Anda di halaman 1dari 23

UNIVERSITAS FAJAR MAKASSAR

BAB I
PENDAHULUAN
I.1.Latar Belakang
Jaringan Syaraf Tiruan dibuat pertama kali pada tahun !"# $leh
neurophysiologist %aren M&'ull$&h dan logician %alter (it)* namun tekn$l$gi yang
ter)edia pada )aat itu belum memungkinkan mereka berbuat lebih +auh,
Jaringan Syaraf Tiruan adalah paradigma pemr$)e)an )uatu inf$rma)i yang
terin)pira)i $leh )i)tim )el )yaraf bi$l$gi* )ama )eperti $tak yang mempr$)e) )uatu
inf$rma)i, Elemen menda)ar dari paradigma ter)ebut adalah )truktur yang baru dari
)i)tim pemr$)e)an inf$rma)i, Jaringan Syaraf Tiruan* )eperti manu)ia* bela+ar dari
)uatu &$nt$h, Jaringan Syaraf Tiruan dibentuk untuk meme&ahkan )uatu ma)alah
tertentu )eperti pengenalan p$la atau kla)ifika)i karena pr$)e) pembela+aran, Jaringan
Syaraf Tiruan berkembang )e&ara pe)at pada beberapa tahun terakhir, Jaringan Syaraf
Tiruan telah dikembangkan )ebelum adanya )uatu k$mputer k$n-en)i$nal yang
&anggih dan teru) berkembang .alaupun pernah mengalami ma)a -akum )elama
beberapa tahun,
/alam per+alanan perkembangan )uatu genera)i tekn$l$gi men+adi lebih
mantap dan berdaya guna tinggi* membutuhkan adanya pengembangan da)ar
pengetahuan dan dilakukannya berbagai ma&am ri)et atau penelitian yang ber)ifat
ek)perimental, (enelitian atau ri)et ini akan memberikan +a.aban terhadap
pertanyaan menda)ar )eperti 0 te$ri1te$ri apa )a+a yang ma)ih )e&ara prakti) ma)ih
rele-an untuk kemudian dikembangkan atau te$ri mana )a+a yang )ama )ekali tidak
bi)a digunakan lagi2 Te$ri yang bermanfaat adalah te$ri yang dianggap mampu
men+embatani penggabungan pengendali fu33y dengan )i)tem kendali k$n-en)i$nal
atau alg$ritma kendali m$dern )eperti +aringan neural* alg$ritma genetik* dan lain
)ebagainya,
(ada genera)i pertama tekn$l$gi fu33y* terdapat beberapa kendala yang
ditemui untuk mengembangkan pada indu)tri1indu)tri atau )i)tem kendali yang telah

UNIVERSITAS FAJAR MAKASSAR


ada, Saat itu belum ada met$d$l$gi yang )i)tematik tentang aplika)i pengendali fu33y*
penentuan ran&ang bangun yang tepat* anali)a perma)alahan* dan bagaimana
pengaruh perubahan parameter )i)tem terhadap kualita) un+uk ker+a )i)tem, Jadi tidak
bi)a diharapkan )uatu ran&ang bangun yang uni-er)al dan )trategi $ptima)i fu33y
dapat )egera digunakan )e&ara prakti),
Saat ini l$gika fu33y telah berha)il mener$b$) kendala1kendala yang dulu
pernah ditemui dan )egera men+adi ba)i) tekn$l$gi tinggi, (enerapan te$ri l$gika ini
dianggap mampu men&iptakan )ebuah re-$lu)i dalam tekn$l$gi,
I.2.Tujuan
a, Mengetahui dan memahami tentang Jaringan Syaraf Tiruan terutama dalam
bidang elektr$nika,
b, Memahami k$n)ep dan himpunan dalam 4$gika Fu33y,
&, /apat mempela+ari pr$)e) peran&angan pada +aringan )yaraf tiruan dan
melakukan anali)a pada l$gika fu33y,
d, Sebagai bahan pembela+aran pada mata kuliah Si)tem 'erda),
5
UNIVERSITAS FAJAR MAKASSAR
BAB II
PEMBAHASAN
II.1.Jaringan Syaraf Tiruan
A. !n"e# Da"ar
Jaringan "araf tiruan $JST% 67aha)a Inggri)0 artificial neural network
(ANN)* atau +uga di)ebut simulated neural network (SNN)* atau umumnya hanya
di)ebut neural network (NN)8* adalah )ekel$mp$k +aringan )araf (neuron) buatan
yang menggunakan m$del matemati) atau k$mputa)i untuk pemr$)e)an inf$rma)i
berda)arkan pendekatan terhubung pada k$mputa)i, (ada kebanyakan ka)u)* JST
merupakan )i)tem adaptif yang merubah )trukturnya berda)arkan inf$rma)i
ek)ternal maupun internal yang mengalir melalui +aringan ter)ebut, I)tilah yang
lebih prakti) untuk +aringan )araf adalah bah.a dia merupakan alat pem$delan
data )tati)tik n$n1linier, JST dapat digunakan untuk mem$delkan hubungan yang
k$mplek) antara input dan $utput untuk menemukan p$la1p$la data,
Elemen yang paling menda)ar dari +aringan )araf adalah )el )araf, Sel1)el
)araf inilah membentuk bagian ke)adaran manu)ia yang meliputi beberapa
kemampuan umum, (ada da)arnya )el )araf bi$l$gi menerima ma)ukan dari
)umber yang lain dan mengk$mbina)ikannya dengan beberapa &ara*
melak)anakan )uatu $pera)i yang n$n1linear untuk mendapatkan ha)il dan
kemudian mengeluarkan ha)il akhir ter)ebut,
