Nama anggota :  Rika Yuniarti (23)  Bela Puspita Dewi (4) Kelas : VII-4

Contoh pelanggaran HAM berat :

penculikan dan pembunuhan kepada orang-orang yangmenentang pemerintah. adalah sebutan untuk pelanggaran HAM berat yang terjadi disalah satu propinsi di wilayah timur Indonesia. Banyak kasus tindakan kriminal. kantor. Dan inilah yang terjadi di Sambas. . yakni suku Dayak dengan Madura yang mencapai klimaks pada tahun 1999. Akibat pertikaian tersebut.TNI beralih fungsi sebagai alat untuk memperkuatkekuasaan.823 warga Madura mengungsi ke daerah yang lebih aman. PELANGGARAN HAM BERAT YANG DILAKUKAN OLEH OKNUM TNI Contoh pelanggaran Ham berat di Indonesia yang pertama dilakukan oleh oknum TNI. 10 rumah ibadah dan sekolah dirusak. dan 29. Akibat kejadian tersebut sekitar 692 ribu jiwamengungsi ke tempat yang aman untuk menghindari serangan mendadak dari pertikaian itu. Sekali lagi HAM telah dinodai. data menyebutkan terdapat 489 orang tewas. dan fasilitas umum lainnya dihancurkan. Dimana telah terjadi kerusuhan besar antar suku yang menyebabkan banyaknya jatuh korban jiwa di Sambas (1970-1999). pasar. Sebagaimanayang kita ketahui TNI atau Tentara Republik Indonesia sejatinya bertugas untuk menjaga keutuhannegara dari serangan pihak luar yang mencoba merusak dan menghancurkan keutuhan negara.Tercatat lebih kurang sekitar 8 ribu orang meninggal dunia termasuk penduduk tak berdosa menjadikorbannya. Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan pun tak melekat dalam hati. Serangan itu telah banyak mengakibatkan banyak jatuh korban dan hak asasi mereka ternodai. Kalimantan Barat.  PELANGGARAN HAM BERAT ANTAR SUKU DI SAMBAS.833 pemukiman warga diobrak-abrik dan dimusnahkan. Kerusuhan Sambas merupakan peristiwa pecahnya pertikaian antar etnis pribumi dengan pendatang. hampir 4 ribu orang mengalami luka berat. ribuan pemukiman warga. KALIMANTAN BARAT Tampaknya agama dan suku sering menjadi pemicu meletusnya konflik dan kerusuhan di Indonesia. Tak peduli dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika sebagai pemersatu kita orang Indonesia.sekolah. Dimana pada saat itu terjadi kerusuhan yang dilakukanoleh suku agama satu kepada suku dan agama lainnya tepat sebelum perayaan Hari Raya Idul Fitri1419H. 21 kendaraan dirusak. 202 orang mengalami luka berat dan ringan.  PELANGGARAN HAM BERAT DI PROPINSI MALUKU Maluku berdarah atau Ambon berdarah. tetapipada masa kekuasaan Presiden Soeharto. 3.

 PELANGGARAN HAM BERAT PADA PERISTIWA G30S PKI Seperti yang banyak diceritakan pada pelajaran sejarah. Karena perbedaanlah yang membuat hidup lebih indah. Kasus ini sampai sekarang masih belum ada titik jelas. kita sebagai manusia yang berakal dan beragama hendaknya saling menghormati atas perbedaan. pelaku dari peritiwa G 30 S PKI adalah para anggota PKI (Partai Komunis Indonesia).  Pembunuhan Aktivis Buruh Wanita. 8 Desember 1965. Ketika itu para jenderal dan perwira TNI dibunuh dan disiksa secara sadis. Munir lahir di Malang. Jawa Timur. Marsinah Marsinah merupakan salah satu buruh yang bekerja di PT. serangan jantung bahkan diracuni. banyak berita yang mengabarkan bahwa Munir meninggal di pesawat karena dibunuh. kasus TimorTimur dan masih banyak lagi. Spekulasi mulai bermunculan. Nasution saja yang berhasil meloloskan diri. dia adalah aktifis HAM yang pernah menangani kasus-kasus pelanggaran HAM. Sidoarjo. Munir meninggal pada tanggal 7 September 2004 di dalam pesawat Garuda Indonesia ketika ia sedang melakukan perjalanan menuju Amsterdam. mereka menuntut untuk menaikkan upah .  Kasus Pembunuhan Munir Munir Said Thalib bukan sembarang orang. Dalam catatan sejarah. Apapun itu. Catur Putra Surya (CPS) yang terletak di Porong. Masalah muncul ketika Marsinah bersama dengan teman-teman sesama buruh dari PT. Pada tahun 2005. kecuali AH. Nama anak AH Nasution yang tertembak saat peristiwa G30S PKI adalah Ade Irma Suryani Nasution termasuk sang ajudan bernama Lettu Pierre Tendean. Munir pernah menangani kasus pelanggaran HAM di Indonesia seperti kasus pembunuhan Marsinah. peritiwa G30S PKI adalah peristiwa dimana beberapa jenderal dan perwira TNI menjadi sasaran penculikan dan pembunuhan secara sadis pada malam 30 september sampai 1 oktober tahun 1965. Belanda. bahkan kasus ini telah diajukan ke Amnesty Internasional dan tengah diproses. Itulah secuil contoh pelanggaran HAM berat di Indonesia yang bisa diuraikan disini dari beberapa pelanggaran HAM berat lainnya yang luput dari pengetahuan kita. karena dengan sengaja ia menaruh Arsenik di makanan Munir. sebagian orang percaya bahwa Munir meninggal karena diracuni dengan Arsenikum di makanan atau minumannya saat di dalam pesawat. tetapi naas yang menjadi korban adalah seorang anak yang tak lain adalah putrinya sendiri. Namun. Pollycarpus Budihari Priyanto selaku Pilot Garuda Indonesia dijatuhi hukuman 14 tahun penjara karena terbukti bahwa ia merupakan tersangka dari kasus pembunuhan Munir. CPS menggelar unjuk rasa.

