Anda di halaman 1dari 9

Tokoh: Erlin sebagai anak dari keluarga Bapak Sulis dan Ibu Hasna Awan sebagai anak dari

keluarga Bapak Hari dan Ibu Endah Alur cerita adalah sebagai berikut, Pada siang hari yang terik Erlin akan keluar rumah untuk membeli makanan ringan, di jalan ia bertemu seorang cowok yang tampan bersama dengan adiknya. Dalam hati Erlin Subhanallah ganteng banget, kece, cool, aah sial!gue jadi gila nih. Gua gebet aja deh, hahaha. Diakan saudara dari kak Lissa, habis ini kak Lissa juga mau nikah gue juga bantuin persiapannya,so gue bisa PDKT ;D Setelah sampai di toko dan membeli beberapa makanan ringan, ia pulang ke rumah. Ia sendirian di rumah karena kedua orang tuanya masih bekerja dan kakak laki-lakinya sedang ke pantai. Erlin memasuki kamarnya kemudian berbaring, dan berkata Besok bantuin ke rumah Kak Lissa yah, hm males banget ia menutup mata sejenak dan oh iya kan bisa sekalian modus PDKT ke cowok itu, kayaknya sih namanya Dani hatinya langsung berbunga-bunga, pipinya pun merona, hahaha Jam dinding menunjukkan pukul 04.30 tepat, kedua orang tua Erlin sudah di depan rumah, kemudian Erlin membukakan pintu untuk kedua orang tuanya Pak Sulis dan Bu Hasna. Lalu mereka segera masuk, lalu beristirahat. hm Bu kita besok jadi membantu persiapan pernikahan Kak Lissa ?kata Erlin memastikan iyalah, nanti malam kita juga kesana untuk mengemasi undangan, kamu ikur ? jawab ibu Mmm iya deh kata Erlin. Erlin senang banget Yes yes yes nanti ketemu tuh cowok lagi Pada malam hari setelah keluarga Erlin makan, Erlin dan ibunya menuju ke rumah Kak Lissa itu. Assalamualaikum salam dari Erlin dan ibunya Waalaikumsalam, eh Mbak Hasna lo Erlin ikut yaa kata Bu Rina, ibunya kak Lissa iya hehe jawab Erlin sambil mesam mesem Kalau begitu ayo silahkan masuk jawab Bu Rina Mereka berdua mengangguk tanda setuju. Setelah masuk, Erlin melihat sekelilingnya seperti mencari seseorang. Ternyata orang yang dicarinya itu tidak ada. Yah tu cowok gak ada lagi, cikushokata Erlin dalam hati Ayo diminum tehnya kata Bu Rina Eh eh iya jawab Erlin terbata bata karena kaget Ciit, terdengar suara sepeda motor berhenti di luar.Siapa ya ituu? Erlin dalam hati. Nak Erlin tolong bukakan pintunya yah kata Bu Rina Baik bu Jawab Erlin sambil mengangguk

Ceklek, pintunya dibuka. Ternyata orang itu adalah cowok tadi siang dan perempuan yang lebih tua dari cowok itu, sepertinya ibunya. Assalamualaikum salam kedua orang itu Waalaikumsalam jawab Erlin sambil mempersilahkan masuk dan kemudian menutup pintunya. Sekali lagi Erlin terbang liat tuh cowok, kueren banget pakek kemeja kotak-kotak(kayak jokowi wkwk) dan celana jeans. Erlin langsung salting dan pipinya pun merona. Anaknya Bu Hasna yah? kata Bu Endah, ibuk tuh cowok Iya bu jawab Erlin Namanya siapa? Bu Endah Anisa Berlinda, bisa dipanggil Erlin jawabnya O namanya cantik ya, kayak orangnya Bu Endah menjawab dengan pujian yang membuat Erlin gembira, Ibunya tuh cowok muji gue,aaaahhhh. M-makasih bu kata Erlin kegirangan. Sedangkaan cowok itu cuma geleng-geleng geli aja dengar percakapan mereka berdua. apa-apaan nih, iyasih tu cewek emang cantik, nggemesin juga, haha. Lo lo kok jadi mikirin tuh cewek sih, arrgh Kemudian cowok itu langsung menuju ke kamar untuk beristirahat, mata Erlin memandang bahu cowok itu hingga cowok SMA kelas 2 itu memasuki kamar. Kok masuk kamar sih gak duduk disini, hmm batin Erlin. Di dalam kamar cowok itu berbaring, ia memejamkan matanya sejenak dan teringat cewek SMP kelas 3 yang dipuji ibunya tadi. Cantik, manis,ramah, sopan, nggemesin, lumayan tuh, coba gue deketinlah, mungkin Ibu juga setuju batin cowok itu. Setelah membuka kedua matanya, ia mengalihkan pandangannya pada jam dinding yang menunjukkan pukul sembilan lebih sepuluh itu, ia lupa menaruh charger Hpnya diluar dan segera keluar dari kamar untuk mengambilnya. Emm Bu Rina saya pulang dulu yah, Erlin besok mau sekolah harus bangun pagikata Bu Hasna Lho Erlin gak tidur sini aja? Ada kamar kosong kok diatastanya Bu Rina Enggak bu terima kasih jawab Erlin sambil tersenyum O baiklah, terima kasih ya bantuannyakata Bu Rina Sama-sama bu jawab Erlin dan ibunya Hati-hati ya kata Bu Rina Iya bu Sesampainya di rumah Erlin langsung masuk ke kamar dan segera tidur. Begitupun dengan ibunya.Erlin berharap agar esok pagi segera tiba, lalu bertemu dengan pujaan hatinya. --------------------------------------------Rumah Bu Rina-----------------------------------------------------

