Anda di halaman 1dari 13

Identifikasi Alat Kelamin Ternak Jantan dan Betina Serta Fungsinya

I. Identifikasi Alat Kelamin Ternak Jantan


Secara anatomik, alat kelamin jantan dapat dibagi menjadi 3 bagian besar yaitu : 1. Gonad atau Testes (kelenjar kelamin), merupakan bagian alat kelamin utama 2. Saluran reproduksi terdiri atas : pidydimis, !as "e#erens dan $retra, %elenjar& kelenjar mani terdiri atas : kelenjar 'esikularis, kelenjar prostata dan kelenjar bulbouret(ralis atau kelenjar co)per 3. *lat kelamin bagian luar yaitu : & +enis sebagai kopulasi, penyalur mani dan urine yang di bungkus preputium & Skrotum

TESTES
,entuk Testes bulat panjang dengan sumbu memanjang keara( 'ertikal. +ada sapi de)asa panjang testes 12 sampai 1- cm dan diameter antara . sampai / cm. ,erat testes antara 200 sampai -00 gram, tergantung pada umur, jenis sapi dan kondisi makanan. 1apisan& lapisan pembungkus testes dari luar kedalam adala( : epidermis, korium, tunika darto2, tenunan pengikat longgar, tunika 'aginalis komunis, rongga sempit (lanjutan peritoneum), tunica albugenia, parenc(ym. 3ungsi Testes : 1. 4eng(asilkan sel kelamin jantan ( spermato2oa ) 2. 4eng(asilkan (ormon kelamin jantan androgen5testosteron

Epidydimis
Terdiri dari : 1. bagian kepala (caput epidydmis) 2. bagian badan (corpus epidydimis) 3. bagian ekor (cauda epidydimis) 3ungsi epidydimis : Transportasi, konsentrasi, pemasakkan5pende)asaan dan tempat sementara (timbunan) spermato2oa.

Skrotum
Skrotum adala( kantong testes yang ber#ungsi mengatur temperatur testes dan epidydimis supaya tetap bertemperatur 678 sampai 978 lebi( renda( dari temperatur tubu( normal dan melindungi testes dari pengaru( luar secara langsung.

Kelenjar-kelenjar pelengkap
%elenjar vesikularis, meng(asilkan cairan agak kental dan lengket ber#ungsi memberi makanan, menamba( 'olume dan mengatur p: semen. %elenjar rostata, pada sapi jumla(nya sepasang, bentuknya bulat dan jau( lebi( kecil dibanding kelenjar 'esikularis. %elenjar !o"per bentuknya bulat dan biasanya terli(at adanya tetesan&tetesan cairan dari penis yang diperkirakan ber#ungsi membersi(kan uretra dari sisa&sisa urin.

#retra
$retra adala( saluran yang ber#ungsi ganda yaitu sebagai saluran urine dan saluran air mani (sperma), terbentang dari selepas 'asde#erens sampai ke ujung penis. %(usus untuk kambing dilengkapi dengan tonjolan uretra pada ujung penis yang disebut processus uret(ralis 4ekanisme jakulasi "ibagian pangkal uretra, yaitu bagian yang meluas dengan urat daging licin pada dindingnya, sebagai muara kelenjar 'esikularis, prostata dan ampulla. "ekat sebelum kopulasi terjadi masa sperma yang berkonsentrasi tinggi non motil dikeluarkan ole( ampulla kepangkal uretra yang meluas. +ada )aktu yang sama keluar pula sekresi kelenjar&kelenjar 'esikularis dan prostata, bercampur dibagian yang luas dari uretra itu, muara kantung kemi( tertutup ole( 8olliculus seminallis. %elenjar co)per bertugas membersi(kan dan menetralkan sisa&sisa urin dalam uretra. 8ara berkontraksi dinding pangkal uret(ra sangat mendadak se(ingga sekresinya keluar dengan memancar. +ada sapi bila ujung penis tela( menyentu( mukosa 'agina maka dengan cepat penis itu menjulur panjang dan disertai dorongan kontraksi otot&otot daging pinggang dan panggul, penis meluncur ke 'agina sampai ke mulut cer'i; bagian belakang. *pabila ujung penis tidak sampai dibagian ini, maka muskulator dinding pangkal uret(ra berkontraksi dan ini menyebabkan terpancarnya semen ke dalam partio 'aginalis cer'icis atau ke dalam lumen ser'i;. Setela( terpancarnya semen, penis mengendor, rela; dan ditarik keluar dari 'agina. <aktu yang diperlukan saat masuknya penis sampai ejakulasi pada sapi = - detik, sedangkan babi dan kuda sampai 1- menit. +enis dan +raeputium +enis mempunyai 2 #ungsi yaitu menyemprotkan semen ke dalam alat reproduksi betina dan untuk saluran perkemi(an. ,erbeda dengan jenis (e)an lain penis ruminansia mempunyai bagian yang berbentuk (uru# S disebut Fle$ura %ygmoidea pada saat tidak ereksi dan dilengkapi dengan otot retraktor penis untuk meluruskannya se)aktu ereksi. +reputium berasal dari kulit yang ber#ungsi melindungi penis dari pengaru( luar dan kekeringan.

