Anda di halaman 1dari 2

Yogyakarta I Semarang I Solo I Purwokerto I Magelang I Pekalongan

kabarkota

REPUBLIKA 15

Rabu, 28 Oktober 2009
Rabu, 28 Oktober 2009
Rabu, 28 Oktober 2009

Rabu, 28 Oktober 2009

Rabu, 28 Oktober 2009
Rabu, 28 Oktober 2009
kilas

kilas

Sultan: Awal Januari- Februari RUUK Dibahas

YOGYAKARTA - Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X mengatakan pemba- hasan RUUK (Rancangan Undang-Undang Keistimewaan) DIY harus diajukan lagi oleh pemerintah ke Badan Legislasi Nasional de- ngan adanya kabinet (termasuk Menteri Da- lam Negeri) yang baru dan DPR RI yang baru. ‘’Dengan adanya kabinet yang baru dan DPR RI yang baru pembahasan RUUK harus diajukan kembali dalam arti yang saya ketahui bukan berarti RUUK kemarin yang sudah dibahas terus dilanjutkan. Melainkan diajukan kembali oleh pemerintah ke Badan Legislasi Nasional,’‘kata Sultan HB X pada wartawan di Kepatihan, Selasa (27/10). Perkara pembahasannya dari nol lagi, kata Sultan, tetapi materinya sebagian sudah di- sepakati oleh Mendagri dan Komisi II DPR RI sebelumnya. ‘’Tetapi ada beberapa yang dipending. Untuk itu perlu kesepakatan lagi apakah dibahas mulai dari nol atau tinggal sisanya dilanjutkan,’‘ tutur dia. Saat ditanya masalah apa yang di pending Sultan mengatakan tidak tahu. ‘’Yang dipen- ding saya tidak tahu persis, kemungkinan soal penetapan dan pemilihan. Pembahasan hal itu dari pemerintah. Dari Pemerintah DIY hanya membuat tim asistensi yaitu ada dari UGM dan dari pemerintah daerah sendiri,’‘kata Sultan. nri

Wakil dari Enam Negara BelajarKB di Yogya

YOGYAKARTA - Sebanyak 20 orang dari enam negara (Kamboja,Ethiopia, Muzambik, Kenya, Yaman, Timor Leste) mengikuti pelati- han program KB di Indonesia yang diseleng- garakan BKKBN bekerjasama dengan JICA. Menurut Kepala Center of Trainning and Collaboration Dr Sunarto MBA, selama di Yogyakarta peserta pelatihan program KB selain melakukan dialog dengan pejabat jajaran BKKBN Propinsi DIY dan pejabat instansi terkait, juga mengunjungi kegiatan/pelaksanaan KB di Kabupaten Kulonprogo serta Kota Yogyakarta pada tang- gal 24-31 Oktober. ‘’Salah satu pertimbangan dipilihnya Yogyakarta, karena Yogyakarta termasuk provinsi di Indonesia yang telah menekan angka kelahiran serta berhasil melaksanakan pembangunan di bidang kesehatan. Sehingga angka kematian ibu melahirkan kecil, usia harapan hidup tinggi,’‘ kata Sunarto pada saat rombongan peserta pelatihan KB diteri- ma Wakil Gubernur DIY Paku Alam IX di Kepatihan Yogyakarta, Selasa (27/10). nri

Pemuda Harus Berani Tampil dalam Pilkada

SLEMAN — Wabup Sleman mengatakan saat ini kesempatan terbuka bagi siapa saja, termasuk para pemuda, untuk tampil bersaing dalam pemilihan kepala daerah di Sleman. Memang, katanya, sementara ini pintu masuk untuk mengikuti pilkada itu lebih banyak melalui partai politik. Tapi, ‘’Bila tak bisa lewat partai politik, bisa lewat jalur lain (mengajukan diri secara independen),’‘ kata Sri Purnomo saat berbicara pada seminar ‘’Pemuda Menggagas Masa Depan Sleman’‘ di University Center-UGM, Selasa (27/10). Menurut Wabup, kesempatan mengikuti pilkada Sleman terbuka bagi siapapun, baik untuk pemuda, atau dirinya yang ia sebut sudah di ambang memasuki usia ‘’sepuh’‘. Tapi kata Sri Purnomo, ia sendiri ingin meli- hat pilkada Sleman nanti bisa diikuti banyak calon. ‘’Jangan yang muncul hanya dua pasangan calon,’‘ tegasnya. Ia mengatakan akan semakin baik bila semakin banyak calon yang ingin bersaing untuk mengikuti pilkada itu, apalagi mereka adalah para pemuda, dan ia berharap para pemuda Sleman berani tampil untuk bersaing dalam pilkada tersebut. ‘’Dengan banyaknya pasangan calon yang tampil, maka masyarakat akan semakin merasa terwakili di dalamnya,’‘ tuturnya. yoe

Salah Mendata, Tenaga Honorer Mengadu

GUNUNGKIDUL — Forum Tenaga Honorer Sekolah Negeri Indonesia (FTHSNI) Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengadu ke DPRD setempat, Selasa (27/10), untuk melaporkan dugaan kesalahan pendataan guru tidak tetap (GTT) penerima tunjangan fungsional dan insentif. “Pendataan tenaga honorer penerima tun- jangan tidak transparan, sehingga banyak pegawai honorer yang tidak memenuhi syarat namun mendapat tunjangan fungsional dan insentif. Bahkan, GTT yang belum memenuhi syarat sudah mendapat tunjangan sedangkan sejumlah GTT yang lebih dari tiga tahun mengabdi justru tidak mendapat tunjangan,” kata Ketua FTHSNI Gunungkidul Eko Sulistyadi di depan sejumlah anggota DPRD Gunungkidul. ant

BOWO PRIBADI/REPUBLIKA

anggota DPRD Gunungkidul. ■ ant BOWO PRIBADI/REPUBLIKA Basmi Ulat: Seorang petani di Desa Duren Kecamatan

Basmi Ulat: Seorang petani di Desa Duren Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang menyemprot- kan obat anti hama pada tanaman sawi di ladangnya. Penyemprotan ini untuk membasmi hama ulat yang merusak daun sayuran ini.

