Anda di halaman 1dari 9

BAB I PENDAHULUAN 1.

1 Latar Belakang Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dengan Sepuluh Program Pokok PKK bertujuan untuk memberdayakan keluarga dalam mencapai kesejahteraannya. Sepuluh Program Pokok PKK merupakan kebutuhan dasar manusia yang hendaknya dilaksanakan oleh keluarga-keluarga sesuai dengan program-program yang diperlukannya. Sepuluh Program Pokok PKK dilaksanakan oleh Tim Penggerak PKK dari Pusat sampai dengan Desa/Kelurahan. Setelah Desa/Kelurahan dibentuk Kelompokkelompok PKK sampai dengan Kelompok Dasa Wisma. Pelaksana Penyuluh/Penggerak adalah Kader-kader PKK. Pelaksanaan Sepuluh Program Pokok PKK telah dilaksanakan secara nyata dan telah mendapat pengakuan yang luas, baik ditingkat lokal, nasional bahkan di tingkat internasional. Adanya penghargaan dari badan dunia seperti WHO, UNICEF, UNESCO, Asian Management Program telah membuktikan kegiatan PKK telah mempunyai andil dalam pembangunan di Indonesia yang dilaksanakan dengan sistem manajemen yang baik, dan dapat menjangkau sampai ke pelosok-pelosok. Untuk lebih memantapkan pelaksanaan Sepuluh Program Pokok PKK diperlukan kemintraan dengan berbagai unsur, sektor, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, organisasi wanita dan organisasi profesi. Pemerintahan Desa dan Kelurahan merupakan pemerintahan terdepan dalam membina dan melayani masyarakat. Untuk lebih mendekatkan pembinaan kepada masyarakat, TP. PKK memiliki kelompok-kelompok yaitu Kelompok PKK Dusun/ Lingkungan sampai dengan Kelompok Dasa Wisma, yang menjadi ujung tombak dalam penyampaian informasi-informasi pembangunan dan menggerakkan keluarga agar dapat berperan aktif dalam mewujudkan tujuan pembangunan seperti yang diharapkan. Kelompok kelompok ini dibentuk sesuai dengan struktur yang ada di Desa/Kelurahan masing-masing. Banyak prioritas program yang dilaksanakan oleh PKK dalam upaya peningkatan kualitas serta pemberdayaan kesejahteraan keluarga, salah satunya adalah prioritas program yang dilaksanakan Pokja III PKK di bidang pangan yaitu Program Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (disingkat TOGA). Hal ini sekaligus untuk mensiasati dampak krisis ekonomi yang berakibat pada menurunnya daya beli masyarakat, dan secara tidak langsung berdampak pada menurunnya derajat kesehatan masyarakat.

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) adalah tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat sebagai obat. Taman obat keluarga pada hakekatnyaadalah sebidang tanah, baik di halaman rumah, kebun ataupun ladang yang digunakan untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan. Budidaya tanaman obat untuk keluarga (TOGA) dapat memacu usaha kecil dan menengah di bidang obatobatan herbal, sekalipun dilakukan secara individual yang selanjutnya disalurkan ke masyarakat. Masyarakat yang telah memiliki pengetahuan tanaman obat, khasiatnya dan menguasai cara mengolahannya dapat membangun sebuah usaha pembuatan dan penyediaan obat yang berasal dari tanaman ini. Setiap keluarga dapat membudidayakan tanaman obat secara mandiri dan memanfaatkannya, sehingga akan terwujud prinsip kemandirian dalam pengobatan keluarga. Mengingat tanaman obat keluarga (TOGA) sangat bermanfaat untuk kesehatan namun masih ada masyarakat yang kurang peduli dengan tanaman obat keluarga (TOGA), maka PKK mengembangkan jangkauan pembinaan melalui Pelaksanaan Kegiatan Peningkatan serta Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Desa ngapelrejo terletak di kecamatan jombang kabupaten jember Jawa Timur merupakan suatu desa yang bisa di kategorikan termasuk wilayah yang cukup tertinggal. Desa tersebut jauh dari keramaian, terhindar dari polusi asap kendaraan bermotor maupun polusi pabrik, sehingga udara sekitar sangat sejuk. Begitu pula dengan wilayah yang sebagian besar masih berupa tanah dan sawah. Tanah pada pekarangan rumah memiliki potensi yang subur, sehingga sangat memungkinkan untuk pemanfaatan suatu lahan yaitu dengan penanaman TOGA ( Tanaman Obat Keluarga).

