Anda di halaman 1dari 1

Menurut ( Combe:1992) Metode pembuatan logam dapat dibedakan menjadi 3 cara, yaitu 1.

Thermal methods yaitu beberapa oksida dapat langsung diubah menjadi logam, dengan pemberian bahan pereduksi, misalnya : Fe203 + 3C
panas

2Fe + 3CO

2. Hydro-metallurgical methods yaitu bijih direndam dalam cairan pelarut yang diencerkan seperti asam sulfur. Elektrolisa cairan tersebut akan menghasilkan logam yang sangat murni. Contoh : perak, zinc dan copper 3. Thermo-electrolitic yaitu dikerjakan dengan elektrolisa suatu mineral yang dicairkan, dipergunakan untuk alumunium, calcium, sodium dan lain-lain. Proses pembuatan dan penbentukan logam adalah : 1. Penuangan Penuangan ini meliputi pekerjaan mencairkan logam dan membentuknya di dalam cetakan. Misal: besi, kuningan, alumunium dll dapat dituang ke dalam cetakan yang terbuat dari pasir dan tanah liat. Cetakan dari tanah liat dan pasir ini rusak setiap kali setelah pemakaian. Die casring menggunakan cetakan permanen dari logam. 2. Pekerjaan Dingin Pada umumnya logam dapat ditempa menjadi lembaran, ditarik atau digulung. Logam dapat ditarik melalui suatu die untuk mendapatkan bentuk kawat. 3. Serbuk Metalurgi Suatu bentuk logam dapat dipres dibawah tekanan tinggi untuk mendapatkan bahan degan bentuk yang dikehendaki.hasil ini tidak kuat karena hasil adhesi. Dengan melakukan sintering kekuatan dapat ditingkatkan, dimana pemresan dipanaskan dalam atmosfir yang tidak teroksidasi di bawah titk cair dan menggumpalkan partikel. 4. Electroforming Suatu logam dapat dilapiskan pada permukaan yang bersifat penghantar dengan proses elektrolisa.