Anda di halaman 1dari 27

UPAYA DPD PARTAI NASDEM PEKANBARU DALAM MEMENUHI SYARAT VERIFIKASI PARTAI POLITIK TAHUN 2012 A.

Latar Belakan Ma!ala" Partai politik adalah alat yang paling ampuh bagi manusia untuk mencapai tujuan-tujuan politiknya. Dari urgensi masyarakat, hubungan antara partai sebagai institusi yang menjadi alat manusia untuk mengendalikan kekuasaan dengan masyarakatnya sangat erat sekali. Sebagai alat yang paling ampuh dalam perkembangannya partai telah menapakkan sejarahnya yang telah mengalami pasang naik dan pasang surut pada kurun waktu dan tempat tertentu, tergantung dengan kebudayaan yang dianut oleh suatu masyarakat. Sebagai suatu warisan dari dunia barat maka persepsi masyarakat terhadap partai politik juga terpengaruh oleh kebudayaan masyarakat yang melahirkannya itu. Lebih-lebih jika diingat sejarah kelahiran partai politik sebagai alat kedaulatan rakyat dalam politik formal. Asas ciri partai dipandang sebagai sumber polarisasi yang akhirnya dapat menimbulkan keresahan karena adanya fanatisme golongan, seperti terlihat dalam masa kampanye pemilihan umum. Solidaritas kelompok sangat kuat dan karena itu fanatisme golongan menimbulkan sikap-sikap ekstrim terhadap golongan lain yang tidak seaspirasi. Penyeragaman asas dimaksudkan untuk mengurangi untuk fanatisme golongan secara sempit tersebut agar terwujud stabilitas politik dalam pembanguna bangsa. al ini didasarkan atas pengalaman sejarah masa lampau bahwa dengan

sistem multi partai yang juga ditandai oleh banyak asa dan ciri ternyata gagal dalam membina stabilitas politik, untuk membangun pemerintahan yang efektif dan karena itu gagal bangsa !ndonesia pada kiprahnya pembangunan.
1

Sehubungan dengan gagasan pemerintah tersebut telah muncul banyak pendapat yang pro dan kontra. "ang pro memandang bahwa tindakan seperti itu sangat mendukung bagi upaya mengurangi pengkotak-kotakan di dalam masyarakat yang akhirnya tidak mendukung ke arah terwujudnya persatuan dan kesatuan. Situasi di tahun #$%& selalu dijadikan alasan pembenaran, karena saat itu bangsa kita terkotak-kotak dalam banyak wadah yang ditandai dalam pertentangan yang tak berkesudahan terutama antara kelompok nasionalis dengan kelompok islam yang masing-masing berpegang teguh pada pandangan nya sehingga tidak diperoleh konsensus. 'agi golongan ini untuk melihat perbedaan antara masing-masing kekuatan politik terletak pada programnya. 'ukan pada asas ciri seperti selama ini. Dan dengan itu dimaksudkan ideologi tidak lagi menjadi sumber konflik karena ketidakmampuan mengadaptasi konflik menjadi konsensus. Dalam membahas partai politik di !ndonesia dari masa ke masa kita tidak dapat lepas dari kenyataan seperti dinyatakan di atas, kendatipun coraknya berbeda antara suatu (egara dengan (egara lainnya, terlebih lagi pada masa sekarang corak partai politik semakin memburuk dan sistem dari partai tersebut sudah mengalami banyak kesalahan. Dari realita dan fenomena yang ada saat sekarang ini maka lahirlah sebuah partai baru yang bernama partai (asional Demokrat yang disingkat Partai (asDem adalah sebuah partai politik di !ndonesia yang baru diresmikan di otel

)ercure Ancol, *akarta +tara pada tanggal ,- *uli ,&##. Partai ini didukung oleh Surya Paloh yang merupakan pendiri organisasi bernama sama yaitu (asional Demokrat. al ini terlihat dari bisnis media yang dipimpinnya, )etro ./, yang selalu memberikan berita terbaru seputar akti0itas Partai (asDem. )eskipun demikian,
2

ormas tersebut mengatakan bahwa partai tersebut tidak memiliki kaitan apapun dengan partai ini 1www.nasdem&,%&.hotmail.com2. Sebelum Partai (asDem didirikan, Surya Paloh terlebih dahulu bergabung dengan Partai 3olkar yang dipimpin oleh jusuff kalla. Di dalam struktur kepengurusan partai golkar terdapat petinggi-petinggi golkar yang memiliki kompetensi tinggi, salah satunya Aburi4al 'akrie yang mempunyai gaya politik yang cerdas dan juga merupakan salah satu pemilik stasiun t0 swasta dan beberapa media lainnya. Persaingan politik diinternal sebuah partai besar sangat sering terjadi karna masing-masing kader mempunyai keinginan untuk menguasai kedudukan tertinggi didalam partai, agar bisa memberikan pengabdian yang akan membawa derajat partai politik lebih mempunyai kualitas dan kompentitas yang lebih baik dari partai lain. Sehubungan dengan perebutan kursi ketua umum Partai 3olkar, Surya Paloh terlibat persaingan yang kuat dengan Aburi4al 'akrie yang mengakibatkan Surya Paloh mundur menjadi kader dari partai golkar dan memutuskan membentuk sebuah 5rmas (asdem yang telah lama ia naungi menjadi sebuah Partai Politik yang bernama Partai (asDem. Dari terbentuknya sebuah Partai baru ini yang dulu nya sebuah 5rmas dan kini menjadi sebuah Partai Politik yang berjargon 67S.56AS! menciptakan tanda tanya besar dikalangan masyarakat. 3una mendapatkan status resmi sebagai badan hukum, Partai (asDem didaftarkan ke 8ementerian ukum dan ak-hak Asasi )anusia pada bulan )aret