1.2 TANAMAN TOGA DAN KHASIATNYA MACAM-MACAM TANAMAN OBAT KELUARGA

1. Orang oring Khasiat : Obat penyubur rambut / menghitamkan. Pemakaian : daun + batang ditumbuk untuk keramas. Obat ambeyen / bawasir Pemakaian : ditambah daun dilem, adas pulosari dicuci, direbus, & diminum 2x sehari

c. Obat koreng / luka lama Pemakaian : ditambah kunyit, kamboja, brotowali ditumbuk dan dioleskan.

2. Bayam kucing

Khasiat : antihipertensi, anti radang mata, juga bisa menghentikan pendarahan.

3. Makutho Dewa

Khasiat : obat lever, kanker, jantung, kencing manis, asam urat, rematik, ginjal, tekanan darah tinggi. Pemakaian: daging buah 3 biji makutho dewa potong kecil, rebus dalam 3 gelas air hingga 1 gelas. Minum 3x sehari gelas . lakukan selama 1 bulan.

4. Sereh Khasiat: Obat radang lambung Pemakaian : sereh ditambah daun lidah buaya yang dikupas kulitnya, lalu tambahkan gula batu secukupnya direbus dengan hingga tersisa 1/3 nya, saring dan airnya diminum. Obat sakit kepala Pemakaian : sereh dan jahe direbus dengan air hingga tersisa nya, saring dan airnya diminum. Mengobati gusi yang bengkak Pemakaian : daun dan akar sereh, kunyit, garam

secukupnya direbus dengan air hingga tersisa nya, saring dan airnya diminum. d.Untuk penghangat badan Pemakaian : sereh, jahe direbus dengan air hingga tersisa 1/2nya, saring dan airnya ditambah gula merah secukupnya lalu diminum. e.Guna mengatasi pegal-pegal Pemakaian : sereh segar beserta akarnya direbus dengan air secukupnya. Kemudian airnya hangat-hangat digunakan untuk mandi.

5. Pepaya Khasiat : akarnya berkhasiat sebagai peluruh kencing, obat cacing, penguat lambung, perangsang kulit. Sementara bijinya berkhasiat sebagai obat cacing, peluruh haid, abortivum, peluruh kentut. Pada buah matang dapat memacu enzim pencernaan, peluruh empedu, menguatkan lambung, mengatasi sariawan. Buah mengkalnya dapat digunakan sebagai pencahar ringan, memperbaiki pencernaan, peluruh kencing, melancarkan ASI dan abortivum. Bunga pepaya berguna untuk peluruh haid, menambah nafsu makan, membersihkan darah, penyakit kuning. Daunnya berkhasiat sebagai penambah nafsu makan, peluruh haid.

6. Lidah Buaya

Khasiat : Obat luka bakar, kena knalpot, penyubur rambut Pemakaian : digosokkan b. Obat batuk disertai sesak nafas Pemakaian : direbus ditambah madu tawon untuk diminum.

7. TEMULAWAK Temulawak (Curcuma xanthorhiza roxb) yang termasuk dalam keluarga Jahe (zingiberaceae), Temulawak ini sebagai tanaman obat asli Indonesia. Namun demikian Penyebaran tanaman Temulawak banyak tumbuh di pulau Jawa, Maluku dan Kalimantan. Karakteristik Temulawak tumbuh sebagai semak tanpa batang. Mulai dari pangkalnya sudah berupa tangkai daun yang panjang berdiri tegak. Tinggi tanaman antara 2 m s/d 2,5 m. Daunnya panjang bundar seperti daun pisang yang mana pelepah daunnya saling menutup membentuk batang. Tanaman ini dapat tumbuh subur di dataran rendah dengan ketinggian 750 m diatas permukaan laut, tanaman ini bisa dipanen setelah 8-12 bulan dengan ciri-ciri daun menguning seperti mau mati. Umbinya akan tumbuh di pangkal batang berwarna kuning gelap atau coklat muda dengan diameter panjang 15 cm dan 6 cm, baunya harum dan sedikit pahit agak pedas. temulawak sudah lama digunakan secara turun temurun oleh nenek moyang kita untuk mengobati sakit kuning, diare, maag, perut kembung dan pegal-pegal. Terakhir juga bisa dimanfaatkan untuk menurunkan lemak darah, mencegah penggumpalan darah sebagai antioksidan dan memelihara kesehatan dengan meningkatkan daya kekebalan tubuh. Dengan banyak manfaat yang nyata secara medis tersebut maka pemerintah mencanangkan Gerakan Minum Temulawak sejak 2 tahun yang lalu.

