Anda di halaman 1dari 23

TIGA FAKTOR UATAMA

YANG MENGONTROL KEHIDUPAN WANITA


Oleh : Dany Subianto M.Psi
1

http://pemikatwanitaterbaru.blogspot.com

Copyright 2013 Dany Subianto M.Psi ALL RIGHTS RESERVED Tidak ada bagian dalam ebook ini yang boleh dirubah, diperbanyak, atau diproduksi ulang dalam berbagai cara apapun, termasuk secara elektronik atau mekanik. Dilarang keras untuk penggunaan tanpa izin tertulis dari penulis untuk mencetak ulang, penerbitan ini. Apalagi dengan mengambil keuntungan darinya. Karena produk ini jelas di terbitkan hanya untuk di bagikan gratis kepada penggunanya. Anda hanya di perbolehkan untuk memberitahukan keberadaan produk ini kepada orang lain atau menyebarluaskannya kepada orang lain, dengan tanpa mengambil keuntungan darinya. Dengan membaca ebook ini, berarti Anda sudah membaca, mengerti dan setuju dengan semua pernyataan yang kami buat.

Selamat datang saya ucapkan kepada anda di Metode cara memikat hati wanita dengan 3 pertanyaan ini. Sebagai seorang psikolog...saya harus membantu anda untuk mempersiapkan mental anda terlebih dahulu dalam menerima informasi ini, dengan cara mengingatkan anda pada satu hal, yaitu hal yang dulu pernah saya alami : Sekali anda menyadari...bahwa ternyata anda bisa mendapatkan apapun yang anda inginkan dalam kehidupan ini, apapun itu - Maka selanjutnya anda akan berhadapan dengan tekanan jiwa yang lebih berat. Yaitu yang mana yang harus lebih dulu di utamakan. Maka persiapkanlah mental anda. Baiklah..tanpa perlu banyak berbasa basi mari kita mulai. Wanita mungkin akan tertarik dengan kesan pertama yang begitu menggoda ketika ia melihat wajah tampan anda, tubuh atletis anda, model dan style anda, atau yang lain sebagainya. Tapi bila selanjutnya anda kurang mampu menyelaraskan sikap anda dengan imej yang menggoda tersebut, maka semua itu tidak akan ada artinya.

Wanita mungkin akan tertarik dengan kekayaan anda, sikap baik anda, rasa humor anda yang tinggi, ketangguhan anda, kesanggupan anda dalam berbagai hal yang bisa anda dominasi, dan yang lain sebagainya. Tapi ketahui dan percayalah, bahwa wanita akan jauh dan jauh lebih tertarik dan lebih mudah terpikat hatinya, oleh pria yang sanggup menyentuh emosi hatinya yang paling dalam. Karena sesungguhnya cara berpikir wanita itu akan lebih terkontrol oleh emosinya dari pada logikanya. Saya akan memberitahukan kepada anda tentang Tiga Faktor Utama yang mengontrol emosi, hasrat, dan cara berpikir setiap wanita. Tiga faktor utama yang bisa anda manfaatkan untuk membuat wanita tergila gila pada anda. Tiga faktor utama yang bisa anda manfaatkan untuk membuat setiap wanita kehilangan akal sehatnya lalu termotif oleh anda. Ini adalah metode cara memikat wanita yang paling cepat dan paling 'mematikan' yang pernah ada. Tapi sebelumnya, anda perlu mengetahui lebih dulu 5 hal dasar yang sangat vital tentang dunianya wanita seperti di bawah ini. 5 masalah dasar inilah yang menjadi semacam 'bahan baku' bagi para ilmuwan tersebut, hingga akhirnya mereka bisa menciptakan metode ini.

5 masalah dasar yang memang sudah ada dan sudah menjadi


fakta ilmiah semenjak dari dulu, tapi tidak begitu di pahami dan tidak begitu di sadari oleh banyak orang selama ini. Yaitu: Masalah dasar pertama - Wanita Secara Genetik telah di program untuk tertarik dengan Pria terdominan disetiap kelompok sosialnya. Kita asumsikan si wanita masih sekolah atau kuliah. Sudah pasti dia akan menghabiskan waktunya setiap hari di kelompok sosialnya tersebut. dan dia secara alami pasti akan tartarik pada siapapun pria terdominan yang ada di sana. Pria terdominan yang mungkin dalam hal pelajaran, jago olah raga, sering tampil di depan, dan lain sebagainya. Wanita akan
3

