Anda di halaman 1dari 14

magister akuntansi fakultas ekonomi universitas Indonesia

TUGAS KEUANGAN INTERNASIONAL

LaJolla Engineering Services

1106148353 LUTFIAH RINI ASTRI 1106149015 ZIDNI AGNI 1106035764

ii

STATEMENT OF AUTHORSHIP
Kami yang bertandatangan di bawah ini menyatakan bahwa makalah/tugas terlampir adalah murni hasil pekerjaan kami sendiri. Tidak ada pekerjaan orang lain yang kami gunakan tanpa menyebutkan sumbernya. Materi ini tidak/belum pernah disajikan/digunakan sebagai bahan untuk makalah/tugas pada mata ajaran lain, kecuali kami menyatakan dengan jelas bahwa kami menggunakannya. Kami memahami bahwa tugas yang kami kumpulkan ini dapat diperbanyak dan atau dikomunikasikan untuk tujuan mendeteksi adanya plagiarism. Kelas Mata Ajaran Judul Makalah/Tugas Hari, Tanggal Dosen : : : : : SK11-2S KEUANGAN INTERNASIONAL LaJolla Engineering Services Kamis, 10 Oktober 2013 Samuel Triswandi, MM

Lutfiah 1106148353

Rini Astri 1106149015

Zidni Agni Apriya 1106035764

DAFTAR ISI
STATEMENT OF AUTHORSHIP ...........................................................................................................................I DAFTAR ISI .......................................................................................................................................................II DAFTAR GRAFIK ..............................................................................................................................................III LAJOLLA ENGINEERING SERVICES ..................................................................................................................... 1 PROBLEM STATEMENT..................................................................................................................................... 4 PEMBAHASAN KASUS ...................................................................................................................................... 5 DAFTAR PUSTAKA .......................................................................................................................................... IV

ii

DAFTAR GRAFIK
GRAFIK 1. MONTHLY AVERAGE EXCHANGE RATES: JAMAICAN DOLLARS PER US DOLLAR ....................................... 5 GRAFIK 2. MONTHLY AVERAGE EXCHANGE RATES: MEXICAN PESOS PER US DOLLAR .............................................. 6 GRAFIK 3. MONTHLY AVERAGE EXCHANGE RATES: VENEZUELAN BOLIVARS PER US DOLLAR .................................. 7

iii

LAJOLLA ENGINEERING SERVICES


Pada bulan Maret 2004, Meaghan OConnor, CFO baru di LaJolla Engineering Equipment Division, Latin America subsidiaries, menemukan bahwa divisi yang baru dipimpinnya ini merupakan sumber dari kerugian serta ancaman bagi pertumbuhan perusahaan. Hal ini dipicu dari translasi mata uang yang dialami oleh perusahaan.

LATIN AMERICAN SUBSIDIARIES LaJolla merupakan perusahaan jasa teknik multinasional yang memiliki reputasi di bidang electrical power system design and construction. Berbeda dengan perusahaan servis umumnya yang memiliki sedikit real assets, Engineering Equipment Division yang dipimpin oleh Meaghan memiliki dan mengoperasikan aset yang memiliki nilai tinggi dengan spesialisasi peralatan berat yang melibatkan electrical power transmission and distribution system construction. Meaghan menyebut bahwa dia memiliki tanggung jawab atas Big Iron di sebuah perusahaan konsultan.

Aktivitas yang dilakukan oleh LaJolla fokus di empat negara: Argentina, Jamaica, Venezuela dan Mexico. Namun sayangnya, beberapa tahun terakhir merupakan tahun yang cukup berat bagi mata uang beberapa negara tersebut, terutama terhadap US Dollar. Anak perusahaan LaJolla di negara-negara tersebut menggunakan mata uang lokal sebagai mata uang fungsional perusahaan. Pendapatan mayoritas perusahaan berasal dari kontrak servis lokal dan beban operasi juga dalam mata uang lokal. Namun, masing-masing unit melakukan investasi di beberapa specialized equipment - sebagaimana terminologi yang disebut oleh Meaghan sebagai Big Iron yang menjadi net exposed assets ketika LaJolla melakukan konsolidasi aktivitas luar negerinya setiap tahun untuk tujuan pelaporan keuangan. Keuntungan dan kerugian dari translasi mata uang, terutama kerugian di beberapa tahun terakhir dari melemahnya mata uang Argentina Peso, Jamaican Dollar, Venezuelan Bolivar dan Mexican Peso yang melemah terhadap US Dollar) dikumpulkan dalam satu akun
1