B. M!&el Sel Syaraf
/alam tubuh manu)ia terdapat banyak -aria)i tipe da)ar )el )araf*
)ehingga pr$)e) berpikir manu)ia men+adi )ulit untuk direplika)i )e&ara elektrik,
Sekalipun demikian* )emua )el )yaraf alami mempunyai empat k$mp$nen da)ar
yang )ama, Keempat k$mp$nen da)ar ini diketahui berda)arkan nama bi$l$ginya
yaitu* dendrit, soma, akson* dan sinapsis, /endrit merupakan )uatu perlua)an dari
#
UNIVERSITAS FAJAR MAKASSAR
)$ma yang menyerupai rambut dan bertindak )ebagai )aluran ma)ukan, Saluran
ma)ukan ini menerima ma)ukan dari )el )araf lainnya melalui )inap)i), S$ma
dalam hal ini kemudian mempr$)e) nilai ma)ukan men+adi )ebuah $utput yang
kemudian dikirim ke )el )araf lainnya melalui ak)$n dan )inap)i),
(enelitian terbaru memberikan bukti lebih lan+ut bah.a )el )araf bi$l$gi
mempunyai )truktur yang lebih k$mplek) dan lebih &anggih daripada )el )araf
buatan yang kemudian dibentuk men+adi +aringan )araf buatan yang ada )ekarang
ini, Ilmu bi$l$gi menyediakan )uatu pemahaman yang lebih baik tentang )el
)yaraf )ehingga memberikan keuntungan kepada para peran&ang +aringan untuk
dapat teru) meningkatkan )i)tem +aringan )araf buatan yang ada berda)arkan pada
pemahaman terhadap $tak bi$l$gi,
Jaringan Syaraf Tiruan keluar dari penelitian ke&erda)an buatan* terutama
per&$baan untuk menirukan fault-tolerence dan kemampuan untuk bela+ar dari
)i)tem )yaraf bi$l$gi dengan m$del )truktur low-level dari $tak, 9tak terdiri dari
)ekitar 6:,:::,:::,:::8 )el )yaraf yang )aling berhubungan, Sel )yaraf
mempunyai &abang )truktur input 6dendrite)8* )ebuah inti )el dan per&abangan
)truktur $utput 6a;$n8, A;$n dari )ebuah )el terhubung dengan dendrite) yang
lain melalui )ebuah )ynap)e, Ketika )ebuah )el )yaraf aktif* kemudian
menimbulkan )uatu )ignal ele&tr$&hemi&al pada a;$n, Signal ini mele.ati
)ynap)e) menu+u ke )el )yaraf yang lain, Sebuah )el )yaraf lain akan
mendapatkan )ignal +ika memenuhi bata)an tertentu yang )ering di)ebut dengan
nilai ambang atau 6thre)h$ld8,
"
UNIVERSITAS FAJAR MAKASSAR
'. (ung"i Akti)a"i
Mengad$p)i e)en)i da)ar dari )y)tem )yaraf bi$l$gi* )yaraf tiruan
digambarkan )ebagai berikut 0 Menerima input atau ma)ukan 6baik dari data yang
dima)ukkan atau dari $utput )el )yaraf pada +aringan )yaraf, Setiap input datang
melalui )uatu k$nek)i atau hubungan yang mempunyai )ebuah b$b$t (weight8,
Setiap )el )yaraf mempunyai )ebuah nilai ambang, Jumlah b$b$t dari input dan
dikurangi dengan nilai ambang kemudian akan mendapatkan )uatu akti-a)i dari
)el )yaraf 6post synaptic potential* (S(* dari )el )yaraf8,
Signal akti-a)i kemudian men+adi fung)i akti-a)i < fung)i tran)fer untuk
mengha)ilkan $utput dari )el )yaraf, Jika tahapan fung)i akti-a)i digunakan
6 $utput )el )yaraf = : +ika input >: dan +ika input ?= :8 maka tindakan )el
)yaraf )ama dengan )el )yaraf bi$l$gi yang di+ela)kan diata) 6pengurangan nilai
ambang dari +umlah b$b$t dan membandingkan dengan : adalah )ama dengan
membandingkan +umlah b$b$t dengan nilai ambang8, 7ia)anya tahapan fung)i
+arang digunakan dalan Jaringan Syaraf Tiruan, Fung)i akti-a)i 6f6,88dapat dilihat
pada @ambar,
A
UNIVERSITAS FAJAR MAKASSAR
7agaimana )el )yaraf )aling berhubungan2 Jika )uatu +aringan ingin
digunakan untuk berbagai keperluan maka haru) memiliki input 6akan memba.a
nilai dari )uatu -ariabel dari luar8 dan $utput 6dari predik)i atau )ignal k$ntr$l8,
Input dan $utput )e)uai dengan )en)$r dan )yaraf m$t$rik )eperti )ignal datang
dari mata kemudian diteru)kan ke tangan* /alam hal ini terdapat )el )yaraf atau
neur$n pada lapi)an ter)embunyi berperan pada +aringan ini, Input* lapi)an
ter)embunyi dan $utput )el )yaraf diperlukan untuk )aling terhubung )atu )ama
lain,
D. Met!&e Trainning
Alg$ritma bela+ar Ide da)ar JST adalah k$n)ep bela+ar, Jaringan1+aringan
bela+ar melakukan generali)a)i karakteri)tik tingkah laku $byek, Jika dilihat dari
)udut pandang manu)ia* hal ini )ama )eperti bagaimana manu)ia bela+ar )e)uatu,
Manu)ia mengenal $byek dengan mengatur $tak untuk mengg$l$ngkan atau
melakukan generali)a)i terhadap $byek1$byek ter)ebut.
