Anda di halaman 1dari 5

Sasaran belajar 1. anatomi kulit dan kelamin 2.

GO, KONJUNGTIVITIS GONORE, DAKRIOSISTITIS, DAKRIOSTENOSIS - pengertian - etiologi - patofisiologi - manifestasi klinik - pemeriksaan penunjang - diagnosis banding - diagnosis pasti - komplikasi - penanganan - edukasi STEP 7 PEMBAHASAN SASBEL 1. anatomi kulit dan kelamin kulit a. epidermis - stratum korneum - stratum lusidum - stratum granulosum - stratum spinosum - stratum basal b. dermis - pars retikulare panicullus adiposus - pars papilare c. subkutis - paniculus adiposus adneksa kulit - kelenjar : glandula sebasea (kelenjar ekrin dan apokrin), glandula seudorifera (kelenjar ekrin dan apokrin). - kuku : penebalan stratum korneum - rambut : pada folikel rambut terdapat kelenjar sebasea. luas kulit 1,5 m2, beratnya 15% dari berat badan. KELAMIN Pria - Uretra : pars prostika, pars membranosa, pars spongiosa - Penis : korpus spongiosum, kavernosum - Prostat - Vesikula seminalis - Duktus deferens - Epididimis - Testis - Skrotum Wanita - mons pubis

labia mayor labia minor klitoris kelenjar bartoulini orifisium uretra eksterna himen vagina serviks uterus : endometrium, miometrium, perimetrium tuba falopi : fimbria , ampula, istmus ovarium

2. GO - Pengertian Suatu penyakit yg disebabkan oleh bakteri Neisseria Gonorrohoe. Peradangan akut - Etiologi - penularan hubungan seksual - kontak dari benda terinfeksi - bayi melalui jalan lahir - Diploccocus gram negatif - Patofisiologi manifestasi klinik pada pria : simptomatik mengeluarkan sekret purulen, adanya radang, nyeri, merah, demam, disuria ( nyeri saat bak) sulit ereksi, nyeri saat coitus. pada wanita : asimtomatik nyeri saat coitus, nyeri pada bagian panggul bawah ketika akan menstruasi. pemeriksaan penunjang a. kultur : pewarnaan gram negatif dengan metilen biru. b. pmx pap smear c. tes thomson d. sediaan langsung e. tes definitif : tes oksidasi( hasil pmx: merah lembayung), tes fermentasi diagnosis banding uretritis non spesifik ( OUE tidak merah, sekret serosa), kandidiasis (OUE merah, gatal, sekret serosa). diagnosis pasti GO penanganan antibotik gram negatif komplikasi artritis, meningitis, miokarditis, perikarditis,dermatitis konjungtivitis, orofaringitis, proktitis pria : epididimitis wanita : servisitis, salphingitis edukasi 1. sebelum coitus, menggunakan kondom

2. setia pada pasangan 3. pentingnya personal higiene 3. KONJUNGTIVITIS GO - Pengertian Suatu peradangan pada konjungtiva, yg disebabkan oleh N. Gonorrohoe. - Etiologi Oleh diplococcus gram negatif. Langsung : bayi , pada saat jalan lahir Tidak langsung : kontak eksudat infektif - Patofisiologi N.gonnorhoe, di mata meradang, kemudian mendilatasi pembuluh darah, menyebabkan mata merah, penumpukan cairan limfe, terjadi edem palpebra, cairan berlebih, sel-sel darah putih berlebih, menyebabkan purulen. - manifestasi klinik 1. mata merah 2. sekret purulen 3. nyeri 4. udem palpebra 5. udem mata 6. injeksi konjungtiva - pemeriksaan penunjang sediaan langsung : pewarnaan - diagnosis banding dakriosistitis, dakriostenosis, kanalikulitis - diagnosis pasti ditemukan diplococcus gram negatif N. gonorrhoe pada intra dan ekstra seluler - penanganan 1. di tetesi perak nitrat (AgNO3) 1% 2. pemberian antibiotik yg lain 3. pembersihan sekret mata 4. irigasi 5. antiinflamasi (bila perlu) - komplikasi ulkus kornea dan perforasi kornea, kebutaan. - edukasi pengobatan tuntas higienitas - prognosis ad bonam jika cepat di diagnosis dan ditangani dengan cepat dan tepat 4. DAKRIOSISTITIS - Pengertian Infeksi sakus lakrimalis yg menyebabkan obstruksi pada duktus nasolakrimalis - Etiologi 1. Bakteri Strepcoccus, Staphylococcus aureus, Pneumococus

2. H influenza 3. polip pada hidung 4. trauma fisik pada wajah atau hidung 5. kelainan anatomi (kongenital) patofisiologi ada obstruksi pada duktus nasolakrimalis, manifestasi klinik 1. epifora pengaliran air mata berlebih ke pipi 2. edem palpebra 3. jika ditekan pada punctum nya keluar cairan pemeriksaan penunjang sinar X test flouresine diagnosis banding dakriostenosis, selulitis orbita diagnosis pasti dakriosistitis penanganan apabila bernanah, dilakukan pembersihan kemudian di beri antibiotik. Apabila tidak sembuh, dilakukan dakriostenorinostomi. Komplikasi Fistel orbita Ada mukokel Selulitis orbita edukasi penanganan tuntas. Personal higiene Konsul dr. Sp.M

5. DAKRIOSTENOSIS - Pengertian Penyumbatan pada duktus nasolakrimalis Kelainan katup Heisner - Etiologi Gangguan pada nasolakrimalis Kelainan anatomi kongenital - Patofisiologi - manifestasi klinik - pemeriksaan penunjang dacryostenography - diagnosis banding diagnosis pasti penanganan pemijatan, untuk membuka katup Heisner inhalasi duktus nasolakrimalis dilakukan dakriostenorinostomi. ditusuk jarum komplikasi edukasi

penanganan tuntas. Personal higiene Konsul dr. Sp.M