cumulative translation adjustment line ietm di laporan keuangan konsolidasi. Masalah ini menjadi semakin bertambah parah dan terlambat untuk diatasi. Pada awalnya, kerugian translasi yang dialami oleh LaJolla bukanlah masalah utama yang dihadapi oleh Meaghan dan LaJolla, kecuali pada musim gugur 2003 dimana terjadi minor document filing error di Argentina. LaJolla, seperti perusahaan multinasional lainnya yang beroperasi di Argentina, tidak melakukan usaha yang berhubungan dengan real business of promise setelah terjadinya krisis di Argentina. Pada musim panas 2003, kantor LaJolla pun telah ditutup. Namun, legal counsel-nya di Buenos Aires melakukan kesalahan, yang menyebutkan bahwa LaJolla melikuidasi bisnisnya di Argentina. Meskipun hal ini merupakan kesalahan yang kecil, namun menurut US GAAP dan FAS52, LaJolla harus mengakui kerugian translasi yang dialaminya selama tujuh tahun beroperasi di Argentina. Jumlahnya signifikan, yakni kerugian sebesar $7 juta di Q4 2003.

LAJOLLA 2004 Berbekal pengalaman dari bisnis di Argentina, maka LaJolla mulai melakukan analisa atas keuntungan dan kerugian yang berasal dari translasi mata uang di berbagai unit bisnisnya di berbagai negara. Negara-negara di Latin America kembali menjadi fokus utama, karena mata uang dari negara-negara ini melemah nilainya terhadap US Dollar. Jamaica, Venezuela dan Mexico menghadapi permasalahan dan tantangannya masing-masing, akan tetapi semua ancaman translasi mata uang akan berpengaruh pada LaJolla.

JAMAICA Pada awalnya, perusahaan Jamaica setuju untuk mencatat seluruh penjualannya dalam Jamaican Dollar, namun setelah melemahnya nilai tukar Jamaican Dollar di awal tahun 2003, perusahaan mencoba melakukan negosiasi kembali suatu risk-sharing agreement. LaJolla akan tetap dibayar dengan menggunakan mata uang lokal, namun kedua perusahaan (LaJolla dan perusahaan client-nya) akan membagi kerugian yang terjadi dari nilai tukar yang berubah pada awal kuartal ke-empat tahun 2003. Namun demikian, melemahnya Jamaican
2

Dollar yang terus menerus menciptakan kerugian yang cukup signifikan pada LaJolla Jamaica.

MEXICO Mexican Peso merupakan mata uang yang cukup stabil selama beberapa tahun, namun pada tahun 2002 dan 2003, tercatat mengalami penurunan terhadap US Dollar. LaJolla Mexico beroperasi mulai dari tahun 2000, namun kerugian yang timbul akibat translasi mata uang ini dirasakan Meaghan tumbuh cukup cepat daripada yang diperkirakan olehnya. Meaghan juga menemukan bahwa kerugian ini terus terjadi di setiap kuartal. Meaghan mengalami kesulitan berkomunikasi dengan Financial Controller di Mexico. Meaghan paham bahwa di laporan keuangan perusahaan Mexico ada index foreign currency denomination account yang dilakukan secara rutin dan hal ini sesuai dengan index yang dikeluarkan oleh pemerintah terkait dengan nilai aset yang berhubungan dengan mata uang. Hal ini menjadi perhatian Meaghan, tentang kemungkinan kerugian translasi yang terjadi disebabkan oleh index ini.

VENEZUELA Adanya krisis politik yang terjadi di Venezuela, di masa pemerintahan Presiden Hugo Chavez, yang menyebabkan melemahnya Venezuelan Bolivar melemah terhadap US Dollar, menyebabkan kerugian translasi yang dialami oleh LaJolla. Selain itu, bisnis yang beroperasi di Venezuela juga mengalami keterlambatan pembayaran dari berbagai agensi pemerintahan yang menjadi klien LaJolla. Invoice baru dapat di-settle dalam waktu 180 hari dan melemahnya nilai tukar Bolivar menjadi pemicu kerugian yang dialami oleh LaJolla. Controller LaJolla di Venezuela memberikan saran melalui fax yang dikirimkan kepada Meaghan untuk mengganti mata uang pembukuan di Venezuela menjadi US Dollar, mengusulkan pemindahan operasi bisnis keluar dari Venezuela untuk tujuan akuntansi dan konsolidasi.