tertarik dengan pria yang terdominan pada elemen elemen tersebut. Lalu seandainya si wanita juga mempunyai kelompok lingkungan sosial yang lain, seperti ikut pada sebuah les privat musik pada setiap hari minggu misalnya, les bahasa inggris, klub menari, atau yang lain sebagainya. Maka dia juga pasti akan tertarik dengan pria yang paling dominan di kelompok tersebut. Hal ini tentu saja membuat si wanita menjadi otomatis memiliki banyak pilihan harapan. Seperti itulah menurut sepengetahuan kita selama ini. Ini adalah sebuah hukum alam yang tak bisa di bantah lagi oleh siapapun, peraturannya memang sudah begitu. Dan seperti itulah yang di kira oleh semua pria selama ini. Padahal kita para pria belum sadar betul, bahwa ternyata sudah TIDAK SEMUA WANITA SEPERTI ITU LAGI. Hanya sebahagian kecil dari begitu banyaknya jumlah wanita yang bisa terpikat oleh pria terdominan dalam sebuah kelompok tertentu.Tapi tetap bagi kebanyakan pria pada umumnya - Hal tersebut masih menjadi ide bagi mereka, kenapa mereka mau bersusah payah berusaha menjadi seorang PRIA TERDOMINAN di dalam sebuah kelompok. Dan Itulah sebabnya ketika mungkin anda sering melihat pria pria di luar sana - yang tidak punya pengetahuan - Berusaha menjadi pria terdominan menyebalkan, yang berkelakuan seperti menyepelekan teman temannya yang lain, atau tidak mau kalah dalam segala hal dari pria yang lain, demi mempertahankan imej dominannya di mata wanita. Yang mana si pria tersebut tidak menyadari, kalau dia sebenarnya berada pada level di mana banyak wanita yang tidak suka melihat tingkahnya tersebut. Dan memang ternyata hanya sedikit wanita yang bisa terespon oleh usaha kedominanan seorang pria di zaman sekarang ini. Kebanyakan wanita yang lain tidak lagi.

Masalah dasar ke dua - Kebanyakan wanita sangat takut bila di anggap atau di cap gampangan, murahan, pelacur atau yang semacamnya. Membuahkan kekhawatiran yang amat besar pada seorang wanita, bila di anggap seperti itu. Walaupun tuduhan itu datangnya hanya dari seseorang yang berpapasan dengannya di pinggir jalan, ia tetap tak mau di cap seperti itu oleh orang lain, siapapun dia. Memang pada umumya hampir semua pria telah mengetahui hal ini, tapi pada level pemahaman yang sangat rendah. Para pria sudah tahu bahwa wanita tidak suka di tuduh atau di cap sebagai wanita yang tidak baik atau wanita murahan, tapi para pria tersebut tidak sepenuhnya menyadari, seberapa besar sebenarnya tingkat kekhawatiran seorang wanita terhadap pandangan negatif tersebut. Betapa sensitifnya mereka, bahkan dari hal hal kecil yang mungkin tidak sengaja anda lakukan, sudah bisa membuatnya marah - "emang kamu kira saya wanita apa'an!" Begitu sensitifnya dan begitu sangat takutnya mereka bila di nilai seperti itu oleh temannya, keluarganya, tetangganya dan yang paling utama oleh anda. Hal ini sering sekali tidak di sadari oleh para pria.

Masalah dasar ke tiga - 97% dari jumlah wanita yang ada di dunia pasti pernah mengalami pelecehan sexual yang sampai membuat ia trauma. Entah itu dari masa lalu yang sudah lama terjadi ataupun dari kemarin yang baru saja terjadi. Dan entah itu dari pengalaman pelecehan seksual kecil, seperti tatapan seorang pria iseng pada buah dadanya di dalam sebuah bis yang membuatnya malu bahkan sampai ketakutan, atau sampai pada pemerkosaan yang sangat keji. Semua pengalaman pelecehan tersebut membuat wanita Trauma. Dan pada banyak kejadian, pelecehan tersebut terkadang malah sering di lakukan oleh seseorang yang mereka kenal
5

baik, contohnya - mungkin si wanita pernah di intip ketika sedang buang air kecil di toilet sekolah oleh teman dekatnya, yang membuatnya merasa sangat malu. Atau mungkin si wanita pernah mengalami percobaan pemerkosaan oleh pamannya atau bahkan ayahnya sendiri. Saya sedikit terkejut ketika mengetahui keberadaan trauma yang mereka alami tersebut. Karena selama ini saya tidak begitu menyadari bahwa hal itu terjadi hampir pada semua wanita di hari harinya, dan sampai membuat mereka trauma. Tapi ternyata begitulah kenyataannya. Dan bagi para wanitamereka memiliki hari hari yang sangat berbeda dengan kita. Jika di zaman dahulu kala mereka hanya tinggal diam di dalam rumah, yang kalau di Indonesia jangankan pergi bekerja, mereka bahkan tidak di perkenankan bersekolah sebelum era Kartini baru baru ini muncul. Tapi sekarang mereka memiliki kegiatan yang sama banyaknya dengan pria di luar rumah. Selalu merasa khawatir, seperti itulah kira kira yang di rasakan oleh para wanita di kebanyakan hari harinya. Dan mereka di zaman sekarang ini, secara naluri telah mempersenjatai diri dan mengembangkan strategi perlindungan mental yang sangat canggih dalam menghadapi trauma dan rasa khawatirnya tersebut. Bagaimana cara si wanita memperlakukan, menganggap dan berhadapan dengan trauma traumanya tersebut, baik itu trauma ringan ataupun berat, adalah salah satu kunci keberhasilan pada Metode pemikat wanita dengan 3 pertanyaan ini.

