Anda di halaman 1dari 18

LEMBAR PENGESAHAN

Laporan lengkap praktikum Struktur Hewan dengan judul Jaringan Ikat, Rawan, dan Tulang. Disusun oleh !ama !im (elas (elompok din,atakan diterima. -akassar, (oordinator asisten )sisten )pril .##/ !o"a dwi pratiwi sulastri #$%&#&#'' ) *I

Telah diperiksa dan dikonsultasikan kepada asisten +koordinator asisten, maka

Herma,anti .S.pd

St. -unawira !I- #&%&#&#$# -engetahui Dosen penanggung jawa0

Drs. )dnan, -. S !ip %1% $$. .$.

BAB I PENDAHULUAN

).

Latar 0elakang Semua kehidupan ditandai dengan tingkat organisasi ,ang 0erhirarki. Sel menempati tempat khusus dalam hirarki kehidupan karena merupakan tingkat organisme terendah ,ang dapat hidup mandiri se0agai suatu organisme. 2rotista misaln,a, memiliki organel terspesialisasi ,ang melakukan pekerjaan tertentu, sehingga mereka dapat men3erna makanan, mendeteksi peru0ahan lingkungan, mengeksresikan hasil 0uangan, dan reproduksi, semuan,a didalam sel tunggal. 2rotista menggam0arkan tingkat organisasi seluler, tingkat ,ang paling sederhana ,ang mungkin di3apai oleh suatu organisme 4rganisme multiseluler, termasuk hewan, memiliki sel5sel khusus ,ang mengelompok mem0entuk jaringan, ,ang merupakan tingkat struktur dan 6ungsi ,ang le0ih tinggi. 2ada se0agian 0esar hewan, kom0inasi 0er0agai jaringan mem0entuk unit 6ungsional ,ang dise0ut organ, dan kumpulan organ ,ang 0ekerja 0ersama5sama akan mem0entuk sistem organ. -isaln,a sistem pen3ernaan manusia terdiri atas lam0ung, usus halus, usus 0esar, kantung empedu, dan 0e0erapa organ lain, ,ang masing5masing merupakan kumpulan dari 0er0agai ma3am jaringan ,ang 0er0eda. 4leh karena itu, untuk mempelajari tingkat5tingkat organisasi struktural, maka kita harus mempelajari pada tingkat jaringan terle0ih dahulu 7khususn,a jaringan ikat, rawan dan tulang8.

9. %. ..

Tujuan 2raktikum ini 0ertujuan untuk mengamati jaringan ikat padat tidak teratur mengamati jaringan rawan 7rawan sera0ut8

1. &. '. :. %. .. 1. &. '.

mengamati jaringan rawan 7rawan hialin8 mengamati perkem0angan tulang se3ara intramem0ran mengamati struktur histologi tulang kompak -an6aat Setelah melakukan praktikum, mahasiswa dapat mengetahui jaringan ikat padat tidak teratur mengetahui jaringan rawan 7rawan sera0ut8 mengetahui jaringan rawan 7rawan hialin8 mengetahui perkem0angan tulang se3ara intramem0ran mengetahui struktur histologi tulang kompak

