Anda di halaman 1dari 55

2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.

PENILAIAN STATUS NUTRISI


IVAN SURYA PRADIPTA
2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
TUJUAN PEMBELAJARAN
Umum :
Mampu melakukan penilaian,
perhitungan dan penyiapan terapi nutrisi
Khusus :
Mampu melakukan penilaian status
nutrisi
2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
NUTRISI
Merupakan komponenen pembangun
tubuh
Dibutuhkan oleh tubuh untuk melakukan
metabolisme dan menjaga homeostatis
Terapi nutrisi hendaknya dilakukan
secara tepat
Dibutuhkan penilaian status nutrisi
ketepatan terapi nutrisi tools

2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
PENYEBAB GANGGUAN
NUTRISI
Kelaparan : ketidakcukupan asupan
nutrisi ==> pemberian asupan yg cukup
Perubahan metabolisme :
ketidakmampuan mencerna, kanker,
inflamasi dll
Over nutrisi

2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
KLASIFIKASI GANGGUAN NUTRISI
BERDASARAKAN KANDUNGAN NUTRIEN
Marasmus
Kwashiorkor
Mixed
Obesitas

2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
MARASMUS
Kondisi malnutrisi yang disebabkan
defesiensi jk panjang total asupan nutrisi
Penurunan masa otot dan lemak, tetapi
produksi albumin & transferin
dipertahankan
Terjadi penuruan 10% dari UBW (Usual
Body Weight)
Dampak : kerusakan fungsi otot


2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
KWASHIORKOR
Keadaan malnutrisi dengan kalori cukup
tetapi kekurangan asupan protein
Pasien rata-rata baik namun memiliki tk
katabolisme yang kuat
Pasien trauma, infeksi, luka bakar
Hipoalbumin udema ; gangguan
sistem imun


2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
MIXED & OBESITAS
Mixed (marasmus & kwashiorkor)
Malnutrisi dengan gangguan berat protein &
kalori yang dapat berkembang menjadi
penyakit kronis, mati kelaparan
Mudah terkena infeksi & Imunokompromise
Obesitas
Pasien dengan BMI 30 Kg/m2
Anak-anak BMI/BB 95 persentil


2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
TERAPI NUTRISI
Skrining
kelompok
beresiko
Penilaian
status
nutrisi
Penilaian
kebutuhan
nutrisi
Penyiapan
sediaan
nutrisi
Pemberian
Terapi
Nutrisi
2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
1. SKRINING KELOMPOK
BERISIKO
2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
SKRINING PEMERIKSAAN
NUTRISI
Tidak dilakukan pada setiap pasein tidak
praktis & cost
Membutuhkan kriteria & pendekatan yang
sistematis untuk pasien yang beresiko
malnutrisi
Dapat dilakukan di Komunitas atau Rumah
Sakit
Skrining nutrisi di rumah sakit :
Beresiko 24 72 jam setelah MRS
Tidak beresiko evaluasi 7-14 hari stl
MRS

2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
KRITERIA ??
2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
KRITERIA PEMILIHAN PASIEN
UTK SKRINING NUTRISI
Komplikasi berat
Pre dan post operasi
Kondisi sosioekonomi yang rendah
Perubahan metabolisme
Malabsorbsi
Cost efektif dengan
penurunan komplikasi & LOS
2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
2. PENILAIAN STATUS NUTRISI
2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
TUJUAN PENILAIAN NUTRISI
Mengidentifikasi adanya/resiko malnutrisi :
Undernutrisi : defisiensi makro & mikro
nutrisi
Obesitas
Kegagalan/kerusakan metabolisme
Menetapkan resiko malnutrisi akibat
komplikasi
Menetapkan perencanaan kebutuhan nutrisi
pasien
Menetapkan nilai baseline parameter gangguan
nutrisi
2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
POIN-POIN PENILAIAN NUTRISI
Riwayat medis
Riwayat asupan
Pemeriksaan fisik :
Antropometrik
Lean Body Mass (LBM) : berat dasar tubuh
tanpa lemak
Pemeriksaan bioklimia :
Pemeriksaan-pemeriksaan laboratorium
2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
POIN IDENTIFIKASI GANGGUAN
NUTRISI : Riwayat Medis (1/5)
Kondisi patologi penyerta yang mempengaruhi nutrisi
tubuh :
Infeksi kronis atau inflamasi
Tumor/kanker
Kelainana endokrin
Penyakit kronis : gangguan paru, sirosis dan
ginjal
Hipermetabolik, ex trauma, luka bakar dan sepsis
Gangguan digesti : mual, muntah, diare
Hiperlipidemia
Prematur
2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
POIN IDENTIFIKASI GANGGUAN
NUTRISI : Riwayat asupan (2/5)
Anoreksia/rasa makanan tidak enak-hambar
Asupan khusus : enteral / parentral
Asupan susu : formula / ASI
Kecukupan umur utk konsumsi makanana
padat
Makanan suplemen (vitamin, mineral /
herbal)
Alergi / intoleransi makanan

