Anda di halaman 1dari 2

I.

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Kehidupan manusia sangat bergantung pada tumbuhan, begitu pula pada makhluk lain yang tidak berhijau daun. Sedangkan tumbuhan dalam kehidupannya sering dihadapkan pada berbagai gangguan, salah-satunya adalah serangan dari penyakit tumbuhan yang akan sangat berpengaruhi pada besarnya hasil produksi. Adanya penyakit tumbuhan sudah diketahui lama sebelum masehi, bahkan dilaporkan bahwa penyakit telah ada sebelum manusia membudidayakan tanaman. Penyakit tanaman mengakitabkan kerugiaan yang sangat besar dalam bidang pertaniaan. Oleh sebab itu tindakan pengendaliaan yang tepat sangta penting dilakukan untuk meminimalisir kerugian akibat serangan penyakit tanaman. Untuk dapat menemukan cara pengendaliaan yang tepat bagi penyakit tanaman yang menyerang maka kita harus mengenali dan memahami daur hidup dari patogen penyebab penyakit tanaman yang ada. Sehingga perlu dilakukan tindakan diagnosis lapang. Namun, tindakan diagnosis lapang memiliki tingkat keakuratan yang rendah karena analisis penyakit yang dilakukan maih bersifat sederhana. Oleh sebab itu perlu dilakukan diagnosis laboratorium sebagai tindak lanjut dari diagnosis lapang agar diperaoleh iformasi yang akuarat mengenai penyebab penyakit tanaman, sehingga dapat merumuskan rekomendasi pengendaliaan yang paling tepat.

B. Tujuan

1. Mendukung atau mengembangkan lebih lanjut dari diagnosis lapang. 2. Mendeteksi patogen yang menyertai specimen. 3. Teknik-teknik khusus untuk meningkatkan keberadaan patogen pada specimen. 4. Membuat rekomendasi pencegahan dan atau pengendaliaan.