Umumnya* +ika menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan* hubungan antara
input dan $utput haru) diketahui )e&ara pa)ti dan +ika hubungan ter)ebut telah
diketahui maka dapat dibuat )uatu m$del, Bal lain yang penting adalah pr$)e)
bela+ar hubungan input<$utput dilakukan dengan pembela+aran, Ada dua tipe
pembela+aran yang dikenal yaitu 0 pembela+aran tera.a)i dan pembela+aran tak
tera.a)i,
Pa&a #e*+elajaran tera,a"i* met$de ini digunakan +ika $utput yang
diharapkan telah diketahui )ebelumnya, 7ia)anya pembela+aran dilakukan
dengan menggunakan data yang telah ada, (ada &$nt$h diata) mi)alnya data
pa)ar )aham yang ada pada /9%* NAS/AC atau FTSE* data yang ada
)ebelumnya mengenai aplika)i kredit yang berha)il terma)uk daftar
pertanyaan atau p$)i)i )ebuah r$b$t dan reak)i yang benar,
Pa&a *et!&e #e*+elajaran yang ti&ak tera,a"i* tidak memerlukan target
$utput, (ada met$de ini tidak dapat ditentukan ha)il )eperti apa yang
diharapkan )elama pr$)e) pembela+aran, Selama pr$)e) pembela+aran* nilai
D
UNIVERSITAS FAJAR MAKASSAR
b$b$t di)u)un dalam )uatu range tertentu tergantung pada nilai input yang
diberikan, Tu+uan pembela+aran ini adalah mengel$mp$kkan unit1unit yang
hampir )ama dalam )uatu area tertentu, (embela+aran )eperti ini bia)anya
)angat &$&$k untuk pengel$mp$kkan 6kla)ifika)i8 p$la,
Selain itu* termin$l$gi bela+ar artinya membentuk pemetaan 6fung)i8
yang menggambarkan hubungan antara -ekt$r ma)ukan dan -ekt$r luaran,
7ia)anya diberikan &$nt$h yang &ukup untuk menggambarkan p$la dalam
pr$)e) bela+ar untuk generali)a)i perhitungan1perhitungan yang penting dalam
membangun pemetaan tadi* .alaupun untuk pa)angan ma)ukan1luaran yang
belum pernah digambarkan )ebelumnya, Untuk dapat menyele)aikan )uatu
perma)alahan* JST memerlukan alg$ritma bela+ar* yaitu bagaimana )ebuah
k$nfigura)i JST dapat dilatih untuk mempela+ari data hi)t$ri) yang ada,
/engan pelatihan ini* pengetahuan yang terdapat pada data dapat di)erap dan
direpre)enta)ikan $leh harga1harga b$b$t k$nek)inya, Ada tiga +eni)
alg$ritma bela+ar 0
a, Super-i)ed learning
Supervised Learning yaitu target ter)edia 6diberikan $leh
penyelia<guru8, '$nt$h0 /elta Rule E%idr$. dan B$ff* !D:F* @enerali)ed
/elta Rule 6@/R8 atau Alg$ritma (r$paga)i 7alik ERumelhart dan
M&'lelland* !GDF* dan alg$ritma 4VC EK$h$nen* !G!F,
Salah )atu &$nt$h yaitu (r$paga)i 7alik 9byektif dari alg$ritma ini
adalah mendapatkan bentuk per)amaan dan nilai k$efi)ien dalam f$rmula
dengan meminimalkan +umlah Sum SHuare Err$r melalui m$del yang
dikembangkan 6training )et8 antara lain0
/imulai dengan lapi)an ma)ukan* hitung luaran dari )etiap elemen
pemr$)e) melalui lapi)an luaran,
Bitung ke)alahan pada lapi)an luaran yang merupakan )eli)ih antara data
aktual dan target,
Tran)f$rma)ikan ke)alahan t)b pada ke)alahan yang )e)uai di )i)i
ma)ukan elemen pemr$)e),
I
UNIVERSITAS FAJAR MAKASSAR
(r$paga)i balik ke)alahan1ke)alahan t)b ke lapi)an ter)embunyi,
Tran)f$rma)ikan ke)alahan ini pada luaran )etiap elemen pemr$)e) ke
ke)alahan yang terdapat pada ma)ukan, Ulangi pr$)e) ini )ampai lapi)an
ma)ukan ter&apai,
Ubah )eluruh b$b$t dengan menggunakan ke)alahan pada )i)i ma)ukan
elemen pemr$)e) dan luaran elemen pemr$)e) yang terhubung
b, Un)uper-i)ed learning
Unsupervised Learning yaitu Alg$ritma ini )ama )ekali tidak
menggunakan data target 6tanpa target8, '$nt$h 0 K$h$nen EK$h$nen* !G!F
dan 'arpenter1@r$))berg Adapti-e Re)$nan&e The$ry 6ART8 E'arpenter dan
@r$))berg* !GGF* '$mpetiti-e 4earning Alg$rithm,
&, Reinf$r&ement learning,
einforcement Learning yaitu bentuk khu)u) dari )uper-i)ed learning
menggunakan &riti& untuk menge-alua)i keluaran +aringan )araf untuk )uatu
ma)ukan tertentu, '$nt$h 0 @eneti& Alg$rithm 6@A8 EB$lland* !IAJ
@$ldberg* !G!F,

