Anda di halaman 1dari 28

SENSASI INDERA

A. TUJUAN
Praktikum ini bertujuan untuk mengetahui adanya berbagai macam sensasi
indera umum dan indera khusus.
B. DASAR TEORI
Sensasi adalah interpretasi otak terhadap impuls yang datang kepadanya dari
saraf sensoris. Pada otak terdapat berbagai macam pusat sensasi yang akan
memberitahukan tentang sensasi tertentu kepada kita apabila pusat tadi menerima
impuls dari reseptor. Agar terjadi sensasi diperlukan empat syarat: 1. Harus ada
rangsang; 2. rgan pengindera harus menerima rangsang dan mengubahnya
menjadi impuls saraf; !. "mpuls harus dihantarkan sepanjang jalur saraf dari
sensori ke otak; #. $agian otak yang menerima harus menterjemahkan impuls
menjadi sensasi.
Sebuah reseptor sensori %indera& mempunyai struktur sederhana yanag berupa
dendrit dari sebuah neuron tunggal atau sebuah organ kompleks' seperti mata
yang berisi neuron khusus' epitelium' dan jaringan ikat. Semua reseptor sensori
berisi dendrit dari neuron sensori' menampilkan derajad eksitabilitas tinggi' dan
memiliki stimulus threshold rendah. Sebagian besar impuls sensori dihantarkan
menuju area sensori dari kortaks serebral' disinilah suatu stimulus menghasilkan
sensasi. (ita melihat dengan mata' mendengar dengan telinga' dan merasa sakit
pada bagian tubuh yang terluka hanya karena korteks mengartikan sensasi yang
datang dari reseptor sensori yang dirangsang.
$erdasar sederhana atau kompleksnya reseptor dan jalur saraf' reseptor
sensori dikelompokkan menjadi: 1. "ndera umum yang meliputi reseptor dan jalur
saraf sederhana; sensasi taktil %sentuhan' tekanan' )ibrasi&' sensasi termoreseptif
%panas dan dingin&' sensasi sakit' sensasi proprioseptif %kesadaran atau aktifitas
otot' tendon' sendi' keseimbangan&; 2. "ndera khusus yang meliputi sensasi
olfaktori %pembau&' sensasi gustatori %pengecap&' senssi )isual %penglihatan&'
sensasi auditori %pendengaran&' sensari e*uilibrium %orientasi tubuh&.
C. ALAT DAN BAHAN
+ "juk + Penggaris
+ ,eteran + Pensil
+ (apur + Papan tulis
+ (ertas manila + (apas
+ -arum pentul + Air kran
+ .imer + .abung reaksi
+ /arpu tala
D. CARA KERJA
1. 0ji Pembedaan 1ua .itik
2. ,enentukan 2eseptor Sentuh
kemudian
,enyentuhkan dua ujung jarum pada ujung jari
subyek dengan jarak kedua ujung jarum dimulai dari
jarak terpendek
Pelaku
Subyek harus menunjukkan bila ia merasakan
sentuhan dua ujung jarum atau hanya satu ujung saja
,encatat jarak terpendek kedua ujung jarum dirasakan
subyek atau terdeteksi
,engulangi untuk daerah sisi hidung' punggung
lengan' dan belakang leher
,embuat petak ukuran 2'3 cm pada punggung lengan
,embagi menjadi 23 petak kecil
!. ,enentukan 2eseptor Sakit
#. ,enentukan Proprioseptor
Subyek menutup mata
Pengamat menekankan ijuk pada petak+petak sampai ijuk
bengkok' sekali untuk setiap petak kecil dan tekanan harus
diberikan sama
Subyek harus memberi tahu bila mengalami sensasi sentuhan
,enggunakan sejunput kapas yang telah direndam air untuk
mengompres kulit lengan yang tersentuh selama 3 menit
,enggunakan petak 2'3 cm yang dipakai saat uji sentuhan
pada lengan ba4ah
,eletakkan ujung jarun pada permukaan kulit dan tekan
secukupnya sampai menghasilkan sensasi sakit
,embedakan sensasi sakit dan sentuhan
Apakah area untuk sentuhan dan sakit identik5
Pengamat mencatat hasilnya
,enghadap papan tulis
,enulis huruf 6
,enutup mata
,engangkat lengan kanan di atas kepala
