Anda di halaman 1dari 6

VI.

Data Pengamatan

Perlakuan

BB Mencit (g) 1. 16.5 2. 15.5 16.2

Volume Pemberian (ml) 0.41252 0.3875 0.405

Jumlah Putaran 5' 44 0 2 46 10' 50 0 0 50 15' 24 1 0 25 20' 9 0 24 33 25' 13 2 29 44 30' 46 0 1 47 186 3 56


245

RataRata 31 0.5 9.33 40.83 13.61 40.5 19.5 19 19 26.3 0 0.5 3.5 4 1.67

Kontrol (PGA 2%)

3.

Jumlah

Rata-rata 1. 2. Kafein (Stimulan) 3. 17.3 18.2 19.5 0.43 0.455 0.4875 33 0 11 44 44 12 13 69 26 24 19 69 44 25 20 89 63 26 29 118 33 30 22 85

81.67 243 117 114 474 158 0 0 13 13 0 0 0 0 0 0 4 4 0 0 4 4 0 3 21 24 8

Jumlah

Rata-rata 1. 2. Fenobarbital (Depresan) 3. 16.8 18.0 18.2 0.42 0.45 0.455 0 3 0 3 0 0 0 0

Jumlah

Rata-rata

VII.

Perhitungan 1. Perhitungan analisis variansi

Tabel Data (untuk Anava) Perlakuan 5 10 15 Jumlah Putaran 20 25 30 n x x2

PGA 2% Kafein (Stimulan) Fenobarbital (Depresan)

46 44 3

50 69 0

25 69 13

33 89 0

44 118 4

47 85 4

6 6 6 18

245 474 24 743

10475 40528 210 51213

Jumlah

Tabel Anava Sumber Variasi Obat Error Total = 5% Ho diterima Ho ditolak = tidak ada perbedaan efek yang ditimbulkan oleh kafein dan fenobarbital = terdapat perbedaan efek yang ditimbulkan dari kafein dan fenobarbital df 1 10 11 SS 16876.78 3666.831 20543.611 MS 16876.78 366.6831 F 46.025519

SSobat

= = =

= 16876.78

SStotal

= = 51213 = 51213 = 20543.611 = SStotal SSobat = 20543.611 16876.78

SSerror

= 3666.831

MSobat

= = = 16876.78

MSerror

= = = 366.6831

Fhitung

= = = 46.025519

Ftabel

= 4,96

Maka, Fhitung > Ftabel = 46.025519 > 4,96 Oleh karena itu H0 ditolak, sehingga terdapat perbedaan efek yang ditimbulkan dari kafein dan fenobarbital. Kesimpulan: H0 ditolak, dengan taraf signifikan 5% atau keyakinan 95% dapat dikatakan bahwa terdapat perbedaan efek yang ditimbulkan dari kafein dan fenobarbital.

Uji Rentang Newman Keuls = = = 7.8175348 r (0.05;10) RST x r = 3.15 = 7.8175348 x 3.15 = 24.62523

Mean Fenobarbital (4) Kafein (79)

Fenobarbital (4) -

Kafein (79) 75*

RST x r

24.62523

Kesimpulan : Dengan taraf signifikan 5% disimpulkan bahwa kedua obat tersebut memberikan efek yang berbeda terhadap hewan uji dengan urutan kekuatan aktivitas lokomotor dari yang paling kuat yaitu kafein, kemudian fenobarbital.

2. Perhitungan aktivitas stimulan dan depresan terhadap jumlah putaran roda a. Volume pemberian obat
V=

- Kelompok Kontrol 1. 2. 3. - Kelompok Kafein 1. 2. 3. - Kelompok Fenobarbital 1. 2.

3.

b. Perhitungan % aktivitas lokomotor % Aktivitas Kafein (Stimulan) = = = 0.9346 x 100% = 93.46%

% Aktivitas Fenobarbital = = = 0.902 x 100% = 90.2%

3. Grafik a. Diagram Batang Jumlah Putaran Roda Tiap Mencit terhadap Pemberian obat

300

Jumlah Putaran Selama 30 dari Tiap Mencit

250 200 150 100 50 0 kontrol kafein fenobarbital 1 2 3

b.

Diagram Batang Jumlah Putaran Roda 1 (satu) Kelas terhadap Pemberian obat

500 450

Jumlah Putaran Selama 30 dari Satu Kelas

400 350 300 250 200 150 100 50 0 obat kontrol kafein fenobarbital

c.

Grafik Hubungan Antara Jumlah Putaran Roda Kelompok 1 terhadap Pemberian Obat

70 60 50 Jumlah Putaran 40 30 20 10 0 5' 10' 15' 20' 25' 30' Waktu (menit) kontrol kafein fenobarbital