E. Peran-angan Jaringan Syaraf Tiruan
M$del1m$del JST ditentukan $leh ar)itektur<k$nfigura)i +aringan )erta
alg$ritma bela+ar 6learning alg$rithm8, K$nfigura)i bia)anya men+ela)kan arah
per+alanan )inyal<data di dalam +aringan 6umpan ma+u* berulang8, Sedangkan
alg$ritma bela+ar men+ela)kan bagaimana b$b$t k$nek)i haru) diubah agar
pa)angan ma)ukan1luaran yang diinginkan dapat ter&apai, (erubahan harga b$b$t
k$nek)i dapat dilakukan dengan berbagai &ara tergantung pada +eni) pelatihan
yang digunakan, /engan mengatur be)arnya nilai b$b$t ini diharapkan bah.a
kiner+a +aringan dalam mempela+ari berbagai ma&am p$la yang dinyatakan $leh
)etiap pa)angan ma)ukan1keluaran akan meningkat,
K$nfigura)i Jaringan menurut )trukturnya* +aringan )araf dapat dibagi ke
dalam 5 +eni) yaitu0
G
UNIVERSITAS FAJAR MAKASSAR
Feedf$r.ard net)
!eedforward network yaitu Sinyal mengalir )earah dari lapi)an
ma)ukan* lapi)an ter)embunyi )ampai lapi)an luaran, Setiap )impul
dihubungkan dengan )impul lainnya yang berada di ata) dan di ba.ahnya*
tetapi tidak dengan )impul yang berada pada lapi)an yang )ama, '$nt$h 0
Multi14ayer (er&eptr$n 6M4(8 ERumelhart dan M&'lelland* !GDF* 4earning
Ve&t$r Cuanti3ati$n 64VC8 net.$rk EK$h$nen* !G!F* 'erebellar M$del
Arti&ulati$n '$ntr$l 6'MA'8 net.$rk EAlbu)* !IAF* @r$up Meth$d $f /ata
Bandling 6@M/B8 net.$rk E Be&ht1Niel)en* !!:F,
Sebuah +aringan yang )ederhana mempunyai )truktur feedforward
dimana )ignal bergerak dari input kemudian mele.ati lapi)an ter)embunyi
dan akhirnya men&apai unit $utput 6mempunyai )truktur perilaku yang )tabil8,
Tipe +aringan feedforward mempunyai )el )yaraf yang ter)u)un dari beberapa
lapi)an, 4api)an input bukan merupakan )el )yaraf, 4api)an ini hanya
memberi pelayanan dengan mengenalkan )uatu nilai dari )uatu -ariabel,
4api)an ter)embunyi dan lapi)an $utput )el )yaraf terhubung )atu )ama lain
dengan lapi)an )ebelumnya, Kemungkinan yang timbul adalah adanya
hubungan dengan beberapa unit dari lapi)an )ebelumnya atau terhubung
)emuanya 6lebih baik8,
Kang terma)uk dalam )truktur feedforward 0
Single1layer per&eptr$n
!
UNIVERSITAS FAJAR MAKASSAR
Multilayer per&eptr$n
Radial1ba)i) fun&ti$n net.$rk)
Bigher1$rder net.$rk)
($lyn$mial learning net.$rk)
Re&urrent net)
ecurrent network yaitu )inyal mengalir dua arah antara lain ma+u dan
mundur, Re&urrent net.$rk memiliki mem$ri dinamik 0 luaran1luaran yang
bera)al dari ma)ukan* )ama baiknya )eperti ma)ukan dan luaran )ebelumnya,
'$nt$h 0 B$pfield net.$rk EB$pfield* !G5F* Elman net.$rk EElman* !!:F*
dan J$rdan net.$rk EJ$rdan* !GDF,
Jika )uatu +aringan berulang 6mempunyai k$nek)i kembali dari $utput
ke input8 akan menimbulkan ketidak)tabilan dan akan mengha)ilkan dinamika
yang )angat k$mplek), Jaringan yang berulang )angat menarik untuk diteliti
dalam Jaringan Syaraf Tiruan* namun )e+auh ini )tru&ture feedforward )angat
berguna untuk meme&ahkan ma)alah, Kang terma)uk dalam )tuktur recurrent
(feed"ack) 0
'$mpetiti-e net.$rk)
Self1$rgani3ing map)
B$pfield net.$rk)
Adapti-e1re)$nan)e the$ry m$del)
:
UNIVERSITAS FAJAR MAKASSAR
Ketika )ebuah Jaringan Syaraf digunakan, Input dari nilai )uatu
-ariabel ditempatkan dalam )uatu input unit,dan kemudian unit lapi)an
ter)embunyi dan lapi)an $utput men+alankannya, Setiap lapi)an ter)ebut
menghitung nilai akti-a)i dengan mengambil +umlah b$b$t $utput dari )etiap
unit dari lapi)an )ebelumnya dan kemudian dikurangi dengan nilai ambang,
Nilai aktifa)i kemudian melalui fung)i aktifa)i untuk mengha)ilakan $utput
dari )el )yaraf, Ketika )emua unit pada Jaringan Syaraf telah di+alankan maka
ak)i dari lapi)an $utput merupakan $utput dari )eluruh +aringan )yaraf,
Jaringan Syaraf Tiruan bia)anya mempunyai # gr$up atau lapi)an yaitu
unit1unit 0
, 4api)an input
5, 4api)an ter)embunyi
#, 4api)an $utput.