Setelah mengambil charger diluar, ia tak melihat sosok perempuan yang memikat hatinya itu, kemana cewek itu,kok gak nginep aja sih, emang rumahnya dimana ya? Ah sudahlah mungkin besok gue ketemu. Lalu ia memutuskan bertanya kepada budhenya. Emm budhe cewek yang tadi dan ibunya sudah pulang ? tanyanya oh sudah sekitar 5 menit yang lalu, memangnya kenapa?jawab Bu Rina aah tidak apa-apa, hanya tanya saja jawabnya oh begitu rupanya, Budhe kira kamu naksir sama tu cewek, hahaha kata Bu Rina ti-tidak mungkinlah Budhe, saya kan tidak kenal jawabnya terbatabata karena ucapan budhenya itu yang membuat wajahnya merona Besok dia akan kesini lagi, jadi kalian bisa saling berkenalan kata Bu Rina Baiklah jawabnya singkat Pada pukul 04.30 Erlin sudah bangun karena ia akan sholat subuh beserta dengan keluarganya, dan segera membantu ibunya memasak. Sekarang ia masih di kamarnya, entahlah apa yang ia lakukan mungkin mengambil mukenah. Erlin cepatlah turun, ayo sholat berjamaah panggil Aldo, kakak Erlin, dari bawah Iyah kak tunggu sebentar aku akan segera turun jawabnya Kemudian ia segera turun sambil membawa mukenahnya dan segera sholat. Setelah sholat ia segera membantu ibunya memasak. Buk, hari ini kita mau memasak apa? tanya Erlin Kita akan memasak sop merah saja yah, kamu masak nasinya yah? jawab ibu Baik bu jawab erlin Erlin mengambil 450 gram beras kemudian mencucinya sampai bersih. Lalu ia taruh beras itu pada magic jar. Setelah 20 menit nasinya sudah jadi, dan sop merah yang dibuat ibunya sudah matang. Buk aku ke atas dulu yah, mau ambil tas kata erlin iya, cepat yah segera sarapan kata ibu Erlin menuju kamarnya dan mengambil tas dan Hpnya, lalu ia segera ke bawah untuk sarapan. Ayo cepat sarapan kata ibu Baiklah, itadakimasu kata Erlin sambil memakan nasi beserta sop merah itu Setelah habis ia segera mencuci piringnya serta piring kakaknya, dan berangkat sekolah. Aku berangkat dulu ya, Assalamualaikumkata Erlin Waalaikumsalam, hati-hati jawab ibunya Seperti biasa Erlin naik angkutan umum untuk ke sekolah. Sepanjang perjalanan ia melamunkan cowok itu, cowok yang membuatnya seperti ini,hm gila setelah ketemu ma tu cowok tiap hari gue nglamun terus, haha emang pantes sih dia gue lamunin abis

