Anda di halaman 1dari 3

LATIHAN KASUS HEPATOLOGI Sabtu, 14 Nopember 2009 Kasus 1 Wanita, 53 tahun datang dengan keluhan mual tanpa adanya

muntah 7 hari SMRS. BAB hitam dengan konsistensi cair 5 hari SMRS 2x sehari dengan volume satu gelas. BAK warna kuning jernih. Os pernah menderita sakit seperti ini sebelumnya dan pernah dilakukan tindakan endoskopi ligasi. Pada pemeriksaan fisik ditemukan kesadaran kompos mentis, TD 110 / 80 mmHg, Nadi 100x / menit, RR 20x / menit, Suhu 37,1oC, konjungtiva anemis, lien membesar S2, Laboratorium : Hb 8,6 g / dL, Leukosit 7.400 / L, Ht 19 %, Trombosit 153.000/ L 1. Apakah ada pertanyaan/data yang diperlukan untuk melengkapi anamnesis? 2. Apakah Diagnosis kerja yang paling cocok untuk pasien ini? 3. Buat urutan DD/nya sesuai dengan kemungkinan yang paling besar 4. Tulis pemeriksaan penunjang yang dibutuhkan sesuai urutan prioritas 5. Apakah pasien perlu dirawat? Berikan alasan anda! 6. Buat rencana pengobatan pasien ini Kasus 2 Tn. A, 26 tahun datang dengan keluhan mata kuning sejak 1 minggu smrs. Ada mual dan muntah. BAB frekuensi 1x/hari konsistensi lunak, warna kuning. Pada pemeriksaan fisik didapatkan sklera ikterik, nyeri tekan epigatrium, hepar teraba membesar 1 jbac, 2 jbpx, kenyal, permukaan rata, tepi tajam, nyeri tekan ringan. Hasil lab: SGOT: 725 U/L, SGPT: 1.170 U/L, Bilirubin direk: 5.9 mg/dl, Bilirubin indirek : 4.1 mg/dl, Bilirubin total: 10 mg/dl 1. Apakah ada pertanyaan/data yang diperlukan untuk melengkapi anamnesis? 2. Apakah Diagnosis kerja yang paling cocok untuk pasien ini? 3. Buat urutan DD/nya sesuai dengan kemungkinan yang paling besar 4. Tulis pemeriksaan penunjang yang dibutuhkan sesuai urutan prioritas 5. Apakah pasien perlu dirawat? Berikan alasan anda! 6. Buat rencana pengobatan pasien ini Kasus 3 Perempuan 19 tahun, datang dengan keluhan nyeri ulu hati sejak 3 hari smrs. Satu minggu smrs OS demam ringan tidak menggigil, selama 3 hari, lalu demam turun. Setelah demam turun timbul nyeri ulu hati yang makin menghebat tiap harinya, mual dan muntah tidak dipengaruhi waktu makan, ada lemas, pegal, ngilu. Satu hari SMRS BAK seperti teh pekat, kepala terasa berat. Mata kuning tidak disadari. Timbul gatal di seluruh tubuh sejak 2 hari smrs. Dua minggu SMRS OS jajan makan di tempat yang kurang bersih. Pada PF didapatkan KU sedang, CM, tanda vital baik, kulit dan sklera ikterik. Abdomen perut datar dan tidak tampak vena kolateral, Hati teraba 1 jbac, 2 jbpx, tajam, rata, nyeri tekan [+], lunak, lien tidak teraba. Tanda Murphy negatif. Shiffting dullness negatif .