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

;alaupun makhluk hidup sangat 0eranekaragam 0entuk ukuran dan 6ungsin,a, namun dari segi pen,usun tu0uhn,a makhluk hidup memiliki 3irri ,ang sama ,aitu tu0uhn,a tersusun atas sel, dengan penge3ualian pada "irus. Sel adalah protoplasma 0er0atas mem0rane. Sel merupakan satuan strukturan, 6ungsional dan hereditas makhluk hidup. 9erdasarkan sel ,ang men,usunn,a, makhluk hidup dikelompokkan menjadi 1 ,aitu 7i8organisme aseluler ,aitu makhluk ,ang tu0uhn,a tidak tersusun0 atas sel, misaln,a "irus, 7ii ) organisme uniseluler ,aitu makhluk ,ang tu0uhn,a hana terdiri atas satu sel, misaln,a 0er0agai jenis proto<oa seperti Amoeba dan Paramecium, 7iii8 organisme multiseluler, ,aitu makhluk ,ang ut0uhn,a tersusun atas 0an,ak sel 7)dnan, .##$8. 2ada organisme multi seluluer, sel5sel men,usun diri mem0entuk organisasi ,ang kompleks. (umpulan sel ,ang 0iasan,a memiliki 0entuk dan 6ungsi ,ang sama mem0entuk jaringan. 9e0erapa jaringan 0erkumpul 0ersama untuk melakukan suatu 6ungsi tertentu mem0entuk organ. 9e0erapa organ men0entuk sisterm organ, dan pada akhirn,a sejumlah sistem organ mem0entuk satu indi"idu ,ang 6ungsional. 2engorganisasian sel5sel hingga mem0entuk sutu indi"idu dinamakan organisasi tingkat indi"idu 7)dnan, .##$8. Jaringan ,aitu struktur ,ang di0entuk oleh sekumpulan sel5sel ,ang 0iasan,a memiliki si6at mor6ologis dan 6ungsi ,ang sama. 2ada hewan multiseluler, dikenal ada empat jenis jaringan dasar, ,aitu 7i8 jaringan epitel, 7ii8 jaringan pen,am0ung atau jaringan ikat, 7iii8 jaringan otot, 7i"8 jaringan sara6. (eempat jaringan dasar terse0ut masih dapat dipe3ah menjadi 0e0erapa jenis 7)dnan, .##$8. Jaringan ikat 0er6ungsi untuk mengikat atau men,okong jaringan lain. 9erlawanan dengan jaringan epitelium ,ang sel5seln,a terkemas rapat, jaringan kiat memiliki kumpulan sel5sel ,ang jarang, ,ang terse0ar dalam suatu matriks

ekstraseluler. -atriks terse0ut umumn,a terdiri atas suatu an,aman serat ,ang tertanam dalam suatu dasar 76ondasi8 ,ang seragam dan dapat 0erupa 3airan, seperti agar, atau padatan. 2ada se0agian 0esar kasus, 0ahan50ahan matriks itu disekresikan oleh sel5sel jaringan ikat itu sendiri 7:amp0ell, .##&8. Serat jaringan ikat, ,ang ter0uat dari protein, terdiri atas tiga jenis serat kolagen, serat elastis, serat retikuler. Serat berkolagen 7collagenous fiber8 ter0uat dari kolagen, ,ang mungkin merupakan protein ,ang paling 0erlimpah dalam kingdom hewan. Serat 0erkolgen 0ersi6at tidak elastis dan tidak mudah ro0ek jika ditarik mengikuti panjangn,a. Jika anda men3u0it dan menarik se0agian kulit 0agian 0elakang telapak anda, kolagenlah ,ang 0erperan 0esar dalam menjaga daging itu tidak terlepas dari tulang. Serat elastis 7elastic fiber8 adalah untaian panjang ,ang ter0uat dari protein ,ang dise0ut elastin. Serat elastis mem0erikan suatu si6at seperti karet ,ang melengkapi kekuatan serat 0erkolagen ,ang tidak elastis. (etika anda men3u0it 0agian 0elakang telapak tangan anda dan kemudian melepaskann,a, serat elastis akan dengan 3epat memulihkan kulit anda ke0entuk semula. Serat retikuler 7reticular fiber8 adalah serat ,ang sangat tipis dan 0er3a0ang. Tersusun atas kolagen dan tersam0ung dengan serat 0erkolagen, serat ini mem0entuk suatu an,aman ,ang ditenun dengan ketat ,ang menghu0ungkan jaringan ikat dengan jaringan dise0elahn,a 7:amp0ell, .##&8. Jaringan pengikat mempun,ai sejumlah 0esar 0ahan sera0ut ,ang mem0antu untuk men,okong sel5sel pada jaringan. 9ila tulang dan tulang rawan dimasukkan dalam kelompok jaringan pengikat maka sering dise0ut se0agai jaringan pen,okong. Selain 6ungsin,a untuk men,okong tu0uh, jaringan pengikat juga mem0entuk suatu sarung 7selu0ung8 perlindungan disekeliling organ5organ ,ang lemah. Dengan kata lain, jaringan pengikat juga 0er6ungsi untuk mempersatukan 7mengikat8 jaringan5 jaringan menjadi organ dan 0er0agai organ mem0entuk sistem organ 7Irianto,.##&8 9erdasarkan struktur dan 6ungsin,a, jaringan pengikat dapat dikelompokkan dalam 0entuk ,ang umum, ,aitu jaringan pengikat dengan sera0ut longgar, sera0ut elastis dan sera0ut padat 7kuat atau liat8. 9entuk jaringan pengikat ,ang le0ih khusus