Pemkot Lakukan Uji Publik Data Gakin

YOGYAKARTA — Pemerin- tah Kota (Pemkot) Yogyakarta akan melakukan uji publik ter- hadap data keluarga miskin (gakin) versi pemerintah lang- sung kepada masyarakat dan membuka kesempatan kepada masyarakat untuk mengkriti- sinya. “Kami telah memiliki para- meter tentang kriteria keluarga miskin, dan dari parameter yang telah ditetapkan tersebut terdapat 22 ribu kepala keluar- ga yang masuk dalam keluarga miskin,” kata Kepala Bidang Bantuan dan Pengembangan Sosial Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Din- sosnakertrans) Kota Yogyakar- ta Tri Hastono di Yogyakarta, Selasa (27/10). Uji publik data gakin terse- but akan dilakukan pada 4-15 November dengan bantuan ke- tua rukun warga (RW) atau ru- kun tetangga (RT) yang akan menempelkan data keluarga miskin tersebut pada papan baca publik. Setiap masyarakat dapat menanggapi data tersebut dan mendiskusikannya kepada RT, misalnya tercatat miskin tetapi menurut pengamatan masya-

rakat tidak miskin, atau nama yang tercatat sebagai anggota keluarga miskin tetapi secara faktual tidak menjadi tanggu- ngan dari keluarga yang ter- catat miskin. Uji publik terse- but, lanjut dia, diperlukan untuk meminimalkan potensi konflik di masyarakat karena penentuan keluarga miskin juga melibatkan masyarakat, bukan semata-mata hasil pen- dataan pemerintah. “Ketua RT kemudian me- nyerahkan hasil diskusi atau tanggapan masyarakat tersebut kepada ketua RW yang akan menyerahkannya kepada lurah di wilayah masing-masing dan lurah akan menyerahkannya kepada Dinsosnakertrans,” ka- tanya. Ia menyatakan apabila dari hasil tanggapan tersebut terda- pat data yang menurut masya- rakat tidak tepat, Dinsosnaker- trans akan melakukan verifikasi dengan cepat. “Kami berharap, pada akhir November sudah ditetapkan data keluarga miskin dan penduduk miskin Kota Yogyakarta 2009,” katanya. Data keluarga miskin dan juga penduduk miskin tersebut, kata Tri, merupakan dasar dari

kebijakan program pembangu- nan Kota Yogyakarta pada 2010. Pemkot Yogyakarta telah menetapkan 16 parameter un- tuk penentuan keluarga miskin dari 18 parameter yang digu- nakan sebelumnya. Dua para- meter yang dihapus yaitu aspek pendapatan dan aset yaitu pa- da parameter jenis bahan bakar untuk memasak yang digu- nakan sehari-hari bukan gas, dan pada aspek papan yaitu pada parameter jenis bahan lantai bidang terluas dari tem- pat tinggal berupa tanah/bam- bu/kayu kualitas rendah. Akan tetapi, apabila terda- pat keluarga yang seharusnya masuk sebagai keluarga miskin namun belum terdata, keluarga yang bersangkutan baru akan didata tahun depan atau 2010. “Tidak akan ada sistem pelim- pahan apabila ada satu keluar- ga yang telah dicoret kepada keluarga lain, karena KMS bu- kan kuota, melainkan pendata- an,” katanya. Jumlah keluarga miskin di Kota Yogyakarta yang menjadi pemegang KMS pada 2007 adalah 26.685 keluarga dan tu- run menjadi 24.427 keluarga pada 2008. ant

PemukimanFokus

Pembangunan

Masyarakat diminta menerapkan pola hidup sehat.

YOGYAKARTA — Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta akan memfokuskan pembangunan fisik dan nonfisik permukiman yang berada di bantaran dua dari tiga sungai yang melintasi wilayah tersebut yaitu Sungai Gajah Wong dan Winongo pada 2010.

“Permukiman di bantaran Sungai Winongo dan Gajah Wong relatif belum mendapatkan per- hatian dibanding permukiman di sekitar Sungai Code, sehingga ta- hun depan kedua daerah tersebut menjadi fokus kami,” kata Kepa-

la Badan Perencanaan dan Pem-

bangunan Daerah (Bappeda) Ko-

kitar 4,5 persen dari luas wilayah Yogyakarta yaitu sekitar 32.500 meter persegi. Ia menyatakan,pembangunan

di kawasan sepanjang bantaran

sungai tersebut merupakan bagi-

an dari tema pembangunan Kota

Yogyakarta pada 2010 yaitu me- wujudkan kota sehat bagi masya- rakatnya. Beberapa contoh pembangu-

nan fisik yang akan dikembang- kan adalah membenahi pengelo-

laan instalasi pengolahan air lim- bah (IPAL) komunal, mendorong ketersediaan air bersih, dan pen- gelolaan sampah secara mandiri. Sementara itu, contoh pemba- ngunan di bidang perilaku sosial masyarakat antara lain adalah meningkatkan partisipasi masya- rakat untuk menerapkan pola hi-

dup bersih dan sehat misalnya memberikan pengetahuan yang

ta

Yogyakarta Aman Yuriadijaya

lebih luas tentang kesehatan me-

di

Yogyakarta, Selasa (27/10).

lalui bangku sekolah.