8. KUNYIT Manfaat Tanaman Obat Kunyit. Kunyit merupakan tanaman obat berupa semak dan bersifat tahunan (perenial) yang tersebar di seluruh daerah tropis. Tanaman kunyit tumbuh subur dan liar disekitar hutan/bekas kebun. Diperkirakan berasal dari Binar pada ketinggian 1300-1600 m dpl, ada juga yang mengatakan bahwa kunyit berasal dari India. Di daerah Jawa, kunyit banyak digunakan sebagai ramuan jamu karena berkhasiat menyejukkan, membersihkan, mengeringkan, menghilangkan gatal, dan menyembuhkan kesemutan. Manfaat utama tanaman kunyit, yaitu: sebagai bahan obat tradisional, bahan baku industri jamu dan kosmetik, bahan bumbu masak, peternakan dll. Disamping itu rimpang tanaman kunyit itu juga bermanfaat sebagai anti inflamasi, anti oksidan, anti mikroba, pencegah kanker, anti tumor, dan menurunkan kadar lemak darah dan kolesterol, serta sebagai pembersih darah.

9. JAHE Umbi jahe mengandung senyawa oleoresin yang lebih dikenal sebagai gingerol yang bersifat sebagai antioksidan. Sifat inilah yang membuat jahe disebut-sebut berguna sebagai komponen bioaktif antipenuaan. Komponen bioaktif jahe dapat berfungsi melindungi lemak/membran dari oksidasi, menghambat oksidasi kolesterol, dan meningkatkan kekebalan tubuh. Berbagai manfaat jahe yang secara tradisional sudah dikenal luas adalah seperti berikut ini: Masuk angin Ramuan: Ambil jahe yang tua sebesar ibu jari, cuci bersih dan memarkan lalu direbus dengan air dua gelas, tambahkan gula aren secukupnya . Didihkan lebih kurang 1/4 jam. Angkat dan minum hangat-hangat. Sakit kepala atau migrain (sakit kepala sebelah) Ramuan: Ambil jahe seibu jari, bakar lalu memarkan. Seduh dengan segelas air dan beri sedikit gula aren, minum sekaligus. Minum tiga kali sehari. Mencegah mabuk kendaraan Ramuan: Ambil jahe seibu jari, cuci dan iris tipis-tipis, lalu rebus dengan segelas air. Diminum hangat-hangat sebelum naik kendaraan. Terkilir Ramuan: Ambil jahe lebih kurang dua ruas. Cuci bersih lalu parut, tambahkan sedikit garam. Balurkan ramuan ini pada anggota tubuh yang terkilir. Lakukan dua kali sehari.

10. BELIMBING WULUH Mengkonsumsi buah belBlimbing Wuluh menyebuhkanGusi berdarah Sepuluh buah belimbing wuluh dicuci lalu digiling halus tambahkan kapur sirih sebesar biji asam diremas sampai rata. Ramuan ini dipakai utk menggosok kulit yg terserang panu. Lakukan 2 kali sehari Satu genggam daun belimbing wuluh yg masih muda 10 biji cengkeh 15 biji lada digiling halus lalu tambahkan cuka secukupnya. Lumurkan ketempat yg sakit Blimbing Wuluh sebagai Obat Penghilang Panu Lima buah belimbing wuluh setelah dicuci bersih dikunyah dgn garam. Ulangi beberapa kali sampai hilang rasa sakitnya. Blimbing Wuluh sebagai Obat Pagel linu 2/3 genggam bunga belimbing wuluh dicuci lalu direbus dgn 3 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum sehari 3 kali 3/4 gelas. 3 buah belimbing wuluh 3 butir bawang merah 1 buah pala yg muda 10 lembar daun seriawan 3/4 sendok teh adas 3/4 jari pulosari dicuci lalu ditumbuk halus diremas dgn 3 sendok makan

minyak kelapa diperas lalu disaring. Dipakai utk mengoles luka-luka akibat sariawan 6-7 kali sehari. Blimbing Wuluh sebagai Obat Sakit gigi Segenggarn bunga belimbing wuluh gula jawa secukup dan 1 cangkir air direbus sampai kental. Setelah dingin disaring dipakai utk membersihkan mulut dan mengoles sariawan. 10 kuntum bunga belimbing wuluh asam jawa gula aren direbus dgn 3 gelas air sampai air tinggal 3/4 saring minum 2 kali sehari. 5 buah belimbing wuluh 8 lembar daun kantil (Michelia champaca L.) 15 biji cengkeh 15 butir lada hitam dicuci lalu ditumbuk halus diremas dgn 2 sendok makan air jeruk nipis dan 1 sendok makan minyak kayu putih. Dipakai utk menggosok dan mengurut bagian tubuh yg sakit. Lakukan 2-3 kali sehari. Blimbing Wuluh sebagai Obat Sariawan 100 gr daun muda belimbing wuluh 10 biji cengkeh dan 15 biji merica dicuci lalu digiling halus tambahkan cuka secukup sampai menjadi adonan seperti bubur. Oleskan adonan bubur tadi ketempat yg sakit. Segenggam daun belimbing wuluh dicuci tumbuk sampai halus tambahkan kapur sirih gosokkan ke bagian yg sakit. 10 ranting muda belimbing wuluh berikut daun dan 4 butir bawang merah setelah dicuci bersih lalu ditumbuk halus. Balurkan ketempat yg sakit. Blimbing Wuluh sebagai Obat Rematik 1/2 genggam daun belimbing wuluh ditumbuk dgn 3 bawang putih. Kompreskan pada bagian yg gondongan. Dua buah belimbing wuluh dimakan tiap hari Blimbing Wuluh sebagai Obat Gondongan imbing wuluh baik segar maupun manisan secara rutin tiap hari

