Anda di halaman 1dari 12

THINKING TOWARDS STAKEHOLDER SATISFACTION IN HIGHER EDUCATION: AN APPLICATION OF PERFORMANCE PRISM

Karamjeet Singh and Susima Weligamage University Business School, Panjab University, Chandigarh, India

ISI JURNAL
1. 2. 3. 4. 5. 6. Abstrak Pendahuluan Review literatur Hasil Kesimpulan Daftar pustaka

TUJUAN
Meninjau model performance prism dan untuk mengidentifikasi kemungkinan penerapan model ini ke lembaga-lembaga pendidikan tinggi

Tujuan Khusus
1. Mengidentifikasi para pemangku kepentingan kunci 2. Mengidentifikasi keinginan dan kebutuhan pemangku kepentingan 3. Mengidentifikasi peran organisasi untuk masing-masing stakeholder 4. Mengdentifikasi kemampuan organisasi untuk mencapai strategi yang spesifik melalui proses yang ada

TEORI

HASIL
STAKEHOLDER IDENTIFICATION Tahap pertama model ini adalah menganalisis stakeholder yang relevan: 1. Identifikasi stakeholder utama seperti mahasiswa, dosen, dan administrator 2. Stakeholder lain antara lain, alumni mereka, masyarakat di mana mereka berada, dan entitas - baik negeri maupun swasta yang akan mempekerjakan siswa mereka saat lulus nanti

Berdasarkan hasil identifikasi stakeholder maka stakeholder yang dianggap penting dalam penelitian ini adalah mahasiswa, staf akademik, staf non akademis, pengusaha, organisasi pelatihan, lulusan, pemerintah, organisasi profesi, dan orang tua, lembaga donor

STAKEHOLDER SATISFACTION

STRATEGIES, PROCESS AND CAPABILITIES


Merumuskan strategi untuk menambah nilai bagi stakeholder dan untuk memenuhi kebutuhan stakeholder. Lembaga pendidikan tinggi perlu melihat ke dalam proses kelembagaan yang ada dan yang dibutuhkan dan kemampuan kelembagaan. Pada saat yang sama strategi, proses dan kemampuan harus dihubungkan satu sama lain.

Tidak dijelaskan bagaimana strategi, proses dan kapabilitasnya.

STAKEHOLDER CONTRIBUTION

KESIMPULAN
Kesimpulan penelitian ini adalah model performance prism dapat diterapkan pada lembaga akademisi. Selain itu itu model performance prism dapat sangat menguntungkan untuk lembaga akademisi karena dapat memberikan nilai tambah bagi seluruh stakeholder.

TERIMAKASIH