Anda di halaman 1dari 1

Unimolekuler, hanya satu molekul yang terlibat dalam tahap penentu laju.

SN1 Mengikuti kinetika reaksi orde pertama, laju reaksi = K [RX] Mekanisme Reaksi SN1 Dissosiasi spontan alkil bromida secara lambat menghasilkan intermediet karbokation dan ion bromida. Karbo kation bereaksi dengan nukleofil secara cepat menghasilkan produk netral. Hal-hal yang berpengaruh pada Reaksi SN1 Substrat
Semakin stabil intemediet karbonation, semakin cepat reaksi SN1. Urutan stabilitas ion karbonium Benzyl Allyl > tersier > sekunder > primer > karbonium metil

Leaving group (gugus pergi)


Semakin baik Leaving group, akan semakin cepat reaksi S N1. I:- > Br:- > Cl:- > H2: Reaksi SN1 sering dilakukan dibawah kondisi asam, dan air netral akan dilepas sebagai leaving group.

Nukleofil
Berbeda dengan reaksi SN2 dalam reaksi SN1, nukleofil tidak memainkan peranan utama Karena nukleofil tidak terlibat dalam tahap penentu laju reaksi. Mis: pada reaksi t-butil alkhol t-butil klorida, laju reaksinya sama, apakah X nya Cl, Br atau I.

Solvent
Beberapa solven berinteraksi dengan ion karbonium dan menstabilkannya. Akibatnya, G akan turun dan reaksi berjalan lebih cepat.

Reaksi Substitusi

SN2

non polar solvent, seperti hidrokarbon jelek dalam mensolvasi ion. H2O, R-OH (alkohol), dsb. Mengikuti kinetika reaksi orde kedua. 1. Laju reaksi kimia ditentukan oleh G, yaitu perbedaan antara Protik solven menurunkan reaktivitas kebanyakan nukleofil melalui energi reaktan dan tingkat transisi. ikatan hidrogen bonding), yang reaksi akan menstabilkan nukleofil ( Semakin reaktif suatu nukleofil, biasanya semakin Hambatan sterik(hidrogen mempengaruhi kemudahan nukelofilcepat untuk Mekanisme Reaksi S 2danlebih N 2. Tingkat energi reaktan yang tinggi akan mempercepat sehingga E G ) kurang reaktif. mendekati substrat Basa yang lebih(anion kuat umumnya adalah nukleofil yang lebih reaksi. Basa yang lemah yang diturunkan dari asam yang baik kuat Sebaliknya, solven aprotik (nonhidroksilik) yang polar SemakinLeaving besar subtituen, semakin terlindungi atom karbon reaksi akan merupakan group yang kuat. Hal-hal Solvent Reaktivitas Reaktivitas Hambatan yang Sterik Nukleofil Leaving berpengaruh group(= pada Reaksi gugus pergi) S 2 golongan N energi Nukleofilitas unsur-unsur dalam satu pada 3. Tingkat pada senyawa transisi bertambah besar meningkatkan efektivitas nukleofil, dan reaksiakan SN2 akanperiodik berjalan lebih

Solven, Bimolekuler 2 molekul nukleofil alkil halida ) mis: air:dan metanol ( adalah bagus dan untuk mensovasi ion karbonium, keduanya terlibat dalam satu tahap penentu reaksi Reaksi SN2 berjalan lambat dalam solven protik (hidroksilik), seperti