Anda di halaman 1dari 3

I.

PENDAHULUAN

Penggunaan senyawa antioksidan sekarang ini berkembang dengan pesat karena perannya yang sangat penting dalam kesehatan. Antioksidan merupakan senyawa atau molekul yang dapat mencegah terjadinya proses oksidasi yang disebabkan oleh radikal bebas. Radikal bebas dapat timbul dari proses metabolisme dalam tubuh dan dapat juga berasal dari lingkungan, seperti asap rokok, asap kendaraan bermotor, bahan kimia dari makanan dan air, alkohol, radiasi UV dan obat-obatan ( !. Radikal bebas adalah atom atau molekul yang mempunyai satu atau lebih elektron yang tidak berpasangan yang bisa menyebabkan terjadinya berbagai penyakit degenerati". #al ini disebabkan karena radikal bebas bereaksi dengan molekul sel tubuh dengan cara mengikat elektron molekul tersebut dan akan menimbulkan radikal bebas baru terhadap molekul yang elektronnya diambil. Pengambilan elektron tersebut akan terus berlangsung dalam tubuh membentuk reaksi berantai dan bila tidak segera dicegah dapat merusak sel-sel penting dan akan menimbulkan berbagai penyakit. $aka diperlukanlah antioksidan untuk mengantisipasi kerusakan akibat radikal bebas tersebut ( ,%!. &ubuh manusia dapat menghasilkan antioksidan tapi jumlahnya tidak mencukupi untuk menetralkan radikal bebas yang jumlahnya semakin menumpuk di dalam tubuh. 'leh karena itu, tubuh memerlukan tambahan antioksidan dari luar baik berupa makanan atau suplemen. (ayur, buah-buahan, dan biji-bijian merupakan sumber antioksidan alami yang berpotensi mengurangi resiko penyakit degenerati". Antioksidan yang terkandung dalam tumbuhan dapat berupa )itamin

atau senyawa golongan "enol (%,*!. (alah satu tanaman yang dapat dijadikan sebagai sumber antioksidan alami adalah biji coklat (Theobroma cacao +inn! (,!. -iji coklat mengandung lemak, karbohidrat, mineral (P, .a! dan )itamin (A, - , -%, /, 0!. (elain itu biji coklat juga mengandung metabolit sekunder seperti teobromin, ka"ein, "eniletilamin, saponin, katekin, epikatekin, antosianin, prosianidin dan tanin. (enyawa poli"enol yang terdapat dalam biji coklat merupakan senyawa yang bersi"at sebagai antioksidan yang dapat membantu melindungi tubuh dari radikal bebas. -iji coklat berkhasiat sebagai obat batuk, perangsang sara", merangsang sistim kekebalan tubuh, pencegah penyakit jantung, kanker, stroke dan pencegah penuaan dini (,,1,2!. /alam rangka untuk mengoptimalkan peman"aatan bahan alami yang berkhasiat sebagai antioksidan maka dicoba untuk melakukan penentuan kadar senyawa "enolat total dan akti)itas antioksidan alami yang terkandung dalam biji coklat. Penentuan kadar senyawa "enolat total dilakukan dengan metode 3olin.iocalteu. Reagen ini merupakan salah satu pereaksi spesi"ik untuk senyawa "enolat. (ebagai standar digunakan asam galat. Pengujian akti)itas antioksidan dilakukan dengan metode pengukuran serapan radikal /PP# ( , -di"enil-%pikrilhidra4il!. (ebagai pembanding digunakan )itamin . yang telah diketahui mempunyai akti"itas sebagai antioksidan. Penentuan kadar senyawa "enolat total dan akti"itas antioksidan ini dapat dilakukan secara spektro"otometri sinar tampak (5!. /iharapkan dari penelitian ini akan didapatkan in"ormasi tentang akti)itas antioksidan dari biji coklat.