Anda di halaman 1dari 7

3.1 Profil Bengkel

BAB III

DATA

Astra Biz Center Daihatsu Jl. Soekarno Hatta No. 438D Kavling 1 Bandung merupakan salah satu bengkel resmi Daihatsu cabang Astra International - Daihatsu Sales Operation ( AI DSO ) yang berdiri kurang lebih 1,6 tahun sejak desember 2011 bengkel diresmikan dan pada saat itu belum ada bengkel body and paint hanya untuk Service kendaraan baik untuk perawatan berkala atau Service berat, penjualan Genuine Spare parts Daihatsu dan penjualan kendaraan baru semua tipe Daihatsu (Marketing & Sales). Perbaikan bodi dan cat (body and paint) baru dimulai tepatnya maret 2012, namun pada saat itu man power dan unit masih sedikit. Saat ini untuk perbaikan bodi dan cat sudah memiliki cukup banyak karyawan, yang terdiri dari 1 kepala bengkel, 1 Service Advisor dan 1 Service Advisor ditarik dan diperbantukan dari general repair, 1 Kepala Regu, 1 Kepala Regu vendor, 1 Cashier, 1 billing body and paint, 1 petugas gudang bahan, 1 partman yang merangkap dua pekerjaan partman general repair dan partman body and paint terkadang banyak kendala di bagian spare parts dikarenakan keterbatasan man power namun masih bisa dikendalikan untuk sementara waktu dan sekarang sudah diperbantukan 1 man power untuk local purchase di bagian spare parts untuk membantu partman dan terdapat 15 teknisi body and paint (2 Teknisi Bongkar,Pasang ; 3 Teknisi Dempul,Sanding,Epoxy ; 3 Teknisi Ketok,Las ; 2 Teknisi Persiapan Permukaan,Masking ; 1 Teknisi Cat ; 2 Teknisi Poles ; 2 Teknisi Washing,Finishing). Bengkel ini memiliki beberapa ruangan diantaranya counter penjualan mobil, counter SA, 2 ruang tunggu customer(lt. 1 dan lt. 2), kantin(lt. 2), ruang kasir, ruang administrasi, ruang kepala regu untuk general repair dan body repair, ruang spare parts, ruang gudang bahan, ruang warranty claim body repair dan ruang claim general repair, ruang meeting sales dan ruang meeting service, ruang kepala bengkel, ruang istirahat mekanik, 3 toilet dan kamar mandi

mekanik, 2 buah mushola, ruang makan serta 16 stall dan 1 oven untuk body and paint.

Dalam hal pencapaian target unit entry dan uang perbulan nya selalu melebihi target yang ditentukan oleh HO (Head Office) dan target dari kepala bengkel sendiri, namun bila melihat langsung apa yang terjadi dilapangan area kerja body and paint sangatlah tidak sesuai dengan yang diharapkan. Contoh nya pengerjaan mobil tidak sesuai dengan stall yang digunakan, arah kendaraan belum jelas, parkir kendaraan dimana-mana sesuka hati ini semua dikarenakan belum ada peraturan yang jelas mengenai hal tersebut SOP (Standart Operating Procedure) dan dari segi safety and healthy pun juga. Oleh karena itu efektifitas area kerja body repair harus ditingkatkan guna mencapai hasil yang maksimal.

3.2 Data Unit Entry dan Keuangan Body and Paint sebelum perbaikan

3.2.1 Data Unit Entry Body and Paint Sebelum Perbaikan Unit entry dalam hal ini merupakan kendaraan yang akan datang ke bengkel dengan tujuan melakukan perbaikan bodi dan cat. Data unit entry yang diambil dan dijadikan sebagai acuan merupakan unit entry pada PSS atau lengkapnya PSS4W (Pygmalion Scheduled Synchronization for Four Wheelers). PSS merupakan program yang telah digunakan di seluruh bengkel AI- DSO. Selain itu, data mengenai pelanggan, history kendaraan, spare parts dan bahan apa saja yang digunakan tersimpan dan dapat dilihat di seluruh bengkel AI-DSO di seluruh indonesia melalui PSS. Data UE (Unit Entry) body and paint AI-DSO cabang soekarno-hatta dalam kurun waktu 3 bulan yaitu : Januari 2013 s/d Maret 2013 sebanyak 276 unit. Dengan rincian per bulan nya adalah Januari 2013 : 82 unit, Februari 2013 : 90 unit, Maret 2013 : 104 unit.