PROBLEM STATEMENT
Meaghan dihadapkan kepada berbagai exposure, terutama translation exposure pada beberapa negara Latin America, yang mengakibatkan kerugian pada unit bisnis yang dipimpinnya yakni LaJolla Engineering Equipment Division. Kerugian translasi terakumulasi dari negara-negara Latin yang mata uang fungsional-nya adalah mata uang lokal negara tersebut. Mata uang tersebut melemah tehadap US Dollar dan terus mengalami penurunan. Jamaica, Mexico dan Venezuela menghadapi permasalahannya masing-masing dan hal ini memberikan ancaman tersendiri terhadap LaJolla dan pertumbuhan perusahaan ke depannya. Meaghan OConnor, CFO baru Engineering Equipment Division harus menemukan solusi terhadap permasalahan yang terjadi ini secara cepat dan tepat.

PEMBAHASAN KASUS
1. Do you believe Meaghan should spend time and resources attempting to manage translation losses, what many consider purely as accounting phenomenon?

Meaghan harus mengerahkan waktu dan tenaga untuk mengatasi masalah kerugian translasi, karena kinerja LaJolla Engineering Services dinilai oleh pemegang saham dan analis melalui Laporan Keuangannya, secara khusus Laporan Keuangan merupakan tanggung jawab Meaghan sebagai CFO, sehingga Meaghan harus mengatasi masalah kerugian translasi demi Laporan Keuangan yang baik di hadapan pemegang saham dan analis.

2. How would characterize or structure your analysis of each of the individual threats to LaJolla? What spesific features of their individual problems seems to be intertwined with currency issues?

Jamaica

Grafik 1. MONTHLY AVERAGE EXCHANGE RATES: JAMAICAN DOLLARS PER US DOLLAR

Nilai tukar Jamaica Dollar yang terus merosot sejak 2002 dan mencapai puncaknya pada kuartal I 2003, persetujuan untuk risk sharing pada kuartal IV 2003 akan membantu mengurangi kerugian translasi yang dihasilkan, namun kerugian pada kuartal I 2003 tetap akan menyebabkan akumulasi kerugian pada CTA (Cummulative Translation Adjustment). Hal ini dikarenakan perubahan nilai tukar Jamaica Dollar yang merosot di kuartal I 2003 dan ditranslasi kedalam functional currency di Jalaica Dollar di Neraca.

Mexico

Grafik 2. MONTHLY AVERAGE EXCHANGE RATES: MEXICAN PESOS PER US DOLLAR

Permasalahan di cabang Mexico jika dilihat dari perubahan nilai tukar terhadap US Dollar tidak separah Jamaica Dollar, karena penurunan nilai tukar Mexican Peso sudah dimulai sejak 2002 dan seharusnya sudah dilakukan antisipasi dengan mekanisme risk sharing seperti yang dilakukan di Jamaica pada 2002 oleh cabang Mexico.

Kondisi financial controller di cabang Mexico yang tidak dapat menjawab pertanyaan dari Meaghan dan tidak mengerti yang ditanyakan harus juga diatasi dengan penunjukkan financial controller yang dapat melakukan pengawasan terhadap
6

cabang Mexico.

Pengawasan dapat dilakukan dengan penempatan financial

controller expatriate dari pusat dan penunjukan auditor ekternal untuk melakukan review kegiatan financial controller local cabang Mexico.

Venezuela

Grafik 3. MONTHLY AVERAGE EXCHANGE RATES: VENEZUELAN BOLIVARS PER US DOLLAR

Permasalahan Bolivia adalah bukan murni terkait kerugian translasi, karena Bolivia melakukan kebijakan nilai tukar tetap, sehingga nilai tukar pada 2003 ditetapkan stabil pada 1600 Bs/$. Permasalahan Bolivia lebih kepada keterlambatan

pembayaran yang dilakukan oleh klien di Bolivia. Sehingga opsi untuk memindahkan operasi ke luar negeri untuk kegiatan di Bolivia akan menghilangkan masalah kerugian translasi, namun tetap tidak menghilangkan masalah keterlambatan pembayaran, malah justru akan memperlambat pembayaran karena klien harus menukarkan terlebih dahulu Bolivar mereka kedalam US Dollar.

3. What would you recommend that Meaghan do?

Jamaica 1. Penerapan Risk Sharing 2. Penerapan metode temporal pada kegiatan translasi

Mexico 1. Penerapan Risk Sharing secepatnya 2. Penempatan financial controller dari kantor pusat 3. Penggunaan auditor eksternal untuk melakukan review kegiatan translasi 4. Penerapan metode temporal untuk translasi

Venezuela 1. Tidak melakukan pemindahan ke Cayman Island atau Netherland Antilles 2. Melakukan pencairan tunggakan invoice secepatnya 3. Penerapan metode temporal

DAFTAR PUSTAKA
Eiteman, David K., Stonehill, Arthur I., Moffett, Michael H., Multinational Business Finance, Pearson, 12th Edition, 2010.

iv