2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
POIN IDENTIFIKASI GANGGUAN
NUTRISI (5/5)
Lain-lain :
Terapi katabolik : kortikosteroid, agen
imunosupresif, radiasi dan kemoterapi
Obat-obat : diuretik, laksatif, anabolik
steroid
Genetik : kelainan pada ortu, saudara
kandung dan riwayat keluarga
mengkonsumsi alkohol dan drug
2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
POIN IDENTIFIKASI GANGGUAN
NUTRISI : Pemeriksaan fisik (3/5)
Perubahan organ :
Berat Badan / kegagalan tubuh kembang
Perubahan rambut dan kulit
Tingkat energi
Obesitas
Gejala gangguan gastrointestinal
2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.

kwashiorkor
2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
KWASHIORKOR

2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
POIN IDENTIFIKASI GANGGUAN
NUTRISI (4/5)
Tingkat kehilangan berat tubuh
berdasarkan Subjective Global
Assesment (SGA) :
5 % UBW ringan
2-10 % UBW berpotensi kehilangan BB
signifikan
> 10% UBW Signifikan kehilangan BB
2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
TEMUAN UMUM PADA PENDERITA
GANGGUAN NUTRISI
Udema
Kakeksia / obesitas
Asites
Penurunan turgor
kulit
Mata cekung
Mukosa kering
Penurunan masa otot
Kurus
Kulit mengkilap
Kulit bersisik
Ulser dekubiitus
Pucat / kemerahan
Kertlambatan tumbuh
kemabng tulang
Nyeri tulang
Penurunan otot tulang
Ataksia (ggn kordinasi
otot)
Nistagmus
Kejang
Ensepalopati
Jaundice
hepatomegalli
2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
PENILAIAN ANTOPOMETRI
Pengukuran manusia
TB, BB, lingkar kepala, lingkar tubuh,
ketebalan kulit, lingkar otot lengan
Bioelectrical Impedance Analysis (BIA)
Pada dewasa : perubahan antopometri
pada status nutrisi lambat
Pada anak : cepat
2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
TUGAS : NEXT MEETING...
PERHITUNGAN PENILAIAN STATUS
NUTRISI :
BERDASARKAN ABW DAN IBW ?
PADA ANAK & BALITA ?
KETEBALAN OTOT
LINGKAR PINGGANG/PINGGUL
2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
TUGAS : NEXT MEETING...
PENILAIAN PARAMETER
BIKOMINA
PROTEIN SOMATIK, VISERAL DAN
PROTEIN LAINNYA
ALBUMIN
NUTRISI SPESIFIK : TRACE ELEMENT,
VITAMIN DAN AS. LEMAK
Pengertian, jenis, fungsi, metabolisme,
nilai normal, tanda-tanda defisiensi dan
toksiitas
2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
THANK YOU....

2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
PENILAIAN BERAT BADAN

2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
PENILAIAN BERAT BADAN
DEWASA
Ket :
1 inchi = 2,54 cm
1feet = 12 inchi
1 feet = 30 cm
2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
CONTOH SOAL I
Seorang laki-laki dengan berat badan
75 Kg dan tinggi badan 185 cm.
Bagaimanakah status nutrisi laki-laki
tersebut ?
2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
JAWABAN CONTOH SOAL I
IBW = 50 + (2,3 x 14)
= 82,2 kg
ABW/IBW
= 75/82,2 x 100 %
= 91 %
Status Nutrisi :
NORMAL
2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
CONTOH SOAL II
Seorang wanita dengan berat 198 pound
dengan tinggi 5 feet 6 inchi. Bagaimanakah
status nutrisinya ?
IBW = 45,5 kg + (2,3 x 6) = 59,3 Kg

1 pound = 0,45 Kg
ABW/IBW = 89,1 / 59,3
= 150,2 %

OBESE !!
2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
CONTOH SOAL III
Seorang anak dengan berat 28,6 pound dan
tinggi 3 feet 2 inchi. Bagaimanakan status
nutrisinya ?
IBW = [(tinggi dalam cm)2 x 1,65] / 1000
= [(95)2 x 1,65] / 1000
= 14,9 Kg

ABW/IBW = 13 / 14,9
= 87 %
Malnutrisi ringan
2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
PENILAIAN PERTUMBUHAN
ANAK
Rata-rata pertumbuhan lingkar kepala 0,5
cm/minggu pada tahun I
Rumus = [(BB saat ini BB 1 bulan sebelumnya) x 1000 g/kg]
jumlah hari dlm 1 bulan
2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
Contoh soal 4
Seorang berat anak balita pada umur 2
bulan yaitu 3,9 kg, sedangkan berat pada
umur 1 bulan yaitu 3,1 kg. Bagaimanakah
status laju pertumbuhannya, jika dalam 1
bulan = 30 hari ?
Laju pertumbuhan = [ (3,9-3,1) x 1000 ] / 30
= 26,7 g / hari