Menurut dia, pembangunan di kedua wilayah sungai tersebut akan dimulai dari pembenahan perilaku sosial masyarakatnya, antara lain dengan menerapkan tertib sungai dan optimalisasi program kali bersih sebagai aspek dasar sebelum menyentuh pe- ngembangan lain. Kemudian, lanjut dia, pengem- bangan akan menyasar pada ti- tik-titik strategis di sepanjang kawasan sungai yang memiliki empat kriteria utama yaitu fisik, sosial, ekonomi dan budaya. “Saat ini kami sedang melaku- kan pemetaan mengenai potensi titik-titik di sepanjang kawasan sungai yang dapat dikembangkan menjadi titik-titik strategis terse- but. Kami memiliki waktu tiga bu- lan hingga akhir tahun,” katanya. Beberapa indikator yang digu- nakan oleh tim yang melakukan pemetaan tersebut antara lain adalah kesiapan masyarakat baik dari segi konsep, pengelolaan dan maupun sharing dana. “Dengan kesiapan tersebut, diharapkan rasa memiliki sungai dari masyarakat juga akan lebih kuat sehingga program dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Sementara itu, Kepala Sub Ba- gian Pemulihan Lingkungan di Bagian Pengawasan dan Pengen- dalian Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Yogyakarta Peter La- woasal menyatakan pemerintah memberikan bantuan komposter kepada 36 kelurahan yang berada di sekitar sungai. “Masing-masing kelurahan mendapatkan 60 unit komposter yang akan dibagikan pada No- vember nanti. Sumber dana ban- tuan itu berasal dari DAK (dana alokasi khusus) sebesar Rp 300 juta,” katanya. Ia menyatakan bantuan kom- poster tersebut dapat dimanfaat- kan oleh masyarakat sehingga ti- dak lagi membuang sampah ke su- ngai tetapi dapat melakukan pe- ngolahan sampah secara mandiri. “Berdasarkan peraturan yang ada, pada 2010 masyarakat juga dilarang membuang sampah or- ganik ke sungai. Pembagian ter- sebut juga mendukung tema pem- bangunan pemerintah tahun de- pan, yaitu mewujudkan kota se- hat,” katanya. Ia berharap pemberian kom- poster tersebut akan mengurangi beban Tempat Pembuangan Ak-

Kota sehat

Luasan lahan sepanjang bantaran tiga sungai yang meng- alir di wilayah tersebut adalah se-

hir (TPA) sampah Piyungan, kare-

na Kota Yogyakarta menjadi penyumbang sampah terbesar ke TPA tersebut dibanding Kabupa- ten Sleman dan Bantul. ant

Republika Diminta Pertahankan IconKoran Muslim

FOTO-FOTO: INDRA WISNU W REPUBLIKA

YOGYAKARTA — Sebagai koran komunitas muslim, Ha- rian Umum Republika berupaya menggandeng komunitas yang lain untuk memajukan umat Islam di Tanah Air. Dengan se- mangat itulah, Pemimpin Re- daksi bersama tim marketing mengadakan silaturahmi ke se- jumlah rektor di Kota Yogyakar- ta. Mereka yang ditemui Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Ir M Dasron Hamid MSc dan Rektor UIN Su- nan Kalijaga Prof HM Amin Abdullah, Selasa (27/10). Sehari sebelumnya, pimpinan Republika bertemu dengan Rek- tor Universitas Gadjah Mada Prof Sudjarwadi bersama jaja- rannya di kantornya. Dalam pertemuan dengan ketiga rektor

tadi, banyak dibahas mengenai perkembangan Islam baik di dunia maupun di Tanah Air, pembangunan moral bangsa ser- ta kerjasama yang dapat dijalin. ‘’Republika sebagai koran umat memiliki tanggungjawab untuk memikirkan masalah ini,’‘ kata Pemimpin Redaksi Republi- ka, Ikhwanul Kiram Mashuri ketika bertemu dengan para rek- tor tersebut. Dalam kunjungan di tiga tempat itu, Pemred didam- pinggi Wakil Pemimpin Redaksi Nashin Masha dan General Ma- nager Marketing Ismeth Adrian. Dalam kesempatan itu, Pemred menyampaikan perkembangan Republika dewasa ini termasuk Republika online yang mengalami pertumbuhan mengagumkan. Rektor UMY Dasron Hamid dan

pertumbuhan mengagumkan. Rektor UMY Dasron Hamid dan Rektor UIN Sunan Kalijaga Amin Abdullah menyambut positif
pertumbuhan mengagumkan. Rektor UMY Dasron Hamid dan Rektor UIN Sunan Kalijaga Amin Abdullah menyambut positif

Rektor UIN Sunan Kalijaga Amin Abdullah menyambut positif capaian itu dan meminta agar Republika tetap mempertahankan iconnya sebagai koran muslim. Selain itu mereka berharap Republika dapat terus mengem- bangkan syiarnya ke daerah-

daerah melalui pemberitaan yang positif, menyejukkan dan Islami. Umat muslin sebagai ko- munitas terbesar di Tanah Air menurut para rektor harus terus diberi berita positif sehingga ke- kuatannya akan menjadi rakh- mat bagi yang lain. wab

Kenang-kenangan: Pemimpin

Redaksi Republika, Ikhwanul Kiram Mashuri menyerahkan kenang-kenan- gan kepada Prof HM Amin Abdullah, Rektor UIN Suka (foto kiri) dan Ir Das- ron Hamid MSc, Rektor UMY (foto ka- nan) di Yogyakarta, Selasa (27/10).