Masalah dasar ke empat - Kita semua hidup pada keadaan masyarakat yang di dominasi oleh pria dalam berbagai bidang, yang mengakibatkan adanya sebuah tekanan berat pada wanita untuk bisa duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi dengan pria. Kebanyakan orang yang duduk di politik adalah pria, kebanyakan orang yang menjadi Bos di perusahaan adalah pria. Pria adalah pemimpin dan kepala dalam rumah tangga. Sampai pada akhir tahun 80'an, pun wanita belum bisa bekerja normal di luar rumah seperti sekarang ini. Mereka tetap menjadi ibu rumah tangga dan bekerja hanya di dalam rumah. Di perlukan pergerakan dan langkah yang cukup kuat bagi wanita, untuk mendapatkan hak dan kewajiban, serta kualitas yang sama seperti pria sekarang ini. Dan di zaman yang telah modern ini, banyak orang terutama para pria, juga berpendapat bahwa keadaan sudah berubah. Tidak seperti dulu lagi, dimana peran wanita hanya sebagai pelengkap bagi pria. Zaman sudah semakin maju. Dan wanitapun sudah sama dengan pria, hampir tidak ada bedanya. Jangankan wanita yang menjabat sebagai kepala daerah, wanita yang duduk di kursi setingkat kepala negara saja sudah banyak. Tapi tahukah anda, selama ribuan tahun terjadinya evolusi sosial, ketika wanita masih memerankan hanya sebagai peran pelengkap bagi pria, apakah selama ribuan tahun tersebut mereka berontak untuk bisa menyamai pria, bila posisi mereka tidak selalu di tekan oleh pria? Tidak!! Mereka sebenarnya memang senang seperti itu (menjadi pelengkap pria). Kalau saja posisi pelengkap tersebut tidak banyak di sepelekan dan di diskriminasi oleh pria, maka mereka memang senang menjalaninya. Itu adalah sifat alaminya. Dan ternyata sampai sekarangpun sebenarnya kita semua masih belum berada pada zaman yang telah berubah. Kita semua masih hidup dalam zaman yang hampir sama saja seperti zaman dulu. Di mana para wanita masih menerima
7

tekanan atas perbedaan pendapat masyarakat tentang bagaimana seharusnya mereka menempati posisinya. Menjadi seorang wanita pengejar karir/pekerja seperti pria, atau mengikuti naluri alaminya menjadi seorang ibu rumah tangga yang ideal. Dan tekanan tersebut bukan saja datang dari pria, tapi justru lebih banyak datang dari para wanita.

Masalah dasar ke lima - Wanita menyukai seks, membutuhkan seks, dan mengalami sensasi kenikmatan yang lebih hebat ketika melakukan hubungan seks, dari pada sensasi yang di alami pria. Sangat banyak studi dan penelitian ilmiah yang bisa membuktikan hal ini. Coba saja perhatikan, seberapa besar kenikmatan yang di alami wanita, dan seberapa lamanya wanita kehilangan kontrol ketika mengalami orgasme. Dan coba bandingkan dengan pria. Terdapat dua alasan psikologis untuk hal ini : Yang pertama - Karena untuk berhubungan seks dengan pria dianggap lebih tabu bagi wanita dari pada bagi pria. Pria di anggap boleh dan bebas menceritakan pengalaman seksnya dengan teman temannya sambil tertawa tawa. Tapi bagi wanita hal itu sangat tabu sekali dan harus di tutupi. Dan karena perbedaan besarnya tabu tersebut, terbentuklah suatu kenikmatan tambahan bagi wanita dalam berhubungan seks. Kenapa? karena pada hakikatnya manusia memang cenderung merasa lebih terhasrat dan lebih menkmati hal hal yang di tabukan, dari pada hal tersebut di bebaskan untuk di lakukan (ya...biasa biasa saja, gitu lho). Hal ini sama seperti ketika anda lebih kesetrum melihat paha mulus seorang wanita yang roknya terhembus angin kencang di pinggir jalan, dari pada melihat paha mulus wanita yang ada di kolam
8

