Anda di halaman 1dari 8

Pertemuan Ke 9.

BAB V
PENDUGAAN PARAMETER
5.1 Pengertian Pendugaan Parameter.
Pendugaan merupakan suatu bagian dari statistik
inferensia yaitu suatu pernyataan mengenai parameter
populasi yang tidak diketahui berdasarkan informasi dari
sampel random sederhana yang diambil dari populasi.
Pendugaan Titik Parameter Populasi :
Penduga adalah suatu statistik sampel yang digunakan
untuk menduga suatu parameter yang tidak diketahui.
Pendugaan adalah seluruh proses menggunakan statistik
untuk menduga parameter.
Pendugaan tunggal atau titik (point estimate) ialah
pendugaan yang terdiri dari satu nilai saja.
Contoh :
Rata-rata konsumsi gula tiap keluarga per
bulannya 12 kg artinya X = 12 sebagai
penduga (estimator) dari .
Persentase pelanggan supermarket yang
tidak puas sebesar 20 % artinya p sebagai
penduga dari parameter P.
Beberapa penduga dan parameter :
Parameter : P
Penduga : x p s r b
Pendugaan Interval
Pendugaan tunggal yang terdiri dari satu angka tidak memberikan
gambaran mengenai berapa jarak/selisih nilai penduga tersebut terhadap
nilai sebenarnya.
Jika kita menginginkan suatu pengukuran yang obyektif tentang derajat
kepercayaan kita terhadap ketelitian pendugaan, maka kita sebaiknya
menggunakan pendugaan interval (interval estimation). Pendugaan ini
akan memberikan nilai-nilai statistik dalam suatu interval dan bukan nilai
tunggal sebagai penduga parameter.
Pendugaan interval (selang) merupakan pendugaan berupa interval yang
dibatasi oleh dua nilai yang disebut dengan nilai batas bawah dan nilai
batas atas.
Pendugaan interval itu akan merupakan interval kepercayaan atau
interval keyakinan (confidence interval) yang dibatasi oleh batas
keyakinan atas (upper confidence limit) dan batas keyakinan bawah
(lower confidence limit).
Untuk membuat pendugaan interval harus ditentukan terlebih dahulu
koefisien keyakinan atau tingkat keyakinan yang diberi simbol 1 - .
Koefisien keyakinan atau tingkat keyakinan :
Misalnya : 1 - = 0,90
= 0,10 = 10 %.
/2 = 0,05
jadi Z
/2
= Z 0,05 = (ZP = 0,5 - /2) =
Z
0,5 0,05
= Z
0,45
= 1,645 (lihat Tabel Normal).
Misalnya : 1- = 0,98 dan n = 25
= 0,02
/2 = 0,01
jadi t
/2 ; v
= t
/2 ; n 1
= t
0,01 ; 25 1
= t
0,01 ; 24
= 2,492
( lihat tabel Distribusi t).
5.2 Pendugaan interval Rata-rata
Pendugaan parameter dengan sampel
besar (n > 30).
Jika dan diketahui, populasi tak terbatas
atau populasi terbatas dan penarikan sampel
dilakukan dengan pengembalian kembali
(with replacement), maka rumusnya adalah
P ( X - Z
/2
. < < X + Z
/2
. ) = 1 -
n n
Jika dan diketahui, populasi terbatas dan penarikan sampel
dilakukan tanpa pengembalian kembali (without replacement), maka
rumusnya adalah
P ( X - Z/2 . . N n < < X + Z/2 . . N n ) = 1 -
n N 1 n N 1
Jika dan tidak diketahui, populasi tak terbatas atau populasi terbatas
dan penarikan sampel dilakukan dengan pengembalian kembali (with
replacement), maka rumusnya adalah
P ( X - Z/2 .S < < X + Z/2 .S ) = 1 -
n n
S
2
= 1 (X
i
X)
2
n 1
S
2
= 1 { (X
1
X)
2
+ (X
2
X)
2
+ + (X
n
X)
2
}
n 1
Contoh :
1. Suatu sampel random yang terdiri dari 100 wisatawan
asing telah dipilih guna diwawancarai dari populasi
yang dianggap tidak terbatas dan terdiri dari semua
wisatawan asing yang ada di Indonesia. Dari
wawancara itu diketahui rata-rata pengeluaran per
kunjungannya ialah $800, per wisatawan. Jika
dianggap deviasi standart dari pengeluaran semua
wisatawan di Indonesia sebesar $120, maka buatlah
interval keyakinan sebesar 95% untuk menduga rata-
rata pengeluaran per wisatawan per kunjungannya di
Indonesia
b. Pendugaan parameter dengan sampel
kecil (n < 30).