MASYARAKAT MES Menjawab EKONOMI SYARIAH
MASYARAKAT
MES
Menjawab
EKONOMI
SYARIAH
MASYARAKAT MES Menjawab EKONOMI SYARIAH Gadai dalam Syariah Bedakah? Assalaamualaikum Wr Wb Bapak/Ibu pengelola tanya

Gadai dalam Syariah Bedakah?

Assalaamualaikum Wr Wb Bapak/Ibu pengelola tanya jawab yang dikasihi Allah. Kami mohon penjelasan berdasarkan hukum syar’i perihal gadai, boleh atau haramkah? Atau adakah ijab ter- tentu yang bisa menghalalkan atau meng- haramkannya sebagai syarat? Mohon penje- lasannya. Sebab di sekitar kami tak ada orang yang bisa kami minta pemahamannya soal ini, sementara tanpa sepengetahuan kami, keluarga menerima gadai berupa sawah yang pada umumnya sawah tersebut bisa dimanfaatkan oleh penerima gadai. Terimakasih sebelumnya. Jazaakumulloh khoiron katsiro

Nurul

Purworejo

Jawab:

Landasan hukum pegadaian Syariah juga mengacu kepada syariah Islam yang bersumber dari Alquran dan Hadist Nabi SAW. Landasan yang dipakai adalah :

Quran Surat Al Baqarah: 283, yang artinya “Jika kamu dalam perjalanan (dan

bermu’amalah tidak secara tunai) sedang kamu tidak memperoleh seorang penulis, maka hendaklah ada barang tanggungan yang dipegang (oleh yang berpiutang). Akan tetapi jika sebagian kamu mempercayai sebagian yang lain, maka hendaklah yang dipercayai itu menunaikan amanatnya (hutangnya) dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah Tuhannya; dan janganlah kamu (para saksi) menyembunyikan persaksian. Dan barangsiapa yang menyembunyikannya, maka sesungguhnya ia adalah orang yang berdosa hatinya; dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”. Dalam sebuah Hadist Aisyah berkata bahwa Rasul bersabda : Rasulullah membeli makanan dari seorang yahudi dan memin- jamkan kepadanya baju besi (HR Bukhari dan Muslim). Dari Abu Hurairah r.a. Nabi SAW bersabda : Tidak terlepas kepemilikan barang gadai dari pemilik yang meng- gadaikannya. Ia memperoleh manfaat dan menanggung risikonya (HR Asy’Syafii). Dalam hadits lain, Al Daraquthni dan Ibnu Majah bahwa Nabi Bersabda :

dan menanggung risikonya (HR Asy’Syafii). Dalam hadits lain, Al Daraquthni dan Ibnu Majah bahwa Nabi Bersabda
dan menanggung risikonya (HR Asy’Syafii). Dalam hadits lain, Al Daraquthni dan Ibnu Majah bahwa Nabi Bersabda
dan menanggung risikonya (HR Asy’Syafii). Dalam hadits lain, Al Daraquthni dan Ibnu Majah bahwa Nabi Bersabda
dan menanggung risikonya (HR Asy’Syafii). Dalam hadits lain, Al Daraquthni dan Ibnu Majah bahwa Nabi Bersabda
dan menanggung risikonya (HR Asy’Syafii). Dalam hadits lain, Al Daraquthni dan Ibnu Majah bahwa Nabi Bersabda

Tunggangan ( kendaraan) yang digadaikan boleh dinaiki dengan menanggung biayanya dan binatang ternak yang digadaikan dapat diperah susunya dengan menanggung biayanya. Bagi yang menggunakan kendaraan dan memerah susu wajib menye- diakan biaya perawatan dan pemeliharaan. Di samping itu, landasan ini kemudian diperkuat dengan Fatwa Dewan Syariah Nasional no 25/DSN-MUI/III/2002 tanggal 26 Juni 2002 yang menyatakan bahwa pin- jaman dengan menggadaikan barang seba- gai jaminan utang dalam bentuk rahn diper- bolehkan dengan ketentuan sebagai berikut. (a) Ketentuan Umum:Murtahin (penerima barang) mempunya hak untuk menahan Marhun ( barang ) sampai semua utang rahin (yang menyerahkan barang) dilunasi.(b) Marhun dan manfaatnya tetap menjadi milik Rahin. Pada prinsipnya marhun tidak boleh dimanfaatkan oleh mur- tahin kecuali seizin Rahin, dengan tidak mengurangi nilai marhun dan pemanfaatan- nya itu sekedar pengganti biaya pemeli- haraan perawatannya. (c) Pemeliharaan dan penyimpanan marhun pada dasarnya menjadi kewajiban rahin, namun dapat dilakukan juga oleh murtahin, sedangkan biaya dan pemeli- haraan penyimpanan tetap menjadi kewa- jiban rahin.(d) Besar biaya administrasi dan penyimpanan marhun tidak boleh ditentukan berdasarkan jumlah pinjaman. Dalam gadai secara syariah, tidak ada pembungaan uang pinjaman, melainkan

biaya penitipan barang. Ketika seseorang menggadaikan mobilnya, maka dia berkewa- jiban untuk membayar biaya penitipan mobil itu. Dan biaya seperti itu wajar terjadi. Bukankah ketika kita memarkir mobil di sebuah mal, kita diwajibkan untuk memba- yar ongkos parkir untuk tiap jamnya? Maka ketika seseorang menggadaikan mobil, dia pun pada hakikatnya harus mem- bayar biaya penitipan mobil itu. Biaya peniti- pan itulah yang jadi keuntungan bagi pihak yang memberi pinjaman hutang. Perbedaan utama antara gadai syariah dengan gadai yang haram adalah dalam hal pengenaan bunga. Pegadaian syariah bebas dari bunga, yang ada adalah biaya penitipan barang. Dalam perkembangannya, gadai yang sesuai syariah ternyata memiliki potensi pasar yang besar sehingga di negara-negara dengan mayoritas penduduk muslim, seper- ti di Timur Tengah dan Malaysia, pegadaian syariah telah berkembang pesat. Bahkan di negeri kita pun sekarang sudah mulai banyak pegadian yang menggunakan sistem syariah, atau dikenal dengan nama Pegadaian Syariah.

