinggi Sangat tinggi Keseimbangan Energi Sumber: Whitney.

IMT Ideal menurut Umur Umur (tahun) 19-24 25-34 35-44 45-54 55-64 >65 Keseimbangan Energi IMT (kg/m2) 19-24 20-25 21-26 22-27 23-28 24-29 Sumber: Whitney.• Nilai IMT meningkat 1 unit untuk setiap 10 tahun hingga umur 65 tahun. Ini menunjukkan bahwa tingkat risiko paling rendah meningkat dengan bertambahnya umur. 1993 . EN & SR Rolfes.

0 Gemuk Kelebihan BB tingkat ringan 25.0 Kekurangan BB tingkat ringan 17.0-27.0 Kelebihan BB tingkat berat >27.0 Sumber: Depkes RI.5-25.Keseimbangan Energi Batas Ambang IMT untuk Indonesia Kategori IMT Kurus Kekurangan BB tingkat berat <17.0-18.5 Normal >18. 1994 .

Tubuh akan mengalami keseimbangan energi negatif. Pada bayi atau anak-anak akan menghambat pertumbuhan. . • Akibatnya BB kurang dari ideal atau normal.Akibat Kekurangan Energi • Terjadi bila konsumsi energi melalui makanan kurang dari energi yang dikeluarkan. Pada orang dewasa menyebabkan penurunan BB dan kerusakan jaringan tubuh.

kurang perhatian. lemah. cengeng.Akibat Kekurangan Energi • Gejala umum: Pada anak gelisah. penurunan daya tahan terhadap penyakit infeksi. kurang bersemangat. kwasiorkor (Kekurangan energi Protein). • Akibat: marasmus (Kekurangan energi berat). marasmus kwasiorkor .

Tanda-tanda : • Marasmus : Defisiensi kalori berat Tampak kurus Berat Badan < 80 % Otot-otot mengecil (Atrofi) Wajah tampak tua Hampir tidak ada lapisan lemak di bawah kulit .

8 g/dl) .8 g/dl (Normal pada anak :4 .• Kwasiorkor : Tanda-tanda :  Intake Protein & Energi menurun  Rambut mudah rontok  Edema pada kaki  Luka sukar sembuh  Muka bundar seperti bulan purnama (Moon Face)  Perubahan patologis pada Hepar/Hati Serum albumin < 2.5.

Tanda-tanda : • Marasmus-Kwasiorkor  Defisiensi Kalori dan protein  Penciutan jaringan yang berat  Hilangnya lemak subkutan/ lemak di bawah kulit  Dehidrasi .

Moon Face .Marasmus Baggy Pant Kwashiorkor.

• Kelebihan energi terjadi apabila kelebihan konsumsi energi melalui makanan melebihi energi yang dikeluarkan. Kelebihan energi diubah menjadi lemak tubuh. jantung koroner. lemak dan protein) dan kurang bergerak. risiko penyakit kronis (DM. hipertensi. • Penyebab: kebanyakan makan (karbohidrat. Akibatnya terjadi berat badan berlebih atau kegemukan. Akibat Kelebihan Energi . • Akibat: gangguan fungsi tubuh. kanker) dan memperpendek harapan hidup.

Mencegah kangker .Fungsi penglihatan .Pertumbuhan perkembangan .Kekebalan tubuh .Fungsi reproduksi .Vitamin Definisi : Zat gizi yang diperlukan tubuh dalam jumlah kecil dan harus didatangkan dari luar tubuh karena tdk dapat diproduksi tubuh FUNGSI : Sebagai zat pengatur Vitamin A : .Rendah vit A menurunkan nafsu makan .

fosfor. . protein kolagen. kalsitonin.Mbantu pbentukan dan pemeliharaan tulang bersama vit A dan vit C hormonhormon paratiroid.Vitamin D : .Fungsi khusus vit D adalah membantu pengerasan tulang dgn cara mengatur agar Ca dan P tersedia dl darah . magnesium dan fluor. seta mineral-mineral kalsium.

Mencegah penyakit jantung koroner Vitamin K .Proses pembekuan darah .Vitamin E : .Anti oksidan .Sintesis DNA .Sistem pertahanan antioksidan .Merangsang reaksi kekebalan .Memelihara integritas memmbran sel .

.Mencegah infeksi .Vitamin C : .Absorfsi dan met Fe( Feri Fero) .Berperan dalam Pematopoesis Vit B12: Erat hub dg asam folat dalam sintesis nukleoprotein.Mencegah kangker dan peny jantung .Pertumbuhan dalam kehamilan .Pembentukan kolagen .Pembentukan kolagen Asam Folat : .

MINERAL Kalsium .1% dalam darah .Pembentukan tulang dan gigi .22 gram kalsium/kg BB tanpa lemak . .Proses fsiologi dan biokhemik dalam tubuh: Pembekuan darah.Terikat dalam asam anorganik sulfat dan fosfat Fungsi: .Terikat pada protein (albumin dan globulin . mengaktifkan reaksi ezim dan sekresi hormon. transmisi infuls syaraf memelihara dan meningkatkan fungsi membran sel.99% pada tulang dan gigi . syaraf otot.Terikat dalam asam organik : Sitrat .

Fosforilase dalam pembentukan ATP Mineral lain : Natrium.Aktivator enzimatik yang memerlukan ATP . . Kalium.Berperan dalam metabolisme lemak dan protein .5 gram/ kg jaringan bebas lemak 60% pada jaringan tulang Terlarut dalam cairan ekstraseluler 1-3 mg/100ml serum Fungsi .• Magnesium 0. Iodium. mangan. Khlorida. tembaga. seng. Zat besi (Fe).

tekstur. dan cita rasa. • Media reaksi. sebagai zat pelarut • Kesegaran dan daya tahan bahan makanan .AIR • Penting bagi kehidupan • Komponen penting dalam bahan makanan penampakan.