PERTUMBUHAN NORMAL
2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
INDEKS MASA TUBUH / BMI

2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
Contoh soal 5
Laki-laki 40 tahun dengan berat badan 180
pound dan tinggi 510. Bagaimanakah
status nutrisi nya ?
BMI = 81,1/ (1,78)2
= 25,8 kg/m2

BAIK / SEHAT
2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
CONTOH SOAL 6
Wanita 25 tahun dengan berat 185 pound
dan tinggi 55. Bagaimanakah status
nutrisinya ?
BMI = 30,9 Kg/m2

OBESITAS SEDANG
2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
LINGKAR PINGGANG
Menilai lemak pada daerag abdomen
Indikator obesitas
Resiko obesitas :
Laki-laki > 40 inchi
Perempuan > 35 inchi

2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
RASIO LINGKAR PINGGANG
DAN LINGKAR PINGGUL
Pembagian lingkar perut dg lingkar
pinggul
Nilai 1 : beresiko kesehatan
Batas aman :
Laki-laki : 1
Perempuan : 0,8
2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
PENILAIAN BIOKIMIA
Protein somatik :
Protein otot tulang
75 % dari total protein tubuh
Protein viseral
25 % dari total protein tubuh
Internal organ, sel darah, serum protein
Albumin
Transferim
Prealbumin
Protein serum lainnya :
Retinol binding protein
Fibronectin
Somatomedin-C

2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
VISERAL PROTEIN
Dihasilkan oleh liver
Adanya konsentrasi protein viseral
dibawah noraml gangguan nutrisi
Adanya gangguan dimungkinkan
gangguan pada orgran :
Jantung
Paru
Ginjal
Pencernaan
2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
SERUM ALBUMIN (1/2)
Serum protein mayor :
Disintesis di hati
Berperan dalam menjaga osmolaritas
Membawa/mengikat molekul kecil
Sebagai parameter kekurangan protein
Half life : 14-20 hari

2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
Serum Albumin (2/2)
Levels affected by abnormal losses
thermal burns losses at burn site
nephrotic syndrome losses in urine
protein-losing enteropathies losses in feces
Levels affected by fluid status
congestive heart disease & fluid overload
Reduced due to dilution
Dehydration
Increased due to concentration effects
Normal values: 4.5 g/dL + 35-50 (SD)
Impact of ALB < 2,5 g/dL : ascites, pulmonaary &
GI mucosal edema decreased colloid oncotic
pressure

2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
TRANSFERIN (TFN)
Glikoprotein yang berikatan dan mentransportasikan besi
ferric ke liver dan retikuloendotelial utk disimpan
Merupakan pertanda gangguan nutrisi sebelum ALB
half life 8hari
TFN = (KTPB x 0,8)- 43
KPTB : Kapasitas Total Pengikat Besi
Influenced by other factors
Increased with iron deficiency
increased during pregnancy, estrogen therapy
reduced in protein-losing enteropathy, nephropathy,
acute catabolic stress

2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
PREALBUMIN
Protein transport utk tiroksin & pembawa
utk retinol-binding protein
Konsentrasi normal : 10 mg/kg BB
Half life : 1-2 hari parameter
monitoring jk pendek
2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
PROTEIN VISERAL
2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
TES FUNGSI IMUN
Status nutrisi mempengaruhi sitem limfoid,
metabolisme selular dan sistem organ
Jumlah total limfosit : merefleksikan jumlah
limfosit T & B undernutrition = limfopenia
DCH ( Delayed Coutaneous Hypersensitivity) :
antigen yang dihasilkan karena paparan
sebelumnya (gondok, candida albican,
streptokinase-streptodornase,
trikopitoncocidioidin)
2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
DEFESIENSI NUTRISI SPESIFIK
Nutrisi spesifik berperan dalam proses
metabolisme : co-enzim dan co-faktor
Defesiensi tersebut menyebabkan :
Perubahan metabolisme
Disfungsi sel
Mempengaruhi metabolisme nutrisi yang
dibuthkan
Nutrisi spesifik : trace element, vitamin
& as. Lemak esensial
2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
TRACE ELEMENT
Zinc
Tembaga/ Cu
Mangan
Selenium
Chromium
Iodine
Fuoride
Molybdenum/ Mo
Besi


2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
TRACE ELEMENT
2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
VITAMIN
2004, 2002 Elsevier Inc. All rights reserved.
ASAM LEMAK ESENSIAL
Kebanyakan as lemak esensial mampu di
sintesis di dalam tubuh, Kecuali :
Asam linolenat (as lemak omega 6)
Asam linolenat ( as lemak omega 3)
Defesiensi as lemak esensial jarang
ditemukan, umumnya terjadi pada pasien
dg gangguan asbsorbsi lemak