Anda di halaman 1dari 2

Alat dan Bahan Alat 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.

Botol timbangan Botol semprot Gelas kimia Kertas perkamen Labu erlenmeyer Labu ukur Mikropipetor Neraca digital pH meter Spatel

Gambar Alat

Bahan 1. 2. 3. 4. 5. Air deionisasi KHPO NaHPO NaCl Larutan MgSO

Prosedur Praktikum kali ini diawali dengan penyiapan alat dan bahan. Tahap penyiapan alat dan bahan meliputi proses pencucian dan pengeringan. Berikutnya tahap pengerjaan dibagi menjadi dua bagian, yaitu; pemipetan dan penyiapan larutan dapar. Pada bagian pemipetan, hal pertama yang harus dilakukan adalah air deionisasi dimasukkan ke dalam gelas kimia. Lalu tip dipasangkan pada mikropipet dengan mulut tip ditancapkan dengan mikropipet secara kuat. Lalu, skala pengambilan pada mikropipet diatur sesuai kebutuhan, yaitu 1ml. Kemudain, air deionisasi diambil menggunakan mikropipet dan dimasukkan ke dalam gelas kimia yang sudah ditara. Lalu berat air dionisasi ditimbang dengan menggunakan neraca digital dan dicatat beratnya. Prosedur ini dilakukan sebanyak sepuluh kali kegiatan dan dibuat data pengamatan. Pada bagian pembuatan larutan dapar, hal pertama yang harus dilakukan adalah bahanbahan ditimbang dengan neraca digital yang sudah ditara sebelumnya. Lalu bahan tersebut dilarutkan dengan air deionisasi dalam gelas kimia. Setelah larut, larutan bahan dapar dimasukkan ke dalam labu ukur dengan bantuan kertas saring yang dibentuk menjadi bentuk corong. Hal ini bertujuan untuk memudahkan pemasukan larutan ke dalam labu ukur dan agar tidak banyak volum yang tertinggal. Setelah itu, labu ukur dikocok agar larutan dapat larut sempurna. Larutan dapar yang telah jadi lalu diperiksa pH-nya. Cara pengujian pH ini dilakukan dengan pH-universal. Caranya dengan membasahi pH-universal dengan larutan dapar yang telah jadi. Lalu warna pada pH-universal dicocokkan dengan warna pH yang telah ditetapkan sebagai standar. Larutan yang telah memenuhi pH yang sesuai, lalu disimpan pada suhu kamar.