Spermatogenesis
+embentukan spermato2oa dinamakan spermatogenesis yang terdiri dari 3 ta(ap : 1. Spermatocytogenesis, disebut juga ta(ap proli#erasi atau memperbanyak. +ada #ase ini terjadi pembela(an mitosis beberapa kali dan (asil ak(irnya spermatosit > . 2. 4iosis , Spermatosit > akan mengalami miosis (asil ak(irnya spermatid yang bentuknya tela( memiliki ekor yang kecil 3. Spermiogenesis, pada ta(ap ini spermatid akan menjadi spermato2oa melalui 6 #ase yaitu #ase Golgi, #ase mantel, #ase acrosom dan #ase pematangan. Spermato2oa di(asilkan terus menerus dan dicadangkan dalam epidydimis. Se)aktu di tubuli semini#eri spermato2oa tidak bergerak baru mulai akti# bergerak setela( di epidydimis. II. Identifikasi Alat Kelamin Ternak Betina Secara anatomis, alat kelamin ternak betina dapat dibagi menjadi 3 bagian yaitu : 1. Gonad atau o'arium, merupakan alat kelamin yang utama dan meng(asilkan o'um

2. Saluran reproduksi betina, terdiri dari o'iduct (tuba #allopii), uterus (kornu, korpus dan ser'iks uteri) dan 'agina 3. *lat kelamin bagian luar, klitoris dan 'ul'a +ada bangsa burung, organ reproduksi berbeda dengan (e)an menyusui, dimana o'arium sampai ke uterus (anya satu yaitu sebela( kiri saja yang berkembang. Sedang yang sebela( kanan tidak berkembang. +ada (e)an menyusui o'arium dan saluran reproduksinya terpisa(, tetapi keduanya bergabung dalam ruang abdomen. ?'arium +ada (e)an menyusui jumla(nya dua dan berada dekat ginjal, ukurannya tergantung pada umur dan masa reproduksi ternak betina. +ada (e)an yang sering beranak, ukuran o'ariumnya dapat menjadi 2 kali ukuran o'arium betina dara. ,entuk o'arium ber'ariasi menurut species (e)an dan tergantung pula pada jenis (e)an +olytocous (+?1>T?%uS) dalam satu kali kela(iran meng(asilkan banyak anak atau monotocous (4?@?T?T S5satu kali kela(iran meng(asilkan satu anak). 3olikel 3olikel o'arium berasal dari epitel beni( yang melapisi o'arium. +ertumbu(annya terbagi atas 6 stadium : a. Ta(ap pertama +ertumbu(annya terjadi pada )aktu (e)an betina masi( dalam kandungan dan setela( la(ir. b. Ta(ap kedua 3olikel primer berkembang menjadi #olikel sekunder terjadi pada )aktu (e)an betina tela( la(ir dan mengalami proses pende)asaan tubu(, tidak semua #olikel primer dapat berkembang menjadi #olikel sekunder. 3olikel tertier, yaitu #olikel sekunder yang tela( tumbu( de)asa, dimana sel&sel granulosa lebi( banyak, #olikel lebi( besar. Ta(ap ketiga +eruba(an dari #olikel tertier menjadi #olikel "e graa# (#olikel masak). +eruba(an ini terjadi (anya beberapa (ari menjelang estrus dan meng(asilkan estrogen.

c.