,&##. Setelah resmi menjadi partai, (asDem terus berupaya memenuhi persyaratan sebagaimana telah diatur dalam undang-undang untuk menjadi partai peserta pemilu. 'ersama dengan 9- parpol yang mengajukan diri ikut Pemilu ,&#9, Partai (asDem mengajukan berkas administrasi kepartaian ke 8omisi Pemilihan +mum 18P+2. Pada 0erifikasi awal terdapat :9 parpol yang lolos dari total 9- parpol yang mendaftar sebagai peserta Pemilu ,&#9 di 8P+. Satu di antaranya yang lolos 0erifikasi administrasi adalah Partai (asDem.
3

Setelah melakukan 0erifikasi administrasi atas :9 parpol yang berniat ikut Pemilu ,&#9, 8P+ pada hari )inggu ,; 5ktober ,&#, malam, akhirnya mengumumkan hasil 0erifikasi administrasi. 8P+ menyatakan ada #- partai yang lolos maju ke tahap 0erifikasi faktual dan #; partai gugur. Adapun #- partai politik tersebut adalah sebagai berikut< # , : 9 % = ; $ #& ## #, Partai (asDem Partai 8ebangkitan 'angsa Partai 8eadilan Sejahtera Partai Demokrasi !ndonesia Perjuangan Partai 3olongan 8arya Partai 3erakan !ndonesia 6aya Partai Demokrat Partai Amanat (asional Partai Persatuan Pembangunan Partai ati (urani 6akyat Partai 'ulan 'intang Partai 8eadilan dan Persatuan !ndonesia

Dari #- parpol yang dinyatakan lolos 0erifikasi administrasi, 8P+ menilai Partai (asDem lolos 0erifikasi administrasi dengan kualifikasi terbaik. Parpol yang lolos 0erifikasi administrasi, berhak mengikuti 0erifikasi faktual. /erifikasi faktual adalah tahap 0erifikasi langsung 8P+ ke lapangan untuk mengecek infrastruktur parpol di setiap daerah disesuaikan dengan hasil 0erifikasi administrasi. Senin = *anuari ,&#: merupakan hari yang mendebarkan bagi Partai (asDem. Pasalnya, hari itu 8P+ mengumumkan hasil 0erifikasi faktual dan menyatakan Partai (asDem lolos dalam memenuhi persyaratan 0erifikasi faktual tingkat pusat sebagaimana diatur dalam ++ Pemilu (omor #% .ahun ,&## tentang Penyelenggaraan Pemilu. Partai (asDem memenuhi semua syarat 0erifikasi faktual di seluruh pro0insi, dengan bukti-bukti, antara lain< #. ,. :. )emiliki kepengurusan seperti 8etua, 'endahara, dan Sekretaris *enderal. )emiliki lebih dari :&> anggota perempuan. )emiliki kantor yang digunakan sampai akhir Pemilu ,&#9. Partai (asDem adalah satu-satunya partai baru yang lolos sebagai peserta Pemilu ,&#9. !tu berarti Partai (asDem berhak mengikuti pemilu untuk pertama kalinya pada ,&#9. 8eputusan 8P+ meloloskan Partai (asDem merupakan hasil dari rapat pleno terbuka yang digelar di 3edung 8P+ *alan !mam 'onjol, *akarta Pusat, Senin = *anuari ,&#:. 6apat pleno dihadiri 'adan Pengawas Pemilu 1'awaslu2, perwakilan 8P+ tingkat pro0insi se-!ndonesia, dan pemantau Pemilu. 8P+ menilai Partai (asDem mampu memenuhi syarat-syarat 0erifikasi partai politik dan tahapan partai politik. Adapun syarat-syarat 0erifikasi partai politik dan tahapan partai politik sebagai berikut 18omisi Pemilihan +mum 8ota Pekanbaru2< #. Ada badan hukum partai politik.

,. Surat keputusan pusat partai politik mengenai kepengurusan tingkat pro0insi dan kabupaten?kota. :. Ada surat keterangan pengurus pusat partai politik mengenai< a. 8antor serta alamat tetap pengurus partai politik di tingkat pusat ? pro0insi ? kabupaten ? kota b. Penyertaan keterwakilan wanita minimal :& persen. c. Pendaftaran nama, lambang serta tanda gambar partai politik. d. )emiliki bukti keanggotaan partai politik sedikitnya seribu anggota atau seperseribu dari jumlah masyarakat di tiap kabupaten atau kota. e. )emiliki bukti kepemilikan rekening atas nama partai politik. f. )empunyai salinan AD atau A6. partai politik. .ahapan 0erifikasi partai politik yaitu< #. .ahap pengambilan formulir pendaftaran. ,. .ahap pendaftaran partai politik serta penyerahan syarat pendaftaran. :. .ahap 0erifikasi administrasi awal. 9. .ahap 0erifikasi administrasi tahap !. Sebagai partai baru partai (asdem mampu memenuhi persyaratanpersyaratan 0erifikasi yang telah ditentukan oleh 8P+ sehingga partai (asDem menjadi salah satu partai yang berhasil mengkuti pemilu pada tahun ,&#9 yang akan datang. Partai (asDem sebagai partai baru telah menampilkan perkembangannya dari segi anggota, dimana anggotanya hadir di seluruh wilayah !ndonesia kini sudah mencapai seluruh pro0insi, kabupaten atau kota, dan bahkan sudah menyentuh