Redaksi: Rubrik “MES DIY Menjawab“ mener- ima pertanyaan seputar masalah ekonomi serta perbankan syariah dari
Redaksi: Rubrik “MES DIY Menjawab“ mener-
ima pertanyaan seputar masalah ekonomi
serta perbankan syariah dari pembaca.
Pertanyaan dapat dikirimkan melalui email:
mesdiy@yahoo.co.id, republika@gmail.com
atau faks 0274-882589.

Yogyakarta I Semarang I Solo I Purwokerto I Magelang I Pekalongan

kabarkota

REPUBLIKA 16

Rabu, 28 Oktober 2009
Rabu, 28 Oktober 2009
Rabu, 28 Oktober 2009

Rabu, 28 Oktober 2009

Rabu, 28 Oktober 2009
Rabu, 28 Oktober 2009
kilas

kilas

600 Batang Aglaonema Ilegal Dimusnahkan

SEMARANG — Balai Karantina Pertanian Kelas I Tanjung Emas Semarang memus- nahkan 600 batang bibit tanaman hias jenis aglaonema asal Thailand. Pasalnya, bibit tanaman hias bernilai ekonomi tinggi ini tak dilengkapi dengan prosedur dan persyaratan masuk yang semestinya. Baik dokumen impor tanaman maupun surat kesehatan tumbuhan dari negara asal (phytosanitary certificate). Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar di tungku pemusnahan khusus milik kantor setempat, Selasa (27/10). Kepala Balai Karantin Kelas I Tanjung Emas Semarang, Musyaffak Fauzi menga-

takan 600 bibit tanaman ini dikirimkan dalam sebuah paket pesawat udara melalui Kantor Pos Besar Semarang, (4/9) lalu. Dalam paket

ini tertulis pengirim, Tanti Surf yang berala-

mat di S70/2 M-6 Sang Sulung, Thailand. Paket ini dikirimkan untuk Erna Yuniwati yang beralamat di Jl Rambutan Raya II A Semarang. owo

30 Warga Terjangkit Cikungunya

BANYUMAS — Dalam musim pancaroba seperti sekarang ini, warga harus lebih eks- tra waspada terhadap berjangkitnya penyakit yang penularannya disebabkan oleh nyamuk. Seperti di Desa Pageraji Kecamatan Cilongok Kabupaten Bannyumas, hingga saat ini sudah

30 orang yang terserang penyakit tersebut.

Salah satu penderita yang terjangkit pe- nyakit ini adalah Muslihin (46), yang sudah terkena sepekan terakhir. Selama sepekan itu, dia tergolek lemah di rumah karena tu- lang tubuhnya terasa linu, persendian kaku, dan juga demam. Dia tidak bisa bekerja me- manjat pohon kelapa, untuk menderes nira. Ketua RW 10 Desa Pageraji, Soheh, me-

ngatakan, sejak sebulan ini sudah lebih dari

30 warga yang terkena cikungunya. Penyakit

tersebut, menyerang warganya secara ber- gantian. Jika yang satu sudah sembuh, maka gantian yang lain tertular. ‘’Sampai sekarang tidak ada tim dari kecamatan atau kabupaten untuk memeriksa kejadian ini. Padahal kami sudah lapor ke desa,’‘ katanya. wid

Klaten Potensi Puting Beliung

KLATEN — Ini informasi penting bagi masyarakat di Kabupaten Klaten. Berdasar hasil pemetaan dilakukan Bakesbangpolimas (Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat) Pemkab setempat, daerah ini potensi bencana puting beliung dalam musim hujan kali ini. Kasubid Linmas Bakesbangpolimas Pemkab Klaten, Joko Rukminto, mengatakan, memasuki musim hujan ini daerah Kabupaten Klaten masuk rawan bencana angin puting beliung. ‘’Hasil pemetaan datangnya angin beliuang sulit diprediksi,’‘ katanya, Selasa (27/10). Sebaran daerah bencana puting beliung pun, kata Joko Rukminto, tidak merata. Hanya saja, awal musim hujan kali ini ben- cana tersebut terjadi di wilayah Klaten bagian Selatan. Makanya, penduduk yang ada bagian daerah ini diminta selalu waspada setiap kali menghadapi musim hujan. Abdul Muslich, Koordinator Forum Komunikasi dan Informasi Simpul Petani (FKISP), membenarkan hal tersebut. Pihaknya, juga melakukan pemetaan wilayah rawan bencana disejumlah desa di Kabupaten Klaten. Seperti, Desa Ngandong, Kecamatan Gantiwarno. Daerah ini paling se- ring terjadi bencana punting beliung. eds

Kasi PSDA Serayu Opak Meninggal Mendadak

SEMARANG — Rapat pembentukan Badan Layanan Umum (BLU) Penambangan Gunung Merapi di ruang pertemuan Biro Administrasi Pembangunan Daerah Setda Pemprov Jateng, Selasa (27/10), berlangsung dalam suasana duka. Pasalnya seorang peserta, Heri Setia- budhi (60), mendadak meninggal dunia dalam rapat yang diikuti sejumlah tim teknis Pem- prov Jateng dan Pemprov DI Yogyakarta ini. Diduga, penyebab kematian mendadak Heri yang tercatat sebagai Kasi Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Serayu Opak ini aki- bat serangan jantung. Menurut Kepala Biro Humas Pemprov Jateng, Agus Utomo, rapat pembentukan BLU Penambangan Merapi yang dipimpin Kabag Pelaporan dan Analisis Pembangunan, Wasi Mahendra ini dimulai sekitar pukul 09.45 WIB.