renang yang memang sengaja tidak memakai rok. Yang kedua : Secara biologis yang di pertaruhkan jauh lebih tinggi. Pria dapat melakukan hubungan seks kepada ratusan bahkan ribuan wanita dalam setahun, tanpa mengalami rasa was was. Tapi bagi wanita hal ini mengandung resiko yang sangat besar. Mereka bisa hamil, dan bila mereka hamil, hal itu tentu saja akan membuat perubahan yang cukup besar pada hidupnya. Dan bila mereka belum siap, maka hal itu bisa menjadi sebuah bencana dalam hidupannya. Dan karena adanya resiko tekhnis yang lebih besar tadi maka terciptalah nilai yang lebih tinggi (menganggap lebih berharga). Padahal keadaan yang sebenarnya adalah sama sama memberikan kenikmatan, si pria merasakan kenikmatan dari wanita, dan si wanita juga merasakan kenikmatan dari pria. Cuma karena adanya perbedaan resiko tadi, maka di anggaplah bahwa apa yang ada pada wanita itu lebih berharga dan lebih bernilai tinggi. Seolah olah si wanita telah mengeluarkan sesuatu yang sangat berharga. Itu makanya si wanita akan lebih merasa menikmati seks di banding dengan pria, karena seks bagi wanita adalah sesuatu hal yang sangat besar, tidak biasa dan tidak sembarangan. Jadi sebenarnya wanita sama sama mempunyai keinginan yang besar untuk melakukan hubungan seks sama dengan pria, dan mereka bahkan lebih besar merasakan kenikmatan seks di banding dengan pria. Tapi karena ada perbedaan resiko dan nilai, maka harus ada kriteria tertentu yang harus di lihat wanita pada seorang pria bila hendak memberikan seks (karena ia akan memberikan sesuatu yang sangat berharga dan beresiko tinggi), jadi tidak sembarangan. Dan dalam rangka menentukan kriteria pria yang pantas tersebut, bagi wanita itu sangat berbeda beda penilaiannya, tergantung bagaimana tipenya si wanita.

Nah..jadi dunianya wanita pada kenyataanya memang sangat


9

jauh berbeda dengan dunianya pria. Mereka hidup di dalam dunia yang jauh berbeda dari dunianya pria. Anda harus mengerti hal ini lebih dulu agar bisa memahami metode ini, yaitu - jangan pernah menganggap bahwa mereka (wanita) sama dengan kita. Itu saja yang terpenting. Anda tidak perlu harus bertitel sarjana psikologi untuk mengerti metode yang ada di sini. Dan Yang membuat Metode ini unik adalah...Teori yang akan saya kemukakan bukanlah semacam teori akademik yang membosankan, yang kelihatannya bagus di atas kertas tapi tidak bisa di aplikasikan (di terapkan) ke dunia nyata. Semua orang yang ada dalam tim saya adalah orang orang yang sangat berpengalaman dalam melakukan penyelidikan dan percobaan terhadap metode yang di temukan oleh para ilmuwan ini. Dan dalam beberapa waktu belakangan ini kami telah melakukan uji coba untuk menguji serta menyempurnakan penemuan tersebut, dengan mempergunakan ratusan wanita sungguhan (bukan wanita bayaran). Riset ini begitu intens, saya sendiri hampir gila karena begitu banyak memaksakan diri untuk melakukan percobaan dan berhubungan dengan banyak wanita yang notabane bukan wanita yang saya sukai. Tapi saya terpaksa agar segera bisa mendapatkan kesempurnaan dari metode ini. Melalui ebook ini anda akan memiliki pengertian yang bulat dan jelas akan jalan pikirannya wanita, yang sebenarnya sangat sederhana sekali. Dan akan mengubah seluruh persepsi anda yang dulu tentang wanita. Bila anda selesai mempelajari metode ini. maka Secara intuitif wanita yang anda hadapi akan merasakan perbedaan yang sangat mencolok pada anda dibandingkan dengan pria lain. Biasanya akan Terpancar dari expresi wajah anda, kontak mata, dan bahasa tubuh anda. Para wanita akan merasa bahwa ada sesuatu yang lain, yang sangat spesial pada diri anda, walaupun anda belum melakukan apa
10

apa. Perilaku anda akan menjadi sangat berbeda pada wanita, karena anda akan mengerti jiwanya, jauh melebihi dia mengerti jiwanya sendiri. Anda akan bisa menjadi penuntun pada jiwanya yang bimbang, yang mana hal itu akan memberikan anda kekuatan persuasif yang maha besar. Kehidupannya bagaikan di genggaman anda, dan dia akan mematuhi anda dengan senang hati. Disinilah nanti anda akan menjadi lebih menghargai dan menyayangi wanita dari pada sebelumnya.

Kita lanjutkan...

Tiga faktor utama yang mengontrol emosi dan cara berpikir wanita.
Seperti yang kita ketahui, wanita selalu berbicara dengan kode bahasa yang tak dapat di mengerti oleh pria, yang membuat pria terkadang mustahil bisa menterjemahkannya. Seperti hal hal tentang bagaimana mengetahui bahwa si wanita telah memberikan signal pada pria bahwa ia tertarik, bagaimana caranya mengetahui bahwa si wanita terespon dan terpesona, kenapa ia menyukai beberapa pria hanya untuk di jadikan teman biasa, rahasia apa sesungguhnya yang bisa membuat ia bernafsu, kapan tepatnya waktunya dia bersedia untuk di cium, apakah dia mau menjalin hubungan atau tidak, kenapa dia bisa begitu hangat sesaat tapi bisa dingin semenit kemudian, dan seterusnya dan seterusnya. Semua itu bisa di ketahui dengan melihat tiga faktor utama pengontrol pola pikirnya. Jadi perhatikan baik baik, apa yang akan anda ketahui berikut ini, belum pernah dan tidak akan pernah anda dapatkan dari pengajar pengajar tentang masalah cara memikat wanita dari manapun. Ke tiga faktor utama tersebut adalah 3 konflik mental yang
11

terjadi pada jiwanya seperti berikut ini : 1. KONFLIK MENTAL MASALAH WAKTU 2. KONFLIK MENTAL MASALAH SEKS. 3. DAN KONFLIK MENTAL MASALAH HUBUNGAN