wilayah kecamatan sampai desa. !ni merupakan dampak logis dari lolos 0erifikasi partai politik dan menjadi salah satu partai politik peserta pemilu ,&#9. 8ota Pekanbaru adalah bagian dari beberapa kota yang tidak terlepas dari jangkauan eksistensi partai (asDem, menurut penelusuran data di (asDem Pekanbaru tercatat %: ribu anggota DPD (asDem 8ota Pekanbaru. Secara sruktural seluruh kepengurusan Partai (asDem sudah terbentuk mulai dari tingkat desa?kelurahan di #, kecamatan yang ada di Pekanbaru, yakni kepengurusan Dewan Pimpinan @abang 1DP@2 di #, kecamatan yang ada di Pekanbaru, Dewan Pimpinan 6anting 1DP6.2 di #-: kelurahan 1sumber< (asdem 8ota Pekanbaru2. Perkembangan anggota Partai (asDem yang sangat begitu cepat di Pekanbaru pastinya tidak terlepas dari bagaimana partai ini mengelola partainya dari segi bangunan internalnya. al ini telah mulai dibangun oleh Partai (asDem di kota

pekanbaru dengan membentuk Partai (asDem hingga kepelosok DP6t1Dewan Pimpinan 6anting2 sekalipun dengan hitungan waktu yang cukup singkat dengan pengurus dan anggota yang memadai dalam melaksanakan kegiatan partai sebagaimana yang telah dipaparkan sebelumnya mengenai jumlah DP@ (asDem pekanbaru dan seterusnya. Dalam bahasan pelembagaan partai terdapat beberapa dimensi antaralain dimensi kesisteman, dimensi identitas nilai, dimensi otonomi dan dimensi reifikasi 1 7fri4a, ,:$< ,&#,2. +paya perluasan strukutur yang dilakukan oleh Partai (asDem Pekanbaru termasuk dalam dimensi kesisteman dimana menyangkut strukturisasi kepengurusan partai yang merupakan mekanisme dalam memperluas jaringan politiknya. Di sinilah ketertarikan yang ingin diteliti, dimana dimula dari fakta mengenai Partai (asDem dengan beberapa upayanya yang salah satunya menghimpun anggota sebanyak
7

duaribuan dengan waktu yang cukup lumayan singkat, jumlah anggota yang didapatkan selain menutupi kebutuhan 0erifikasi 8P+ 8ota Pekanbaru juga menopang kebutuhan substansial partai dari segi massa serta pengupayaan kedalaman partai. al yang dipaparkan di atas merupakan bagian dari upaya dari partai (asDem dalam membentuk institusionalisai partainya, perlu diketahui dalam membentuk kerangkanya hingga DP6t 1Dewan Pimpinan ranting2, (asDem mengangkat pengurus inti dari kalangan tokoh masyarakat setempat, yang secara tidak langsung memberi efek dalam pembangunan partai dari segi substansi dalam menarik anggota-anggota lainnya. Dari fenomena di atas peneliti menjadi tertarik untuk melakukan suatu penelitian yang berkaitan dengan 0erifikasi partai (asDem yang berjudul strategi partai (asDem dalam mencapai hasil 0erifikasi partai pada tahun ,&#, di 8ota Pekanbaru. B. R#$#!an Ma!ala" 'erdasarkan uraian yang telah diungkapkan diatas, Partai Politik sangat penting bagi penyelenggaraan pemerintahan, maka peneliti merumuskan masalah penilitian dalam bentuk pertanyaan sebagai berikut < Apa-apa saja strategi yang digunakan Dewan Pimipinan Daerah (DPD) Partai Nasdem dalam mencapai hasil verifikasi partai Nasdem pada tahun 20 2 di !"ta Pekan#aru$ %. T#&#an 'an Ke #naan Pen(l(t(an 1. T#&#an Penel(t(an

+ntuk mengetahui dan mejelaskan strategi yang digunakan Dewan Pimipinan Daerah 1DPD2 Partai (asdem dalam mencapai hasil 0erifikasi Partai (asdem pada tahun ,&#, di 8ota Pekanbaru. 2. Ke #naan Penel(t(an ,.# Sebagai konstribusi ilmiah yang dituangkan dalam bentuk karya tulis serta berguna untuk menambah ilmu pengetahuan dan wawasan penulis. ,., asil penelitian ini diharapkan dapat berguna sebagai bahan referensi bagi semua pihak yang memerlukan untuk bahan perbadingan penelitian yang sama selajutnya. ,.: asil penelitian ini diharapkan dapat berguna bagi ilmu pengetahuan pada program studi ilmu pemerintahan di fisipol uni0ersitas riau. D. Keran ka Te)r( +ntuk menjelaskan permasalahan yang telah diuraikan di atas tadi, maka dianggap perlu untuk digunakan beberapa teori yang dianggap rele0an dengan permasalahan yang akan dikaji. )enurut 8erlingger, A.( dalam )asri Singarimbun dan Sofian 7fendi 1:=< #$$%2 teori adalah serangkaian asumsi, konsep defenisi dan proposisi untuk menerangkan suatu fenomena secara sistematis dengan cara merumuskan hubungan antara konsep, maka berikut ini peneliti akan mengemukakan beberapa teori yang hubungannya dengan masalah peneliti ungkapkan. 1. Parta( P)l(t(k !chlasul Amal 1B/< #$$-2 mengatakan bahwa sebagai suatu organisasi, partai politik secara ideal dimaksudkan untuk mengaktifkan dan memobilisasi rakyat,
9

