Anda di halaman 1dari 15

GEOSTRATEGI

PRESENTED BY : DELLA GIOVANI & RIZKY D HAQ


Title and Content Layout with List
Pendahuluan
Ketahanan Nasional
Tujuan
Sifat Geostrategi Indonesia
Sifat Ketahanan Nasional
Model Ketahanan Nasional
Implementasi
Pendahuluan
Geostrategi merupakan strategi dalam memanfaatkan konstelasi
geografi negara untuk menentukan kebijakan, tujuan, sarana-sarana
untuk mencapai tujuan nasional, geostrategi dapat pula dikatakan
sebagai pemanfaatan kondisi lingkungan dalam upaya mewujudkan
tujuan politik.
Geostrategi Indonesia memberi arahan tentang bagaimana
merancang strategi pembangunan guna mewujudkan masa depan
yang lebih baik, aman dan sejahtera yang dirumuskan dalam wujud
konsepsi Ketahanan Nasional.
Ketahanan Nasioanal
Ketahanan Nasional Idonesia adalah kondisi dinamis Bangsa
Indonesia yang meliputi segenap aspek, kehidupan nasional yang
terintegrasi, berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung
kemampuan untuk mengembangkan kekuatan nasional dalam
menghadapi dan mengatasi segala ancaman, gangguan, hambatan,
dan tantangan, baik yang datang dari luar maupun dari dalam untuk
menjamin identitas, integritas, kelangsungan hidup bangsa dan
negara, serta perjuangan mencapai tujuan nasional.
Tujuan
Menyusun dan mengembangkan potensi kekuatan nasional baik yang
berbasis pada aspek ideologi, politik, sosial budaya, bahkan aspek-aspek
alamiah.
Menunjang tugas pokok pemerintah Indonesia
Menegakkan hukum dan ketertiban (law and order)
Terwujudnya kesejahteraan dan kemakmuran (welfare and prosperity)
Terselenggaranya pertahanan dan keamanan (defense and prosperity)
Terwujudnya keadilan hukum & keadilan sosial (yuridical justice & social justice)
Tersedianya kesempatan rakyat untuk mengaktualisasikan diri (freedom of the
people)

Sifat Geostrategi
Geostrategi Indonesia sebagai pelaksanaan Geopolitik Indonesia
memiliki dua sifat pokok :
Bersifat daya tangkal. Dalam kedudukannya sebagai konsepsi
penangkalan geostrategi Indonesia ditujukan untuk menangkal
segala bentuk ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan
terhadap identitas, integritas, eksistensi bangsa dan Negara
Indonesia.
Bersifat developmental /pengembangan yaitu pengembangan
potensi kekuatan bangsa dalam ideologi, politik, ekonomi, sosial
budaya, hankam sehingga tercapai kesejahteraan rakyat.

Sifat Ketahanan Nasional Indonesia
Manunggal
Dalam membangun Ketahanan Nasional adanya kesatuan yang bersifat
komprehensif-integral antara trigatra dan pancagatra. Sifat integrative tidak
mempunyai arti mencampuradukan semua aspek sosial secara begitu saja,
tetapi integrasi dilaksanakan secara serasi, seimbang, dan harmonis.
Dinamis
Geostrategi/Ketahanan Nasional bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai
dengan situasi dan kondisi bangsa.
Kewibawaan
Makin tinggi tingkat ketahan nasional Indonesia, makin tinggi pula nilai
kewibawaan dan tingkat daya tangkal yang dimiliki oleh bangsa dan negara
Indonesia.

Contd
Mandiri
Geostrategi/Ketahanan Nasional dibangun dan dikembangkan atas dasar
kemampuan sendiri dengan memanfaatkan segenap aspek kehidupan
nasional.
Konsultatif dan Kerjasama
Konsep Ketahanan Nasional Indonesia tidak mengutamakan sifat
konfrontatif dan antagonistis, tidak mengandalkan kekuasaan dan kekuatan
fisik semata, tetapi lebih mengutamakan sikap konsultatif, kerjasama, serta
saling menghargai dengan mengandalkan kekuatan moral dan kepribadian
bangsa.

Model Model Ketahanan Nasional
Model Cline
Negara memiliki kekuatan besar jika potensi geografi besar dan SDM
besar.
Model ini menggambarkan bahwa negara kecil dengan teknologi yang
sangat maju tidak memproyeksikan diri sebagai negara besar sebaliknya
negara dengan wilayah besar dengan penduduk yang kecil ditambah
dengan teknologi majupun sama saja.
Model Morgenthau
Sifat Deskriptif Kualitatif
Menekankan pentingnya kekuatan nasional dalam kaitannya dengan
negara lain menganggap pentingnya perjuangan untuk mendapatkan
Power Position dalam suatu kawasan.


Contd
Model Alfred Thayer Mahan
Kekuatan nasional dapat dipenuhi apabila bangsa tersebut mempunyai
unsur-unsur sebagai berikut :
a. Letak geografis
b. Bentuk atau wujud bumi
c. Luas wilayah
d. Jumlah penduduk
e. Watak nasional / bangsa
f. Sifat pemerintahan

Contd
Model Asta Gatra (Ketahanan Nasional Indonesia)
a. Tri Gatra
1) Letak dan kedudukan geografis
2) Keadaan dan kekayaan alam
3) Keadaan dan kemampuan penduduk
b. Panca Gatra
1) Ideologi
2) Politik
3) Ekonomi
4) Sosial budaya
5) Pertahanan keamanan

Implementasi
Implementasi Ketahanan Nasional dalam Bidang Politik
Penataan sistem politik yang menjamin kestabilan pemerintahan.
Pengembangan demokrasi berupa pemilihan umum langsung
ternyata berjalan dalami, baik DPR, Presiden, maupun Kepala
Daerah. Hal ini menunjukkan bahwa kedewasaan warga negara
semakin tinggi dan merupakan kekuatan bangsa di masa depan.
Mengembangkan politik luar negeri yang bebas dan aktif. Hal ini
dilakukan dengan berperan serta dalam proses perdamaian di
dunia internasional dan berpartisipasi aktif dalam peristiwa yang
bersifat global.
Contd
Implementasi Ketahanan Nasional dalam Bidang Ekonomi
Mengembangkan sistem ekonomi kerakyatan dan mendorong
usaha kecil dan menengah dengan mengembangkan kredit mikro
dan penunjang yang memadai seperti pengembangan informasi
pasar dan teknologi.
Menggiatkan swasembada pangan. Pangan adalah kebutuhan
pokok, krisis pangan dapat membuat stabilitas politik terganggu.
Indnesia merupakan negara dengan penduduk mencapai 200 juta
dan kebutuhan pangan mencapai 50 juta ton. Oleh sebab itu,
program swasembada pangan harus dikembangkan dan
memberikan harga yang memadai bagi petani.
Contd
Implementasi Ketahanan Nasional dalam Bidang Sosial dan Budaya
Meningkatkan HDI Indonesia dengan melakukan: peningkatan
mutu pendidikan dengan penerapan standarisasi pendidikan,
meningkatkan jumlah wajib belajar sembilan tahun, meningkatan
daya saing perguruan tinggi, peningkatan kesehatan ibu dan anak,
serta peningkatan fasilitas lingkungan.
Meningkatkan disiplin masyarakat dengan upaya pemberian
penyuluhan tentang kedisplinan, sosialisasi peraturan perundang-
undangan dan peraturan daerah, serta memberikan sanksi sosial
yang tegas untuk memberikan efek jera.
MERCI..