Baru setengah jam rapat berlangsung, Heri tiba-tiba mengalami sesak nafas. Oleh rekan- nya, Ali, ia disarankan untuk duduk di kursi bagian belakang. Tak berapa lama kemudian Heri mendengkur keras dan tiba-tiba ambruk

di

kursi. Sehingga rapat yang diikuti 16 orang

ini

terhenti dan sebagian peserta mencoba

memberikan pertolongan dengan memberikan

bantuan oksigen. Dokter Kesehatan Setda Pemprov Jateng

didatangkan ke ruang rapat untuk membantu. Namun upaya ini tak membuahkan hasil. Kare-

na warga Jl Sukoharjo 128 F, Condong Catur,

Yogyakarta ini sudah meninggal dunia. owo

R REKOTOMO/ANTARA

ini sudah meninggal dunia. ■ owo R REKOTOMO/ANTARA Pemantapan Raider: Kasdam IV/Diponegoro, Brigjen TNI

Pemantapan Raider: Kasdam IV/Diponegoro, Brigjen TNI Langgeng Sulistyono (kanan), didampingi Danyonif 400/Raider, Widy Prasetijono (kiri), memeriksa pasukan pada upacara pembukaan latihan pemantapan Raider Yonif 400/Raider, di Daerah Latihan (Rahlat) Meteseh, di Semarang, Selasa (27/10). Latihan yang akan berlangsung selama dua pekan itu melibatkan sebanyak 762 personil dengan materi antara lain penanggulangan teror dan pertempuran kota.

Pilkada Solo Masih

AdemAyem

SOLO — Wali Kota Solo, Joko Widodo alias Jokowi, tampak santai menjelang ha- bis masa jabatannya. Kenda- ti Pilkada tinggal lima bulan lagi, dia belum memberi si- nyal kepastian kembali maju atau tidak. Joko kabarnya — ingin maju Pilkada — sembari me- nunggu hasil survei masyara- kat. Setelah diketahui hasil survei memberi harapan me- nang lagi, ia baru memutus-

lum ada kepastian duet pasa- ngan Jokowi-FX Hadi Rudi- yatmo masih langgeng. Kabar yang tersebar, dengan belum

ada kepastian Jokowi maju lagi, juga belum menentukan pasangannya, kabarnya FX Hadi Rudiyatmo akan maju sendiri sebagai calon waliko- ta. Ketua DPC PDI Perjuang-

an bakal maju sendiri. Situasi politik kian ber- kembang. Partai Demokrat

(PD) terus melakukan manu-

kan maju pemilihan wali kota.

ver

untuk merebut kekuasan

‘’Saya juga belum mengu- mumkan maju Pilkada lagi. Ini karena masih menunggu hasil survei. Pengumuman pencalonan lagi maju Pilka-

pemerintahan Kota Be-

ngawan. Supriyanto, Sekre- taris DPC PD, berkeinginan ‘menjodohkan’ Jokowi de- ngan KP Edi Wirobumi —

di

Januari 2010 nanti,’‘ kata

Jokowi di Balaikota Solo, Selasa (27/10).

da

kota yang dipilih. Masa jaba-

menantu mendiang Raja Ka- sunanan Surakarta, Sinuhun Pakoe Bewono XII, atau iste-

Survei yang dimaksud untuk mengetahui sejumlah

ri

GRAy Koes Moertiyah. Tokoh PD perempuan Ca-

persoalan yang terjadi sema-

leg

DPRD Propinsi, Nugraha-

sa pemerintahannya. Hasil

eni

yang juga dosen Univer-

ini sekiranya bisa dijadikan

sitas Slamet Riyadi (Unisri)

fondasi atau modal untuk maju Pilkada lagi. Survei itupun dilakukan tidak ha- nya sekali. ‘’Minimal dilaku- kan tiga kali,’‘ katanya. Jokowi pun, juga memberi sinyal pasangan wakil wali

tan Wali Kota/Wakil Wali Kota, Jokowi-FX Hadi Rudi- yatmo akan habis beberapa bulan lagi. KPUD Kota Solo sudah menjadwalkan, Pilka-

Solo juga berkeinginan maju wakil wali kota. Ia sanggup maju Pilkada asal berpa- sangan dengan Jokowi. ‘’Saya siap mendampingi beliau,’‘ kata dia kepada Republika. Joko sendiri tampak san- tai menghadapi ‘lamaran’ yang berkeinginan menjadi wakil wali kota. Ia tak me- nutup diri menghadapi kei- nginan publik. Semua orang dipersilakan untuk berkreasi

da

berlangsung Mei 2010. Hingga sekarang, juga be-

dan mengapresiasin diri soal Pilkada. eds

Gapoktan Kaliwungu Kembangkan Jus Jambu Biji

BANJARNEGARA — Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kelompok Usaha Agribisnis Terpadu (KUAT) Prima Tani, Desa Kaliwungu, Kecamatan Mandiraja, Banjarnegara, terus mengem- bangkan jus jambu biji yang diper- caya memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan manusia. ‘’Bahkan semenjak ikut serta dalam penilaian Gapoktan Tingkat Nasional sebagai wakil Jawa Tengah bersama Kabupaten Kendal dan Purbalingga, sebuah swalayan di Jakarta memesan jus jambu biji ini sebanyak tiga ton per bulan,’‘ kata Kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah Banjarnegara, Wahyono di Banjarnegara, Selasa

biji juga mengandung potasium sekitar 14 miligram per 100 gram buah. ‘’Potasium berfungsi meningkatkan keteraturan denyut jantung, mengaktifkan kontraksi otot, mengatur pengiriman zat-zat gizi lainnya ke sel-sel tubuh,’‘ katanya. Serta, lanjut dia, mengenda- likan keseimbangan cairan pada jaringan sel tubuh, serta menu- runkan tekanan darah tinggi (hipertensi). Selain itu, kata dia, jambu biji juga merupakan sumber serat pangan (dietary fiber) dan vitamin C terbaik. Menurut dia, serat pangan bermanfaat untuk mencegah

(27/10).