Suatu o'arium dalam mempunyai #olikel&#olikel yang berdegenerasi, artinya tidak ber(asil menjadi #olikel de graa#. ?'ulasi ?'ulasi adala( peristi)a peca(nya #olikel "e Graa# dan keluarnya o'um dari dalam #olike>>>. %orpus 1uteum Setela( o'ulasi, terjadila( ka)a( pada permukaan o'arium yang kemudian terisi dara( dan cairan lim#e serta ber)arna mera(, dan disebut korpus rubrum. %emudian lama&lama mengecil dan ber)arna coklat kepucatan atau coklat keputi(an dan disebut korpus albicans. +eranan korpus luteum 1. %orpus luteum periodikum, yaitu korpus luteum yang tumbu( dan beregresi dalam siklus bira(i

2. %orpus luteum gra'idatum, yaitu korpus luteum yang menyertai kebuntingan, ber#ungsi mera)at kebuntingan dengan progesteronnya. 3. %orpus luteum persisten, yaitu korpus luteum yang merupakan gangguan ter(adap siklus bira(i, (e)an betina de)asa tidak bira(i dalam )aktu yang lama )alaupun tidak bunting. Saluran Aeproduksi ,etina pada :e)an 4enyusui terdiri dari : & ?'idukt atau tuba #allopi & $terus & Ser'i; & !agina ?'idukt 4erupakan saluran yang meng(ubungkan o'arium dan uterus serta tergantung ole( messosalp(ink. Saluran ini ber#ungsi menerima sel telur, pembua(an5#ertilisasi, saluran spermato2oa dan transportasi o'um yang tela( dibua(i menuju ke uterus serta kapasitasi spermato2oa. $terus $terus terbagi atas %ornu uteri, %orpus $teri, Ser'i; $teri ,entuk&bentuk $terus : a. $terus "uple; : Ser'iks ada dua bua( korpus uteri tidak ada kornu uteri terpisa( conto( : tikus, marmut, kelinci b. $terus bikornis : Ser'iks (anya satu korpus uteri sangat pendek conto( : babi c. $terus bipartitus : Ser'i; satu korpus uteri jelas dan panjang conto( : kucing, anjing, sapi, domba d. $terus simple; : kornu uteri tidak ada korpus uteri besar ser'i; (anya satu conto( : primata 3ungsi $terus : & 4eng(asilkan cairan uterus & %apasitasi spermato2oa & 4eng(asilkan progesteron & Sebagai tempat implantasi5nidasi & Sebagai tempat perkembangan embrio & Transportasi spermato2oa Ser'iks Terletak diantara korpus dan 'agina. 3ungsi ser'iks adala( terutama menutup lumen uterus se(ingga mencega( masuknya mikroorganisme ke dalam uterus.

!agina Terbagi atas bagian 'estibulum, yaitu bagian sebela( luar yang ber(ubungan dengan 'ul'a, dan portio 'aginalis cer'ices yaitu bagian kesebela( ser'iks. ,atas dari dua bagian ini adala( tepat di kranial munculnya uretra. ?ogenesis Sama (alnya dengan spermatogenesis, oogenesis (pembentukan sel telur) juga mengalami ta(ap proli#erasi, ta(ap miosis dan trans#ormasi. +ada kelamin betina dimulai proses pembentukan sel telur saat embrional, ber(enti setela( la(ir dan mulai lagi setela( balig. 1. ?ogonia ,akal sel telur akan bermitosis membentuk = 9 juta oosit > dan pada )aktu la(ir tinggal = 2 juta dan setela( umur 9 ta(un pada manusia (anya tersisa 300.000. 4iosis 4iosis dimulai semenjak embrio umur . bulan dan ber(enti )aktu la(ir, dimulai kembali setela( de)asa kelamin didalam #olikel. :asilnya adala( oosit sekunder (>>) yang siap untuk dibua(i bila dilepaskan ole( #olikel "e Gra##. Trans#ormasi *da 3 ara( : & +enyimpanan Bolk, pigmen. & ?rganisasi daera( bakal & +enentuan selaput pelindung

2.

3.

+ematangan tidak terlalu kentara bila dibanding spermatogenesis "a#tar pustaka : & >lmu Aeproduksi :e)an. ?le( "r Soebadi +artodi(arjo & 3isiologi Aeproduksi Ternak dan >nseminasi ,uatan, ole( Salysburg, G.<.

