Anda di halaman 1dari 17

PLH

Nama Kelompok :
1. Ghulam Arfi G. 2. M. Irfan Fahmi 3. Rizky Rachmawan 4. Tutut A. 5. Wildha Astrid T.

LIMBAH DAN PENGELOLAANNYA

LIMBAH

JENIS-JENIS LIMBAH

Limbah cair adalah sisa dari suatu hasil usaha atau kegiatan yang berwujud cair. Biasanya limbah jenis ini mengandung zat-zat kimia seperti: Senyawa krom, nikel, tembaga, sulfat, klorida, sianida serta zat-zat organik seperti lemak dan minyak

Limbah padat berasal dari kegiatan industri dan domestik. Limbah domestik pada umumnya berbentuk limbah padat rumah tangga, limbah padat kegiatan perdagangan, perkantoran, peternakan, pertanian serta dari tempat-tempat umum. Jenis-jenis limbah padat: kertas, kayu, kain,plastik, karet/kulit tiruan,me tal, gelas/kaca, organik, bakteri, kulit telur, dll.

Polusi udara adalah tercemarnya udara oleh berberapa partikulat zat (limbah) yang mengandung partikel (asap dan jelaga), hidrokarbon, sulfurdioksida, nitrogen oksida, ozon (asap kabut fotokimiawi), karbon monoksida dan timah. Selain menghasilkan energi, pembakaran sumber energi fosil akan melepaskan gas-gas seperti karbon diokida (CO2), nitrogen oksida (NOx), sulfurdioksida (SO2) yang menyebabkan pencemaran udara (hujan asam, smoke, dan pemanasan global).

LIMBAH PERTANIAN
Limbah pertanian artinya sisa, tumbuhan ataupun penyemprotan biosida (pestisida dan herbisida) yang berlebihan. Limbah pestisida dan herbisida mempunyai sifat kimia yang stabil, Oleh karenanya tidak terurai di alam sehingga zat tersebut akan mengendap di dalam tanah, dasar sungai, danau, serta laut dan selanjutnya akan mempengaruhi organisme-organisme yang hidup di dalamnya. Selain itu, pemupukan yang berlebihan berpengaruh terhadap pembiakan tumbuhan air (eutrofikasi).

CIRI-CIRI LIMBAH B3
Mudah meledak Pengoksidasi Mudah menyala Beracun Mencemari

Berbahaya Korosif Bersifat iritasi Bersifat reaktif

LIMBAH MEDIS
Limbah medis merupakan limbah yang berasal dari sisa-sisa kegiatan medis. Asalnya dari Rumah sakit, Puskesmas, Klinik, dsb. Terdiri dari kelompok bahan limbah berbahaya seperti berikut: Obat-obatan yang kedaluarsa atau obat yang tidak digunakan lagi Bahan infektif /patogen Cytostatic (bahan yang dapat menimbulkan pengembangan kanker.) Benda-benda tajam Limbah klinik gigi.

1. Dapat Terurai oleh mikroorganisme


Pembuatan Kompos Pengomposan pada dasarnya mengurangi atau mendegradasi bahan organik menjadi bahan anorganik secara terkontrol dengan bantuan mikroorganisme.

Pembuatan Biogas Biogas adalah gas-gas yang dapat dipergunakan untuk bahan bakar. Gas ini berasal dari pembusukan bahan organik dengan cara anaerob (tanpa oksigen) dibantu oleh mikroorganisme.
Mengubahnya menjadi bahan bangunan.

2. Masih dapat digunakan lagi


Limbah yang bisa dipakai lagi tanpa pengolahan. Didaur ulang Biasanya adalah sampah yang berasal dari plastik, logam, kertas dan kaca. Hasil daur ulang bisa produk yang sama atau berbeda. Ciri daur ulang adalah warnanya keruh dan tidak cerah.

3. Tak Terurai dan Tak Dapat Digunakan


Limbah tersebut dibakar. Limbah (padat) dibakar dalam insenerator. Hasil pembakaran berupa gas dan residu pembakaran. Penimbunan : Cairan hasil pembusukan bisa mencemari sumber air, sumber perkembang biakan penyakit, gas metan yang dihasilkan mudah meledak dan mengganggu kesehatan masyarakat. Sampah ditimbun disuatu daerah, kemudian dipadatkan dengan traktor selanjutnya ditutup dengan tanah. Bagian bawah dilengkapi saluran air dan bagian atas dibuat saluran untuk menyalurkan gas

Kesimpulan Pengelolaan Limbah


1. Reduce yaitu mengurangi volume sampah 2. Reuse yaitu penggunaan kembali barang yang telah dipakai 3. Recycle yaitu mendaur ulang sampah bisa menjadi barang seperti semula atau menjadi barang lain