mewakili kepentingan tertentu, memberikan jalan kompromi bagi pendapat yang saling bersaing, serta menyediakan sarana suksesi kepemimpinan politik secara absah dan damai, karena itu partai politik dalam pengertian modern dapat didefenisikan sebagai suatu kelompok yang mengajukan calon-calon bagi pejabat publik untuk dipilih oleh rakyat sehingga dapat mengontrol atau mempengaruhi tindakan-tindakan pemerintah. eppy arichyong 1#;$-#$&< #$$#2 menyatalan bahwa partai politik sering

dikatakan sebagai organisasi perjuangan tempat seseorang atau kelompok mencari dan memeperjuangkan kedudukan politik dalam (egara, kendatipun bentuk perjuangan yang dilakukan oleh setiap partai politik dalam suatu (egara tidak harus menggunakan kekerasan ataupun kekuatan fisik, tetapi satu hal bisa dicatat bahwa berbagai konflik dan persaingan baik interen partai maupun antar partai senantiasa dan seakan-akan sudah melembaga dalam partai politik pada umumnya. Secara sederhana partai politik dapat diartikan sebagai perkumpulan segolongan orang-orang yang seasas, sehaluan, setujuan 1.erutama Dibidang Politik2. (amun secara umum, dapat dikatakan bahwa partai politik adalah suatu kelompok yang terorganisir yang anggota-anggotanya mempunyai orientasi, nilai-nilai dan citacita yang sama. .ujuan kelompok ini ialah untuk memperoleh kekuasaan politik dan merebut kedudukan politik 1'iasanya2 dengan cara konstitusionil untuk

melaksanakan kebijakan-kebijakan mereka 1'udiardjo, #-&-#-#< #$;;2. Apabila membicarakan partai politik, demikian Lapalombara dan Ceiner 1dalam 6amlan Surbakti, ##9< #$$,2 maka yang dimaksudkan bukan organisasi politik yang mempunyai hubungan terbatas dan kadang-kadang saja dengan para
10

pendukungnya di daerah-daerah. (amun yang dimaksud dengan partai politik ialah organisasi yang mempunyai kegiatan yang berkesinambungan. Artinya, masa hidupnya tak bergantung pada masa jabatan atau masa hidup para pemimpinnya. 5rganisasi yag terbuka dan tidak hanya ditingkat pusat, tetapi juga ditingkat lokal. @iri-ciri partai politik menurut ilmuwan ini ialah berakar dalam masyarakat lokal, melakukan kegiatan secara terus menerus, berusaha memperoleh mempertahankan kekuasaan dalam pemerintahan, dan ikut serta dalam pemilihan umum. )enurut beberapa para ahli dikemukakan defenisi partai politik 1parpol2 sebagai berikut < a. @arl *.Ariedrich yang mengatakan bahwa partai politik adalah sekelompok manusia yang terorganisir secara stabil dengan tujuan merebut atau

mempertahankan penguasaan terhadap pemerintah bagi pemimpin partainya dan berdasarkan penguasaan ini memberikan kepada anggota partainya kemanfaatan yang bersifat idiil maupun materil. b. 6. Soltau yang mengatakan partai politik adalah sekelompok warga (egara

yang sedikit banyak terorganisir yang bertindak sebagai suatu kesatuan politik dan dengan memanfaatkan kekuasaan untuk memilih bertujuan menguasai pemerintahan dan melakasanakan kebijakan umum mereka. c. Sigmund (eumann yang mengatakan partai politik adalah organisasi dari aktifisaktifis politik yang berusaha untuk menguasai kekuasaan pemerintah serta merebut dukungan rakyat atas dasar persaingan dengan suatu golongan-golongan lain yang mempunyai pandangan berbeda. 1)iriam 'udiardjo, #-#-#-,< ,&&;2

11

d. Ahli lain yang juga turut merintis studi tentang kepartaian dan membuat defenisinya adalah %e"vani &art"ri' yang karya nya juga menjadi klasik serta acuan penting yaitu menurut Sartori partai politik adalah menjadi suatu kelompok yang mengikuti pemilihan umum dan, melalui pemilihan umum itu, mampu menempatkan calon-calonya untuk menduduki jabatan-jabatan publik. 1)iriam 'udiardjo, 9&9-9&%< ,&&;2 2. Strate ( Ali )eortopo 1#$=;2 menyatakan bahwa adapun mengenai strategi bahwa secara etimologis, ia berasal dari kata majemuk bahasa yunani 1stratus2 yang artinya pasukan dan 1agein2 yang artinya memimpin jadi strategi berarti memimpin pasukan. Di dalam kamus besar bahasa !ndonesia DstrategiE adalah rencana cermat untuk mencapai sasaran khusus, namun dalam kamus sosiologi kata strategi yaitu prosedur yang mempunyai alternatif pada beberapa tahap atau langkah 1Soekanto, :9$<#$;:2. )enurut !riantara 1;$<,&&%2 strategi merupakan kebijakan untuk mencapai tujuan yang kemudian dijabarkan kedalam sejumlah taktik untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, ada juga yang menyebutkan strategi sebagai rencana yang memeberikan penjelasan atas metode yang dipakai untuk mencapai suatu tujuan yang sudah ditetapkan. )enurut (hristensen 1dalam Supriyono, #$< #$;;2 strategi merupakan polapola berbagai tujuan serta kebijaksanaan dasar dan rencana-rencana untuk mencapai tujuan tersebut, dirumuskan sedemikian rupa sehingga jelas upaya apa yang sedang atau akan dilaksanakan organisasi, demikian juga sifat organisasi baik sekarang maupun akan datang.
12