*@*T?4> ?AG*@ A +A?"$%S> C*@T*@ T A@*% ?rgan reproduksi ternak jantan tersiri dari testes, scrotum, corda spermaticus, kelenjar tamba(an (glandula accessories), penis, preputium, dan system saluran reproduksi jantan. System saluran ini terdiri dari 'asa, e##erentia yang berlokasi di dalam testis, epididymis, 'as de#erens, dan uret(ra e;ternal yang bersambung ke penis. +ada masa ambrio, testis berasal dari corda genitalia primer, sedangkan system saluran reproduksi berasal dari ductus )ol##ii. +er(atikan diagram organ reproduksi jantan sebagaimana pada gambar di ba)a( ini:

3igure 3&1 "iagram o# t(e reproducti'e system o# t(e (a) bullD (b) ramD (c) boarD and (d) stallion. (Aedra)n #rom Sorenson. 1E9E. *nimal Aeproduction: +rinciples and +ractices. 4cGra)&:ill.) *lat reproduksi ternak jantan di bagi menjadi tiga yaituD alat kelamin primer berupa testis, alat kelamin sekunder yaitu 'as de'erent, epididimis, penis, dan uretra, sedangkan kelenjar aksesori yaitu kelenjar 'esikula seminalis, kelenjar prostata, dan kelenjar co)per. 2.1.1 *lat kelamin primer. Testis *dala( organ reproduksi primer pada ternak jantan, karena ber#ungsi meng(asilkan gamet jantan (spermato2oa) dan (ormone kelamin jantan (androgens). Testes berlokasi di dekat ginjal turun melalui canalis inguinalis masuk ke dalam scrotum. Turunnya testes terjadi akibat memendeknya gubernaculum, sebua( ligamentum yang memanjang dari daera( inguinalis kemudian bertaut pada cauda epididymis. +emendekan gubernaculum terjadi karena pertumbu(an gubernaculum tidak secepat pertumbu(an tubu(. Testes terletak dekat dengan daera( inguinalis dan tekanan intra& abdominal membantu testes melalui canalis inguinalis masuk scrotum. :ormone yang terlibat dalam pengaturan turunnya testes adala( gonadotropins dan androgen.

Testis pada sapi mempunyai panjang berkisar 10&13 cm, lebar berkisar -&.,- cm dan beratnya 300&600 gr. ,abi mempunyai ukuran testes serupa pada sapi, tetapi domba dan kuda ukuran testisnya lebi( kecil. +ada semua ternak, testis ditutupi ole( tunica 'aginalis, sebua( jaringan serous yang merupakan perluasan dari peritoneum. 1apisan ini diperole( ketika testis turun masuk ke dalam scrotum dari tempat asalnya dalam ruang abdominal yang melekat sepanjang garis epididymis. 1apisan luar dari testis adala( tunica albuginea testis, merupakan membrane jaringan ikat elastis ber)arna puti(. +embulu( dara( dalam jumla( besar dijumpai tepat di ba)a( permukaan lapisan ini. 1apisan #ungsional dari testis, yaitu parenc(yma terletak di ba)a( lapisan tunica albuginea. +arenc(yma ini ber)arna kekuningan, terbagi&bagi ole( septa yang tidak sempurna menjadi segmen&segmen. +arenc(yma mempunyai pipa&pipa kecil didalamnya yang disebut tubulus semini#erous (tunggal), tubuli semini#eri (jamak). Tubuli semini#eri berasal dari primary se; cord yang berisi sel&sel beni( (germ cells), spermatogonia, dan sel&sel pemberi makan, yaitu sel sertoli. Sel sertoli berukuran lebi( besar dengan jumla( lebi( sedikit daripada spermatogonia. :ormone gonadotropin asala kelenjar pituitary, #ollicle stimulating (ormone (3S:) memacu sel&sel sertoli meng(asilkan androgen binding protein (*,+) dan in(ibin. +anjang tubuli semini#eri dari sepasang testes sapi, diperkirakan spanjang km, sedangkan diameternya (amper 200. berat tubuli semini#eri diperkirakan /0&E0F dari berat testes. Tubuli semini#eri bersambungan dengan sebua( tenunan tubulus, yaitu rete testes yang ber(ubungan dengan 12&1- saluran kecil, yaitu 'asa e##erentia yang menyatu pada caput epididymis. :ormone testosterone diperlukan untuk perkembangan tanda&tanda kelamin sekunder dan untuk tingka( laku perka)inan secara normal. Testosterone juga ber#ungsi untuk mengontrol akti'itas kelenjar&kelenjar tamba(an (accessory glands), produksi spermato2oa, dan pemeli(araan system saluran reproduksi jantan. Sedangkan perannya dalam diri ternak sendiri adala( membantu memperta(ankan kondisi optimum pada spermatogenesis, transportasi spermato2oa dan deposisi spermato2oa ke dalam saluran reproduksi betina. 2.1.2 *lat Aeprodusi sekunder a) !as de'erent dan uretra !as de#erens. 4erupakan sebua( saluran dengan satu ujung bera)al dari bagian ujung distal dari cauda epididymis. %emudian dengan melekat pada peritoneum, membentang sepanjang corda spermaticus, melalui daera( inguinalis masuk ruang pel'is, dimana 'as de#erens bergabung dnegan uret(ra di suatu tempat dekat dengan lubang saluran kencing dari 'esica urinaria. ,agian 'as de#erens yang membesar dekar dengan uret(ra, di sebut ampulla. !as de#erens mempunyai otot daging licin yang tebal pada dindingnya dan mempunyai #ungsi tunggal yaitu sebagai sarana transportasi spermato2oa. Spermato2oa dikumpulkan dalam ampulla selama ejakulasi, sebelum dikeluarkan ke dalam uret(ra. $ret(ra. 4erupakan sebua( saluran tunggal yang membentang dari persambungan dengan ampulla sampai ke pangkal penis. 3ungsi uret(ra adala( sebagai saluran kencing dan semen. +ada sapid an domba selama ejakulasi terjadi percampuran yang kompleks antara spermato2oa yang padat asal 'as de#erens dan epididymis dengan ciran sekresi darikelnjar&kelenjar tamba(an dalam uret(ra yang berada di daera( pel'is menjadi semen. +ada kuda dan babi percampuran ini tidak sesempurna pada sapid an domba. Semen kuda dan babi terdiri dari bagian bebas (tanpa) spermato2oa dan bagian yang kaya spermato2oa. b) +enis 4erupakan organ kopulasi pada ternak jantan, membentang dari titik uret(ra keluar dari ruang pel'is di bagian dorsal sampai dengan pada ori#icium uret(ra eksternal pada ujung bebas dari penis. +ada sapi, domba, kambing, dan babi penis mempunyai bagian yang berbentuk seperti (uru# GSH (sigmoid #le;ure) se(ingga penis dapat ditarik dan berada total dalam tubu(. %eempat jenis ternak tersebut dan kuda mempunyai musculus retractor penis, yaitu sepasang otot daging licin, jika releks memberikan kesempatan penis untuk memanjang dan jika kontraksi dapat menarik penis ke dalam tubu( kembali.