Nganjuk. Penculikan Aktivis 1997/1998 Salah satu kasus pelanggaran HAM di Indonesia yaitu kasus penculikan aktivis 1997/1998. Masalah memuncak ketika Marsinah menghilang dan tidak diketahui oleh rekannya. Puluhan demonstran yang kebanyakkan mahasiswa dan warga sipil mengalami luka-luka dan bahkan ada yang meninggal. 9 aktivis dilepaskan dan 13 aktivis lainnya masih belum diketahui keberadaannya sampai kini. meskipun ada satu yang terbunuh. Dikabarkan puluhan mahasiswa mengalami luka-luka. Kebanyakan warga sipil yang sedang menghadiri pemakaman rekannya di Pemakaman Santa Cruz ditembak oleh anggota militer Indonesia. Peristiwa ini terjadi menjelang pelaksanaan PEMILU 1997 dan Sidang Umum MPR 1998. dan sebagian meninggal dunia. dan sampai akhirnya pada tanggal 8 Mei 1993 Marsinah ditemukan meninggal dunia. Timor-Timur pada tanggal 12 November 1991. Pembantaian Santa Cruz/Insiden Dili Kasus ini masuk dalam catatan kasus pelanggaran HAM di Indonesia. Dili. Bermula ketika mahasiswa-mahasiswa Universitas Trisakti sedang melakukan demonstrasi setelah Indonesia mengalami Krisis Finansial Asia pada tahun 1997 menuntut Presiden Soeharto mundur dari jabatannya. Kebanyakan aktivis yang diculik disiksa dan menghilang. Bermula ketika warga sekitar . Kasus penculikan dan penghilangan secara paksa para aktivis pro-demokrasi. Peristiwa Tanjung Priok Kasus ini murni pelanggaran HAM. Peristiwa ini dikenal dengan Tragedi Trisakti. sekitar 23 aktivis pro-demokrasi diculik.    buruh pada tanggal 3 dan 4 Mei 1993. yang kebanyakan meninggal karena ditembak peluru tajam oleh anggota polisi dan militer/TNI. diketahui bahwa Marsinah meninggal karena penganiayaan berat. Penembakan Mahasiswa Trisakti Kasus penembakan mahasiswa Trisakti merupakan salah satu kasus penembakan kepada para mahasiswa Trisakti yang sedang berdemonstrasi oleh para anggota polisi dan militer. dan merupakan aksi untuk menyatakan Timor-Timur ingin keluar dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan membentuk negara sendiri. yaitu pembantaian yang dilakukan oleh militer atau anggota TNI dengan menembak warga sipil di Pemakaman Santa Cruz. Jawa Timur dengan tanda-tanda bekas penyiksaan berat. dan pernah diproses. Menurut hasil otopsi. Kasus ini pernah ditangani oleh komisi HAM. Mayatnya ditemukan di sebuah hutan di Dusun Jegong. Kasus ini masuk dalam daftar catatan kasus pelanggaran HAM di Indonesia. Kecamatan Wilangan. Banyak orang berpendapat bahwa mereka diculik dan disiksa oleh para anggota militer/TNI. Dia aktif dalam aksi unjuk rasa buruh. Banyak orang menilai bahwa kasus ini murni pembunuhan yang dilakukan oleh anggota TNI dengan melakukan agresi ke Dili.

 Seorang pembantu rumah tangga di Surabaya yang divonis 1tahun 2 bulan. Contoh pelanggaran HAM ringan : Pelanggaran Ham ringan  Perampokan  Nenek yg dituduh mencuri biji kakao dimana harus menjalani tahanan hanya karena beberapa biji kakao. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 12 September 1984. Peristiwa ini dilatar belakangi masa Orde Baru. begitu pula dengan aparat militer.Tanjung Priok. mereka diadili atas tuduhan melakukan pelanggaran hak asasi manusia pada peristiwa tersebut. Jakarta Utara melakukan demonstrasi beserta kerusuhan yang mengakibatkan bentrok antara warga dengan kepolisian dan anggota TNI yang mengakibatkan sebagian warga tewas dan luka-luka.  Pelecehan Seksual  Penculikan  Pemakaian Narkoba  Perdagangan Anak . Sejumblah orang yang terlibat dalam kerusuhan diadili dengan tuduhan melakukan tindakan subversif.

 Pembunuhan  Aborsi Kekerasan guru terhadap muridnya .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful