Anda di halaman 1dari 2

KEBUTUHAN BALITA

Pertumbuhan otak akan dipengaruhi oleh faktor keturunan dan lingkungan (stimulasi). Agar otak tumbuh optimal, kebutuhan tubuh anak akan nutrisi khususnya nutrisi yang membantu meningkatkan pertumbuhan otak seperti DHA , AA, Sphingomyelin dan sialic acid harus dipengaruhi terutama dalam masa balita. Selain tumbuh kembang otak, tumbuh kembang fisik balitapun perlu di perhatikan. Pemenuhan nutrisi makro dan mikro yang lengkap dan seimbang yang sesuai dengan usia anak untuk membantu proses tumbuh kembang lebih optimal. Tubuh balita untuk membantu berbagai nutrisi di masa pertumbuhan ini, antara lain protein, vitamin A,C,E,B12,K, selenium , zinc, zat besi, kalsium dan fosfor, dan juga prebiotik inulin untuk membantu pencernaannya. Sumber makanan yang dapat mendukung kebutuhan nutrisi di atas antara lain adalah telur, daging merah (sapi dan lain-lain), ayam, ikan, buahbuahan seperti jeruk dan kiwi, dan juga sayur-sayuran hijau seperti kol dan kacang panjang, untuk memastikan balita mendapatkan nutrisi yang lengkap dan seimbang selain dari makanan balitapun membutuhkan susu yang lengkap dengan nutrisi setidaknya dua kali sehari. Manfaat gizi untuk balita Di usia balita, seorang anak membutuhkan berbagai nutrisi untuk membantu memaksimalkan perkembangan otak dan juga menjaga tubuhnya agar tetap sehat dan kuat. Usia balita adalah usia kritis dimana seorang anak akan bertumbuh dengan pesat baik secara fisik atau mental. Di masamasa inilah seorang anak sangat membutuhkan nutrisi yang dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan tubuh dan otaknya balita. Gizi yang tepat dan lengkap akan memberikan dampak yang positif bagi tubuh kembang otak dan jugak fisik. Jadi gizi pada usia balita sangat bermamfaat bagi pertumbuhan otak dan tumbuh kembang

KEBUTUHAN GIZI BAGI BALITA

balita.
.

Gizi adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan makanan dan kesehatan, sedangkan gizi anak balita adalah segala sesuatu yang berhubungan makanan dan berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan balita.

Energi Zat gizi yang mengandung energi terdiri dari protein, lemak, dan kharbohidrat tiap gram protein dan karbohidrat memberi energi 4 kilokalori. Sedangkan lemak memberi energi 9 kilokalori. Di anjurkan supaya jumlah energi yang diperlukan dari 50-60 % karbohidrat, 25-35 % lemak selebihnya 10-15 % protein. Karbohidrat Karbohidrat diperlukan untuk menunjang aktivitas anak seperti bergerak, berlari dan bermain. sumber karbohidrat adalah roti, kacang hijau, beras, kentang, tepung beras, singkong ubi dan sebagainya.

Protein Diserankan untuk memberi 2,5-3 gram tiap kg BB balita. Protein yang diberikan dianggap adekuat jika mengandung semua asam amino essensial yang diberikan dalam jumlah yang cukup mudah dicerna dan diserap tubuh serat berkualitas tinggi. Sumber protein adalah susu, daging, ayam, hat, tahu, tempe, keju, kacangkacangan dan sebagainya. Mineral dan vitamin Mineral dan vitamin pada balita berfungsi untuk pertumbuhan dan metabolisme tubuh. Pada balita bila terjadi defisiensi akan menganggu pertumbuhan. Kebutuhan zat besi 1015mg/hari. Sumber zat besi adalah hat, daging, sayur hijau, telur, kacang-kacangan. Kalsium pada anak balita digunakan untuk pertumbuhan tulang dan gigi. Kebutuhan kalsium untuk anak balita adalah 500mg/hari.sumber kalsium adalah susu, keju, kerang, teri dan sayur hijau. Seng pada balita diperlukan untuk pertumbuhan. Apabila terjadi defisiensi bisa menyebabkan anemia, luka sulit sumbuh. Kebutuhan seng untuk anak balita adalah 10mg/hari.sumber seng adalah telur, hati, ikan laut, dan daging.

SPECIAL POINTS OF INTEREST AND/OR ANY FURTHER INFORMATION

LENGKAPI KEBUTUHAN GIZI BALITA ANDA UNTUK PERTUMBUHAN LEBIH MAKSIMAL