+ada kuda glans penisnya tipe 'ascular, mengandung lebi( banyak jaringan erectile dibandingkan dengan glans penis pada domba, kambing, sapid an babi. Caringan erectile adala( jaringan ca'ernous (sponge) terletak dalam dua daera( penis, yaitu pada corpus spongiosum penis yang merupakan jaringan ca'ernouse yang terletak di sekitar uret(ra, ditutupi ole( musculus bulbospongiosum pada pangkal penis. %emudian pada corpus ca'ernosum penis, merupakan sebua( daera( jaringan ca'ernouse yang lebi( besar, terletak di bagian dorsal dari corpus spongiosum penis. +ada mulanya kedua ca'ernouse tersebut berasal dari musculus isc(loca'ernouse. %edua musculus bulbospongiosum dan musculus isc(loca'ernous adala( otot daging seran lintang yang merupakan musculus skeletal bukan otot daging licin sebagaimana (alnya dengan otot&otot daging licin yang pada umumnya ada pada saluran reproduksi ternak jantan maupun betina. +ada saat ereksi penis dari type #ibroelastic, diameternya tidak banyak berbeda dengan pada saat releks, tetapi pada penis type 'ascular, diameternya menjadi lebi( besar dibandingkan ketika tidak ereksi. Gambar perbandingan bentuk glans penis antara sapi, domba, babi dan kuda, ditunjukkan pada gambar di ba)a( ini :

