Anda di halaman 1dari 2

Ruang pada Rumoh Aceh dibagi menjadi 3 :

1.

Seuramoe Keue ( serambi depan)


Tempat mengaji, menerima tamu, dan

Keunikan & Keistimewaan


Rumoh Aceh memiliki beberapa keunikan, dan keistimewaan, diantaranya: Mudah dibongkar tanpa menimbulkan bekas cacat. Karena menggunakan prinsip rumah panggung, maka Rumoh Aceh dapat dengan mudah digeser dan dipindahkan. Peletakkan Rumoh Aceh yang membujur dari timur ke barat mencegah agar bangunan tetap berdiri kokoh akibat hembusan angin dari timur ke barat dan sebaliknya. Peletakkan Rumoh Aceh yang membujur dari timur ke barat membantu dalam menentukan letak kiblat. Zaman dahulu, penutup atap dihubungkan dengan tali-tali, ketika terjadi kebakaran, tali tersebut tinggal dipotong saja untuk melepaskan/ menurunkan penutup atap sehingga biaya kerugian yang diderita tidak terlalu besar.

ruang tidur anak laki-laki


2.

Tungai (ruang tengah)


Rumoh Inong : kamar tidur kepala keluarga Rumoh Anjong : kamar tidur anak gadis

Prinsip Perancangan

3.

Seuramoe Likot (serambi belakang)


Dapur dan ruang makan keluarga

Rumah Tradisonal

Serambi Mekah

di

(1)

(2)

(3)

Ketinggian lantai pada seuramoe keue dan seuramoe likot lebih rendah dibandingkan tungai. Karena seuramoe keue dan seuramoe likot ditopang oleh kolom dengan ketinggian 4m, sedangkan tungai ditopang oleh kolom dengan ketinggian 5m. Karena pada ruang tungai terdapat ruangan untuk orang yang lebih tua sehingga untuk menunjukan rasa hormat, lantai pada ruang tungai dibuat lebih tinggi/ paling tinggi dibandingkan ruang lain.

Ragam Hias
Motif keagamaan : ukiran ayat-ayat Al Quran Motif flora : ukiran bunga, daun, akar Motif hewan : ukiran hewan yang disukai Motif alam : ukiran awan, langit, bulan, bintang

Kesimpulan
Rumoh Aceh merupakan rumah tradisional DI Aceh yang berupa rumah panggung dengan posisi rumah membujur dari timur ke barat yang keseluruhan dindingnya dihiasi oleh ornamen/ukiran tertentu. Serta memiliki sistem pembagian ruang yang dibedakan dengan cara mengolah ketinggian lantai dan ketinggian kolom.

Prinsip Perancangan Rumoh Aceh


Sumber : http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/d/d6/TMII_Aceh _House.jpg

YUSNIA SATYAWATI H I0211061

Sumber : www.google.com

Sumber : dokumen pribadi

TEKNIK ARSITEKTUR UNS

Sejarah Bangunan

Berikut ini penjelasan mengenai Eksterior dan Interior Rumoh Aceh : 1. ATAP

4. PINTU MASUK / ENTRANCE

Sumber : www.google.com

Sumber : dokumen pribadi Sumber : dokumen pribadi

Sumber : dokumen pribadi

Atap pelana dan genteng sirap diterapkan dalam Rumoh Aceh saat ini, tetapi zaman dahulu genteng Rumoh Aceh masih menggunakan daun rumbia. 2. KOLOM

Pintu masuk dibuat menjorok ke dalam sehingga menimbulkan kesan seperti lorong dan untuk mencapai pintu masuk / entrance digunakan tangga yang terbuat dari kayu. 5. POLA LANTAI

Gambar di atas merupakan rumah tradisional masyarakat Aceh. Bentuk arsitektur Rumoh Aceh merupakan perpaduan antara alam sekitar dengan agama yang dianut masyarakat Aceh, yaitu agama Islam. Rumoh Aceh menggunakan sistem rumah panggung dan letak bangunannya sendiri membujur dari arah timur ke barat sehingga letak bangunan ini membantu masyarakat Aceh dalam menentukan arah kiblat (Kabah).

Sumber : dokumen pribadi

Sumber : www.google.com

Sumber : dokumen pribadi

Tampilan Fisik
Rumoh Aceh menerapkan keseimbangan simetris baik dari tampak depan maupun samping.
Sumber : dokumen pribadi

Kolom berbentuk silinder dengan diameter 20-35 cm dengan sistem peletakkan sebagai berikut, bagian depan dan belakang dengan ketinggian 4m serta bagian tengah depan dan tengah belakang dengan ketinggian 5m. 3. DINDING

Rumoh Aceh menggunakan papan kayu sebagai lantai.

Sistem Ruang
3 2 1

Sumber : dokumen pribadi

Sebagian besar dinding dihiasi dengan ornamenornamen / ukiran-ukiran.

Sumber : dokumen pribadi