Anda di halaman 1dari 75

RS Muhammadiyah Lamongan

31 Juli 2012

Yana Agung Satriasa

Apakah EKG Sulit???


Ubah pemikiran
Ubah cara pandang Ubah mind stream

Sebuah Filosofi
Belajar naik sepeda = pertama biasanya jatuh berkali-

kali. Kemudian bangkit lagi, jatuh lagi. Kemudian bangkit lagi, jatuh lagi. sampai banyak mendapat luka. Sampai akhir nya bisa Dan, belajar EKG lebih ringan dari belajar sepeda Kita tidak akan jatuh Kita tidak sampai terluka

EKG = MUDAH

SUDAH SIAP?????

V6
V1 V4 V5

V2

V3

EKG
Adalah sebuah grafik yang tampak dari aktivitas listrik jantung

Siklus Jantung
SA Node : memacu 60-100x permenit AV Node : memacu 40-60x permenit

Serabut Purkinje : memacu 20-40x

permenit

Impulse berasal dari SA node. Ini merambat sepanjang traktus internodal dalam atrium

kontraksi atrium. Impulse tiba di AV node. Ini menuju Bundle of His dan Bundle branch kanan & kiri. Berakhir di serabut Purkinje kontraksi ventrikel.

Kapan Merencanakan EKG?


Nyeri dada
Berdebar-debar / ndrodog Sesak

Syncope
Riwayat Sakit jantung Diabetes Melitus Usia > 40th

Sandapan EKG
Jumlah Elektrode : 10
Sandapan Ekstremitas : I, II, III, AVR, AVL, AVF Sandapan Precordial : V1 V6
I
AVL

AVR II

AVF

III
V5

V6 V1 V4

V2

V3

ECG Rhythm Strip


Kalibrasi voltase 10mm (vertikal) = 1 mv
Kecepatan 25mm/detik Bila voltase tidak 1 mv dan kecepatan tidak 25mm?detik

harus di EKG ulang Setiap EKG pasien, jangan lupa ditulis nama, umur, tanggal dan jam dilakukan EKG.

Voltage

Time

Pengukuran
1 mm = 0.04 detik
1 kotak besar (5 mm) = 0.20 detik 1 mm = 0.1 mV (vertical)

Gelombang ECG Normal

Gel.P - kontraksi atrium QRS -kontraksi ventrikel (systole) Gel.T -fase relaksasi (diastole) Gel.U -berukuran kecil, sering tidak ada

Gelombang P
Merepresentasikan aktivitas listrik yang

berhubungan dgn impuls alami dari SA node dan ini diteruskan menuju atrium. P tidak ada / bentuk abnormal - impulse diluar dari SA node. Paling jelas di lead II dan V1

PR Interval
Awal gel P awal komplex QRS Representasi waktu perjalanan impulse dari SA node menuju atrium dan AV node ke ventrikel

QRS Kompleks
Representasi kontraksi ventrikel setelah impulse berakhir pada serabut Purkinye

Segmen ST
Merupakan Garis isoelektrik yang menghubungkan

QRS Kompleks dengan Gel T Penting untuk deteksi infark myocard, iskemia myocard.

Gelombang T
Fase relaksasi setelah kontraksi ventrikel (diastole); harus

selalu ada inverted selama ischaemia inverted dalam selama evolution dari IMA kembali ke normal setelah MI menetap

Ada Pertanyaan ??????

Langkah-Langkah Membaca EKG


Mantra :

EKG nya HaRaP di PRint untukQ SaTu Truk

Langkah-Langkah Membaca EKG


Step 1:
Step 2: Step 3:

Step 4:
Step 5: Step 6: Step 7 :

Hitung Heart Rate Regularitas R-R Identifikasi Gel P Nilai PR Interval Identifikasi QRS Kompleks Evaluasi ST Segmen Evaluasi Gel T

EKG nya HaRaP di PRint untukQ SaTu Truk

EKG nya HaRaP di PRint untukQ SaTu Truk

Step 1: Hitung Heart Rate


Metode 10x
menghitung jumlah R pada 6 detik pertama tanda takik satu ke tanda takik berikutnya

menunjukkan 1 detik Jumlah R yang dihitung dikalikan 10

Step 1: Hitung Heart Rate (cont..)


Metode R-R
HR = 1500/jarak R-R (kotak kecil) HR = 300/jarak R-R (kotak besar)

Step 2 : Regularitas R-R


Pencil and paper method
Caliper method

Step 3: Identifikasi Gel P


Gel P : 0.04 sampai 0.11 detik (2-3 kk)
Tinggi gel P < 2,5 kk Are there P waves? Do the P waves all look alike? Do the P waves occur at a regular rate? Is there one P wave before each QRS

Step 4: Nilai PR Interval


PR interval tidak lebih dari 0.2 detik (5kk) Diukur dari awal gel P sampai awal QRS Kompleks

Step 5: Identifikasi QRS Kompleks


Kompleks QRS tidak lebih dari 0.12 detik (3kk) Diukur dari awal gel Q sampai akhir gel S

Step 6: Evaluasi ST Segmen


Penting pada keadaan Infark, Ischemia myocard.