3igure 3&9 8omparati'e diagram s(o)ing t(e s(ape o# t(e glans penis o# t(e bull, boar, ram. and stallion. @ote t(e t)isted groo'e containing t(e e;ternal uret(ral ori#ice in t(e bull, t(e uret(ral pro;ess (#ili#orm appendage)e;tending beyond t(e glands penis ing t(e ram, t(e corkscre) spiral in t(e boar, and t(e #lattened glans penis in t(e stallion )it( t(e small uret(ral process e;tending beyond. (Aedra)n #rom *s(do)n and :ancock. 1E96. Aeproduction in 3arm *nimals.(3rd ed.). ed. :a#e2.1ea and 3ebiger.) 4enurut tipenya penis dibagi menjadi dua macam yaitu: 1. Tipe muskuloka'ernosus yang terdapat pada golongan anjing, kuda, primata dan sebagainya. 2. Tipe #ibroelastis terdapat pada sapi ,domba, kambing,babi,rusa, dan kerbau. +enis mempunyai #ungsi sebagai alat kopulasi dan jalan keluar air mani pada )aktu ejakulasi dan mendeposisikan air mani pada alat kelamin betina. +ermukaan penis terutama kepala penis (glans penis ) sangat kaya dengan syara#. ?le( karena itu, bagian ini sangat peka ter(adap segala rangsangan ,serperti panas, dingin atau sakit.(al ini penting untuk diper(atikan terutama pada )aktu pengambilan air mani seekor pejantan dengan memakai 'agina buatan. +erlakuan yang kasar dan su(u yang panas atau dingin, demikian pula permukaan yang terlalu kasar dari 'agina buatan dapat mengakibatkan terganggunya proses ejakulasi , se(ingga air mani yang di(asilkan sangat berkurang. ?le( karena itu, su(u yang tepat dan permukaan 'agina yang licin (arus diper(atikan dari pengambilan air mani dengan memakai 'agina buatan.penis mempunyai persediaan daraa( yang besar dan permukaan yang lunak karena itu penis muda( sekalDi terluka dan pendara(an bisa cepat terjadi. +reputium %ata prepuce atau preputeum mempunyai arti sama dengan sarung adala( i'aginato dari kulit yang membungkus secara sempurna pada ujung bebas dari penis. +erkembangan embrionik dari organ ini sama dengan perkembangan dari organ labia minira pada ternak betina. +repuce dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu bagian prepenile, lipatan luar dan bagian penile, lipatan dalam. Sekitar lubang

prepuse ditumbu(i ole( rambut panjang dan kasar. +ada saat penampungan semen dalam program inseminasi buatan, perlu diadakan pencukuran ter(adap rambut ini, untuk menjaga agar semen tidak tercemar ole( kotoran yang kemungkinan besar menempel pada rambut tersebut

c) Skrotum dan kauda spermatikus Scrotum, adala( sebua( kantung dengan dua lobus pembungkus testes, terletak di daera( inguinalis, pada kebanyakan ternak yaitu terletak di antara dua pa(a kaki belakang. Tersusun atas lapisan luar kulit yang tebal yang mempunyai banyak kelenjar keringat dan kelenjar sebaceae, dilapisi selapis otot yang licin, tunica dartos yang bercampur dengan tenunan ikat.. %antong skrotum terdiri dari beberapa lapisan. 1apisan pertama adala( kulit diliputi ole( bulu dan kelenjar keringat di dalamnya. 1apisan kedua adala( tunika dartos yang terletak sangat rapat dengan kulit kecuali pada bagian dorsal dari kantong skrotum. 1apisan ketiga adala( tunika 'aginalis yang mempunyai pelebaran sampai ke peeritoneum dari rongga perut. Tunika 'aginalis mempunyai dua lapisan yaitu lapisan 'iseral yang membungkus testis dan epidididmis, lapisan pariental yang bersatu dengan rongga skrotum. 3ungsi skrotum adala( melindungi testis dari gangguan luar, berupa pukulan, panas, dingin, dan gangguan& gangguan mekanis lainnya, #ungsi terpenting adala( memcega( menurunnya su(u testis sampai beberapa derajat di ba)a( su(u tubu( se(ingga memungkinkan terjadinya proses spermatogenesis secara sempurna. %ontrol Temperature +ada sapi, jika #luktuasi temperature berayun dari -&1208, maka su(u dalam testes menjadi 6&908 di ba)a( su(u tubu(nya. Cika su(u luar mencapai 3/08, maka perbedaan su(u testes dan su(u tubu(nya menjadi separu(nya, yaitu 2&308 di ba)a( su(u tubu(. @amun demikian, renda(nya su(u luar tidak diikuti dengan renda(nya #ertilitas. d) pididimis

