Anda di halaman 1dari 6

BIRCH PAPER COMPANY

Disusun Oleh

Kelompok 8 Noki Ariwibisono 0 !"#$ %

&AK'()A* EKONOMI 'NI+ER*I)A* I*(AM INDONE*IA YO,YAKAR)A #0""

Birch Paper Company merupakan perusahaan kertas berskala menengah, yang sebagian terintegrasi, memproduksi kertas dan paperboard putih dan kraft. Sebagian dari hasil paperboard-nya dijadikan bahan dasar kotak oleh divisi Thompson, kemudian dicetak dan di arnai bagian luarnya. Setiap divisi dalam perusahaan dinilai secara independen berdasarkan laba dan tingkat pengembalian investasinya !"#$%. &arya an-karya an pada level puncak perusahaan percaya bah a dalam beberapa tahun terakhir konsep desentralisasi telah sukses dilaksanakan dan laba perusahaan posisinya dalam persaingan meningkat.

Misi'isi Birch Paper Company, adalah untuk memasok kertas kualitas tertinggi dan papan yang secara konsisten memenuhi atau melampaui harapan pelanggan kami, sambil mempertahankan profitabilitas operasi kami dan keberlanjutan lingkungan di mana kita bekerja dan hidup. +isi(ntuk menjadi pemimpin industri dalam kualitas produk dan kepuasan pelanggan, sementara membangun perusahaan kami demi keberhasilan di masa depan)

oleh memupuk bakat dan komitmen dari seluruh karya an* manufaktur produk dengan kualitas tertinggi yang mungkin* dengan melatih kontrol atas logistik dan keuangan.

+ivisi ,orthern telah merancang kotak tampilan khusus untuk salah satu jenis kertas yang diproduksi bersama dengan divisi Thompson, karena bentuk dan +ivisi Thompson dibiayai oleh +ivisi ,orthern dalam arna yang tidak la-im, desain dan hal tersebut jauh dari standar yang ditetapkan. 'enurut perjanjian di antara kedua divisi tersebut, mengerjakan

pengembangannya. &etika seluruh spesifikasi telah disiapkan, maka +ivisi ,orthern menanyakan pena aran atas kotak tersebut dari +ivisi Thompson dan dua perusahaan dari luar. Setiap manajer divisi bebas untuk membeli dari pemasok manapun, dan meskipun penjualan terjadi dalam perusahaan, divisi-divisi yang ada diharapkan untuk mengacu pada harga pasar yang berlaku. Selain dari divisi Thompson, ada ta aran lain dari .est Paper Company dan /ire Paper, 0td. +engan perbedaan harga sebagai berikut) 1234 per ribuan unitnya dari +ivisi Thompson, 1254 dari .est Paper Company, dan 1256 dari /ire Papers, 0td.

7ika +ivisi Thompson menerima pesanan dari ,orthern, maka ia akan membeli linerboard dan corrugating medium dari +ivisi Southern. Sekitar 849 dari 1244 pengeluaran +ivisi Thompson berasal dari biaya linerboard dan corrugating medium. +ivisi Southern mengacu pada harga pasar Biaya untuk linerboard dan corrugating medium sebesar :49 dari harga jual /ire Papers mengajukan pena aran pembelian kepada Birch atas lineboard bagian luar dengan desain cetakan khusus, tetapi Birch harus membuat sendiri bagian dalamnya dan corrugating mediumnya. Biasanya cetakan bagian luar dipasok oleh divisi southern dengan harga 1;4 per ribuan kotak, dan dicetak oleh divisi thompson seharga 154 per ribuan unit. +ari jumlah 154, 16< merupakan biaya pengeluaran

Per./n0//n=. Ta aran manakah yang harus diterima oleh +ivisi ,orthern yang paling memenuhi kepentingan Birch Paper Company> Perhitungan dari tiap tiap pena aran Pena aran divisi thompson. H/r1/ 2u/l 3 (/b/ *ou.hern 3 (/b/ )hompson 4 )o./l Bi/0/ 5$80 3 67 5$00 8 09 : 8 $09 ; < 7 5$80 < 5$00 : 4 5#88 Pena aran .est Paper Company. .o./ln0/ sebes/r 5 $!0 Pena aran /ire paper, 0td. H/r1/ =u/l 3 (/b/ *ou.hern 3 (/b/ )hompson 4 )o./l Bi/0/ 5$!# 3 7 5>0 8 $09 : 3 7 5!0< 5#? : 4 5!>"