(er&eptr$n terma)uk kedalam )alah )atu bentuk Jaringan Syaraf Tiruan
yang )ederhana, (er&eptr$n bia)anya digunakan untuk mengkla)ifika)ikan
)uatu tipe p$la tertentu yang )ering dikenal dengan i)tilah pemi)ahan )e&ara
linear, (ada da)arnya per&eptr$n pada Jaringan Syaraf dengan )atu lapi)an
memiliki b$b$t yang bi)a diatur dan )uatu nilai ambang, Alg$ritma yang
digunakan $leh aturan per&eptr$n ini akan mengatur parameter1parameter
beba)nya melalui pr$)e) pembela+aran, Fung)i akti-a)i dibuat )edemikian
rupa )ehingga ter+adi pembata)an antara daerah p$)itif dan daerah negatif,

UNIVERSITAS FAJAR MAKASSAR


(. '!nt!. A#lika"i
Jaringan Syaraf Tiruan mampu menggambarkan )etiap )itua)i adanya
)ebuah hubungan antara -ariabel predictor (independents, inputs) dan -ariabel
predicted (dependents, outputs), ketika hubungan ter)ebut )angat k$mplek) dan
tidak mudah untuk men+ela)kan kedalam i)tilah yang umum dari LcorrelationsM
atau Ldifferences "etween groupsM, 7eberapa &$nt$h perma)alahan yang dapat
dipe&ahkan )e&ara baik $leh Jaringan Syaraf Tiruan antara lain 0
1. Detek"i (en!*ena e&!kteran,
7erbagai indika)i yang berhubungan dengan ke)ehatan 6k$mbina)i dari
denyut +antung* tingkatan dan berbagai )ub)tan)i dalam darah* dll8 dapat
dim$nit$ring, Serangan pada k$ndi)i ke)ehatan tertentu dapat dihubungkan
dengan perubahan k$mbina)i yang )angat k$mpek) 6n$nlinear dan interaktif8
pada su"set dari -ariabel* dapat dim$nit$ring, Jaringan Syaraf Tiruan telah
digunakan untuk mengenali p$la yang diperkirakan )ehingga perlakuan yang
tepat dapat dilakukan,
2. Untuk *en&etek"i g!l!ngan &ara. *anu"ia
/engan menggunakan peng$lahan &itra, Manu)ia beru)aha kera) dengan
)egala kemampuannya untuk menirukan kehebatan yang mereka miliki*
mi)alnya )e$rang d$kter dengan keahliannya dapat membedakan g$l$ngan
5
UNIVERSITAS FAJAR MAKASSAR
darah manu)ia antara A* 7* A7* dan 9, /engan pendekatan ke&erda)an
buatan* manu)ia beru)aha menirukan bagaimana p$la1p$la dibentuk, Jaringan
Syaraf Tiruan telah dikembangkan )ebagai generali)a)i m$del matematik dari
pembela+aran manu)ia,
3. Pre&ik"i Pa"ar Sa.a*,
Fluktua)i dari harga )aham dan inde; )aham adalah &$nt$h lain yang
k$mplek)* multidimen)i tetapi dalam beberapa k$ndi)i tertentu merupakan
fen$mena yang dapat predik)i, Jaringan Syaraf Tiruan telah digunakan $leh
anali) teknik untuk membuat predik)i tentang pa)ar )aham yang dida)arkan
ata) )e+umlah fakt$r )eperti keadaan ma)a alu bur)a yang lain dan berbagai
indikat$r ek$n$mi,
4. Perjanjian re&it,
7erbagai inf$rma)i bia)anya didapat dari )e$rang pemin+am )eperti umur*
pendidikan* peker+aan dan berbagai data lain, Setelah pembela+aran dari
Jaringan Syaraf Tiruan tentang data pemin+am* anali)i) Jaringan Syaraf Tiruan
dapat mengidentifika)i karakter)etik pemin+am )ehingga dapat digunakan
untuk mengkla)ifika)ikan pemin+am erhadap re)ik$ pemin+am dalam kateg$ri
baik atau buruk
5. M!nit!ring !n&i"i Me"in,
Jaringan Syaraf Tiruan dapat digunakan untuk memangka) biaya dengan
memberikan keahlian tambahan untuk men+ad.alkan pera.atan me)in,
Jaringan Syaraf Tiruan dapat dilatih untuk membedakan )uara )ebuah me)in
ketika ber+alan n$rmal 6Lfalse alarmM8 dengan ketika me)in hampir
mengalami )uatu ma)alah, Setelah peri$de pembela+aran* keahlian dari
Jaringan Syaraf Tiruan dapat digunakan untuk memperingatkan )e$rang
tekni)i terhadap keru)akan yang akan timbul )ebelum ter+adi yang akan
menyebabkan biaya yang tidak terduga,
6. Pe*eli.araan Me"in,
Jaringan Syaraf Tiruan telah digunakan untuk menganali)i) input dari
)ebuah )en)$r pada )ebuah me)in, /engan meng$ntr$l beberapa parameter
#
UNIVERSITAS FAJAR MAKASSAR
ketika me)in )edang ber+alan* dapat melakukan fung)i tertentu mi)alnya
meminimalkan penggunaan bahan bakar,
/. Jaringan Syaraf Tiruan &ala* MATLAB
(ada pen+ela)an berikut dipahami bagaimana per&eptr$n dalam matlab*
yaitu membuat per&eptr$n dengan Enett$<+aringF= ne. p6(R*S*TF*4F8
dimanaJ (R = R;5 A&uan<Matrik) min dan ma; menilai untuk R ma)uk