Selain itu strategi juga mengenal tiga tahapan yaitu< a. AormulasiF pada tahapan ini penekanan lebih diberikan kepada aktifitas-aktifitas utama antara lain adalah < #2 menyiapkan strategi alternatif. ,2 Pemilihan strategi. :2 )enetapkan strategi yang akan digunakan. b. !mplementasiF tahap ini adalah tahapan dimana strategi yang telah diformulasikan tersebut diimplementasikan, beberapa cangkupan atau penekanan antara lain pada < #2 )enetapkan tujuan tahunan ,2 )enetapkan kebijakan :2 )emotifasi 92 )engembangkan budaya yang mendukung %2 )enetapkan struktur organisasi yang efektif -2 )enyiapkan anggaran atau budget =2 )endayagunakan sistem informasi ;2 )enghubungkan kompensasi dengan kemampuan perusahaan atau organisasi c. Pengendalian strategiF dilakukan sejauh mana efektifitas dari implementasi strategi, maka dilakukan tahapan berikutnya yaitu e0aluasi strategi yang mencakup aktifitas-aktifitas utama sebagai berikut < #2 re0iew faktor eksternal dan internal yang merupakan dasar dari strategi yang sudah ada ,2 menilai performan strategi
13

:2 melakukan langkah-langkah koreksi. 1@rown Dirgantoro, #:-#9< ,&&92 Selanjutnya menurut .edjo .ripomo 1,&< ,&&%2 rumusan strategi akan memberikan manfaat, antara lain< a. )endorong pemahaman terhadap situasi Pada saat membuat, memahami dan melaksanakan rumusan strategi, orang menjadi terangsang untuk memahami situasi yang bekal terjadi dimasa depan yang dapat mempengaruhi organisasi. Dengan demikian diharapkan organisasi menjadi lebih responsif terhadap perubahan karena mampu mendeteksi masalah sebelum terjadi. b. )engatasi konflik karena pengembangan arah yang tidak jelas Strategi yang baik dapat digunakan sebagai alat kordinasi untuk menghindari masalah ketidakjelasan arah akibat adanya konflik, dan diharapkan strategi dapat mencapai tujuan dan keputusan yang telah direncanakan. c. Pendayagunaan dan alokasi sumber daya terbatas Strategi dirumuskan untuk menggalang berbagai sumber daya organisasi, mengarahkan sesuai dengan strategi organisasi, sehingga mampu menentukan keputusan yang tepat dan efektif. .anpa strategi yang tepat sumber daya organisasi menjadi lamban sehingga organisasi gagal mencapai 0isinya. d. )emenangkan kompetisi Strategi dibutuhkan karena organisasi ingin bertahan hidup atau berkembang dengan harus menghadapi pesaing-pesaing yang lain. Persaingan dapat menyangkut perebutan konsumen, sumber daya, posisi dan lain-lain. e. )encapai keinginan dan memecahkan masalah
14

Dengan memusatkan perhatian permasalahan atau keinginan organisasi yang paling kritis. Secara sistematis oraganisasi mampu memecahkan permasalahan atau keinginan yang mungkin terkait satu sama lain walaupun sumber daya yang dimilki terbatas. Dalam strategi yang baik terdapat kordinasi tim kerja yang baik, yang memiliki tema, yang mengidentifikasi factor pendukung yang sesuai dengan prinsipprinsip pelaksanaan gagasan secara rasional, efisien dalam pendanaan, dan memiliki taktik untuk mencapai tujuan secara efektif. Dalam sistem kepartaian strategi merupakan salah satu hal yang sangat penting dan berpengaruh besar terhadap kelajutan sebuah partai, diman suatu partai politik sangat memerlukan dukungan dari banyak orang dalam pemilihan umum, dan disinilah letak pentingnya suatu strategi yang gunakan partai politik dalam menarik simpati banyak orang untuk mendukungnya dipemilu 1!chlasul Amal, ,;< #$$-2. *. S)!(!al(!a( P)l(t(k Sosialisasi politik menurut )iriam 'udiardjo 1#;-#$< ,&&;2 adalah proses seseorang memperoleh pandangan orientasi dan nilai-nilai dari masyarakat dimana ia berada, proses itu juga mencakup proses dimana masyarakat mewariskan normanorma dan nilai-nilai dari suatu generasi kegenerasi berikutnya. Proses sosialisasi politik sudah dimulai dari masa kecil dan diselenggarakan melalui berbagai lembaga dan kegiatan, seperti pendidikan formal dan informal, media massa seperti radio, t0, dan partai politik. )elalui kursus-kursus pendidikan partai menanamkan nilai-nilai ideologi dan loyalitas kepada (egara dan partai. *ika dilihat dari jenisnya sosialisasi dapat dibagi menjadi dua yaitu<
15

