Anda di halaman 1dari 3

TUGAS RESENSI MATA KULIAH PENGANTAR STUDI ISLAM

THE SECRET Of SYUKUR Rahasia Menakjubkan Di Balik Syukur

Oleh Muhammad Harun Rosyd 13130028

Perpustakaan dan Informasi Islam Fakultas Adab dan Ilmu Budaya Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta 2013

A. Identitas Buku Judul Buku Judul Resensi Nama Pengarang Kota Terbit Penerbit Tahun Terbit Jumlah Halaman : The Secret of Syukur: Rahasia menakjubkan Di Balik Syukur : The Secret of Syukur: Rahasia menakjubkan Di Balik Syukur : Zaki Zamani : Yogyakarta : Gallery Ilmu : 2011 : x + 86 halaman

B. Ringkasan Singkat

Bersyukur merupakan salah satu bentuk umum dari rasa terima kasih kita terhadap pemberian Allah SWT. Inilah yang mencerminkan kita sampai pada tingkat manakah keimanan kita kepada Allah SWT. Nikmat yang berlebihan merupakan ujian kepada setiap orang yang diberi kenikmatan, karena bisa saja kita lalai dengan Allah, sehingga lupa untuk mengucapkan rasa syukur kita terhadap pemberian Allah SWT. Kita meyakini bahwa segala sesuatu itu berasal dari Allah SWT, nikmat yang kita dapatkan pun berasal dari Allah SWT. Ada tiga aspek dalam bersyukur, yaitu diyakini dalam hati secara sadar ataupun tidak sadar, di ucapkan oleh lisan dengan mengucapkan Alhamdulillah, dan diamalkan oleh seluruh anggota tubuh. Macam-macam nikmat yang Allah telah berikan kepada manusia itu berbeda-beda. Tetapi, secara garis besar, nikmat Allah yang telah diberikannya kepada kita dapat menggolongkannya ke dalam 3 bagian, yaitu nikmat sebagai sarana hidup (Wasa ilul hayah), nikmat sebagai pedoman hidup (Manhajul hayah), nikmat sebagai pertolongan (An Nashr). Kita sebagai manusia telah dikaruniai rejeki yang melimpah, tetapi kita masih belum pernah puas. Karena manusia memang tidak pernah untuk merasakan puas atau merasa cukup. Buku ini disusun karena melihat semakin hari sifat manusia semakin tidak terkendali dalam mengeksploitasi terhadap kekayaan bumi. Sehingga mereka tidak merasakan puas sama sekali. Denga cara bersyukur, kita akan terbebas dari peyesalan dan kekhawatiran. Dengan cara inilah kita selalu bersikap optimis dalam menyambut hari demi hari yang cerah. Islam tidak menajarkan kepada pemeluknya untuk berputus asa dalam melakukan sesuatu hal yang mungkin hanya sedikit harapan yang akan kita dapatkan. Dengan kata lain, bersyukur itu dapat membuat kita terbebas dari jeratan ingatan masa lalu yang merupakan fase baik fase tidak senang ke fase senang. Manusia diciptakan memang benar dalam keadaan sempurna, tetapi menurut saya sempurnanya itu ya meliputi segala bentuk gerak gerik perilaku manusia itu sendiri, baik secara dhohir maupun ghoiru dhohir. Manusia diciptakan lengkap dengan segala sifat-sifatnya, salah

satunya pelupa dan selalu berkeluh kesah. Bagaimana tidak? Orang manusia itu tidak sempurna jika ditanya masa-masa mudanya. Dan kemungkinan setiap orang jika ditanya 1 pertanyaan, jawabannya akan bervariasi. Tentu dan pasti. Sebelumnya kita melihat dulu apa yang sebenarnya konsep terima kasih itu. Sebagai ilustrasinya perhatikan dibawah ini. Ketika seorang mumin mendapatkan nikmat dari Allah SWT seperti zakat fitrah dari orang mumin lainnya, maka sebenarnya dia melakukan kegiatan yang disebut dengan menerima terima, sedangkan dia sadar bahwa zakat fitrah itu tidak sepenuhnya adalah haknya akan tetapi masih banyak orang yang membutuhkannya dan dia menyerahkannya kepada orang yang sangat membutuhkannya, maka dia telah melakukan kegiatan mengasihi kasih. Dengan bersyukur juga akan membuat kita menunduk dalam arti yang sebenarnya adalah melihat permasalahan-permasalahan yang di tanggung oleh masyarakat serba kekurangan. Ini akan memberi pelajaran kepada kita agar setiap menerima suatu pemberian apapun bentuknya, kita tidak merasa congkak dimata orang lain. Artinya kita dapat saling bertukar-menukar atau memberi baik itu sepadan atau jauh diatasnya (lebih). Dalam pemberian kita disunahkan bahkan diwajibkan untuk memberi yang terbaik sehingga pemberian kita menjadi manfaat bagi si penerima. Bersyukur dapat membuat hati kita selalu bersih dari perbuatan maksiat hati. Dan mengajari kita untuk selalu ber-husnuzhon kepada Allah SWT. C. Kelebihan a. Sebagai referensi b. Di baca untuk kalangan yang suka dengan sifat qanaah nya c. Mudah dimengerti isinya D. Kelemahan a. Kurang diminati b. Bahasanya terlalu tinggi c. Tidak mudah untuk dimengerti E. Saran dan Kritik Menggunakan bahasa yang tidak terlalu tinggi, sehingga buku ini kemungkinan besar juga dibaca oleh masyarakat desa baik itu terpencil maupun tidak agar mereka dapat menimba ilmu yang ada didalamnya serta mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.