un)ur1un)ur,
S = Jumlah panah<gari) -ekt$r keluaran
TF = Fung)i (erpindahan*
4F = Fung)i 7ela+ar
%ne. = %$ld N /%
bne. = b$ld N e dimana* e = t O a
AN/ @ate dalam (er&eptr$n
( = E: : J : : FJ
T = E: : : FJ
net = ne.p6E: J : F*8J
.eightPinit = net,I%Q*R
bia)Pinit = net,bQR
net,train(aram,ep$&h) = 5:J
net = train6net*(*T8J
.eightPfinal = net,I%Q*R
bia)Pfinal = net,bQR
)imulati$n = )im6net*(8
.eightPinit = E: :F* bia)Pinit = :
.eightPfinal = E5 F* bia)Pfinal = 1#
9R @ate dalam (er&eptr$n
( = E: : J : : FJ
T = E: FJ
net = ne.p6E: J : F*8J
.eightPinit = net,I%Q*R
bia)Pinit = net,bQR
net,train(aram,ep$&h) = 5:J
net = train6net*(*T8J
"
0 1 2 3 4 5 6
0
0.1
0.2
0.3
0.4
0.5
0.6
0.7
0.8
0.9
1
6 Epochs
T
r
a
in
in
g
-
B
lu
e


G
o
a
l-
B
la
c
k
Performance is 0, Goalis 0
0 0.5 1 1.5 2 2.5 3 3.5 4
0
0.1
0.2
0.3
0.4
0.5
0.6
0.7
0.8
0.9
1
4 Epochs
T
r
a
in
in
g
-
B
lu
e


G
o
a
l-
B
la
c
k
Performance is 0, Goalis 0
UNIVERSITAS FAJAR MAKASSAR
.eightPfinal = net,I%Q*R
bia)Pfinal = net,bQR
)imulati$n = )im6net*(8
.eightPinit = E: :F* bia)Pinit = :
.eightPfinal = E F* bia)Pfinal = 1
NAN/ @ate
( = E: : J : : FJ
T = E :FJ
net = ne.p6E: J : F*8J
.eightPinit = net,I%Q*R
bia)Pinit = net,bQR
net,train(aram,ep$&h) = 5:J
net = train6net*(*T8J
.eightPfinal = net,I%Q*R
bia)Pfinal = net,bQR
)imulati$n = )im6net*(8
.eightPinit = E: :F* bia)Pinit = :
.eightPfinal = E15 1F* bia)Pfinal = 5
N9R @ate
( = E: : J : : FJ
T = E : : :FJ
net = ne.p6E: J : F*8J
.eightPinit = net,I%Q*R
bia)Pinit = net,bQR
net,train(aram,ep$&h) = 5:J
net = train6net*(*T8J
.eightPfinal = net,I%Q*R
bia)Pfinal = net,bQR
)imulati$n = )im6net*(8
.eightPinit = E: :F* bia)Pinit = :
.eightPfinal = E1 1F* bia)Pfinal = :
A
0 1 2 3 4 5 6
0
0.1
0.2
0.3
0.4
0.5
0.6
0.7
0.8
0.9
1
6 Epochs
T
r
a
in
in
g
-
B
lu
e


G
o
a
l-
B
la
c
k
Performance is 0, Goalis 0
0 0.5 1 1.5 2 2.5 3 3.5 4
0
0.1
0.2
0.3
0.4
0.5
0.6
0.7
0.8
0.9
1
4 Epochs
T
r
a
in
in
g
-
B
lu
e


G
o
a
l-
B
la
c
k
Performance is 0, Goalis 0
UNIVERSITAS FAJAR MAKASSAR
II.2.L!gika (u00y
A. Sejara. &an !n"e# Da"ar
Fu33y merupakan repre)enta)i )uatu pengetahuan yang dik$n)truk)ikan dengan
if-then rules, Karakteri)tik dari met$de ini adalah0
peme&ahan ma)alah dilakukan dengan men+ela)kan )i)tem bukan le.at angka1angka*
melainkan )e&ara lingui)tik* atau -ariable1-ariable yang mengandung
ketakpa)tian<ketidaktega)an,
(emakaian if1then rule) untuk men+ela)kan kaitan antara )atu -ariable dengan yang
lain, Men+ela)kan )i)tem memakai alg$ritma fu33y
7era.al dari paper1paper Sadeh di tahun !DA mengenai fu33y1)et)* ilmu ini
berkembang pe)at* dan mulai menemukan plika)inya di bidang &$ntr$l pada tahu !I",
(ada )aat itu* Mamdani memperkenalkan aplika)i fu33y )ebagai alat k$ntr$l steam-
engine, Bal ini merupakan m$mentum penting* )ebagai a.al bagi tekn$l$gi fu33y untuk
menemukan ladang aplika)i di dunia indu)tri, Fu33y memiliki kelebihan1kelebihan*
diantaranyaJ
/apat mengek)pre)ikan k$n)ep yang )ulit untuk dirumu)kan* )eperti mi)alnya L)uhu
ruangan yang nyamanM
(emakaian mem"ership-function memungkinkan fu33y untuk melakukan $b)er-a)i
$byektif terhadap nilai1nilai yang )ubyektif, Selan+utnya mem"ership-function ini
dapat dik$mbina)ikan untuk membuat pengungkapan k$n)ep yang lebih +ela),
(enerapan l$gika dalam pengambilan keputu)an,
4$gika fu33y pertama kali dif$rmula)ikan dalam )ebuah )eminar $leh
4$tfi A Sadeh dari Uni-er)ity $f 'alif$nia* 7erkeley tahun !DA, Met$de ini
dif$rmula)ikan dalam rangka men&ari nilai tengah antara bilangan Ari)t$tele) :
dan , Bal itu )eiring dengan u)aha untuk membuat k$mputer yang beker+a
)eperti &ara manu)ia berfikir, Sebab k$mputer pada da)arnya adalah )ebuah me)in
hitung yang tidak berfikir, Sebelumnya (lat$ )udah men&etu)kan ide adanya
daerah ketiga diantara benar dan )alah, Ini yang men+adi da)ar l$gika fu33y yang
memf$rmula)ikan bilangan antara : dan atau lebih tepat antara :,: dan ,:,
D
UNIVERSITAS FAJAR MAKASSAR