4erupakan saluran eksternal pertama yang keluar dari testes di bagian apeks testis menurun longitudinal pada permukaan testes, dikurung ole( tunica 'aginalis dan testis. pididymis dibagi menjadi tiga bagian, yaitu, caput (kepala), corpus (badan), dan cauda (ekor) epididymis. 8aput epididymis, nampak pipi( di bagian apeks testis, terdapat 12&1- bua( saluran kecil, 'asa e##erentia yang menuyatu menjadi satu saluran. 8orpus epididymis memanjang dari apeks menurun sepanjang sumbu memanjang testis, merupakan saluran tunggal yang bersambungan dengan cauda epididymis. +anjang total dari epididymis diperkirakan mencapai 36 meter pada babi dan kuda. 1umen cauda epididymis lebi( lebar daripada lumen corpus epididymis. Struktur dari epididymis dan saluran eksternal lainnya, 'as de#erens dan uret(ra adala( serupa pada saluran reproduksi betina. Tunica serosa di bagian luar, diikuti dengan otot daging yang licin pada bagian tenga( dan lapisan paling dalam adala( epit(elial. I3ungsi pididymis Transportasi. pididymis mempunyai #ungsi pertama yaitu sebagai sarana transportasi bagi spermato2oa. 1ama perjalanan spermato2oa dalam epididymis pada domba, sapi dan babi ber'ariasi, masing&masing adala( dari 13&1-, E&11, dan E&16 (ari. ,eberapa #actor yang menunjang perjalanan spermato2oa dalam epididymis, yaitu diantaranya adala( #actor tekanan yang diakibatkan ole( produksi spermato2oa baru dari dalam tubuli semini#eri. :al ini menyebabkan tekanan pada rete testis, 'asa e##erentia dan sampai pada epididymis. Gerakan spermato2oa dapat ditimbulkan ole( adanya pemijatan pada testis dan epididymis, (al ini dapat juga terjadi selama ternak memperole( lati(an atau gerak untuk memperta(ankan kondisi tubu( yang baik (e;ercise). +ergerakan spermato2oa dibantu ole( adanya ejakulasi. Selama ejakulasi, kontraksi peristaltic melibatkan otot daging licin epididymis

dan tekanan negati'e yang ditimbulkan ole( kontraksi 'as de#erens dan uret(ra menyebabkan spermato2oa dapat bergerak secara akti# dari epididymis menuju dalam 'as de#erens dan uret(ra. %onsentrasi. 3ungsi yang kedua adala( konsentrasi spermato2oa, dimana se)aktu spermato2oa memasuki epididymis bersama cairan asal testis dalam keadaan relati'e encer, diperkirakan sejumla( 100 juta per millimeter pada sapi, domba dan babi. "alam epididymis spermato2oa dikonsentrasikan menjadi kira&kira 6 milyar spermato2oa per millimeter. 4ekanismenya terjadi karena sel&sel epit(el yang ada pada dinding epididymis mengabsorbsi cairan asal testis. Sebagian besar absorbsi cairan ini terjadi pada caput dan ujung pro;imal dari corpus epididymis. "eposisi. 3ungsi ketiga, adala( sebagai tempat deposisi (penyimpanan) spermato2oa. Sebagian besar disimpan pada cauda, dimana spermato2oa terkonsentrasi di bagian yang mempunyai lumen besar. pididymis sapi jantan de)asa berisi antara -0&96 milyar spermato2oa. !iskositas tinggi, p: renda(, konsentrasi 8?2 tinggi, ratio % ter(adap @a tinggi, pengaru( testosterone, dan #actor&#aktor lain bergabung membentuk suasana bagi spermato2oa mempunyai laju metabolisme yang renda( dan dapat (idup lama. Spermato2oa tetap dapat (idup dan tetap #ertile dalam )aktu kira&kira .0 (ari dalam epididymis. 4aturasi. 4erupakan #ungsi keempat. :al ini dapat dibuktikan ba()a spermato2oa yang baru saja masuk ke caput epididymis berasal dari 'asa e##erentia tidak memiliki #ertilitas dan juga tidak memiliki motilitas. Spermato2oa setela( mele)ati epididymis, maka akan memiliki #ertilitas dan motilitas. Cika kedua ujung 8auda epididymis diikat, maka diketa(ui spermato2oa yang berada terdekat dengan corpus menigkat kemampuan #ertilitasnya dalam )aktu sampai 2- (ari, sedangkan spermato2oa yang terdekat dengan 'as de#erens menurun kemampuan #ertilitasnya. :al ini membuktikan ba()a semakin tua spermato2oa, maka semakin (ilang kemampuan #ertilnya jika tidak keluar atau bergerak keluar dari epididymis. Sementara spermato2oa dalam epididymis, spermato2oa melepaskan butir protoplasma (cytoplasmic droplet) yang terbentuk pada le(er spermato2oa selama spermatogenesis. 2.1.3 %elenjar J %elenjar Tamba(an %elenjar J kelenjar tamba(an (accessory glands) berada di sepanjang bagian uretra yang terletak di daera( pel'is, mempunyai saluran Jsaluran yang mengeluarkan sekresi J sekresinya kedalam uretra. %elenjar J kelenjar tamba(an ini terdiri dari kelenjar 'asikular, kelenjar, kelenjar prostate dan kelenjar bulbouret(ral atau kelenjar co)per. %elenjar J kelenjar ini mempunyai sumbangan besar bagi 'olume cairan semen. 1ebi( lanjut diketa(ui ba()a sekresi kelenjar J kelenjar tamba(an ini mengandung sebua( larutan bu##ers, 2at J 2at makanan dan substansi lain yang diperlukan bagi motilitas dan #ertlitas %elenjar 'esicular. %elenjar ini di sebut juga sebagai kelenjar seminal 'esicles, merupakan sepasang kelenjar yang mempunyai lobuler, muda( dikenali karenamirip segerombol anggur, berbonggol J bonggol. +anjang kelenjar ini sama pada beberapa jenis ternak seperti kuda, sapid an babi yaitu berkisar 13 J 1- cm, tetapi lebar dan ketebalannya berbeda, kelenjar 'esicular pada sapi mempunyai ketebalan dan lebar (amper separu( dari yang ada pada babi dan kuda. "omba mempunyai kelenjar 'esicular jau( lebi( kecil, mempunyai panjang kira J kira 6 cm. saluran J saluran ekskretori kelenjar 'esicular terletek di dekat bi#urcation ampulla dengan uretra. +ada sapi, kelenjar 'esicular memberikan sekresinya lebi( dariseparu( 'olume total dari semem dan pada jenis J jenis ternak lainnya rupanya juga sama sebagai mana pada sapi. Sekresi kelenjar 'esicular mengandung beberapa campuran organic yang unik, yakni tidak dijumpai pada substansi J substansilain di mana saja ada tubu(. 8ampuran J campuran anorganik ini di antaranya adala( #ructose dan sorbitol, merupakan sumber energi utama bagi spermato2oa sapid a spermato2oa domba, tetapi pada kuda dan babi konsentrasinya renda(. Sekresi kelenjar 'esikula juga mengandung dua larutan bu##er, yaitu p(osp(ate dan carbonate bu##er yang penting sekali dalam memperta(ankan p: semen agar tidak beruba(, karena jika terjadi peruba(an p: semen, (al ini dapat berakibat jelek bagi spermato2oa.