Pemeriksaan USG kesan : sesuai dengan hepatitis akut, tidak terlihat pelebaran saluran empedu ekstra / intrahepatik. Lab: Hb:12,5 g/dl; Ht 37%, trombo 263.000/ul, Leu 6.400/ul. AST 496 u/l; ALT 1200 u/l. Anti HAV IgM positif; bilirubin direk 6,25 mg/dl, indirek 0,3 mg/dl. Alkali fosfatase 122 u/l; Gamma GT 154 u/l, ureum kreatinin normal. Pertanyaan: 1. Apakah ada pertanyaan/data yang diperlukan untuk melengkapi anamnesis? 2. Apakah Diagnosis kerja yang paling cocok untuk pasien ini? 3. Buat urutan DD/nya sesuai dengan kemungkinan yang paling besar 4. Tulis pemeriksaan penunjang yang dibutuhkan sesuai urutan prioritas 5. Apakah pasien perlu dirawat? Berikan alasan anda! 6. Buat rencana pengobatan pasien ini Kasus 4 Seorang laki-laki, 26 tahun datang tanpa keluhan, membawa hasil laboratorium. Pasien gagal melamar kerja karena saat tes kesehatan didapatkan HBsAg positif. Pada pemeriksaan fisik tidak ada kelainan. Laboratorium: SGOT 12 u/L, SGPT 11 u/L. Pasien ingin berobat agar dapat diterima bekerja. Pertanyaan: 1. Apakah ada pertanyaan/data yang diperlukan untuk melengkapi anamnesis? 2. Apakah Diagnosis kerja yang paling cocok untuk pasien ini? 3. Jelaskan rencana penatalaksanaan pasien ini Kasus 5 Ny P, 56 tahun datang dengan keluhan mata kuning sejak 1 minggu smrs. Ada mual sehingga makan hanya sedikit. BAB frekuensi 1x/hari konsistensi lunak, warna kuning, darah(-), lendir (-). Demam (-). Pasien sedang dalam pengobatan TBC paru, dan sudah mimun obat rifampisin, INH, pirazinamid dan etambutol sejak 1 bulan yl. Pada pemeriksaan fisik didapatkan sklera ikterik, nyeri tekan epigatrium, hepar teraba membesar 1 jbac, 2 jbpx, kenyal, permukaan rata, tepi tajam, nyeri tekan ringan. Hasil lab: SGOT: 725 U/L, SGPT: 1.170 U/L, Bilirubin direk : 3.9 mg/dl, Bilirubin indirek : 2.1 mg/dl, Bilirubin total: 6 mg/dl 1. Apakah ada pertanyaan/data yang diperlukan untuk melengkapi anamnesis? 2. Apakah Diagnosis kerja yang paling cocok untuk pasien ini? 3. Buat urutan DD/nya sesuai dengan kemungkinan yang paling besar 4. Tulis pemeriksaan penunjang yang dibutuhkan sesuai urutan prioritas 5. Apakah pasien perlu dirawat? Berikan alasan anda! 6. Buat rencana pengobatan pasien ini

Kasus 6 Seorang laki - laki berumur 62 tahun datang dengan keluhan utama beberapa jam SMRS bicara kacau. 3 hari SMRS, lemas (+), kehilangan keseimbangan. Sehari sebelumnya, pasien mengaku sudah tidak sadar dan tidak ingat apapun, bicara mulai tidak nyambung. 6 jam SMRS, tidak dapat membedakan waktu, dan tidak dapat mengenali orang orang disekitarnya. Riwayat Hepatitis B sejak 48 tahun yang lalu, sirosis hepatis sejak 6 tahun yang lalu. Sejak 1 minggu terakhir pasien banyak makan ikan dan putih telur atas anjuran istrinya untuk menaikkan albumin darahnya. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran delirium-somnolen, konjungtiva anemis, sclera ikterik, kulit ikterus, spider nevi (+), limpa membesar (Shuffner I), flapping tremor (+). Pada pemeriksaan lab didapat Hb=11,7 g/dl ; Leukosit=3270/L ; Trombosit=65.600/L; Albumin=2,4g/dl ; Globulin=3,3g/dl ;Bilirubin total=1,98mg/dl ; Alkaliphospatase=455 IU/L ; SGOT=75 IU/L Pertanyaan: 1. Apakah ada pertanyaan/data yang diperlukan untuk melengkapi anamnesis? 2. Apakah Diagnosis kerja yang paling cocok untuk pasien ini? 3. Buat urutan DD/nya sesuai dengan kemungkinan yang paling besar 4. Tulis pemeriksaan penunjang yang dibutuhkan sesuai urutan prioritas 5. Apakah pasien perlu dirawat? Berikan alasan anda! 6. Buat rencana pengobatan pasien ini