a. Sosialisasi Primer 1dalam keluarga2 Sosialisasi ini pertama kali dijalankan oleh indi0idu sewaktu masa kecil, proses ini dilakukan untuk bisa menjadi anggota masyarakat, sosialisasi ini berlangsung dari usia #-% tahun, disaat anak kecil mulai mengenali anggotanya keluarganya, secara perlahan-lahan dia mampu membedakan dirinya dengan keluarganya ataupun dengan orang lain. Dalam proses ini, peran orang yang terdekat dengan anak menjadi suatu hal yang penting, 8arena kepribadian anak akan sangat ditentukan oleh warna kepribadian orang yang terdekat dengannya. b. Sosialisasi Sekunder 1dalam masyarakat2 Sosialisasi ini adalah suatu proses sosialisasi lanjutan dari sosialisasi primer yang mengenalkan indi0idu kedalam kelompok tertentu dalam masyarakat. Salah satu bentukanya resosialisasi dan desosialisasi, proses resosialisasi adalah dimana seseorang diberi suatu identitas diri yang baru. Sedangkan dalam proses desosialisasi adalah dimana seseorang mengalami DpencabutanE identitas dirinya yang lama. Sosialisasi memiliki dua tipe yaitu< a. Aormal Sosialisasi tipe ini terjadi melalui lembaga-lembaga yang berwewenang menurut ketentuan yang berlaku dalam (egara, seperti pendidikan disekolah dan pendidikan militer. b. !nformal Sosialisasi tipe ini terdapat dimasyarakat atau dalam pergaulan yang bersifat kekeluargaan, seperti antara teman, sahabat, sesama anggota kelompok dan kelompok-kelompok sosial yang ada didalam masyarakat.
16

Dari kedua tipe sosialisasi ini, baik formal maupun informal tetap mengarah kepada pertumbuhan pribadi anak agar sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku dilingkungannya. Dalam lingkungan formal seperti sekolah, seorang siswa bergaul dengan teman sekolahnya dan berinteraksi dengan gurunya, dalam interaksi tersebut ia mengalami proses sosialisasi. Dengan interaksi tersebut ia mengalami proses sosialisasi, dengan adanya proses sosialisasi siswa akan disadarkan tentang peranan apa yang harus ia lakukan, dan siswa juga diharapkan mempunyai kesadaran diri untuk menilai dirinya sendiri. )eskipun sosialisasi dipisahkan secara formal dan informal, namun hasilnya sangat sulit untuk dipisah-pisahkan, karena indi0idu biasanya mendapatkan sosialisasi formal maupun informal secara sekaligus. Sosisalisasi bagi partai politik adalah proses memperkenalkan nilai-nilai kepartaian kepada masyarakat untuk mempengaruhi, langkah-langkah yang dilakukan oleh partai politik yang meliputi persaingan merebut suara untuk berusaha terbanyak dalam pemilihan umum, atau dengan kata lain sosisalisasi memiliki tujuan yaitu DkemenanganE. +. K)$#n(ka!( P)l(t(k Salah satu tugas dari partai politik adalah menyalurkan aneka ragam pendapat dan aspirasi masyarakat dan mengatur sedemikian rupa sehingga kesimpang siuran pendapat dalam masyarakat berkurang. Dalam masyarakat modern yang begitu luas, pendapat dan aspirasi seseorang atau suatu kelompok akan hilang tak berbekas seperti suara di padang pasir, apabila tidak ditampung dan digabungkan dengan pendapat dan aspirasi orang lain yang senada. Proses ini dinamakan DPenggabungan

17

8epentingan Dsesudah digabung, pendapat dan aspirasi ini diolah dan dirumuskan dalam bentuk yang teratur, proses ini dinamakan DPerumusan 8epentinganD. Semua kegiatan diatas dilakukan oleh partai, partai politik selanjutnya merumuskannya sebagai usulan kebijakasanaan. +sulan kebijakasanaan ini

dimasukkan dalam program partai untuk diperjuangkan atau disampaikan kepada pemerintah agar dijadikan kebijaksanaan umum. Dengan demikian tuntutan dan kepentingan masyarakat disampaikan kepada pemerintah melalui partai politik. E. De,en(!( K)n!e-t#al +ntuk memberikan kesamaan pandangan dan memudahkan analaisa serta membatasi ruang lingkup penelitian yang akan dilaksanakan, maka berikut ini akan membuat beberapa konsep yang akan dioperasional kan, selama proses penelitian ini dilaksanakan< #. Partai Politik adalah suatu kelompok yang terorganisir, yang anggota-anggotanya mempunyai orientasi, nilai-nilai dan cita-cita yang sama. .ujuan kelompok ini ialah untuk memperoleh kekuasaan politik dan merebut kedudukan politik. ,. Strategi merupakan kebijakan untuk mencapai tujuan yang kemudian dijabarkan kedalam sejumlah taktik untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, ada juga yang menyebutkan strategi sebagai rencana yang memberikan penjelasan atas metode yang dipakai untuk mencapai suatu tujuan yang sudah ditetapkan. :. 6ekrutmen Politik adalah seleksi dan pemilihan atau seleksi dan pengangkatan seseorang atau sekelompok orang untuk melaksanakan sejumlah peranan dalam sistem politik pada umumnya dan pemerintahan pada khususnya.