Kelihatannya mungkin sederhana, tapi ketahuilah bahwa itulah ke tiga faktor utama yang menentukan siapa wanita yang sedang anda hadapi tersebut, seperti apa karakternya, dan hal hal yang bagaimana yang bisa membuatnya tertarik. Anda akan saya ajarkan, seperti apakah ketiga konflik mental yang menjadi faktor faktor pembentuk kepribadiannya tersebut. Dan bagaimana para wanita mengatasinya, serta bagaimana anda bisa memperalat ke tiga konflik mental tersebut hingga bisa membuat anda menjadi satu satunya sumber terhadap kenyamanan emosi mereka. Perasaannya akan menjadi tidak tenang bila anda tidak berada di sisinya setiap saat.

Mari kita bahas.... 1. KONFLIK MENTAL MASALAH WAKTU. Wanita secara biologis telah di program memiliki harapan yang besar untuk berhubungan dengan seorang pria yang menjadi idamannya selama ini. Dari sekian banyaknya pilihan yang ada, mereka memerlukan WAKTU untuk menyaring pria pria tersebut agar bisa menemukan yang terbaik, atau paling tidak yang mendekati kriteria idamannya. Seiring dengan itu, wanita akan merasa di kira tidak laku, bila masih singel atau belum menemukan pasangannya dalam waktu yang cukup lama. Inilah sebabnya bila anda mungkin pernah melihat wanita yang sudah berumur, akan menjadi lebih agresif dalam berpacaran dengan pria. Pada gadis belia
12

yang masih belasan tahun sekalipun, mereka juga akan merasakan bahwa waktunya terus berjalan dan umurnya semakin bertambah. Pada pria...masalah kekhawatirannya akan waktu seperti itu tidak ada. Bahkan pada kebanyakan pria, mereka justru akan merasa semakin membaik pada umur yang lebih lanjut, semakin sukses, semakin berpengalaman, semakin lebih percaya diri dan kita bahkan masih bisa membuat anak walaupun pada umur 70 tahun, apalagi jaman sekarang banyak produk produk herbal yang bagus bagus. Tapi pada wanita masa produktifnya terbatas.

2. KONFLIK MENTAL MASALAH SEKS. Satu hal yang mungkin akan sangat sulit sekali di percayai oleh kaum Adam, yaitu kenyataan bahwa - Wanita sebenarnya ingin sekali merasakan kenikmatan fisik dan keintiman emosi yang di hasilkan oleh seks, sama dan bahkan lebih besar dari pada pria. Tapi : - trauma masa lalu, baik itu ringan ataupun berat, - tanggapan tidak bagus dari masyarakat termasuk tanggapan dari teman teman dan keluarganya, - serta resiko perubahan fisik yang mungkin akan terjadi, menghasilkan sebuah konflik besar pada mentalnya. Dan Hal ini menjelaskan kenapa - bila anda pernah mengalami suatu ketika seorang wanita itu mau di ajak berpacaran dengan anda, mau di ajak kencan ke luar dengan anda, membiarkan anda memegang tangannya, membiarkan anda menciumnya, tapi selalu masih ada sedikit perlawanan yang anda terima bila
13

berlanjut ke masalah seks. Kenapa kebanyakan wanita akan selalu bersikap menolak seperti itu? Sebenarnya itu karena ada konflik internal pada mentalnya yang mencegah dia melakukan hal itu dengan anda. Dan pada pria...Kita tidak akan pernah menolak untuk berhubungan seks dengan wanita karena takut akan di kritik orang lain, atau takut menjadi tidak perjaka lagi. Tidak! Bahkan bila ada teman teman kita yang tahu kalau kita sering dan banyak melakukan hubungan sex, kita justru bisa di katakan Hebat.

3. KONFLIK MENTAL MASALAH HUBUNGAN. Naluri alami seorang wanita sangat menginginkan mereka untuk bisa lebih mendampingi, lebih mensuport, dan mengurusi anak anaknya sendiri serta rumah tangganya kelak, dan memang seperti itulah feminimitasnya (alaminya). Tapi masyarakat sosial malah menuntut pencapaian, peningkatan status, dan pengembangan karirnya, yang mungkin akan mengganggu naluri alaminya tersebut. Hal ini sudah menjadi hal yang biasa di dalam kehidupan seorang wanita pada saat ini. Banyak wanita yang mengira secara tidak sadar, bahwa mereka juga harus bisa mencapai status terbaik dalam hidupnya. Padahal naluri alaminya sebenarnya tidak seperti itu. Itulah sebabnya ketika mungkin anda pernah mendengar atau melihat seorang wanita yang sangat sukses sekalipun, tapi akhirnya masih mau mengundurkan diri dari pekerjaannya untuk fokus mendampingi dan memelihara anak anaknya. Seperti contoh, banyak artis artis kita yang di kabarkan mengundurkan diri sesaat atau bahkan selamanya dari dunia keartisannya, untuk fokus dalam membesarkan anaknya. Anda tidak akan pernah
14

menjumpai pria yang mau memikirkan untuk berhenti sejenak dari dunia kerjanya agar bisa fokus membesarkan anaknya. Tapi bagi wanita, hal itu sebenarnya adalah naluri alaminya.