Ker+a 9tak Si)tem 4inear T Fu33y yaitu data di $tak di)impan dalam
bentuk data linear* data kemudian dipr$)e) dengan )i)tem linear atau )i)tem
fu33y* lalu kemudian mengha)ilkan $utput yang ber)ifaat linear,
Si)tem 4inear beker+a dengan pengel$mp$kkan data yang ber)ifat
k$ndi)i$nal pada f$ku) yang lebih ke&il tetapi lebih detail* dengan memetakan
hubungan per)amaan )atu dengan yang lain* mengabaikan fakt$r lain di luar hal
yang )edang diperhatikan 6k$n)entra)i ber)ifat 3$$m in < +angkauan )empit dan n$
n$i&e8, Karena memiliki )atu )i)tem ker+a maka bilamana beker+a )e&ara
berlebihan maka reak)i yang ter+adi adalah ke+enuhan dengan $utput ra)a
mengantuk,
Si)tem Fu33y beker+a dengan kegiatan teru) meneru) beradapta)i pada
berbagai k$ndi)i yang ada )ehingga teru) bere-$lu)i, Kegiatannya berupa
ker+a)ama antara dua u)aha terpi)ah untuk memetakan tanpa +u)tifika)i dan untuk
mengel$mp$kkan dengan l$gika linear 6k$n)entra)i ber)ifat 3$$m $ut <
+angkauan lua) dan full $f n$i&e8,
B. !n"e# Hi*#unan
(ada prin)ipnya himpunan fu##y adalah perlua)an himpunan crisp* yaitu
himpunan yang membagi )ekel$mp$k indi-idu kedalam dua kateg$ri* yaitu angg$ta dan
bukan angg$ta,
(ada himpunan tega) 6crisp8* nilai keangg$taan )uatu item ; dalam )uatu
himpunan A* yang )ering dituli) dengan A E;F* memiliki 5 kemungkinan* yaitu
6Ku)umade.i* 5::#0 AD 8 0
Satu 68 yang berarti bah.a )uatu item men+adi angg$ta dalam )uatu himpunan,
N$l 6:8 yang berarti bah.a )uatu item tidak men+adi angg$ta dalam )uatu himpunan,
(ada himpunan crisp* nilai keangg$taan ada 5 kemungkinan* yaitu : atau ,
Sedangkan pada himpunan fu##y nilai keangg$taan terletak pada rentang : )ampai ,
Seme)ta pembi&araan adalah ke)eluruhan nilai yang diperb$lehkan untuk di$pera)ikan
dalam )uatu -ariabel fu##y, Seme)ta pembi&araan merupakan himpunan bilangan real
yang )enantia)a naik 6bertambah8 )e&ara m$n$t$n dari kiri ke kanan, Nilai )eme)ta
pembi&araan dapat berupa bilangan p$)itif maupun negatif 6Ku)umade.i* 5::#0 A! 8 ,
I
UNIVERSITAS FAJAR MAKASSAR
$omain himpunan fu##y adalah ke)eluruhan nilai yang dii+inkan dalam )eme)ta
pembi&araan dan b$leh di$pera)ikan dalam )uatu himpunan fu##y 6Ku)umade.i*
5::058,
Fung)i keangg$taan 6mem"ership function8 adalah )uatu kur-a yang
menun+ukkan pemetaan titik1titik input data kedalam nilai keangg$taan yang memiliki
inter-al antara : )ampai , Salah )atu &ara yang dapat digunakan untuk mendapatkan
nilai keangg$taan adalah dengan melalui pendekatan fung)i, Ada beberapa fung)i yang
bi)a digunakan diantaranya 0
1. repre)enta)i linear
2. repre)enta)i )egitiga
3. repre)enta)i trape)ium
4. repre)enta)i kur-a bentuk bahu
5. repre)enta)i kur-a S
6. repre)enta)i bentuk l$n&eng
'. I"tila. &ala* L!gika (u00y
Ada beberapa i)tilah yang )ering digunakan dalam l$gika fu33y antara
lain )ebagai berikut0
Bimpunan kabur men+adi da)ar berkembangnya fu33y l$gi&* yaitu penalaran
yang melibatkan pernyataan1pernyataan yang ber)ifat kabur<tidak mempunyai
ketega)an makna,
(r$)e) yang men+adi aturan dalam )i)tem0
1. Fu)ifika)i<pengaburan 6Fu33yfi&ati$n8J pr$)e) memperkirakan* menebak*
mengandai1andai* d)t, Fu33ifier mengk$n-er)i )uatu ma)ukan keriting ke
dalam )uatu panah<gari) -ekt$r keangg$taan tidak +ela) menilai,
Keangg$taan berfung)i men&erminkan pengetahuan peran&ang
menyediakan tran)i)i lembut antar tidak +ela) menetapkan adalah
)ederhana untuk mengkalkula)i 7entuk kha) fung)i keangg$taan adalah
@au))* ber)egi tiga dan bentuk trape)ium.
G
UNIVERSITAS FAJAR MAKASSAR
2. E-alua)i kaidah6rule8 <penalaran l$gika kabur dengan menggunakan ba)i)
pengetahuan yang terbagi men+adi0
ba)i) data* menentukan fung)i keangg$taan dari himpunan yang
dipakai,
7a)i) kaidah* memuat aturan1aturan berupa implika)i kaburJ pr$)e)
membandingkan perkiraan dengan fakta* menentukan keangg$taan
dan mengk$n-er)i berda)arkan aturan yang telah ditetapkan,
3. /efu)ifika)i<penega)an 6/efu33yfi&ati$n8J pr$)e) menter+emahkan ke
$utput yang mempunyai ketega)an nilai<makna,
4.