ITEM Jan-13 Feb-13 Mar-13
ITEM
Jan-13
Feb-13
Mar-13
ITEM Jan-13 Feb-13 Mar-13 Aktual unit masuk 82 unit 90 unit 104 unit Target unit masuk
ITEM Jan-13 Feb-13 Mar-13 Aktual unit masuk 82 unit 90 unit 104 unit Target unit masuk

Aktual unit masuk

82

unit

90

unit

104 unit

Target unit masuk

66

unit

77

unit

78

unit

Hari kerja

25

hari

24

hari

24

hari

Actual unit masuk /hari

3,28 unit

3,75 unit

4,33 unit

Target unit masuk /hari

2,64 unit

3,21 unit

3,25 unit

Persentase

124,2 %

116,8 %

133,3 %

unit Target unit masuk /hari 2,64 unit 3,21 unit 3,25 unit Persentase 124,2 % 116,8 %

Tabel 3.1 Perbandingan Unit Aktual dengan Target Sebelum Perbaikan

Rata-rata persentase unit masuk kebengkel dengan target yang ditentukan sebelum dilakukan perbaikan dalam 3 bulan adalah :

Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa prosentase antara target UE yang ditetapkan bengkel dengan aktual UE masuk kebengkel adalah 124,56 %. Berarti UE sudah melebihi dari target yang ditentukan, yaitu lebih sampai 24,56 % bila dirata-rata dalam 3 bulan. 3.2.2 Data Keuangan body and paint sebelum perbaikan Data keungan yang dimaksud dalam hal ini adalah kendaraan yang akan datang kebengkel dengan tujuan melakukan perbaikan bodi dan cat. Dalam hal ini seberapa besar kerusakan kendaraan sehingga di nominal kan menjadi satuan rupiah.

ITEM Aktual uang masuk

ITEM

Aktual uang masuk

Jan-13

Feb-13

Mar-13

Rp. 164

Rp. 174

Rp. 207

Target uang masuk

Hari kerja

Aktual uang masuk /hari

Target uang masuk /hari

Persentase

Rp. 150

Rp. 146

Rp. 159

25 hari

24 hari

24 hari

Rp. 6,56

Rp. 7,25

Rp. 8,63

Rp. 6,00

Rp. 6,08

Rp. 6,63

109,3 %

119,1 %

130,1 %

109,3 % 119,1 % 130,1 %

Tabel 3.2 Perbandingan Uang Aktual dengan Target Sebelum Perbaikan

NB: -Kelipatan nominal rupiah x 1.000.000 -Beberapa nominal rupiah sudah dilakukan pembulatan

Rata-rata persentase uang masuk kebengkel dengan target yang ditentukan sebelum dilakukan perbaikan dalam 3 bulan adalah :

Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa prosentase antara target uang yang ditetapkan bengkel dengan aktual uang yang masuk kebengkel adalah 119,4%. Berarti uang sudah melebihi dari target yang ditentukan, yaitu lebih sampai 19,46 % bila dirata-rata dalam 3 bulan. Oleh karena itu mengenai hal uang dan UE tidak terlalu banyak kendala namun area kerja lah yang cukup banyak masalah.

3.3

Data Area Kerja Body and paint sebelum perbaikan

Gudang Gudang Ruang Oven Part in Part ex Parkir Motor Karyawan Mekanik Process Repair 6
Gudang
Gudang
Ruang
Oven
Part in
Part ex
Parkir Motor Karyawan
Mekanik
Process
Repair
6
12
18
5
Ruang Pompa
11
17
4
10
16
3
9
15
2
8
14
Loker
Gudang
1
7
13
Satpam
File
Ruang
Area Parkir Top Management
Karu
Gudang Spareparts Wilayah
Toilet
Ruang
STNK
Stall
Washing
Gudang
Ruang
Sparepart
Ruang Genset
Mixing
Body
cat
& General
Ruang
Kompressor

Gambar 3.1 Denah Lantai Basement Full Sebelum Perbaikan

Keterangan :

1. Stall Dempul/Epoxy/Sanding

2. Stall Dempul/Epoxy/Sanding

3. Stall Dempul/Epoxy/Sanding

4. Stall Ketok/Las

5. Stall Ketok/Las

6. Stall Ketok/Las

7. Stall Bongkar/Pasang

15. Stall Poles

16. Stall Bongkar/Pasang

8. Stall Persiapan Cat/Masking 9. Stall Persiapan Cat/Masking 10. Stall Stop 11. Stall Final Inspection 12. Stall Infra Red 13. Stall Poles 14. Stall Poles 17. Stall Bongkar/Pasang 18. Stall Bongkar/Pasang