ialah jaringan tulang rawan, jaringan tulang, jaringan darah, dan jaringan lim6e 7Irianto,.##&8. Semua jaringan pengikat terdiri dari sera0ut su0stansi dasar, sel5sel, dan 0e0erapa 3airan ekstraseluler. Sera0ut ekstraseluler dan su0stansi dasar dikenal se0agai matriks. Susunan, 6ungsi dan komposisi unsur5unsur dalam matriks 0er0eda5 0eda pada ma3am jaringan pengikat ,ang 0erlainan. Jaringan pengikat terdapat hampir di semua 0agian dalam tu0uh tulang, tulang rawan, selaput lendir, otot, sara6, kulit dan semua organ di 0agian dalam tu0uh 7Irianto,.##&8. Jaringan ikat selain neuroglia han,a 0erasal dari mesoderm. 9er0eda dengan jaringan epitel, dimana jumlah matriks ekstra seln,a sedikit. 2ada jaringan ikat, ke3uali jaringan lemak ditandai dengan 0an,akn,a matriks ekstra sel mele0ihi sel5 seln,a. -atriks ekstra sel 0er"ariasi, 0aik mengenai susunann,a meupun si6at5si6at 6isikn,a. )dan,a "ariasi ini menjadi se0a0 terdapatn,a per0edaan konsistensi ,ang 0esar diantara 0erma3am5ma3am jaringan ikat. 2ada darah, matriksn,a dalam 0entuk 3air, pada jaringan ikat jarang 0erupa sol, pada tulang rawan 0erupa gel keras dan pada tulang, padat dan keras 7Tim dosen, .##/8. 2ada jaringan ikat dikenal ada tiga ma3am sera0ut, ,aitu sera0ut kolagen, sera0ut elastis, dan sera0ut retikuler. Sera0ut5sera0ut terse0ut terendam di dalam 3airan inter seluler. =lemen selulern,a sangat 0er"ariasi. Sel5seln,a dapat 0erupa 6i0ro0last, 6i0rosit, magro6ag dan se0again,a 7Tim dosen, .##/8. Rawan tidak memiliki pem0uluh darah dan sara6. Dikenal ada tiga jenis rawan, ,aitu rawan hialin, rawan elastin, dan rawan sera0ut. 2er0edaan ketiga jenis rawan terse0ut terletak pada jenis dan jumlah sera0ut jaringan ikat ,ang terdapat d dalam matriksn,a. Rawan hialin dapat dijumpai di trakea. Rawan hialin memiliki perikondrium. Rawan elastin dijumpai pada daun telinga, juga memiliki perikondrium. 2ada rawa sera0ut tidak memiliki perikondrium 7Tim dosen, .##/8. Tulang memiliki pem0uluh darah dan sara6 sendiri. Se3ara umum dikelompokkan menjadi dua ,aitu tulang kompak dan tulang 0unga karang. 2ada tulang kompak, di se0elah luarn,a diliputi oleh peristeum, dan di se0elah dalamn,a

oleh endosteum ,ang 0er0atasan dengan sum5sum tulang. 9er0atasan dengan peristeum, terdapat lamela sirkum6rensial luar atau lamea peristeum ,ang susunann,a sejajar dengan permukaan luar tulang. Sedangkan lamela sirkum6rensial dalam 0er0atasan dengan endosteum, dan sejajar dengan permukaan dalam tulang. 9ila diperhatikan se3ara seksama, tulang kompak terdiri atas sistem5sistem ha"ers. Setiap sistem ha"ers terdiri atas saluran ha"ers ,ang dikelilingi oleh lamela ha"ers ,ang konsentris 7lamela konsentris8. Diantara lamela terdapat rongga ke3il ,ang dise0ut lakuna, tempat osteosit. Selain itu terdapat saluran5saluran halus dalam matriks ,ang dise0ut kanalikuli. (analikuli merupakan tempat uluran sitoplasma osteosit 76ilopodia8. Diantara sistem ha"ers terdapat lamela interstisial. 2ada tulang 0unga karang tidak memiliki sistem ha"ers. Terdiri atas tra0ekula5tra0ekula tulang ,ang 0er3a0ang dan 0eranastomosis. Diantara tra0ekula terdapat sum5sum tulang. Lamela tulang tidak tersusun konsentris. Lakuna ,ang 0erisi osteosit terdapat diantara lamela tulang 7Tim dosen, .##/8. -enurut )nonim 7.##$8, Tu0uh hewan terdiri atas jaringan5jaringan atau sekelompok sel ,ang mempun,ai struktur dan 6ungsi ,ang sama. Jaringan dengan struktur ,ang khusus memungkinkan mereka mempun,ai 6ungsi ,ang spesi6ik. Se0agai 3ontoh, otot5otot jantung ,ang 0er3a0ang menghu0ungkan sel5jantung ,ang lainn,a. 2er3a0angan terse0ut mem0antu kontraksi sel5sel dalam satu koordinasi. Ilmu ,ang mempelajari jaringan dise0ut histologi. Jaringan didalam tu0uh hewan mempun,ai si6at ,ang khusus dalam melakukan 6ungsin,a, seperti peka dan pengendali 7jaringan sara68, gerakan 7jaringan otot8, penunjang dan pengisi tu0uh 7jaringan ikat8, a0sor0si dan sekresi 7jaringan epitel8, 0ersi6at 3air 7darah8 dan lainn,a. -asing5masing jaringan dasar di0edakan lagi menjadi 0e0erapa tipe khusus sesuai dengan 6ungsin,a. 2ada saat perkem0angan em0rio, lapisan ke3am0ah 7germ la,ers8 0erdi6erensiasi 7dengan proses ,ang dise0ut histogenesis8 menjadi empat ma3am jaringan utama, ,aitu jaringan epitel, jaringan pengikat, jaringan otot, dan jaringan sara6.

-enurut )nonim 7.##$8, Jaringan ikat 0er6ungsi untuk menunjang tu0uh, di0entuk oleh sel5sel dalam jumlah sedikit. Jaringan ikat terdiri atas populasi sel ,ang terse0ar di dalam matrik ekstraseluler.Se3ara em0riologi, jaringan ikat 0erasal dari lapisan mesoderm. Se5sel terse0ut mensistesis matriks, dengan an,aman serat ,ang tertanam di dalamn,a. Jaringan ikat ini dapat di0edakan menjadi 7%8 jaringan ikat longgar dan 7.8 jaringan ikat padat, 718 jaringan lemak, 7&8 jaringan darah, 7'8 kartilago, dan 7>8 tulang.Diantara enam tipe jaringan ikat, jaringan ikat longgar paling 0an,ak ditemukan di dalam tu0uh kita. Di dalam matriks jaringan ikat longgar ini han,a sedikit ditemukan sera0ut. Sera0ut pen,usun jaringan ikat ini 0erupa kolagen. ?ungsi utama jaringan ikat longgar adalah pengikat dan pengepak material, dan se0agai tum0uhan 0agi jaringan dan organ lainn,a. Jaringan ikat longgar di kulit mem0atasi dengan otot. -enurut )nonim 7.##$8, Jaringan ikat padat+6i0rous mempun,ai matriks ,ang 0an,ak mengandung sera0ut kolagen. Jaringan ini mem0entuk tendon se0agai tempat perlekatan otot dengan tulang, dan ligamen se0agai tempat persendian tulang dengan tulang. Jaringan lemak mengandung sel5sel lemak. Jaringan ini digunakan se0agai 0antalan, dan melindungi tu0uh, serta se0agai pen,impan energi. Setiap sel lemak, mengandung tetes lemak ,ang 0esar. Didalam jaringan lemak, matriks relati6 sedikit. Darah adalah jaringan ikat ,ang tersusun se0agian 0esar 3airan. -atriks darahdise0ut plasma, ,ang tersusun oleh air, garam mineral, dan protein terlarut. Sel darah merah dan putih tersuspensi di dalam plasma. Darah ini 0er6ungsi utama dalam transpor su0stansi dari satu 0agian tu0uh ke 0agian lain. Disamping itu, darah juga 0erperan dalam sistem keke0alan. (artilago adalah jaringan ikat ,ang mem0entuk material rangka ,ang 6leksi0el dan kuat, terdiri atas sera0ut kolgen ,ang tertanam di dalam matriks. (artilago 0an,ak ditemukan pada 0agian ujung tulang keras, hidung, telinga, dan "erte0rae 7ruas5ruas tulang 0elakang8 -enurut )nonim 7.##$8,Tulang keras 70one8 merupakan jaringan ikat ,ang kaku, keras, dengan sera0ut kolagen ,ang tertanam di dalam matriks. Didalam matriks sel tulang terdapat kalsium ,ang dapat 0ergerak dan diserap oleh darah. Hal

