Anda di halaman 1dari 15

Konseling dan KIE dalam KB

Disusn oleh : Dias niki kusuma ningrum Jamah Novi tresnawati Rina amelia Rohani Rosidah

Definis
Konseling merupakan aspek yang sangat penting dalam pelayanan Keluarga Berencana (KB) dan Kesehatan Reproduksi(KR).Dengan melakukan konseling berarti petugas membantu klien dan memutuskan jenis kontrasepsi yang akan digunakan sesuai pilihannya.

Langkah-langkah konseling KB
Dalam memberikan konseling kususnya bagi calon KB yang baru,hendakknya diterapkan enam langkah yang sudah dikenal dengan kata kunci SATU TUJUH. SA: Sapa dan salam T: Tanya U: Uraiakan TU: Bantu J: Jelaskan U: Kunjungan Ulang

TUJUAN
Meningkatkan penerimaan Menjamin pilihan yg cocok Menjamin penggunaan yg efektif Menjamin kelangsungan yang lebih lama

JENIS KONSELING
1) 2) 3) Konseling Awal Konseling Khusus Konseling Tindak Lanjut

Tahapan konseling
Tahapan Konseling dalam pelayanan KB dapat dirinci dalam tahapan sebagai berikut : KIE Motivasi Bimbingan Rujukan KIP/K yan. Kontrasepsi Tindak lanjut

Keuntungan konseling KB
Konseng KB yang diberikan pada klien memberikan keuntungan kepada pelaksanakesehatan maupun penerima layanan KB. Adapun keuntungannya adalah: a.Kliendapat memilih metode kontrasepsi yang sesuai dengan kebutuhannya. b.Puas terhadap pilihannya dan mengurangi keluhan atau penyesalan. c.Cara dan lama penggunaan yang sesuai serta efektif.

Lanjutan
d.Membangun rasa saling percaya. e.Mengormati hak klien dan petugas. f.Menambah dukungan terhadap pelayanan KB. G.Menghilangkan rumor dan konsep yang salah

DEFINISI KIE Komunikasi adalah penyampaian pesan secara langsung/tidak langsung melalui saluran komunikasi kpd penerima pesan u/ mendapatkan efek. Komunikasi kesehatan adalah usaha sistematis untuk mempengaruhi perilaku positif dimasyarakat, dengan menggunakan prinsip dan metode komunikasi baik menggunakan komunikasi pribadi maupun komunikasi massa.

Lanjutan
Informasi adalah keterangan, gagasan maupun kenyataan yang perlu diketahui masy (pesan yang disampaikan). Edukasi adalah proses perubahan perilaku ke arah yang positif. Pendidikan kesehatan merupakan kompetensi yang dituntut dari tenaga kesehatan karena merupakan salah satu peranan yang harus dilaksanakan dalam setiap memberikan pelayanan kesehatan.

TUJUAN KIE
Tujuan dilaksanakannya Program KIE, yaitu : Meningkatkan pengetahuan, sikap dan praktek KB sehingga tercapai penambahan peserta baru Membina kelestarian peserta KB Meletakkan dasar bagi mekanisme sosio-kultural yang dapat menjamin berlangsungnya proses penerimaan Mendorong terjadinya proses perubahan perilaku ke arah yang positif, peningkatan pengetahuan, sikap dan praktik masyarakat (klien) secara wajar sehingga masyarakat melaksanakannya secara mantap sebagai perilaku yang sehat dan bertanggung jawab

JENIS-JENIS KEGIATAN DALAM KIE


a.KIE Individu: Suatu proses KIE timbul secara langsung antara petugas KIE dengan individu sasaran program KB. b.KIE Kelompok: Suatu proses KIE timbul secara langsung antara petugas KIE dengan kelompok (2-15 orang) c.KIE Massa : Suatu proses KIE tentang program KB yang dapat dilakukan secara langsung maupun tidak langsung kepada masyarakat dalam jumlah besar.

PRINSIP KIE
Prinsip yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan KIE adalah: a. Memperlakukan klien dengan sopan, baik dan ramah b. Memahami, menghargai dan menerima keadaan ibu sebagaimana adanya c. Memberi penjelasan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami d. Menggunakan alat peraga yang menarik dan mengambil contoh dari kehidupan sehari-hari e. Menyesuaikan isi penyuluhan dengan keadaaan dan resiko yang dimiliki ibu

Ada 3 langkah pokok konseling yang harus dilaksanakan yaitu :


(a) Pendahuluan, menciptakan kontak mengumpulkan data klien untuk mencari tahu penyebabnya (b) Bagian inti/ pokok , mencari jalan keluar dan menentukan jalan keluar yang harus dipilih (c) Bagian akhir, penyimpulan dari seluruh aspek kegiatan dan merupakan tahap penutupan untuk pertemuan berikutnya

TERIMA KASIH