= Kendaraan Perbaikan Body & Karyawan

= Spareparts penghalang & Spareparts Overstock

= Dryer Place

= Tiang Block

Pada bagian parkir top management biasanya digunakan oleh karyawan sehingga parkir karyawan atau top management seringkali sampai ke area kerja dan mengganggu pekerjaan. Dalam denah lantai diatas dapat dilihat bahwa arah kendaraan belum terarah dan banyak kendaraan memarkir kendaraan nya dengan sesuka hati serta banyak spare part bekas atau baru tidak tertata dengan rapih. Dapat dilihat juga bahwa body and paint memiliki 16 stall, 1 oven, 1 ruang istirahat teknisi, 1 gudang part in process, 1 gudang part ex repair, 1 ruang kompressor, 1 ruang karu, 1 gudang sparepart, 1 ruang colour mixing, 2 ruang cuci, 1 gudang sparepart wilayah, 1 ruang genset, 1 ruang STNK, 1 gudang file, 1 ruang satpam. PDI (Pre-Delivery Inspection) sekarang ruang nya telah dipindahkan disamping basement body and paint tepatnya dibawah bengkel UD Trucks sekaligus tempat stock kendaraan wilayah, sebelumnya tempat PDI bersamaan dengan tempat basement body and paint. Begitu pun juga untuk penggunaan setiap stall tidaklah sesuai dengan fungsi masing masing stall tersebut stall A jadikan stall B dan stall C dijadikan stall D.

A jadikan stall B dan stall C dijadikan stall D. Gambar 3.2 Stall Inspection Dijadikan Stall

Gambar 3.2 Stall

Inspection Dijadikan Stall Ketok

10

Stall

Final

Inspection Dijadikan Stall Ketok 10 Stall Final Gambar 3.3 Stall 8 Stall Poles Dijadikan Stall Tunggu

Gambar 3.3 Stall 8 Stall Poles Dijadikan Stall Tunggu Perbaikan

Gambar 3.24 Stall 11 Stall Stop Dijadikan Stall Bongkar Pasang Gambar 3.25 Stall 12 Stall
Gambar 3.24 Stall 11 Stall Stop Dijadikan Stall Bongkar Pasang Gambar 3.25 Stall 12 Stall
Gambar 3.24 Stall 11 Stall Stop Dijadikan Stall Bongkar Pasang Gambar 3.25 Stall 12 Stall
Gambar 3.24 Stall 11 Stall Stop Dijadikan
Stall Bongkar Pasang
Gambar 3.25 Stall 12 Stall Infra Red
Dijadikan Stall Bongkar Pasang

Gambar 3.26 Stall PDI Dijadikan Stall Stop

Dengan melihat gambar-gambar diatas dapat dilhat bahwa penggunaan stall sama sekali tidak sesuai dengan yang difungsikan, begitu juga dengan gambar dibawah ini :

yang difungsikan, begitu juga dengan gambar dibawah ini : Gambar 3.27 Overstock Part Gambar 3.28 Part

Gambar 3.27 Overstock Part

Gambar 3.28 Part Penghalang

Bila melihat gambar diatas gambar 3.20 menunjukkan bahwa gudang sparepart telah penuh dan akhirnya ditaruh dijalanan didiamkan begitu saja dan menghalangi lalu lintas kendraan body and paint dan washing, beberapa faktor yang menyebabkan hal ini dapat terjadi, yang pertama adalah gudang sparepart untuk general repair atau maintenance disatukan dengan gudang sparepart body and paint, kedua layout dari penempatan gudang yang masih kurang tertata rapi, ketiga pengambilan sparepart untuk yang order biasanya customer tidak langsung mengambil saat hari itu atau besoknya tapi bisa sampai 4 hari ke atas setelah kedatangan sparepart. Begitu juga dengan gambar 3.21 tempat drying tidak sesuai dengan tempatnya begitu juga dengan beberapa salvage yang terlantar dipinggir jalan hingga menghalangi visual JPCB (job progress control board) dan lalu lintas kendaraan body and paint terganggu, beberapa faktor yang menyebabkan hal ini dapat terjadi yang pertama adalah belum ada tempat drying yang ditentukan, kedua untuk pengambilan salvage biasanya lama dikarenakan proses asuransi yang memakan waktu cukup lama jadi seringkali salvage menumpuk. Sebelum perbaikan area kerja per panel biasanya di estimasi 3 hari bahkan lebih jika unit overload.