ganteng sih. Tapi gak tau lagi sifatnya, moga aja nanti gue bisa kenalan, amiin Mbak mbak mau turun mana? tanya supir angkot yang sukses bikin lamunan Erlin eeh turun depan itu pak jawab Erlin kaget Setelah itu angkot berhenti sesuai dengan permintaa Erlin, dan ia langsung turun menuju sekolahnya. --------------------------------------- Di sekolah------------------------------------------------------------Bel tanda waktu pelajaran selesai telah bunyi, Erlin segera mengemasi bukunya dan pulang. Tapi sebelum pulang ia harus menunggu sahabatnya dulu, karena mereka akan pulang bareng. Duh mana sih Nisa ini, lama banget ocehan Erlin kesal DOOR Nisa menggagetkan Erlin dari belakang Asem lu, kaget gue, lama banget sih gerutu Erlin Maaf maaf kata Nisa Oke, ayo segera pulang jawab Erlin Okay jawab Nisa Setelah di depan sekolah, mereka berdua segera naik angkot GL untuk pulang. Karena rumah mereka searah, meskipun nanti Nisa akan turun duli. Eh Lin tegur Nisa didalam angkot hm?seperti biasa Erlin ini agak cuek tau gak lu, gue tadi ketemu anak baru di kelas gue. Ganteng, kece, pinter banget, pokoknya perfect deh kata Nisa dengan senyumsenyum Terus gimana? jawab Erlin, gue ketemu cowok itu aja biasa, nah sahabat gue ini heboh banget yak Yah gue naksir tu sama dia, namanya emm Alvaro, keren dia. Kalau lu udah nemu cowok ganteng belum? tanya Nisa Belum, hehe jawab Erlin. Erlin memang tidak suka menceritakan hal seperti ini terhadap sahabatnya, walaupun ia sudah bertemu sama cowok yang tampan. Lu sih terlalu serius sama pelajaran, sekali-kali enjoy gitu napa kata Nisa Hng, kapan-kapan aja deh haha jawab Erlin Eh gua turun dulu ya kata Nisa Oke jawab Erlin Kiri pak kata Nisa pada supir angkot itu. Lima menit kemudian Erlin sampai di depan gang rumahnya. Kiri pak kata Erlin Lalu ia segera membayar dan jalan menuju rumah. Sesampainya di rumah, ia membuka pintunya, kalau masih jam segini rumahpasti sepi. Ibunya memang libur tapi sudah membantu di rumah Bu Rina. Lalu Erlin segera ganti baju dan mengaktifkan ponselnya yang bewarna pink, ternyata ada SMS dari Bu Rina, Erlin kalau sudah

pulang segera SMS yah, nanti biar dijemput Kak Dita lalu Erlin membalasnya Saya sudah pulang Bu rina setelah 2 menit ada balasan dari Bu Rina Oh iya, em dijemput keponakan saya saja, ditunggu ya lalu ia membalas Baik bu Tok tok tok , suara orang mengetuk pintu. sepertinya itu keponakannya Bu Rina batin Erlin. Kemudian ia segera membukakan pintunya. Assaalamualaikum jawab orang itu, yang tidak lain tidak bukan adalah cowok pujaan hatinya. Wa-Waalaikumsalam mas, silahkan masuk dulu jawab Erlin baiklah, oh iya panggil aku Awan sajakata Awan iya mas Awan kata Erlin Tidak usah pakai mas, langsung saja Awan kata Awan Tapi saya lebih muda dari mas Awan jawab Erlin Sudahlah tak apa, anggap saja kita sama jawab Awan Baiklah A-Awan, oh iya panggil saya Erlin jawab Erlin Iya, ayo segera berangkat kata Awan Kemudian merek a berangkat menggunakan sepeda Beat FI warna oranye milik Awan. Erlin tak menyangka dia akan dibonceng oleh Awan. Ya Allah makasih saya seneng banget bisa kenal sama orang ini. Lalu Erlin sadar bahwa jalan menuju rumah Bu Rina sudah lewat. Lho kita mau kemama? tanya Erlin oh iya aku lupa memberitahumu,temani aku makan dulu yah, aku tadi sudah bilang ke Budhe jawab Awan ah iya, aku kira kamu akan menculikku em mungkin saja, siapa yang tidak mau menculik cewek cantik sepertimu dasar! Tidak usah menggombal kata Erlin, salting ini kenyataan tau, kau memang cantik, dan manis kau juga cantik kok hah? Aku cantik, aku kan cowok -_- hahaha, iya iya kau tampan dan keren mengaku juga akhirnya huuh dasar genit wkwkwk Setelah sampai di salah satu tempat makan yaitu DPans, mereka berdua segera masuk dan memesan makanan. Kau mau pesan apa Lin? emm nurut ajalah Pan Cake vanilla 2, dan milk shake coklat 2 mbak kata Awan kepada seorang pelayan. Sambil menunggu mereka berdua berbincang-bincang. Emm Lin, kamu itu sekolah dimana? Di SMPN 1 wan, kalau kamu sendiri ?

aku di SMAN 1 kelas 2 oh kalau aku masih keas 3 SMP hehe btw, udah punya pacar ahaha beluum Erlin blushing oh sama deh hahaha ini mas pesanannya ternyata pesanan mereka sudah jadi, dan mereka segera memakannya. Mau kusuapin? kata Awan enggak ah, kayak anak kecil kata Erlin salting lho kan romantis kata Awan sambil menyuapkan pan cakenya ke mulut Erlin Eh apaan sih sudah tinggal makan aja kan Lalu Erlin membuka mulutnya dan memakannya, dan ia bergantian menyuapkan pan cakenya ke mulut Awan. loh kata Awan Gantian dong, hahaha hm baiklah Setelah mereka berdua selesai makan, Awan segera membayarnya dan segera menuju ke rumah budhenya. Di perjalanan Awan mulai membuka pembicaraan. Emm Lin besok berangkat sekolah aku jemput yah terserah deh oke aku jemput iyah --------------------------------------------keesokan harinya-------------------------------------------------Bu, aku berangkat dulu yah. Sudah ditunggu Awan di depan kata Erlin Iyah hati-hati, salam ya buat nak Awan makasih kata ibu Hasna Baik bu Setelah bertemu Awan Hai kata Awan Halo, dapet salam dari ibu katanya makasih kata Erlin Oke sama-sama, langsung berangkat nih? Tentu saja Baiklah, pegangan yah huh iya Awan mengendari sepeda motornya dengan kecepatan 60km/jam, dan membuat Erlin agak takut. Heh pelan-pelan saja, ini kan masih jam 6 ngapain buru-burukata Erlin Yah makanya pegangan jawab Awan Dasar pinter modus Gak papa dong, kan ada cewekk cantik dan baik

