Anda di halaman 1dari 2

LTM Energetika Bab 24 : Perubahan Oleh Putri Sakinah M, 1106066795

Transport Ion Gerakan ion dalam larutan dapat dipelajari dengan mengukur konduktivitas listrik dari larutan elektrolit. Migrasi kation menuju elektroda bermuatan negatif dan anion menuju elektroda bermuatan positif, membawa muatan melalui larutan, dan karenanya merupakan proses transport. Konduktansi dan konduktivitas Konduktansi G larutan adalah kebalikan dari tahanan R. Makin rendah tahanan larutan, makin besar konduktansinya. Tahanan dinyatakan dalam Ohm, maka konduktansi sampel dinyatakan dalam . Satuan resmi konduktansi sampel saat ini adalah siemens,

S. Tahanan sampel bertambah dengan pertambahan panjang l dan berkurang dengan pertambahan luas penampang A.

Konstanta perbandingan sesistivitas,

disebut resistivitas sampel. Konduktivitas K merupakan

atau Jika sampel mempunyai tahanan R dalam sel yang sama, maka konduktivitasnya ;

C:[

; konduktivitas larutan bergantung pada jumlah ion yang ada, dan kita biasa ,

memperkenalkan konduktivitas molar

c merupakan konsentrasi molar elektrolit yang ditambahkan. Konduktivitas molar biasanya dinyatakan dalam Konduktivitas molar elektrolit tidak bergantung pada konsentrasi jika K tepat sebanding dengan konsentrasi elektrolit. Namun demikian, pada prakteknya konduktivitas molar

bervariasi terhadap konsentrasi. Pengukuran ketergantungan konduktivitas molar pada konsentrasi , menunjukkan adanya dua golongan elektrolit. Sifat umum elektrolit kuat adalah konduktivitas molarnya hanya sedikit berkurang denagn bertambahnya konsentrasi. Sifat umum elektrolit lemah konduktivitas molarnya normal pada konsentrasi mendekati nol, tetapi

turun dengan tajam sampai nilai rendah saat konsentrasi bertambah . Penggolongan ini tergantung pada zat terlarut maupun pelarut yang digunakan. Elektrolit Kuat : zat yang terionisasi sempurna dalam larutan dan meliputi padatan ion dan asam kuat. Hasil pengionan sempurna, konsentrasi ion dalam larutan sebanding dengan konsentrasi elektrolit yang ditambahkan. Hukum Khlrausch : konduktivitas molar sebanding denagn akar konsentrasi

merupakan konduktivitas molar pembatas, konduktivitas molar dalam limit konsentrasi nol. K adalah koefisien yang bergantung pada stoikiometri elektrolit. dapat dinyatakan

sebagai jumlah kontribusi dari ion individualnya yaitu melalui hukum migrasi bebas ion

=1 untuk HCl, NaCl tetapi

= 1,

= 2 untuk

Elektrolit Lemah: zat yang tidak terionisasi sempurna dalam larutan. Ketergantungan konduktivitasnya tergantung pada konsentrasi denagn jelas, berasal dari pergeseran kesetimbangan kearah prduk pada konsentrasi rendah. ( ) () ( ) ( ) ( ) ( ( ) ) )

Konduktivitas bergantung pada jumlah ion pada larutan dan derajat ionisasi elektrolit : [ Maka konstanta keasaman ] [ ] [ ] (

Derajat ionisasi ketika konsentrasinya c adalah {( ) } maka dapat

Jika konduktivitas molar elektrolit terionisasi sempurna hipotetis adalah diperkirakan dengan nilai pembatasnya

Ketergantungan konduktivitas molar pada konsentrasi

Maka dapat diperoleh hukum pengenceran Ostwald ( )