FUNGSI PENTING • • • • • Pembawa zat makanan ke seluruh tubuh Ekskresi sisa metabolisma Mengurangi rasa haus dan lapar Meningkatkan fungsi hormon Memperbaiki kemampuan fungsi hati .

rambut dan kuku Dalam jangka waktu lama Dehidrasi .KEKURANGAN AIR • • • • • Konstipasi Infeksi saluran kemih Pencetus terbentuknya batu ginjal Terjadi masalah sekitar kulit.

Jumlah air yang terdapat dalam tubuh manusia adalah : • Sekitar 80% dari berat badan (untuk bayi dengan low birth weight) • Sekitar 70-75% dari berat badan ( untuk bayi neonatus ) • Sekitar 65 % dari berat badan ( untuk anak ) dan. • Sekitar 55-65% dari berat badan ( untuk orang dewasa ). .

Mengatur tekanan darah .Keseimbangan asam basa . BM . penyedap rasa.AIR BEKERJA DENGAN ELEKTROLIT • Natrium : .Mempertahankan volume cairan ekstraseluler .Sebagai kation dominan di luar sel . BM awetan.Untuk metabolisme glukosa • Sumber : garam.

Aktivitas enzim dalam lambung .Mempertahankan osmose cairan intraseluler .Menjaga keasaman lambung .Sebagai kation utama dalam sel .Sebagai anion di seluruh tubuh .• KALIUM ( K ) .Eksistensi otot skelet dan otot jantung • KLOR .

kesadaran menurun. aktif.Gejala : Mata cekung. Wanita > pria Remaja karena lebih aktif JENIS DEHIDRASI DAN GEJALA • Dehidrasi ringan: Penurunan 5 % total BB . bermain. denyut nadi menuru.Gejala : Haus. . SpOK Anak : Tubuh banyak mengandung lemak (cairan lemak 20% ). penurunan fungsi organ tubuh.Gejala : Tonis kulit menurun. kulit kering • Dehidrasi berat : Penurunan > 10 % total . olah raga. sering lupa minum. Tanya TM Rotikan. bibir kering • Dehidrasi sedang: Penurunan 5 – 10 % total BB . mulut kering. jari dinginkbiruan. Orang tua : Kadar air menurun. apatis. pucat.• • • • USIA RAWAN DEHIDRASI Dr.

Sering minum min 15 menit sekali .Gunakan pakaian yang menyerap keringat .5 x per minggu .Frekuensi • PENCEGAHAN DEHIDRASI .Air putih biasa 3 ltr / hari .Gejala kekurangan secara umum • Terjadi perubahan : .Olah raga 3.Warna Urine .Batasi minuman yang terlalu manis .Volume urine .

5 g/hr .Cadangan energi .+ 8.Pemeliharaan jaringan ibu .Penambahan volume darah .Kesehatan ibu .Pertumbuhan janin dan plasenta Protein : .Ibu Hamil Karbohidrat: .Metabolisma hormon .Membantu penyerapan zat besi .Sumber dan cadangan energi .Pertumbuhan uterus dan payudara .Pertumbuhan dan perkembangan janin .

Anjuran 200 mg/hr .Metabolisme energi .+ 30 mg/hr .Pembentukan tulang dan gigi Lemak : .Volume darah .Pembentukan Hb .Pertumbuhan sel .Perlembangan dan pematangan otak Kalsium : .. isolator.Fe berlebih sembelit atasi dg air dan serat Asam folat: .Hipotiroidisme ………..Pertumbuhan normal Iodium : .Sumber energi (1 g setara 9 kalori) . fungsi struktural Zat besi : .Sintesa DNA . Kreatinisme .Simpanan lemak ketika menyusui .Pematangan sel darah merah .Bantalan lemak.anjuran 1200 mg/hr ( usia 25 th) 800 mg/ hr ( > 25 th) .

Memelihara sel tubuh .Kwalitas ASI .E 80 – 90 kalori menghasilkan 100 cc ASI Protein : .+ 20 g/hr .St Gizi baik produk ASI 700–800 cc(Jelliffe.Ibu Menyusui Karbohidrat : .Volume ASI .2 gr dalam 100 cc ASI) .Produksi ASI .Penyusun protein ASI ( 1.Sumber energi .Lemak selama hamil memasok E 100-200 kkal/hr .Pertumbuhan perkembangan Lemak : . Vit. 1966) .Produksi hormon prolaktin dan oksitosin .Cadangan energi . Min : .St Gizi kurang produk ASI 500-600 cc Air .

Pertumbuhandan perkembangan .Sebagai sumber energi .Sumber energi .Pertumbuhan perkembangan . .Mengurangi infeksi .Bantalan tubuh . dll. tinja Lemak : .Zat pengatur .Mengganti nitrogen yang hilang lewat air seni.Bayi dan Balita Karbohidrat : .Sumber energi .Laktosa untuk kesehatan saluran cerna . anti koagulan.Anti oksidan.Penyerapan kalsium Protein : .Selera makan Vitamin dan Mineral : .Pengatur suhu tubuh .

Pertumbuhan dan perkembangan . D.Sumber energi .mengisirongga kosong .Membantu fungsi usus Protein . E dan K -Fungsi struktural (jaringan bawah kulit.Sumber energi .Remaja Karbohidrat: .Zat pertumbuhan dan perkembangan .Protein sparer . .Isolator (menahan benturan dan menahan perubahan suhu) : Lemak .Zat pengatur.Sumber serat makanan (laktosa) .Pemeliharaan sel tubuh . kesuburan : -Sebagai sumber energi (cadangan energi) -Pelarut vitamin A.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful