Anda di halaman 1dari 6

Pemerintah telah membuat rencana berupa strategi untuk memberantas dan mencegah tindak korupsi di Indonesia yang tertuang

dalam Perpres Nomor 55 Tahun 2012 menyatakan bahwa strategi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi (PPK) memiliki visi jangka panjang dan menengah. Berdasarkan sejarah, selain KPK yang terbentuk di tahun 2003, terdapat 6 lembaga pemberantasan korupsi yang sudah dibentuk di negara ini yakni: (i) (ii) (iii) (iv) (v) Operasi Militer di tahun 1957, Tim Pemberantasan Korupsi di tahun 1967, Operasi Tertib pada tahun 1977, Tim Optimalisasi Penerimaan Negara dari sektor pajak tahun 1987 Tim Gabungan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (TKPTPK) pada tahun 1999, dan (vi) Tim Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Timtas Tipikor) tahun 2005 Peningkatan transparansi dari penyelenggara negara telah menjadi perhatian pemerintah bahkan sejak tahun 1957. Pada masa orde baru, lahir Keppres No. 52/1970 tentang Pendaftaran Kekayaan Pribadi Pejabat Negara/Pegawai Negeri/ABRI. Di orde reformasi dengan adanya UU no. 28/1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih KKN dibentuklah Komisi Pemeriksa Kekayaan Penyelenggara Negara (KPKPN). Kondisi korupsi di Indonesia masuk dalam kategori kronis dari waktu ke waktu, karena secara umum sistem penyelenggaraan pemerintahan di Indonesia masih belum berorientasi sepenuhnya terhadap pelaksanaan prinsip-prinsip tata kelol Dari waktu ke waktu tingkat korupsi di Indonesia semakin meningkat dan masuk dalam kategori kronis. Hal itu menyebabkan Indeks Persepsi Korupsi (IPK)

Indonesia berdasarkan survey Transparansi Internasional, memperoleh indeks pada kisaran angka 2 dari tahun 2004 hingga tahun 2007. Hasil dari studi yang dilakukan TI ini sejalan dengan Studi Integritas yang dilakukan oleh Direktorat Litbang KPK di tahun 2007. Bahwa unit-unit layanan

program pendidikan dan pelatihan tidak dirancang untuk meningkatkan profesionalisme pegawai dalam bekerja. Whistle-blower merupakan cara pendeteksian kecurangan yang efektif yang bias diterapkan pada organisasi perusahaan dan juga pemerintah. rata-rata skor integritas sudah berada di 7 dan telah banyak unit layanan yang memiliki nilai integritas di atas 8 bahkan sudah ada yang mencapai nilai 9. Rendahnya skor tersebut memengaruhi persepsi masyarakat.  layanan TKI di terminal 3 memiliki skor integritas yang rendah yakni 3. organisasi memperoleh laporan kecurangan baik berupa tips atau komplan dari personel dalam perusahaan (misalnya: sesama karyawan) maupun di luar perusahaan (supplier atau konsumen). Komplain dan tips ini kemudian menjadi langkah awal untuk menginvestigasi kecurangan yang terjadi. juga memengaruhi tingkat korupsi yang dapat di ungkap kepada public. yaitu sekitar 94%.Pada sistem ini. Program tidak dilakukan secara sistematis dan terintegrasi 3.  Skor integritas unit layanan yang ada di Indonesia ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan di negara lain seperti Korea. Dengan rentang nilai 0-10. sistem rekrutmennya tidak transparan.tersebut masih memperoleh nilai skor integritas yang rendah. Di Korea. dan justru akan meningkatkan korupsi di Indonesia. 1 . Tidak mempunyai sistem sumber daya manusia yang baik. 2. Selain itu rendahnya kualitas auditor internal pemerintah yang masih rendah. bahwa dengan adanya imbalan amaka proses akan lebih mudah dan cepat. Sebagian lembaga yang dibentuk tidak punya mandat 4. Masyarakat mempunyai persepsi bahwa lembaga anti korupsi yang dibentuk berafiliasi kepada golongan/partai tertentu 5.96. Tidak berjalannya program-program pemberantasan korupsi di Indonesia selama ini lebih banyak dikarenakan: 1.45 sementara layanan pajak mempunyai skor yang sedikit lebih baik yakni 5. Dasar hukum tidak kuat.

Sistem penggajian pegawai yang tidak memadai. Pendidikan antikorupsi merupakan salah satu hal yang cukup efektif dalam mencegah terjadinya korupsi. Kepala Unit Kerja Presiden untuk Percepatan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4). ada 5 faktor yang berkontribusi pada lemahnya pemberantasan korupsi di Indonesia.6. Lembaga dimaksudkan menjalankan tugas dengan benar hanya pada tahun pertama dan kedua. Pendidikan antikorupsi ini penting diberikan bukan hanya kepada mahasiswa namun kepada seluruh masyarakat Indonesia khususnya pada anak usia dini dan juga harus dijadikan pendidikan dasar karena mereka adalah calon generasi penerus bangsa. 2 . mekanisme pengeluaran anggaran yang tidak efisien dan pengawasan penggunaan anggaran yang lemah. Menurut Kuntoro Mangkusubroto. Belum dipertimbangkannya LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) dan LHA PPATK dalam seleksi pejabat strategis di instansi penegak hukum. Belum rampungnya pembahasan RUU Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Belum digunakannya instrumen hukum perampasan aset dalam putusan perkara tindak pidana korupsi. Pendidikan antikorupsi sangat perlu diberikan karena dalam pendidikan antikorupsi masyarakat dididik tidak melakukan korupsi dan menyadari bahayanya korupsi. Lebih baik mencegah daripada mengobati. 3. 4. Belum selesainya revisi UU Tindak Pidana Korupsi. Tidak didukung oleh sistem manajemen keuangan yang transparan dan akuntabel. 5.yaitu: 1. 7. Dengan pendidikan anti korupsi ini lah korupsi dapat dicegah dan dihilangkan paling tidak diminimalisir. Masih buruknya koordinasi lembaga pengawas eksternal maupun internal di berbagai lembaga pemerinta SARAN 1. 2.

dan karenanya upaya extra ordinary tidak mungkin ditunda untuk segera dilaksanakan. mengeluarkan Perpu Antikorupsi adalah sah sebagai kebijakan presiden. Alasan konstitusional pengeluaran Perpu adalah “kegentingan yang memaksa”. Reformasi birokrasi sudah dilakukan tetapi masih sangat lamban. Mengenai “kegentingan yang memaksa” menurut putusan Mahkamah Konstitusi adalah subyektifitas presiden untuk menentukannya. jelas meluncur pesan negara sudah dalam keadaan genting. di dalam perpu dapat ditegaskan fokus pemberantasan korupsi kepada dua reformasi: birokrasi dan peradilan. Bentuk hukum Inpres tersebut mengindikasikan bahwa korupsi masih dilihat sebagai kejahatan biasa. Presiden mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perpu) Pemberantasan Korupsi. Proklamasi demikian menjadi pondasi awal bagi seluruh gerakan antikorupsi. Merombak pola pikir koruptif dari birokrasi yang sudah berpuluh tahun menjadi penggerak korupsi tentu 3 . yang obyektifitas politiknya dinilai oleh DPR. Maka. Pertama. Maka dengan Perpu Antikorupsi. Dasar hokum harus dipertegas bagi pelaku korupsi maupun oknum yang berusaha menutupi terjadinya korupsi. Kedua. untuk menjadi baju hukum proklamasi antikorupsi.net 1. Hanya baju hukum Perpu yang pas untuk menegaskan korupsi adalah kejahatan luar biasa yang harus diberantas dengan cara-cara luar biasa pula. Ketiga. http://generasibersih. 3. Presiden memang sudah mengeluarkan Instruksi Presiden Percepatan Pemberantasan Korupsi.0fees.2. Presiden sebaiknya menegaskan proklamasi antikorupsi. Seharusnya keluarbiasaan tidak memadai diwujudkan hanya dengan baju hukum Inpres. Berikut adalah 10 langkah pemberantasan korupsi extra ordinary tersebut: Denny Indrayana . darurat korupsi. 2. karena korupsi merupakan perampasan hak yang seharusnya didapat oleh rakyat Indonesia.

untuk langkah represif penegakan hukum. Cendana. 4. 7. sejalan dengan pemikiran memberantas korupsi di level kakap. Senjata adalah korupsi di lingkaran aparat keamanan dan pertahanan. Maksudnya selain mencari bukti-bukti tak terbantahkan (hard evidence). pemberantasan harus fokus kepada koruptor kakap. konsentrasi pada reformasi birokrasi dan reformasi peradilan adalah wujud pemberantasan korupsi secara preventif dan represif. bukan semata kebutuhan. upaya pemberantasan korupsi tidka akan pernah berhasil tanpa melakukan reformasi birokrasi secara lebih akseleratif. Korupsi hanya bisa dijerakan dengan penegakan hukum yang efektif. 6. Demikian pula halnya dengan reformasi peradilan. Hal tersebut 4 . Maka senjata perang melawan korupsi harus diarahkan kepada Istana. Kelima. sedangkan metode represif memerlukan aparat hukum yang tidka hanya mempunyai kapasitas keilmuan yang mumpuni. Cara preventif dilakukan melalui pembenahan birokrasi. Ketujuh. 5. Korupsi sudah menjamah seluruh ruas kehidupan. untuk menjamin ujung putusan adalah kemenangan cepat. pemberantasan korupsi di empat wilayah untouchable tersebut adalah memerangi korupsi di episentrum kekuasaannya. Istana adalah ring satu kekuasaan masa kini. Law enforcement yang efektif tidak akan terlaksana jika penegak hukum masih terkontaminasi judicial corruption. serta pengusaha naga adalah korupsi oleh para mega pengusaha. dibanding korupsi by need. strategi yang harus dilakukan adalah memadukan cara quick wins dan big fishes. Cendana adalah ring satu kekuasaan masa lalu. pembersihan korupsi dari birokrasi tingkat tinggi harus lebih dulu dilakukan untuk menjadi tauladan bagi birokrasi tingkat bawahnya. Namun.tidak mudah. Senjata dan Pengusaha Naga. Keenam. Maka reformasi peradilan harus dimaknai untuk menghabisi praktik nista mafia peradilan. dan korupsi by greed harus menjadi target prioritas. Untuk itu. namun pula intergitas moralitas yang terjaga. Memberantas korupsi tanpa memerangi mafia peradilan adalah mimpi di siang bolong. Keempat. yang melakukan korupsi karena keserakahan. Maka prioritas harus dilakukan.

pemberantasan korupsi harus dikuatkan jaringannya ke semua lini. 9. mahasiswa. Senjata dan pengusaha Naga dapat disentuh. akhirnya. 8. akademisi. Kesembilan. Cendana. Perluasan jaringan tersebut urgen untuk menghadapi serangan balik (fights back) yang terus semakin gencar. tanpa tongkat komando diubah menjadi pisau bedah antikorupsi oleh pemimpin bangsa ini sendiri.penting karena sel kanker korupsi harus dipotong pada pusatnya. Kesepuluh. semua langkah pemberantasan korupsi di atas membutuhkan kepemimpinan yang kuat (strong leadership). bukan pada jaringan cabang sel kankernya. 5 . 10. tidak bisa episentrum korupsi di amputasi. Kedelapan. aparat penegak hukum. semua langkah tersebut harus diiringi dengan menumbuhkembangkan budaya zero tollerance to corruption. Tidak mungkin Istana.