ini merupakan peran penting tulang dalam proses homeostasis kadar kalsium dalam darah. Sel tulang 7osteosit8 terdapat di dalam ruang ,ang dise0ut lakuna. Lakuna ini mengandung satu atau 0e0erapa osteosit. 2enjuluran ,ang keluar dari osteosit dise0ut kanalikuli. (analikuli dari satu sel 0erhu0ungan dengan sel lainn,a, se0agai 0entuk komunikasi sel. Satu osteon terdiri dari sejumlah lamela konsentris ,ang mengelilingi kanal sentral 7kanalis Ha"ersi8. 2ada indi"idu ,ang masih hidup, kanal sentral ini 0erisi pem0uluh darah.

BAB III METODE PRAKTIKUM

).

;aktu dan Tempat Hari +tanggal ;aktu Tempat Jum@at + & )pril .##/ 2ukul #A.%# s.d %%.## ;IT) La0oratorium 9iologi, Lantai III Se0elah Timur ?-I2) B!-

9.

)lat dan 9ahan %. )lat a. -iskroskop 0iologi 0. (otak peralatan .. 9ahan a. Human 0rown skin 0. ?i0ro3artilago se3tion 3. Tulang rawan hialin d. ?oetal head ossi6i3ation e. Human 0one 1. 2rosedur kerja a. pengamatan I %8 mengamati se3ara seksama dermis kulit. -emperhatikan jaringan ikat padat tidak teratur pada lapisan retikuler. -emperhatikan kedudukan sera0ut5sera0ut kolagen. .8 mengamati pula ke0eradaan sel5sel 6i0rosit, sel lemak dan magro6ag 0. pengamatan II %8 mengamati se3ara seksama rawan sera0ut. -emperhatikan matriks ekstra selulern,a ,ang 0an,ak, dan men,e0a0kan letak nsel5sel rawan

0erjauhan satu dengan ,ang lain. 2ada rawan ini tidak ada perikondrion, selain itu jumlah dan ukuran seln,a le0ih ke3il di0andingkan kondrosit dengan rawan hialin dan elastin .8 memperhatikan kedudukan lakuna dan kondrosit, 0aik ,ang 0erdiri sendiri, 0erkelompok maupun ,ang 0erderet 3. pengamatan III %8 mengamati se3ara seksama tulang rawan hialin. -emperhatikan kedudukan sel5sel kondro0las dan lakuna .8 menggam0arkan hasil pengamatan d. pengamatan I* %8 osi6ikasi intramem0ran adalah perkem0angan tulang dari jaringan ikat. Cang terakhir mengandung 0an,ak sel5sel mesenkim ,ang 0erkem0ang melalui osteo0las menjadi osteosit. 2ada saat ,ang sama osteoklas 0erkem0ang dan sera0ut kolagen mun3ul. Tulang asli adalah 6i0rosa dan selanjutn,a di0entuk kem0ali menjadi tulang lamelar. .8 mengamati se3ara seksama osteo0las, sel5sel osteoklas, osteosid, osteosit ,ang terperangkap e. pengamatan * %8 mengamati se3ara seksama struktur se0uah sistem ha"ers. -emperhatikan saluran ha"ers, saluran "olkmann. Lakuna, osteosit, kanalikuli, lamella sirkum6rensial luar, sirkum6rensial dalam, lamella interstisial dan lamella konsentris. .8 menggam0arkan hasil pengamatan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

