Anda di halaman 1dari 17

PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH

OLEH : KELOMPOK 3
MUKHAYYARAH | 1110016100043 WORO PUSPITO | 1110016100048 HESTY OCTAFIANA | 1110016100061 NISRINA AGUSTAMA | 1110016100069

KONDISI EMPIRIS
1. Banyak siswa hanya mampu menyajikan tingkat hapalan yang baik terhadap materi ajar yang diterimanya, tetapi pada kenyataannya mereka tidak memahaminya. 2. Sebagian besar dari siswa tidak mampu menghubungkan antara apa yang mereka pelajari dengan bagaimana pengetahuan tersebut akan dipergunakan/dimanfaatkan.
PERMASALAHAN BERBASIS MASALAH

3.

Siswa memiliki kesulitan untuk memahami konsep akademik sebagaimana mereka biasa diajarkan yaitu dengan menggunakan sesuatu yang abstrak dan metode ceramah.

PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH


Pembelajaran Berbasis Masalah (PMB) merupakan terjemahan dari Problem Based Learning (PBL) yang sebelumnya dikenal dengan Problem Based Instruction (PBI) atau Pengajaran Berbasis Masalah. Ibrahim (Trianto, 2007) mengungkapkan bahwa pembelajaran berbasis masalah dikembangkan untuk membantu siswa mengembangkan keterampilan berpikir, memecahkan masalah dan keterampilan intelektual. Beberapa pendapat mengenai pengertian PBM: a. Barrows dan Tamblyn mengungkapkan bahwa PBM adalah pembelajaran yang dihasilkan dari proses kerja menuju kesepakatan atau penyelesaian suatu masalah. Dengan masalah yang riil dan relevan dengan pembelajarn (Kaufnan, 1998)

b. Arends mengungkapkan bahwa PBM merupakan suatu

pembelajaran dimana siswa mengerjakan permasalahan yang


autentik dengan maksud untuk menyusun pengetahuan mereka sendiri, mengembangkan penyelidikan dan keterampilan berpikir

tingkat tinggi, mengembangkan kemandirian dan percaya diri


(Trianto, 2007). c. Menurut Dewey PBM adalah interaksi antara stimulus dan respon, merupakan hubungan dua arah antara belajar dengan lingkungan. Lingkungan memberi masalah dan beberapa petunjuk bantuan, sedangkan sistem saraf berfungsi menafsirkan petunjuk tersebut secra efektif sehingga masalah yang dihadapi dapat diselidiki dan dianalisis untuk selanjutnya dicari pemecahannya.

PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH


d. Secara umum terdapat persamaan dari pengertianpengertian diatas, yaitu bahwa PBL merupakan suatu pembelajaran yang mengetengahkan masalah kehidupan nyata sebagai upaya untuk meningkatkan keterampilan berpikir siswa dan mengkonstruksi pengetahuannya sendiri.

PERMASALAHAN BERBASIS MASALAH

TEORI-TEORI YG MENDASARI PBM


a. Teori belajar Jean Piaget b. Teori belajar Lev Vygotsky

c.

Teori belajar Ausubel

d. Teori belajar Bruner e. Teori belajar konstruktivisme berkembang dari teori Piaget, Vygotsky, dan Bruner Mengungkapkan satu prinsip penting dalam psikologi pendidikan, yaitu guru tidak hanya memberikan pengetahuan pada siswa, tetapi harus membangun sendiri pengetahuan dalam berpikirnya.

PERMASALAHAN BERBASIS MASALAH

TEORI KONSTRUKTIVISME
ide tentang pembelajaran konstruktivisme di usulkan ole Giambattista Vico (1710). Jika tujuan guru adalah mengarahkan

siswa untuk suatu bentuk pemahaman, guru harus memiliki


gagasan tentang bagaimana siswa berpikir. Guru harus mampu memperkirakan apa yang dapat mereka amati dari siswanya, apa dan bagaimana suatu konsep digunakan oleh siswa. Dengan demikian guru dapat mengatur cara-cara dan alat-alat untuk orientasi, mengarahkan atau mengubah cara kerja mental siswa. Guru dapat memberikan kemudahan dengan memberi kesempatan siswa untuk menemukan dan menerapkan ide-ide mereka sendiri serta menggunakan strategi mereka sendiri dalam belajar.
PERMASALAHAN BERBASIS MASALAH

Hakikat Pembelajaran Berbasis Masalah

Rangkaian aktivitas pembelajaran yang menekankan pada proses penyelesaian masalah yang dihadapi secara ilmiah.