D. 1#era"i &ala* Hi*#unan
(ada te$ri kla)ik himpunan adalah kumpulan elemen yang berhingga<tak1
berhingga milik dari )uatu himpunan tertentu yang di)ebut )eme)ta pembi&araan,
Elemen dari )eme)ta pembi&araan dapat terma)uk atau tidak terma)uk ke dalam
himpunan A% Fung)i karakteri)tik yg ber)ifat &oolean<crisp atau tega) adalah
fung)i tak1k$ntinu0
Sifat )amar atau vagueness dpt dima)ukkan ke dalam te$ri himpunan dgn
membuat fung)i karakteri)tik b$leh bernilai tidak berhingga banyaknya di antara
nilai : dan nilai ,
!
UNIVERSITAS FAJAR MAKASSAR
Ketergantungan )uatu -ariabel fu##y pada -ar fu##y lainnya dapat
dinyatakan dgn memakai kalimat ber)yarat 6fu##y conditional statement80
dgn kalimat fu##y memiliki bentuk umumJ
E. '!nt!. A#lika"i
/alam tekn$l$gi $t$m$tif 0 )i)tem tran)mi)i $t$mati) fu33y dan pengendali
ke&epatan idle fu33y,
/alam tekn$l$gi tran)pirta)i0 (engendali fu33y anti1)lip untuk kereta li)trik*
)i)tem pengaturan dan peren&anaan perparkiran* )i)tem pengaturan lampu lalu
linta)* dan pengendalian ke&epatan kendraan di +alan beba) hambatan,
/alam peralatan )ehari1hari 0 me)in &u&i fu33y dan -a&um &leaner fu33y dan
lain1lain,
/alam aplika)i indu)tri di antaranya 0 indu)tri kimia* )i)tem peng$lahan
kerta)* dan lain1lain,
/alam p$.er )atati$n) 0 )i)tem diagn$)i) keb$&$ran1B5
5:
UNIVERSITAS FAJAR MAKASSAR
(. L!gika (u00y &ala* MATLAB
4$gika Fu33y dalam matlab merupakan )uatu &ara peran&angan )i)tem
berda)ar l$gika fu33y dengan memperhitungkan lingkungan dari k$n)ep
himpunan fu33y, memberikan fa)ilita) untuk melakukan berbagai k$mputa)i
kabur terma)uk di dalamnya k$mputa)i inferen)i kabur dengan berbagai fa)ilita)
yang tidak hanya memudahkan tetapi +uga memberikan -i)uali)a)i yang menarik,
Untuk kepentingan )imula)i ini* akan dipakai fung)i keangg$taan yang
berbentuk trape3$id dan pembentukan fung)inya dapat dilakukan memakai
Matlab )e&ara -i)ual dan interaktif, /i dalam Fu33y 4$gi& T$$l7$;* fung)i
keangg$taan dapat dibuat )e&ara -i)ual tanpa haru) membuat ek)pre)i fung)inya,
Tiga -ariabel kabur I$T* /$M dan ')) didefini)ikan mempunyai fung)i
keangg$taan ma)ing1ma)ing )ebagai berikut0
/engan memakai $perat$r min untuk e-alua)i premi) dan untuk implika)inya
memakai aturan Mamdani yang menurut %ang merupakan aturan yang paling banyak
dipakai maka ke)embilan aturan di ata) dapat +uga di-i)uali)a)i memakai Matlab
yang ha)ilnya berupa grafik permukaan # dimen)i )eperti dalam gambar , Selain
aturan Mamdani* ada banyak aturan inferen)i lain )eperti /iene)1Re)&her*
4uka)ie.i&)* Sadeh dan @$del,
Aturan Mamdani dapat dirumu)kan )ebagi berikutJ aturan pertama yaitu +ika
I$T = Ke&il 6K8 dan /$M = Ke&il 6K8 maka ')) = Ke&il 6K8 , /ari aturan ini maka
5
UNIVERSITAS FAJAR MAKASSAR
untuk menentukan nilai kebenaran implika)i ter)ebut* aturan Mamdani memberikan
rumu) yaitu0
'he (em"ership !unction )ditor (kanan ata)), !*S )ditor (tengah ata)), ule )ditor (kiri
ata)), ule +iewer (kanan ba.ah), and Surface +iewer (kiri ba.ah8,
55
BAB III
PENUTUP
III.1.e"i*#ulan
Tekn$l$gi )i)tem fu33y telah berkembang &ukup +auh* dan memberikan
berbagai keuntungan dan perbaikan un+uk ker+a pada )i)tem kendali yang pernah
ada, (erkembangan )i)tem ini menuntut mutu )umber daya manu)ia yang
berpendidikan* )eperti ilmu.an dan en+ineer yang ahli di bidang teknik )i)tem
fu33y dan tidak lepa) dari k$ndi)i pendidikan dan kelengkapan alat1alat yang
mendukung pengembangan tekn$l$gi ini, /i bidang aplika)i fu33y* tidak hanya
terdapat )i)tem kendali fu33y* melainkan +uga ada kla)ifika)i fu33y dan diagn$)i)
fu33y, Jadi )i)tem fu33y pada keadaan riil* mempunyai ragam met$de dan )trategi
pengembangan yang dapat diterapkan pada ma)alah1ma)alah kendali )aat ini,
Untuk Jaringan Syaraf Tiruan mulai dilirik banyak kalangan karena
mempunyai banyak kelebihan dibandingkan )y)tem k$n-en)i$nal, Jaringan Syaraf
Tiruan me.akili pikiran manu)ia untuk mendekatkan diri dengan k$mputer*
mak)udnya Jaringan Syaraf Tiruan diran&ang agar k$mputer dapat beker+a
)eperti<layaknya $tak manu)ia,