). Hasil pengamatan %. 2engamatan I Jaringan ikat padat tidak teratur (eterangan %. .. 1. &. '. epidermis 6i0ro0sit magro6at jaringan adiposa dermis

.. 2angamatan II Rawan sera0ut (eterangan %. kapsul .. kondrosit 1. lakuna ganda &. lakuna tunggal '. lakuma majemuk >. sera0ut kolagen

1. 2engamatan III Tulang rawan hialin (eterangan %. kapsul .. kondrosit 1. lakuna ganda &. lakuna tunggal '. lakuna majemuk >. sera0ut kolagen

&. 2engamatan I* 4si6ikasi intra mem0ran (eterangan %. 4steosid .. osteo0las 1. sel mesenkim &. matriks tulang '. osteosit >. osteoklas

'. 2engamatan * Struktur histolog, tulang kompak (eterangan %. lakuna .. lamela konsentris 1. kanalikuli &. saluran "olkman '. sistem ha"ers >. osteosit

9. 2em0ahasan %. pengamatan I 2ada pengamatan ini, ,ang diamati adalah jaringan ikat padat tidak teratur ,ang terdapat pada lapisan kulit, khususn,a lapisan dermis. Lapisan dermis ini terdiri atas 6i0rosit, magro6ag dan jaringan adiposa. Jaringan adiposa ini 0er0entuk longgar. tersusun dari sel5sel lemak 0er0entuk 0ulat+poligonal dan dinding seln,a tipis. Didalam sel terdapat rongga penuh tetes lemak 7dikhusus untuk men,impan lemak8. Jaringan ini 0er6ungsi untuk men,impan lemak, mem0erikan pen,ediaan m3adangan makanan, 0antalan, proeksi dan isolasi terhadap hilangn,a panas. .. pengamatan II 2ada pengamatan ini ,ang diamati adalah jaringan rawan sera0ut. Tulang rawan sera0ut adalah suatu jaringan dengan si6at5si6at pertengahan diantara jaringan pen,am0ung padat dan tulang rawan hialin. Ia ditemukan di dalam dis3us inter"erte0ralis, pada perlekatan ligamen tertentu ke tulang dan didalam sum6isis pu0is. ?i0rokartilago tidak memiliki perikondrium, sera0ut kolagenn,a

0an,ak sekali dan tidak teratur sehingga matriks rawan menjadi sedikit, mengandung kondrosit ,ang mirip dengan kondrosit tulang rawan hialin 0aik tunggal maupun dalam kelompok isogen ke3il. Di dalam 6i0rokartolago juga terdapat lakuna, ada lakuna tunggal, lakuna ganda maupun lakuna 0ergerom0ol atau lakuna majemuk. 1. pengamatan III 2ada pengamatan ini, ,ang diamati adalah tulang rawan hialin. Tulang rawan hialin merupakan jenis ,ang paling umum dijumpai. Di dalam keadaan segar 0erwarna putih ke0iru50iruan dan tem0us 3aha,a. 2ada em0rio 0er6ungsi se0agai rangka sementara sampai ia digantikan se3ara 0erangsur5angsur oleh tulang. (omposisi tulang rawan hialin hampir sama dengan tulang rawan sera0ut, ,ang mem0edakann,a adalah sera0ut5sera0ut kolagenn,a terse0ar diseluruh jaringan dalam 0entuk an,aman halus dan rapat. Sel5sel rawan dise0ut kondrosit dan ,ang muda dise0ut kondro0last dalam sitoplasma kondrosit, terdapat 0utir50utir lemak dan glikogen. (ondrosit terdapat dalam lakuna. Dinding lakuna dise0ut dengan kapsul ,ang tidak lain adalah matriks ,ang sangat muda. &. pengamatan I* 2ada pengamatan ini, ,ang diamati adalah osi6ikasi intramem0ran pada 6oetal head ossi6i3ation. Tulang terdiri atas komponen seluler dan komponen interseluler 7matriks8. (omponen osteo0last, osteosit dan osteoklas. Sel5sel mesenkim 0erdi66erensiasi menjadi osteo0las. 4steo0las ini kemudian mensintesis komponen5komponen matriks tulang 7kolagen dan glikoprotein8. -atriks ,ang 0aru disintesis0elum mengalami klasi6ikasi terletak di dekat osteo0las dan dise0ut osteosid. 4steosid akan menghasilkan se3ret. 4steosid ,ang terje0ak dalam sekretn,a sendiri dise0ut osteosit. 4steosit ini kemudian akan 0eru0ah menjadi osteoklas. seluler terdiri atas osteoprogenitor,