Jika dan tidak diketahui, populasi
terbatas dan penarikan sampel dilakukan
tanpa pengembalian kembali (without
replacement), maka rumusnya adalah
P ( X - t
/2
. S < < X + t
/2
. S ) = 1 -
n n
t
/2 ; v
= t
/2 ; n 1
v = n 1 = derajat bebas
Contoh :
1. Diketahui data tinggi x
i
= 159, 161, 157, 155, 163
Interval keyakinan sebesar 90%. Perkirakan rata-
rata mahasiswa seluruhnya !
5.3 Penentuan Besarnya Sampel n untuk
Pendugaan Rata-rata.
n = [Z/2 . ]
2
E
2
Contoh :
Andaikan di antara plat baja yang dibuat melalui
suatu proses tertentu memiliki distribusi normal
dengan = 0,50, berapa besarnya sampel yang
harus kita ambil agar kita 95 % yakin bahwa rata-
rata sampelnya tidak akan berselisih dari rata-rata
populasinya lebih dari 0,1 ?
SOAL SOAL LATIHAN
01. Pendugaan parameter yang terdiri dari satu nilai saja
disebut
a. interval estimate c. point estimate
b. one estimate d. single estimate
02. Parameter simpangan baku populasi dapat diduga oleh
penduga(estimator) yaitu :
a. p c. s
b. d.
02. Parameter simpangan baku populasi dapat diduga oleh
penduga(estimator) yaitu :
a. p c. s
b. d.
03. Jika tingkat kesalahan () = 1 %, maka tingkat keyakinan
dalam pendugaan parameter adalah :
a. 90 % c. 99 %
b. 95 % d. 100 %
03. Jika tingkat kesalahan () = 1 %, maka tingkat keyakinan
dalam pendugaan parameter adalah :
a. 90 % c. 99 %
b. 95 % d. 100 %
04. Diketahui standar deviasi 8 dan rata-rata dari 25 sampel
adalah 20 dengan nilai kritis z = 2,58 maka batas atas
interval konfidensi pendugaan rata- ratanya adalah..
a. 15,87 c. 24,13
b. 18,57 d. 23,14
04. Diketahui standar deviasi 8 dan rata-rata dari 25 sampel
adalah 20 dengan nilai kritis z = 2,58 maka batas atas
interval konfidensi pendugaan rata- ratanya adalah..
a. 15,87 c. 24,13
b. 18,57 d. 23,14
05. Jika tingkat keyakinan dalam pendugaan interval rata-rata
digunakan 99% dan sampel tidak kurang dari 30 maka
nilai Z tabel sebesar
a. 1,65 b. 1,96 c. 2,33 d. 2,58
petunjuk: ( Z
0,05
= 1,65 ; Z
0,025
= 1,96 ;
Z
0,01
= 2,33 ; Z
0,005
= 2,58 )
05. Jika tingkat keyakinan dalam pendugaan interval rata-rata
digunakan 99% dan sampel tidak kurang dari 30 maka nilai
Z tabel sebesar
a. 1,65 b. 1,96 c. 2,33 d. 2,58
petunjuk: ( Z
0,05
= 1,65 ; Z
0,025
= 1,96 ;
Z
0,01
= 2,33 ; Z
0,005
= 2,58 )
01. Pendugaan parameter yang terdiri dari satu nilai saja
disebut
a. interval estimate c. point estimate
b. one estimate d. single estimate