11. DAUN DEWA

Daun dewa tergolong tumbuhan semak yang subur pada ketinggian 0-1.000 meter di atas permukaan laut. Tinggi tumbuhan ini bisa mencapai 50 cm. Daunnya tunggal bertangkai pendek berbentuk bundar telur berujung lancip. Kedua permukaan daunnya berambut dengan warna putih. Warna permukaan daun di bagian atas hijau tua, sedangkan di bawahnya berwarna hijau muda. Bunganya terletak di bagian ujung batang, berwarna kuning berbentuk bonggol. Efek farmakologis daun dewa adalah antikoagulan (koagulan=zat yang mempermudah dan mempercepat pembekuan darah), mencairkan bekuan darah, stimulasi sirkulasi, menghentikan perdarahan, menghilangkan panas, dan membersihkan racun. Daun dewa mengandung zat saponin,

minyak atsiri, flavonoid, dan tanin. Efek farmakologis didapatkan dari seluruh tanaman. daun dewa juga bisa mengatasi kejang pada anak dan beberapa jenis pendarahan. Untuk mengatasi luka terpukul, tak datang haid, pendarahan pada wanita, pembengkakan payudara, batuk, dan muntah darah seluruh tanaman daun dewa ditumbuk, atau direbus, lalu airnya diminum. Bila anak-anak mengalami kejang beri minum air dari satu batang daun dewa. Bagian daunnya dapat dimanfaatkan untuk mengatasi kutil dan tumor. Untuk kutil haluskan daun dan ditempelkan pada bagian yang sakit dan biarkan hingga keesokkan harinya. Untuk mengatasi tumor, silakan makan daun dewa sebagai lalap. Untuk kanker buatlah ramuan dari 30 gram daun dewa segar, 20 gram temu putih, 30 gram jombang yang direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu disaring dan airnya diminum.

12. Jambu Biji Penyakit Yang Dapat Diobati : Diabetes melitus, Maag, Diare (sakit perut), Masuk angin, Beser; Prolapsisani, Sariawan, Sakit Kulit, Luka baru dan jus jambu biji bisa untuk menyembuhkan penyakit demam berdarah.

13. Jeruk Nipis Jeruk nipis punya banyak manfaat. Selain menjadi minuman yang menyegarkan, Air jeruk nipis dapat digunakan sebagai obat kumur pada penderita sakit tenggotokan. Bau harumnya membuat enak, sedap ketika kita berkumur. Kulitnya, bila ditahan di dalam mulut, bisa mengharumkan atau mengurangi bau mulut tak sedap dan mengatasi radang karena mengandung zat asam yang dapat mematikan kuman. jeruk nipis juga dimanfaatkan untuk mengatasi disentri, sembelit, ambeien, haid tak teratur, difteri, jerawat, kepala pusing atau vertigo, suara serak, batuk, bau badan, menambah nafsu makan, mencegah rambut rontok, ketombe, flu, demam, terlalu gemuk, amandel, penyakit anyanganyangan (kencing terasa sakit), mimisan, dan radang hidung.

16. Kencur

Bermanfaat mengobati Influenza pada Bayi, Menghilangkan lelah, minuman kesegaran, radang lambung, batuk dan melancarkan haid.

17. Daun Kemangi Konsumsi lalap kemangi secara rutin dapat mencegah bau mulut, daun kemangi atau sari daun kemangi dapat menyembuhkan penyakit diare, gangguan pada vagina, nyeri payudara, hingga mengatasi batu ginjal dan albuminaria. Daun kemangi terbukti berkhasiat ampuh mengatasi keluhan flu, diare, sakit kepala, cacingan, sembelit. Selain itu, penelitian tersebut juga membuktikan manfaat daun kemangi untuk mengobati perut kembung, maag, badan lesu, masuk angin, hingga mengatasi kejang. Aroma dari daun kemangi juga dapat digunakan sebagai obat nyamuk.