Menurut dia, produk jus jambu biji Kaliwungu tersebut kini menjadi salah satu produk primadona dan andalan Kabupaten Banjarnegara. Lebih lanjut mengenai jus jambu biji Kaliwungu, Ketua Gapoktan KUAT Prima Tani, Romsidi menga- takan, peminat jambu biji tidak per- nah surut karena buah ini mengan- dung banyak manfaat. Menurut dia, bagian yang sering digunakan untuk berbagai keperlu- an manusia adalah kulit batang, daun, dan buahnya. ‘’Kulit batang dan daun jambu memiliki aktivitas antibakteri. Ekstrak dari kedua bagian tanaman ini secara in vitro bersifat toksik terhadap beberapa bakteri penyebab diare, gastroen- teritis, dan keluhan-keluhan lain yang berhubungan dengan pencer- naan,’‘ katanya. Sementara buahnya, kata dia, dapat dikonsumsi langsung atau

berbagai penyakit degeneratif, seperti kanker usus besar (kanker kolon), divertikulosis, atherosclero- sis, gangguan jantung, diabetes melitus, dan penyakit batu ginjal. Sedangkan vitamin C, lanjutnya, memiliki fungsi menjaga dan memacu kesehatan pembuluh kapiler, mencegah anemia gizi, sariawan, gusi yang bengkak dan berdarah (penyakit skorbut), serta mencegah tanggalnya gigi. ‘’Vitamin C dosis tinggi dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dalam melawan berbagai infeksi. Dengan demikian, kita tidak mudah terserang penyakit, seperti flu, batuk, demam, dan lain-lain,’‘ katanya. Terkait jus jambu biji Kaliwungu, dia mengatakan, harga jualnya jauh lebih murah dibanding produk sejenis yang beredar di pasaran. Menurut Romsidi, jus jambu biji Kaliwungu dijual dengan harga Rp

diolah menjadi berbagai macam

1.000

per cup (gelas) dan Rp

produk seperti selai, jeli, pasta,

8.000

per botol.

dodol, dan jus. Menurut dia, jambu

ant

LimaOrangTewas

TertimbunLongsor

Saat terjadi ben- cana ada yang menonton televisi dan tidur.

PATI — Bencana tanah longsor di Desa Kedung Wi- nong, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Te- ngah, Senin (26/10) malam, menewaskan lima orang dan mengakibatkan tiga rumah rusak berat. Salah seorang warga sekitar, Suwandi, di Pati, Selasa (27/10), menga- takan, tanah longsor terjadi sekitar pukul 22.00 WIB, di- awali dengan suara gemuruh dan hujan yang cukup deras. Saat mendatangi lokasi kejadian, katanya, tiga ru- mah warga RT 5 RW 1 me- ngalami rusak parah karena tertimpa longsoran tanah kapur dan batu yang beru- kuran besar dari perbukitan tanah kapur. Ketiga rumah warga yang mengalami kerusakan cukup parah yakni, milik Karwoto, Sutar, dan Kuntini, merupa- kan satu keluarga. Sedang- kan korban meninggal, yakni Kuntini (istri Sutar), Sutikno (putra Kuntini), Suprihati dan Narti menantu Kuntini, serta Pungki seorang siswi yang masih duduk di bangku SMP (cucu Kuntini). ‘’Pungki, kebetulan meng- inap di rumah kakeknya, ka- rena kedua orang tuanya se- dang bekerja di Yogyakarta,’‘ ujar Sutarman, tetangga korban.

Ia mengatakan, beberapa korban meninggal yang ma-

Ketua RW 03 Desa Ka- rangreja, Giri Santosa me-

sih satu keluarga itu, saat ke-

ngatakan, banjir yang terjadi

jadian ada yang sedang me-

di

Dusun Krikil menggenan-

nonton televisi, beberapa

gi

sekitar 100 rumah di ling-

orang di antaranya sedang tidur. Akibatnya, saat bukit tanah kapur di belakang ru- mah para korban mengalami longsor, kelima orang korban tidak mampu menyelamat- kan diri. ‘’Hanya Sutar dan cucunya bernama Hilal, pu-

kungan RT 02-03 RW 03 dan RT 01-02 RW 04. Menurut dia, ketinggian air di dalam rumah pada Selasa dinihari berkisar antara 80-100 sen- timeter sedangkan di peka- rangan rumah mencapai 150 cm. ‘’Namun pagi ini kondisi

tra Sutikno yang berhasil se-

air

sudah mulai surut dengan

lamat,’‘ ujarnya. Selain menimbulkan kor- ban lima orang meninggal, seekor kuda milik Sutar juga tidak bisa diselamatkan, ka- rena tertimpa reruntuhan ta- nah dan bebatuan kapur. Berdasarkan pengamatan

ketinggian di pekarangan rumah sekitar 40 cm,’‘ kata- nya. Menurut dia, pihaknya te- lah melaporkan bencana banjir ini kepada Kepala Urusan Kesejahteraan Rak- yat Desa Karangreja. Seo-

di

tempat kejadian, perbuki-

rang warga RT 03 RW 03

ant/wid

tan tanah kapur di belakang rumah kelima korban me- ninggal, sejak delapan tahun ditambang untuk bahan ba- ngunan. Penambangan seru-

yang rumahnya tergenang air, Slamet mengatakan, banjir tersebut telah diduga sebelumnya karena selalu terjadi jika hujan deras

pa

hampir terlihat di bebera-

mengguyur wilayah ini.

pa lokasi di Desa Kedung Winong.