Elevasi maupun depresi harus lebih dari 1 kk


Yang dievaluasi : Apakah ada ST Depresi ?

Apakah ada ST Elevasi?


Bentuk nya? Lead yang terkena mana saja?

Step 6: Evaluasi ST Segmen (cont..)


Iskemia Myocard

Step 6: Evaluasi ST Segmen (cont..)


Infark Myocard

Step 6: Evaluasi ST Segmen (cont..)


Lead yang terkena mana saja??

V6 V1 V4 V5

V2

V3

Step 7 : Evaluasi Gel T


Gelombang T positif di semua sandapan kecuali aVR

dan V1 Evaluasi : apa ada T inverted? Letak di lead? Bentuk?

Step 7 : Evaluasi Gel T (cont)

Arrow head T inversion

Cara pelaporan
Identaitas, Jenis Kelamin, Usia Klinis Sinus Rytm? (setiap gel P diikuti QRS Kompleks) HR? Reguler ? Segmen ST Gel T (Tinverted?) Axis Jantung? Bentukan khusus? (AF, SVT, VT, VF, LBBB, RBBB dll)

Ada Pertanyaan ??????

Ayo berlatih

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

NICE TO KNOW

AXIS JANTUNG
Axis Horisontal : dilihat pada V1 V6
Axis Frontal : dilihat pada I,II,III, aVR,

aVL, aVF

Axis Horisontal
Dilihat pada sandapan precordial (V1 V6) Mencari sandapan yang defleksinya nol (ke atas dan ke

bawah sama) Normal defleksi Nol adalah di V3 dan V4 Bila defleksi Nol ada di V1 atau V2 = axis horisontal berlawanan arah jarum jam (counter clockwise rotation). Bila defleksi Nol ada di V5 atau V6 = axis horisontal searah arah jarum jam (clockwise rotation).
V1
V6 V1 V4 V5 V2 V3

V4

V5

V6

V2

V3

Axis Frontal

Hipertropi atrium
LAH :
II P = - Notch - > 2,5 mm - > 0,11 V1

RAH :
III P = - Spike - > 2,5 mm

V1
P = - Biphasik - down >>

P = - Biphasik - up >>

Hipertropi Ventrikel Kiri


Kriteria Voltase
V1 V6 SV1 + RV6 35 SV1 >25 mm RV6 >25 mm

ST Depresi di V5-V6 (strain patern) Left Atrial Defiasi (defiasi sumbu jantung ke kiri)

Hipertropi Ventrikel Kanan


Rasio R/S terbalik :
R/S di V1 > 1 R/S di V6 < 1
V1 V6

V1

V2

V3

V4

V5

V6

NORMAL

RBBB (Right Bundle Branch Block)/ Blok Cabang Berkas Kanan

RBBB

LBBB (Left Bundle Branch Block)/ Blok Cabang Berkas Kiri

LBBB

ARITMIA

Sinus Takikardia
Irama Sinus
HR > 100x permenit

Sinus Bradikardi
Irama Sinus
HR kurang dari 60 x permenit

Atrial Flutter
Disebut gelepar atrial
Denyutan atrial yang cepat dan teratur 250-

350/menit Berbentuk gergaji terutama di II, III, aVF

ATRIAL FIBRILASI
Denyut atrial tidak teratur dan cepat

Frekuensi gel P 350-600x permenit


Frekuensi QRS Kompleks tidak teratur Fibrilasi atrial halus = defleksi gel P < 1mm

Fibrilasi atrial kasar = defleksi gel P > 1mm

FIBRILASI VENTRIKEL
Gelombang QRS dan T menyatu menjadi undulasi

yang tidak teratur dan cepat Indikasi DC Shock

SUPRAVENTRIKEL TAKIKARDI (SVT)


Frekuensi 160-250 x permenit

Gel P sukar dikenali


Interval R-R teratur

VENTRIKEL EKSTRASISTOL (VES) / PREMATUR VENTRICULAR CONTRACTION (PVC)


QRS yang prematur, melebar, dan bizzare (tak

teratur/ganjil)

VENTRIKEL TAKIKARDIA (VT)


3 atau lebih ekstrasistol ventrikel yang berurutan

Salah satu bentuk VT

TORSA DE POINTES

Bentuk QRS yang berubah secara bergelombang melalui

garis isoelektrik secara gradual, setelah melewati satu titik, konfigurasi QRS berubah berbalik arah (melintir).

AV BLOCK
Gangguan

koordinasi antara atrial dan ventrikel

IRAMA PEMACU JANTUNG


Impuls pemacu dapat dilihat sebagai garis lurus

vertikal yang disebut jarum pemacu

Terimakasih