Nah...karena intensitas dari ke 3 konflik itu, wanita secara otomatis terpaksa menerapkan beberapa STRATEGI, untuk mengatasi konflik konflik tersebut. Tersedia DUA strategi yang berbeda, untuk menyikapi setiap konflik. Sekali lagi...hanya ada 2 strategi untuk mengatasi sebuah konflik, lalu konflik tersebut ada 3. Nah...strategi yang di pilih si wanita untuk mengatasi konflik konflik mentalnya tersebut, akan menjadi sebuah kebiasaan baginya ketika menjalani kehidupnya sehari hari, dan inilah yang menjadi pembentuk kepribadiannya. STRATEGI SIKAP YANG BAGAIMANA YANG DI PILIHNYA untuk mengatasi konflik konflik tersebut? Untuk setiap konflik tersedia dua strategi yang bisa ia pilih, dan masing masing sangat bertolak belakang. Ibarat seperti dua buah negara yang sedang di landa konflik, juga hanya tersedia dua pilihan untuk di lakukan, yaitu kompromi melakukan damai, atau perang. Begitu juga pada wanita untuk menghadapi konflik konfliknya, hanya ada dua strategi yang tersedia yang bisa di pilih. Nah...Seperti apakah bentuk dari strategi strategi sikap yang ia gunakan untuk menghadapi ke tiga konflik tersebut ?

Mari kita bahas kelanjutannya. 1. Wanita memiliki Konflik mental masalah waktu. Wanita membutuhkan waktu untuk menyeleksi setiap pria yang datang padanya agar mendapatkan pasangan yang ideal,
15

but the clock is ticking (waktu terus berjalan) dan tidak bersahabat. Produk krim peremajaan kulitpun menjadi semakin tidak ada yang bagus. Wanita akan menghadapi konfliknya terhadap waktu ini, dengan menggunakan salah satu dari dua strategi seperti berikut ini - Hal ini bisa di lihat dari seberapa banyak pria yang di terima si wanita dalam satu waktu. Analoginya seperti ini, contoh - Katakanlah sebuah perusahaan swasta memerlukan seorang kepala divisi personalia yang baru. Dan waktu mereka hanya tersedia tiga bulan untuk mencari dan mendapatkan seseorang tersebut. Mereka hanya mempunyai 2 pilihan untuk merealisasikannya. Pertama - mereka dapat membuat iklan di berbagai media seperti koran, majalah, radio, atau mungkin di internet. Lalu mereka akan menerima beberapa orang pelamar sekaligus untuk di pekerjakan pada basis percobaan (di TEST). Dan setelah sampai pada batas waktunya yaitu selama tiga bulan, mereka akan memilih dan mengambil satu orang yang terbaik. Atau...mereka langsung saja mengambil orang pertama yang memberikan lamarannya, yang di lihat memiliki potensi. Lalu mereka melatih orang tersebut selama tiga bulan untuk di rubah menjadi kepala divisi yang handal. Kedua strategi tersebut sama sama sempurna, dan mengingat pada kendala waktu yang ada, kedua strategi tersebut juga sama sama layak untuk di terapkan, dengan menerima segala kekurangan dan kelebihannya. Nah, pada wanita - Dia juga akan menerima beberapa pria sekaligus untuk di TEST dan membiarkan para pria tersebut masing masing mengeluarkan usaha terhebatnya, dan saling berkompetisi untuk akhirnya yang terbaiklah yang di pilih sebagai pacar idola. Atau si wanita akan langsung menerima pria pertama yang datang padanya yang dilihatnya memiliki sedikit potensi untuk menjadi pacar idola, lalu MENGINVESTASIKAN waktu dan energinya untuk berusaha melatih dan merubah si pria tersebut
16

menjadi pacar idola yang bagus. Jadi dia akan men - TEST banyak pria sekaligus, lalu memilih yang terbaik untuk di jadikan pasangannya. Atau meng - INVEST kan energinya pada satu orang pria saja yang memiliki potensi untuk bisa di "latih" menjadi pasangan yang baik. Seperti itulah 2 buah bentuk pilihan strategi yang bisa di pilih wanita untuk menyikapi konflik mentalnya terhadap waktu. Yang untuk selanjutnya akan kita sebut dengan sebutan -

Tester

dan

iNvestor.