18

9. Sosialisasi Politik proses dimana seseorang memperoleh pandangan orientasi dan nilai-nilai dari masyarakat dimana ia berada, proses itu juga mencangkup proses dimana masyarakat mewariskan norma-norma dan nilai-nilai dari satu generasi kegenerasi berikutnya. %. 8omunikasi Politik suatu proses penyampaian informasi politik dari pemerintah kepada masayarakatdan sebaliknya dari masyarakat kepada pemerintah. Partai politik disini berfungsi untuk menyerap, menghimpun, mengolah, dan

menyalurkan aspirasi politik masyarakat dalam merumuskan dan menetapakan suatu kebijakan. -. Partai (asDem adalah partai politik !ndonesia yang menyuarakan gerakan perubahan yang didasari oleh kenyataan bahwa kehidupan seperti yang dicitacitakan oleh Proklamasi #$9% belum terwujud hingga saat ini. Partai (asDem bertujuan untuk menggalang kesadaran dan kekuatan masyarakat untuk melakukan 3erakan Perubahan untuk 6estorasi !ndonesia. 6estorasi !ndonesia adalah gerakan mengembalikan !ndonesia kepada tujuan dan cita-cita Proklamasi #$9%, yaitu !ndonesia yang berdaulat secara politik, mandiri secara ekonomi, dan berkepribadian secara kebudayaan =. /erifikasi adalah pemeriksaan kebenaran? keabsahan suatu dokumen, dalam hal ini dokumen dokumen yang terkait syarat syarat partai politik.

19

F. Met)'e Penel(t(an 1. .en(! Penel(t(an Dalam penulisan ini, penulis menggunakan metode kualitatif yang bermaksud mencari fakta sebanyak-banyaknya untuk kemudian diambil suatu kesimpulan 1Cinarno Surakhmad, #$;$< #9:2. Penulis menguraikan penulisan ini dengan cara deskriptif yang dapat diartikan sebagai prosedur pemecahan masalah yang dikelilingi dengan

menggambarkan atau melukiskan keadaan atau subjek atau objek penelitian 1seseorang, lembaga, masyarakat dan lain-lain2 pada saat sekarang berdasarkan faktafakta yang tampak atau sebagaimana adanya. Pelaksanaan metode penelitian deskriptif tidak terbatas hanya sampai pada pengumpulan dan penyusunan data, tetapi meliputi analisis dan interpretasi tentang arti data tersebut, selain itu semua yang dikumpulkan berkemungkinan menjadi kunci terhadap apa yang diteliti 1LeGi * )oleong, ,&&&2. 2. L)ka!( Penel(t(an Penelitian ini dilaksanakan di 8ota Pekanbaru, dan di Sektretariat Dewan Pimpinan Daerah Partai (asDem 1DPD P(2 8ota Pekanbaru. *. In,)r$an Penel(t(an Dalam penelitian ini peneliti menggunakan )nf"rman sebagai objek informasi tentang upaya DPD Partai (asDem dalam memenuhi syarat 0erifikasi Partai Politik tahun ,&#,. Adapun informan penelitian ini dapat dilihat dalam tabel di bawah ini<

Ta/el 1.1.
20

In,)r$an Penel(t(an In,)r$an .#$la" 8etua Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Partai # (asDem 8ota Pekanbaru ,. Sekretaris dewan Pimpinan Partai (asdem 8ota # Pekanbaru :. 8etua 8omisi Pemilhan +mum # 9. Anggota Partai (asDem 8ota Pekanbaru , %. )asyarakat : .#$la" 0 )r S#$/er 1 Data Olahan 2013 N) #. #. 8etua Dewan Pimpinan Daerah Partai (asDem 8ota Pekanbaru 8etua Dewan Pimpinan Daerah Partai (asDem 8ota Pekanbaru sebagai informan karena sebagai Penggerak 5rganisasi Partai (asDem di 8ota Pekanbaru. ,. Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah 8ota Pekanbaru Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah Partai (asDem 8ota Pekanbaru sebagai !nforman karena fungsi sekretaris sebagai kelengkapan administrasi syarat-syarat 0erifikasi Partai (asDem. :. 8etua 8P+ 8etua 8omisi Pemilihan +mum 8ota Pekanbaru sebagai !nforman karena merencanakan dan mempersiapkan pelaksanaan Pemilihan +mum serta memimpin tahapan kegiatan Pemilihan +mum. 9. Anggota Partai Anggota partai sebagai informan karna bisa menajaga kemurnian partai politik dan kewibawaan ketua saat menjalankan tugas serta menjunjung tinggi atas perintah ketua, pengurus lainnya disaat ditugaskan dan ditunjuk langsung. %. )asyarakat
21

)asyarakat sebagai !nforman karena memberikan aspirasi berupa moril terhadap Partai Politik yang memberikan dampak positif. 2. .en(! 'an S#$/er Data 1. Data Pr($er Data yang diperoleh langsung dari informan dan pihak-pihak yang berkaitan langsung dengan permasalahan yang sedang diteliti 16ianto Adi, %=< ,&&92, adapun data tersebut yang menyangkut syarat-syarat mengenai hasil 0erifikasi partai politik yang harus dilengkapi partai (asDem 8ota Pekanbaru. 2. Data Sek#n'er 6ianto Adi 1%=<,&&92 menyatakan bahwa data sekunder adalah data yang diperoleh untuk melengkapi data primer yang diperoleh melalui studi dokumentasi dimana data tersebut sudah berbentuk data matang dan tidak perlu diolah, data sekunder berisikan berbagai informasi yang berkaitan dengan lokasi penelitian. H. Tekn(k Pen #$-#lan Data Dalam penelitian kualitatif sebagai alat pengumpul data utama pembuktian hipotesanya dilakukan secara logis dan rasional melalui pendapat, teori atau hukumhukum yang diterima kebenarannya, baik yang menolak maupun yang mendukung hipotesa tersebut 1 adari (awawi, ,&&#F ::2. Penelitian ini juga mengklasifikasikan data bacaan yang sesuai dengan kebutuhan penelitian, kemudian data tersebut dikumpulkan dan disatukan dalam penelitian.