'. pengamatan * 2ada pengamatan ini, ,ang diamati adalah struktur histologi tulang kompak. Tulang kompak memiliki susunan ,ang teratur dimana lamela tulang tersusun konsentri mengelilingi saluran Ha"ers ,ang arahn,a selalu menurut kepanjangan tulang. Lamela tulang terdiri atas 7i8lamella sirkum6rensial luar, 7ii8lamella sirkum6rensial dalam, 7iii8 lamella interstisial dan 7i"8 lamella konsentris. Sistem ha"ers terdiri atas a. saluran sentral 7ha"ers8 0. ha"ers dikelilingi oleh &5.# lamella ,ang tersusun konsentris 3. saluran sentral dilapisi oleh endosteum. Di dalamn,a terdapat pem0uluh darah, pem0uluh sara6, pem0uluh lim6e dan jaringan ikat d. saluran ha"ers 0erhu0ungan dengan rongga sum5sum, periosteum dan saluran ha"ers lain melalui saluran "olkman.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

).

(esimpulan %. 2ada pengamatan ini, ,ang diamati adalah jaringan ikat padat tidak teratur ,ang terdapat pada lapisan kulit, khususn,a lapisan dermis. Lapisan dermis ini terdiri atas 6i0rosit, magro6ag dan jaringan adiposa. .. 2ada pengamatan ini ,ang diamati adalah jaringan rawan sera0ut. Tulang rawan sera0ut adalah suatu jaringan dengan si6at5si6at pertengahan diantara jaringan pen,am0ung padat dan tulang rawan hialin. 1. (omposisi tulang rawan hialin hampir sama dengan tulang rawan sera0ut, ,ang mem0edakann,a adalah sera0ut5sera0ut kolagenn,a terse0ar diseluruh jaringan dalam 0entuk an,aman halus dan rapat. &. 2ada pengamatan ini, ,ang diamati adalah osi6ikasi intramem0ran pada 6oetal head ossi6i3ation. Tulang terdiri atas komponen seluler dan komponen interseluler 7matriks8. (omponen osteo0last, osteosit dan osteoklas. '. 2ada pengamatan ini, ,ang diamati adalah struktur histologi tulang kompak. Tulang kompak memiliki susunan ,ang teratur dimana lamela tulang tersusun konsentri mengelilingi saluran Ha"ers ,ang arahn,a selalu menurut kepanjangan tulang. Lamela tulang terdiri atas 7i8lamella sirkum6rensial luar, 7ii8lamella sirkum6rensial dalam, 7iii8 lamella interstisial dan 7i"8 lamella konsentris. seluler terdiri atas osteoprogenitor,

9.

Saran Se0aikn,a praktikan le0ih teliti dan 3ermat dalam memperhatikan preparat ,ang telah disediakan karena preparatn,a sudah tua sehingga memerlukan ketelitian ,ang 3ukup untuk mendapatkan hasil ,ang diinginkan.

DA TAR PUSTAKA

)nonim, .##$. Jaringan Dasar Hewan. http ++0ima.ip0.a3.id. Diakses pada tanggal %. -aret .##/ )dnan, dkk. .##>. Struktur Hewan. Jurusan 9iologi ?-I2) B!-. -akassar :amp0ell, dkk. .##&. 9iologi. =rlangga. Jakarta. Irianto, (us. .##&. Struktur dan ?ungsi Tu0uh -anusia untuk 2aramedis. Crama wid,a. 9andung. Tim dosen. .##>. 2enuntun praktikum 9iologi Dasar. Jurusan 9iologi ?-I2) B!-. -akassar.