%elenjar +rostate. %elenjar prostate merupakan kelenjar tunggal yang terletak mengelilingi dan sepanjang uretra tepat dibagian posterior dari lubang ekskretoris kelenjar 'esicular. ,adan kelenjar prostate jelas dapat dili(at pada ternak yang de)asa, pada sapid an kuda dapat di raba melalui palpasi parectal. +ada domba, seluru( prostatenya mengelilingi otot daging uretra. kskresi kelenjar prostate (anya sebagian kecil saja menyusun pada cairan semen pada cairan semen pada beberapajenis ternak yang diteliti. Tetapi beberapa laporan menunjukkan ba()a setidak J tidaknya sumbangan kelenjar prostate sebagaimana substantial kelenjar 'esicular pada babi. %elenjar prostate mengandung banyak ion J ion anorganik, meliputi @a, 8l, dan 4g semuanya dalam larutan. %elenjar ,ulbouret(ral atau 8)oper. %elenjar bulboret(al terdiri sepasang kelenjar yang terletak sepanjang uretra, dekat dengan titik keluarnya uretra dari ruang pel'is. %elenjar ini mempunyai ukuran dan bentuk seperti bulatan yang berdaging dan berkulit keras, pada sapi lebi( kecil dibandingkan pada babi. +ada sapi terletek mengelilingi otot daging bulbospongiosum. Sumbangannya pada cairan semen (anya sedikit. +ada sapi, sekresi kelenjar bulbouret(ral membersi(kan sisa J sisa urine yang ada dalam uretra sebelum terjadi ejakulasi. Sekresi ini dapat di li(at sebagai tetes J tetes dari preputilium sesaat sebelum ejakulasi. +ada babi, sekresinya mengakibatkan sebagian dari semen babai menjadi menggumpal. Gumpalan ini dapat dipisa(kan jika semen babai akan digunakan dalam inseminasi buatan. Selama perka)inan secara alam, gumpalan J gumpalan ini menjadi sumbat yang dapat mencega( membanjirnya semen keluar melalui canalis cer'icalis menuju kedalam 'agina dari babi betina. ,erikut adala( perbandingan dari kelenjar&kelenjar tamba(an beberapa ternak :

3igure 3&. *ccessory glands o# t(e bull, boar, ram, and stallion s(o)ing t(eir relations(ip to t(e ampulla and uret(ra. (Aedra)n #rom *s(do)n and :ancock. 1E96. Aeproduction in 3arm *nimals. (3rd ed). ed. :a#e2. 1ea and 3ebiger.)