1. 3a4an5ara

22

"aitu peneliti mengadakan tanya jawab terhadap informan guna memperoleh data dan informasi mengenai hasil 0erifikasi partai politik yang dilakukan oleh partai (asDem 8ota Pekanbaru. 2. D)k#$enta!( .eknik ini dilakukan dengan memanfaatkan dokumen-dokumen tertulis, gambar, foto atau benda-benda lainnya yang berkaitan dengan aspek-aspek yang diteliti 1Cidodo, ,&&9F %&2. *. Anal(!a Data Penelitian ini memusatkan perhatian secara intensif terhadap suatu objek tertentu dengan mempelajarinya sebagai suatu kasus. Dalam menganalisa data, penulis menggunakan analisis deskriptif, yaitu membahas fenomena yang telah

terjadi kemudian membandingkan dengan suatu kriteria atau standar yang telah ditetapkan, yaitu kriteria yang menjadi tujuan, selanjutnya diambil suatu kesimpulan.

DAFTAR PUSTAKA 'udiardjo, )iriam, Dasar-Dasar )lmu P"litik, P.. 3ramedia, *akarta, #$$;
23

'udiardjo, )iriam, Dasar-Dasar )lmu P"litik, P.. 3ramedia Pustaka +tama, *akarta, ,&&; arichyong, eppy, )lmu P"litik Dan Perspektifnya, "ogyakarta, P.. .iara Cacana "ogya, #$$# Surbakti, 6amlan, *emahami )lmu P"litik, P.. 3ramedia Cidiarsana !ndonesia, *akarta, #$$, Singarimbun, )asri Dan Sofian 7ffendi, *et"de Penelitian &urvey, LP:7S, *akarta, := < #$$% Amal, !chlasul, +e"ri-te"ri *utakhir Partai P"litik, P.. .iara Cacana, "ogyakarta, #$$; )oertopo, Ali, &trategi !e#udayaan, *akarta, #$;= Soekanto, Soerjono, ,e#erapa +e"ri &"si"l"gi +entang *asyarakat, 6ajawali, *akarta, #$;, !riantara, "osal, *edia -elati"ns, 6emaja 6osdakarya, 'andung, ,&&% Supriyono, *anajemen &trategi Dan !e#ijaksanaan .rganisasi, 'PA7 +3), "ogyakarta, #$;; Dirgantoro, @rown, *anajemen &tratejik/ !"nsep !asus Dan )mplementasi , P.. 3rasindo, *akarta, ,&&9 .ripomo, .edjo, *anagemen &trategi, 6ekayasa Sains, 'andung, ,&&% Adi, 6ianto, *et"de Penelitian &"sial, 3ranit, *akarta, ,&&9

24

PROPOSAL PENELITIAN UPAYA DPD PARTAI NASDEM PEKANBARU DALAM MEMENUHI SYARAT VERIFIKASI PARTAI POLITIK TAHUN 2012

DISUSUN OLEH 1 FERRY FARIS%A 00011*1+6+

.URUSAN ILMU PEMERINTAHAN FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS RIAU PEKANBARU 201* KATA PEN2ANTAR

25

Assalammu0alaikum 1r2 1#2 Alhamdulillahirra#il0alamin222 Puji dan syukur tak henti-hentinya penulis ucapkan kehadirat Allah SC. yang telah melimpahkan rahmat, ri4ki dan hidayah-(ya kepada penulis. *uga atas perlindungan-(ya sehingga penulis dapat menyelesaikan Proposal yang berjudul < UPAYA DPD PARTAI NASDEM PEKANBARU DALAM MEMENUHI SYARAT VERIFIKASI PARTAI POLITIK TAHUN 2012, diselesaikan guna memenuhi salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana *urusan !lmu Pemerintahan Aakultas !lmu Sosial dan !lmu Politik. Akhirnya dengan ketulusan hati, penulis menyadari akan ketidak sempurnaan Proposal ini, namun dengan demikian penulis berharap kiranya hasil penelitian ini dapat bermanfaat bagi yang membutuhkan.

1assalammu0alaikum 1r2 1# Pekanbaru, 5ktober ,&#: Penulis

FERRY FARIS%A NIM. 00011*1+6+

DAFTAR ISI KATA PEN2ANTAR.........................................................................................

(
26

DAFTAR ISI........................................................................................................ BAB I.................................................................................................................... a. b. c. Latar 'elakang )asalah................................................................................. 6umusan )asalah.......................................................................................... .ujuan dan 8egunaan Penelitian.................................................................... #. .ujuan Penelitian....................................................................................... ,. 8egunaan Penelitian.................................................................................. d. 8erangka .eori............................................................................................... #. Partai Politik.............................................................................................. ,. Strategi....................................................................................................... :. Sosialisasi Politik....................................................................................... 9. 8omunikasi Politik.................................................................................... e. f. Defenisi 8onseptual....................................................................................... )etode Penelitian........................................................................................... #. *enis Penelitian.......................................................................................... ,. Lokasi Penelitian....................................................................................... :. !nforman Penelitian................................................................................... g. *enis dan Sumber Data.................................................................................... #. Data Primer................................................................................................ ,. Data Skunder............................................................................................. h. .eknik Pengumpulan Data............................................................................. #. Cawancara................................................................................................ ,. Dokumentasi.............................................................................................. i. Analisis Data.................................................................................................. DAFTAR PUSTAKA..........................................................................................

(( 1 # 9 9 9 % % % ; ## #: #9 #% #% #% #% #= #= #= #= #; #; #; 17

ii

27