2. Wanita memiliki Konflik mental masalah seks Dia ingin sekali sebenarnya merasakan emosi keintiman dan kenikmatan fisik yang di hasilkan oleh seks, sama seperti pria. Tapi bagi wanita seks datang seiring dengan resiko. Seorang wanita juga akan memilih satu dari dua strategi yang ada, dalam menghadapi konflik seksual ini. Dan tentu bisa di lihat dengan seberapa besar persetujuan seks yang ada dalam kepalanya. Analoginya seperti ini... Katakanlah anda tinggal serumah di sebuah rumah kontrakan atau di sebuah rumah kost dengan tiga orang teman anda. Dan pada sebuah kulkas yang ada di rumah tersebut, ada sepotong kue milik salah seorang teman anda tadi. Anda bernafsu sekali ingin memakan sepotong kue yang ada di kulkas tersebut, tapi anda merasa tidak enak hati dan tidak ingin di cap rakus oleh teman anda. Tapi nafsu anda telah mengalahkan rasa khawatir anda tadi. Dan akhirnya andapun memakan kue tersebut. Lalu kemudian datanglah teman anda si pemilik kue tadi dan langsung menuju kulkas dengan maksud untuk mengambil dan memakan kuenya, tapi ternyata sudah tidak ada karena sudah habis di makan oleh anda. Dan kelihatannya si teman anda tersebut agak sedikit kesal karena kuenya sudah tidak ada. Lalu ia
17

menanyakannya ke anda. Anda mempunyai dua pilihan strategi untuk menyikapi ini. Pertama - Anda dapat Menyangkal dan berpura pura seolah olah tidak tahu ke mana perginya kue tersebut dan mengatakan "nggak tahu ya...aku nggak ada ambil kok", atau kedua - Anda dapat mengakuinya dan Membenarkan perbuatan anda serta memberikan alasan kewajaran pada apa yang telah anda lakukan, seperti contoh dengan mengatakan "tadi aku yang makan, emang kenapa sih..apalah artinya sepotong kue". Nah..strategi yang di gunakan wanita juga seperti itu untuk menghadapi konflik seksnya. Bila wanita pergi kencan dengan seorang pria dan telah melakukan hubungan seks dengan pria tersebut, maka ketika di tanya oleh teman temannya tentang momen tersebut, dia akan menyangkalnya dengan contoh kata kata yang mungkin akan seperti ini - "nggak ah..nggak terjadi apa apa kok, kita cuma pergi nonton bareng...lalu pulang ke rumah masing masing..cuma itu...", Atau strategi kedua pada wanita itu, dia dapat membenarkan kejadian tersebut dan memberikan alasan untuk mewajarkan kelakuannya tersebut, dengan mengatakan seperti contohnya - "ya memang benar kami telah melakukannya waktu itu...tapi waktu itu aku agak sedikit mabuk karena di bawah pengaruh alkohol. lagi pula emang kenapa sih..toh semua orang di zaman sekarang ini pasti sudah pernah melakukannya ketika dalam berpacaran...". Jadi pilihannya...Si wanita akan men-Sangkal dan memblokir kejadian seks tersebut atau mem-Benarkan alasannya kenapa kejadian seks itu bisa sampai terjadi dan wajar saja. Dan seperti itulah 2 buah bentuk pilihan strategi yang bisa di pilih si wanita untuk menyikapi konflik mentalnya terhadap Seks. Yang untuk selanjutnya akan kita sebut dengan sebutan penyangkal (pen-SANGKAL) dan pemBENAR.

18

3. wanita memiliki Konflik mental Tentang masalah Hubungan Wanita memiliki naluri keibuan/kewanitaan untuk fokus mendampingi dan memelihara anak anak dan keluarganya, tapi masyarakat modern dan pendidikan yang ia terima selama ini selalu mendesak agar ia bisa mandiri dan bisa menyamai pria dalam banyak hal. Setiap Wanita akan mengatasi konflik ini dengan menggunakan salah satu dari dua strategi yang ada seperti berikut ini. Yaitu bisa di lihat dengan seberapa besar ia memprioritaskan gol nya, pelajarannya, dan pekerjaannya. Di sini anda harus bisa melihat perbedaan antara pria dan wanita, bahwa pada wanita, tidak sama dengan pria ketika dalam melakukan hal - berpacaran sambil belajar. Kebanyakan pria yang saya tahu, bisa pergi berkencan dengan perasaan yang senang luar biasa dahsyat, walaupun 'PR' nya belum selasai di kerjakan. Tapi bagi wanita - anda akan menyadari bahwa ternyata banyak wanita yang tidak keberatan untuk menyelesaikan pelajarannya lebih dulu baru pergi berkencan. Atau bahkan tidak mau pergi sama sekali, karena dia sedang mengerjakan tugasnya. Alasannya karena bagi wanita untuk fokus berpacaran dan fokus belajar, adalah sebuah kegiatan yang sulit untuk di lakukan secara bersamaan. Dua buah pilihan yang sama sama harus mempunyai komitmen. Misalnya, apabila seorang wanita ingin menjadi seorang pengacara, maka ia harus memiliki 5 sampai 7 tahun komitmen yang ketat. Hal ini membuat wanita sangat khawatir untuk menerima resiko dalam berhubungan asmara, seperti hamil misalnya. Yang pada tekhnisnya akan memakan waktu 8-9 bulan. Belum lagi bila setelah melahirkan tidak bisa langsung pergi belajar atau bekerja, karena bayinya pasti akan sangat
19