‘’Saat hujan deras mulai turun tadi malam, kami telah

Terendam

mengamankan beberapa pe- rabot dan barang-barang

Sementara seratusan ru- mah di Kecamatan Maos, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, terendam banjir aki- bat hujan deras yang meng- guyur wilayah tersebut sejak Senin (26/10) malam hingga Selasa dinihari. Banjir terse- but menggenangi sekitar 100 rumah di Dusun Krikil dan puluhan rumah di Dusun Kampung Baru, Desa Ka- rangreja, Kecamatan Maos, serta empat rumah di Dusun Kalipomahan RT 01 RW 01, Desa Kalikudi, Kecamatan Adipala.

berharga lainnya agar tidak terendam air jika terjadi banjir,’‘ katanya. Sementara itu sebagian siswa SD Negeri 4 Kalikudi dipulangkan lebih awal ka- rena sebagian besar ruangan kelas dan kantor sempat te- rendam banjir. ‘’Kami ter- paksa pulangkan sebagian besar siswa karena dari tujuh ruangan, enam di antaranya kondisinya kotor akibat ter- endam banjir dinihari tadi,’‘ kata Edi, guru SDN 4 Kali- kudi.

KonsorsiumAncamHentikan BRT November

SEMARANG — Persoalan se- pertinya tak pernah berhenti ‘membelit’ kebijakan peluncuran Bus Rapid Transit (BRT) atau bus trans Semarang. Setelah merugi, konsorsium Trans Semarang — se- laku operator — mengancam akan menghentikan operasional 20 unit BRT-nya, setidaknya November 2009 ini. Ancaman ini akan dibuktikan jika Pemkot Semarang enggan me- ngalirkan subsidi. ‘’Kalau tidak ada subsidi tidak kita teruskan,’‘ ujar Komisaris PT Trans Sema- rang, Indarto di Semarang, Selasa

(27/10).

Konsorsium, jelasnya, tak mau jika terus-terusan merugi. Semen- tara kepastian subsidi — sebagai kompensasi pembentukan konsor- sium — dari Pemkot Semarang ju- ga belum ada kejelasan. Namun jika sudah ada kejela- san tidak ada subsidi dari peme-

rintah maka akhir tahun ini peng- operasian BRT akan dihentikan. ‘’Setidaknya, November nanti kon- sorsium sudah akan mengetahui perihal ada dan tidaknya subsidi Pemkot Semarang untuk BRT,’‘ imbuhnya. Untuk kebutuhan operasional BRT, masih ungkap Indarto, telah dihitung-hitung konsorsium. Se- tiap tahun pihaknya butuh subsidi sekitar Rp 6 miliar. Pasalnya minat masyarakat untuk memanfaatkan BRT ternyata masih minim. Dari jatah penumpang sebanyak 30 hingga 50, BRT koridor Mang- kang-Penggaron, rata-rata hanya diminati 20 hingga 25 penumpang. Belum lagi harga tiket yang dini- lainya masih terlalu murah. ‘’Ongkos Rp 3.500 untuk penum- pang umum dan Rp 2.000 untuk pelajar terlalu murah,’‘ ujarnya. Akibat kondisi ini, sejak bero- perasi 18 September lalu, PT Trans

Semarang terus mengalami keru- gian untuk operasional. Hingga akhir Oktober ini, kerugian itu ba- kal terakumulasi hingga Rp 321 juta. Belum lagi untuk investasi se- perti kursi tunggu shelter dan pe- ngurusan STNK serta KIR sebesar Rp 227 juta. Indarto juga berharap ancaman konsorsium ini tidak dipandang se- belah mata. Wali Kota dan DPRD Kota Semarang harus peduli de- ngan moda transportasi massal ini. Konsorsium juga sudah meng- ajukan permohonan subsidi kepada Wali Kota Semarang sebagai pim- pinan tertinggi Pemkot Semarang. Selain itu, anggota konsorsium juga sudah mengajukan permoho- nan audiensi untuk melaporkan kondisi terkini pengoperasian BRT. ‘’Namun hingga Selasa ini (kema- rin,red) tak kunjung mendapat ja- waban atau izin dari wali kota,’‘ tegasnya. owo

Mulia BUMIARTA
Mulia
BUMIARTA

MULIA

 

AUTHORIZED MONEY CHANGER

Inna Garuda Hotel Jl. Malioboro 60 Yogyakarta

(Depan Tiket Counter Garuda Indonesia) Senin - Jumat : 07.00 - 19.00, Sabtu - Minggu : 08.00 - 15.00 WIB Telp. 0274-563314 (Hunting), 566353 Ext. 8901 Fax.(0274) 549777

 

Tanggal : 27 Oktober 2009

 

CURRENCY

 

BELI

JUAL

 

BN

TC

USD

 

9,500

9,300

9,625

EURO

14,150

13,900

14,300

AUD

8,700

8,500

8,825

CAD

8,875

-

9,000

GBP

15,475

15,225

15,775

CHF

9,325

8,925

9,450

SGD

6,775

6,900

HKD

1,200

1,275

JPY

102.75

96.75

105.75

RM

2,750

2,875

KWD

31,750

34,750

WON

7.25/7.75

8.75

NT

275/285

315

BND

6,750

6,900

NZD

7,050

7,200

PHP

195

235

THB

285

335

YUAN

1,380

1,470

SAR

2,525

2,650

Catatan : kurs sewaktu-waktu dapat berubah