Jangan gombal lagi, besok aku gak mau ah kamu jemput Biarin, nanti kamunya nyesel lo huuh iya sih hahaha, dasar Sesampainya di depan sekolah. Erlin segera turun em makasih yah kata Erlin iya, nanti pulang jam brapa?tanya Awan jam 2 oke aku jemput lo emang kamu pulang jam segitu? Lebih awal malah em iya deh, sekali lagi makasih yah Oke beb aku bukan pacarmu tau biarin :P tersera deh oke see ya daa Sesampainya Erlin di dalam sekolah, ia menuju ke kelasnya kelas IPA, lalu mengahampiri sahabatnya. Hai Nis sapa Erlin Eh lu tadi dianter sapa tuh? Kok kayaknya ganteng gitu, terus dia manggil lu beb juga, pacar lu ya? Atau saudaramu? Atau........ tanya Nisa nyerocos Sssttt bawel lu Siapa tuh orang? oh itu keponakannya tetangga gue gak mungkin, itu pacar lu kan? ih lu ini, dibilangin gak percaya lu suka sama dia? Namanya siapa? em lumayan suka sih, dia baik sih, namanya Awan Sekolah dimana? Di SMAN 1 kelas 2 oh, rumahnya dimana? Lu ini kayak ngeintrogasi gue deh Tinggal jawab aja kok repot Iih gak usah kepo deh, gimana kabar si bule Alvaro ntuh? oh iya gue lupa gak cerita, gue udah jadian loh :3 Apeeh? Secepat itu? hehe iya alhamdulillah, hahaha PJ dong Besoj aja yah okeh gue tunggu, mm gue ke kelas dulu ye iye Kemudian Erlin mengikuti pelajaran dengan semangat. Jam dinding di kelasnya sudah menunjukkan pukul 2.

Baiklah anak-anak, sampai sini dulu materi kita. Selamat siang kata guru kelasnya Selamat siang bu jawab semua murid termasuk Erlin Lalu Erlin segera keluar dan mengirim sms pada Nisa, Nis, gue duluan ye,udah dijemput nih, sorry, kemudian Nisa membalas iye gak papa, gue juga bareng sama Alvaro Erlin membalas Oke Sesampanya di depan sekolah, ia melihat sosok Awan, dan memang Awan. Hai sapa Erlin Halo jawab Awan hehe udah lama? emm enggak sih oh syukurlah langsung ke budhe? Apa pulang dulu? pulang dulu aja oke, ready Ready bro Ditengah perjalanan turun hujan, hujannya deras sekali. aduh pakek hujan segala, aku gak bawa jas hujan aku juga hm gimana nih, nekat atau berteduh dulu? nekat aja deh, daripada nanti dicariin baik bos nanti pakek baju mas ku dulu aja yah? iya Mereka langsung melesat pergi. -----------------------------------------------di rumah Erlin--------------------------------------------------Akhirnya sampai jugakata Awan e-eh-eh i-i-iya jawab Erlin kamu kedinginan yah, baiklah ayo segera ma.. belum selesai Awan bicara Erlin langsung pinsan. Lin Erlin bangun kata Awan, lalu ia segera menggendongnya masuk ke rumah. Lalu ia membaringkan Erlin di sofa, karena ia tak tau dimana kamar Erlin. Ia bingung harus berbuat apa, dan akhirnya ia memutuskan untuk menunggu disamping Erlin sampai Erlin sadar. e-eh dimana aku? kata Erlin, seketika membuat Awan terbangun. Kamu udah sadar? Alhamdulilllah kata Awan sambil memegang rambut Erlin. Aku pingsan yah? Maaf ngerepotinTanya Erlin Nggak papa, ini juga salahkuKata Awan Tidak ini bukan salahmu, akulah yang meminta untuk nekatkata Erlin Sudah-sudah yang penting sekarang udah nggak papa ujar Awan Baiklah, emm aku ganti baju dulu ya kata Erlin

iyahjawab Awan