membutuhkannya. Jadi sangat menghalangi golnya. Itu makanya resiko tersebut akan menjadi pertimbangan yang sangat besar bagi wanita, bila ia ingin sukses mencapai cita citanya. Tapi pada pria tidak seperti itu keadaannya. Para pria bisa saja membuat seorang wanita hamil lalu kemudian dengan mudah bisa pergi bekerja atau belajar lagi. Para pria bisa melakukan kedua hal tersebut secara bersamaan dengan ringan tanpa beban khawatir. Parahnya dalam hal ini banyak pria yang beranggapan bahwa wanita juga seperti itu, padahal tidak. Wanita harus mendahulukan salah satu di antaranya. Hal ini menjelaskan kenapa para wanita begitu sangat berbeda dalam prosesnya terhadap cita cita ataupun karir yang sedang mereka kejar. Jika mereka Realistis menanggapi anjuran masyarakat modern dan didikan yang ia terima selama ini, maka mereka akan sangat fokus dengan pendidikan dan pekerjaannya, dan hampir tanpa pernah memikirkan masalah asmara. Tapi jika mereka wanita yang Idealis, gambaran masa depan tentang rumah tangga yang ideal nan indah akan tetap berada di dalam khayalnya. Maka naluri feminimnya tersebut akan menimpa dan mengalahkan pikiran realistisnya. Dan dalam proses mengejar karirnya, wanita seperti ini terlihat tidak begitu fokus atau biasa biasa saja, dan tetap terbuka dengan masalah asmara. Hal ini adalah salah satu ke unikan dari problema feminimitas. Tidak terjadi pada pria. Itulah makanya, mengetahui hal ini adalah sebuah keuntungan karena banyak pria yang tidak menyadari bahwa problema tersebut eksis di dunianya wanita. Pada pria - sebesar apapun keinginannya untuk meraih cita cita dan karirnya, tetap masih bisa menomor satukan masalah asmara. Tapi pada wanita - apabila dia cukup fokus dengan masa depannya dan pendidikannya, maka untuk masalah asmara - pikir pikir dulu. Jadi wanita akan lebih REALISTIS menghadapi ketakutan akan masa depannya. Ia harus bisa menjadi pribadi yang bisa mencukupi diri (mandiri), sehingga membuatnya menjadi lebih
20

fokus dalam mengejar karirnya (yang biasanya hampir tanpa pernah menghayalkan tentang berpacaran atau keluarga yang ideal di masa depan). Atau ia akan menjadi IDEALIS dalam mempertahankan imajinasi alaminya yang indah, tentang keluarga yang harmonis. Dimana si wanita idealis ini tidak begitu merasa khawatir akan kehidupan masa depannya di bidang materi, dia beranggapan bahwa itu adalah tugas pria, dan dia yakin bahwa pria akan selalu bertanggung jawab pada wanita yang di cintainya, sehingga membuat dia tidak begitu berambisi dalam mengejar karir. Dan untuk selanjutnya akan kita sebut dengan sebutan,

Realis dan Idealis


Jadi untuk ketiga konflik mental tersebut, wanita harus menerapkan tiga buah strategi dalam menyikapinya. Dan ketiga pilihan strategi tersebutlah yang akan menjadi kepribadiannya. Yang membentuk karakteristik dari tipenya. 3 strategi tersebutlah yang akan selalu menjadi pondasi bagi setiap wanita untuk bertindak dalam segala hal yang menyangkut dengan Asmara.

Nah...bila anda mengetahui cara sederhana untuk memperalat ke tiga strategi tersebut, maka akan sangat mudah bagi anda, membuat setiap wanita yang ada di sekitar anda, menjadi sangat tertarik pada anda tanpa terkecuali. Setelah anda mengetahui cara memperalat ketiga pilihan strategi tersebut, maka anda akan menjadi seorang pria yang belum pernah ia temukan di mana pun sebelumnya, bahkan ia tidak akan mengira bahwa pria seperti anda ternyata eksis di dunia ini. Karena bila anda sudah mengetahui karakter dari tipenya, maka otomatis anda akan mengetahui kata kata yang dapat
21

membuat si wanita tergila gila pada anda. Anda akan mengetahui tindakan tindakan apa saja yang dapat membuat si wanita tidak bisa tidur karena selalu membayangkan anda. Anda bisa menyentuh bagian terdalam dari emosinya, yang belum pernah di lakukan oleh pria manapun di dunia ini, yang pernah ia jumpai.

Dan Benar Benar - dalam beberapa menit ke depan, anda akan menerima ilmu yang jauh lebih besar, dari apa yang pernah di pelajari oleh sarjana psikologi S.Psi sekalipun.

Silahkan anda download ebook berikutnya GRATIS dengan cara mengklik link di bawah ini, atau copy-paste langsung ke browser anda. download ebook ke dua di :
http://pemikatwanitaterbaru.blogspot.com/p/download-gratis-ebook-ke-dua.html

Best Regard Dany Subianto M.Psi


22

www.pemikatwanitaterbaru.com

23