6. ?pakah &enton harus menerima ta aran ini> 'engapa ya dan mengapa tidak>
Dalam hal ini seharusnya &enton tidak menerima ta aran dari .est Paper

karena tidak dalam kepentingan terbaik perusahaan, tetapi pada saat yang sama dengan kebijakan transfer yang ada, itu benar-benar terserah dia apa yang ada di kepentingan terbaik divisinya . Saya percaya ia harus menerima ta aran dari Thompson karena tidak hanya akan menghasilkan biaya terendah, tetapi juga akan mendorong membeli dari dalam perusahaan. 5. @aruskah akil presiden Birch Paper Company melakukan suatu tindakan> Tindakan yang harus dilakukan oleh .akil presiden Birch adalah memperbaiki masalah keseluruhan yang terkait dengan kebijakan harga transfer. 7ika manajemen

puncak diperlukan dapat memesan penerimaan ta aran lain. Setiap divisi idealnya harus mengestimasikan harga normal pasar di luar dengan penyesuaian untuk biaya yang tidak terjadi di dalam perusahaan. Bahkan ketika keputusan perolehan sumberdaya mengalami hambatan, harga pasar merupakan harga transfer yang paling baik. 'ungkin ada beberapa contoh sistem harga transfer yang benar-benar memuaskan dalam suatu organisasi yang rumit. Sama seperti pada banyak pilihan rancangan pengendalian manajemen, sangatlah penting untuk mengambil tindakan-tindakan yang terbaik dari antara yang kurang sempurna. Aang paling penting di sini adalah kesadaran akan kekurangan-kekurangan dan kepastian bah a prosedur administratif yang ada digunakan untuk menghasilkan keputusan yang tepat. 2. +alam kontroversi yang telah dijelaskan sebelumnya, bagaimana system harga transfer dapat menjadi disfungsional> ?pakah permasalahan tersebut membutuhkan adanya perubahan dalam kebijakan penentuan harga transfer perusahaan secara keseluruhan> 7ika ya, perubahan spesifik apakah yang ?nda sarankan> Sistem harga transfer disfungsional karena terlalu banyak berfokus pada sektorsektor individu membuat keuntungan dan laba atas investasi. @al ini harus berfokus pada keberhasilan dan keuntungan untuk perusahaan secara keseluruhan tidak hanya keuntungan individu. Selain itu Sistem harga transfer pada perusahaan tidak berjalan dengan baik karena perusahaan terlalu fokus dalam "#$ dan laba masing-masing divisi. ?kan lebih baik jika ada penilaian kinerja yang berimbang, misalnya untuk divisi yang menangani sektor yang susah untuk menghasilkan laba dinilai dengan /B? atau menjadikannya sebagai pusat beban atau pusat investasi. Sehingga tujuan divisi-divisi yang ada dalam perusahaan, yaitu menghasilkan laba selaras dengan tujuan umum perusahaan dalam mencari laba. +ikha atirkan, masalah-masalah pencarian laba untuk masing-masing divisi berbeda dengan tujuan umum perusahaan dalam mencari laba, contohnya untuk mengejar target laba divisi akhirnya divisi menjual aset-aset perusahaan yang ada di dalam divisinya, target laba divisi akan tercapai, laba akan naik, tetapi menjual aset perusahaan tentunya akan merugikan perusahaan. Aa, permasalahan tersebut membutuhkan adanya perubahan dalam kebijakan penentuan harga transfer perusahaan secara keseluruhan. Perubahan spesifik yang saya

sarankan adalah setiap divisi idealnya harus mengestimasikan harga normal pasar di luar dengan penyesuaian untuk biaya yang tidak terjadi di dalam perusahaan. Bahkan ketika keputusan perolehan sumberdaya mengalami hambatan, harga pasar merupakan harga transfer yang paling baik. 'ungkin ada beberapa contoh sistem harga transfer yang benar-benar memuaskan dalam suatu organisasi yang rumit. Sama seperti pada banyak pilihan rancangan pengendalian manajemen, sangatlah penting untuk mengambil tindakan-tindakan yang terbaik dari antara yang kurang sempurna. Aang paling penting di sini adalah kesadaran akan kekurangan-kekurangan dan kepastian bah a prosedur administratif yang ada digunakan untuk menghasilkan keputusan yang tepat.