PERMASALAHAN BERBASIS MASALAH

KARAKTERISTIK PBM (menurut Arends)


1. PENGAJUAN MASALAH. Pemunculan masalah pada awal PBM merupakan ciri yang paling utama dari PBM. Masalah yang

diajukan merupakan masalah dari kehidupan nyata autentik dan


memungkinkan munculnya berbagai macam solusi. 2. KETERKAITAN ANTAR DISIPLIN. Masalah yang diselidiki

benar-benar nyata, sehingga siswa dapat meninjau permasalahan


tersebut dari berbagai disiplin ilmu yang mungkin.

LANJUTAN KARAKTERISTIK PBM


3. PENYELIDIKAN AUTENTIK. PBM mengharuskan siswa

menganalisis dan mendefinisikan masalah, mengembangkan


hipotesis, mengumpulkan informasi, menganalisis dan membuat kesimpulan.

4. Menghasilkan produk baru dalam bentuk karya nyata dan


memamerkannya dalam bentuk demostrasi kepada teman-teman yang lain untuk berbagi pengetahuan.

5. KOLABORASI.. Pembelajaran ini ditandai juga oleh kerjasama


antara satu siswa dengan yang lainnya.

PERMASALAHAN BERBASIS MASALAH

Pemilihan Bahan Pembelajaran


1. Bahan pembelajaran memuat isu-isu yang mengandung konflik (conflict issue). 2. Bahan pembelajaran yang dipilih harus bersifat familiar dengan siswa dan berhubungan dengan kepentingan orang banyak (universal), sehingga terasa manfaatnya. 3. Bahan pembelajaran yang dipilih harus mendukung pencapaian tujuan atau kompetensi yang harus dikuasai oleh siswa. 4. Bahan pembelajaran yang dipilih harus sesuai minat siswa, sehingga mereka merasa perlu mempelajarinya.
PERMASALAHAN BERBASIS MASALAH

Tahap Pelaksanaan Pembelajaran Berbasis Masalah

1. Orientasikan siswa kepada masalah pembelajaran. 2. Mengorganisasi siswa untuk belajar. 3. Membimbing penyelidikan individual dan kelompok. 4. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya. 5. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah.

KELEBIHAN PBM
1. Pembangunan pengetahuan dalam diri anak terjadi secara sistematis karena dimulai dari permasalahan dan dipecahkan dengan penyelidikan ilmiah. 2. Melatih guru menjadi lebih kreatif dalam mengemas permasalahan dan mengintegrasikannya kedalam pembelajaran dalam kelas.

PERMASALAHAN BERBASIS MASALAH

KELEBIHAN PBM
3. Keterbukaan model pembelajaran dalam tahap penyelidikan

ilmiah sehingga penyelidikan tersebut dapat dilakukan dengan


berbagai jenis kegiatan seperti eksperimen, demostrasi, mengamati tayangan multimedia dll.

4. Dapat diterapkan dalam pembelajaran yang sifatnya kooperatif


ataupun individual. 5. Cocok untuk berbagai jenis materi pembelajaran baik sains

ataupun sosial.

PERMASALAHAN BERBASIS MASALAH

KELEMAHAN PBM
1. Membutuhkan waktu pembelajaran yang cukup lama untuk menyelesaikan suatu masalah. 2. Membutuhkan kerja keras guru sebagai fasilitator

pembelajaran untuk membimbing dan mengarahkan


siswa untuk menyelesaikan permasalahan.