,embuat titik sedekat mungkin dengan huruf 6
,engulangi sampai ! kali
,encatat hasilnya dengan mengukur jarak titik dengan huruf 6
setiap kali percobaan
Subyek menutup mata
,enunjuk jari tengah tangan kirinya dengan telunjuk tangan kanan
$agaimana keberhasilannya5
,ata tertutup
Subyek merentangkan tangan kanan sejauh mungkin di
belakang tubuhnya
3. $intik $uta
7. Proyeksi $inokuler
,emba4a jari telunjuk ke ujung hidung dengan cepat
Seberapa tepat keberhasilannya5
,embuat dua lubang pada karton dengan jarak sama dengan kedua pupil
,emegangi karton !8cm di depan mata dengan latar belakang cahaya
terang
,embuat gambar 6 dan berjarak 7cm pada selembar kertas manila
Subyek memegang kertas tersebut 38cm di depannya dengan tanda 6
lurus pada mata kanan subyek. Subyek harus dapat melihat kedua gambar
dengan menutup mta kiri
1engan perlahan+lahan subyek mendekatkan kertas' sementara mata
kanan tetap pada 6
,engamati pada jarak berapa tanda menghilang dari bidang pandang
subyek' sebab bayangan jatuh pada bintik buta
9. Pentingnya Penglihatan $inokuler
,engamati apa yang nampak
Pada saat nampak satu lubang' menutup salah satu mata
,emandangi kedua lubang
,ata kiri ke lubang kiri' mata kanan ke lubang kanan
,endekatkan karton ke arah mata secara perlahan+lahan
Pada jarak tertentu nampak satu lubang
Subyek menutup satu mata sambil memegang sebatang pensil
Pengamat memegang tabung reaksi )ertical dengan lubang di atas
Subyek memasukkan pensil ke dalam tabung reaksi
,engamati hasilnya
,engulanginya sampai sepuluh kali
:. 1ominansi ,ata
;. (etajaman Pendengaran
,emandang sebuah obyek pandang yang jauh
,eletakkan sebuah pensil antara obyek pandang dengan mata
sedemikian sehngga mata' pensil' dan obyek pandang terletak pada satu
garis lurus
,enutup mata kiri
,engamati apa yang nampak
,enutup mata kanan' tetapi membuka mata kiri
,engamati kenampakannya
Subyek menutup mata dan satu lubang telinga menggunakan kapas
Pengamat mendekatkan sebuah timer pada telinga subyek yang terbuka
,enjauhkan timer dari telinga perlahan+lahan
,eletakkan timer dua meter lebih jauh dari jarak terjauh bunyi masih
dapat didengar subyek
,endekatkan timer ke telinga subyek secara perlahan+lahan ,engukur jarak terjauh bunyi mulai terdengar subyek
18. Penghantaran Suara
,enggetarkan sebuah garpu tala
<
,eletakkan tangkainya pada kepala atau antara dua gigi
<
.erdengan suara dimana5
<
,enutup salah satu telinga
<
1imana letak sumber suara5
<
,enutup kedua telinga
<
1imana sumber bunyi5
<
,eletakkan garpu tala yang bergetar di atas kepala
<
$ila sudah tak terdengar suara
<
,emindahkan garpu tala ke dekat telinga
<
$agaimana hasilnya5
11. (elelahan Pendengaran
,eletakkan garpu tala yang bergetar dekat telinga kiri
<
,engukur jarak terjauh bunyi masih terdengar subyek
$ila sudah tak terdengar
<
1ijauhkan dari telinga
<
$eberapa menit kemudian' mendekatkan kembali ketelinga kiri
<
$agaimana hasilnya5
<
$ila sudah tak terdengar lagi' memindahkan garpu tala ke telinga kanan
<
$agaimana hasilnya5
12. (eseimbangan
$erdiri tegak' mata terbuka dan mengangkat salah satu kaki
<
,empertahankan kemampuan untuk bertahan pada posisi ini selama 2 menit
<
Setelah cukup kemudian istirahat
<
,engulangi kegiatan tadi dengan mata tertutup
<
,embandingkan hasilnya
E. DATA DAN ANALISIS DATA
a. .abel Hasil Pengamatan
=o. Perlakuan Hasil Pengamatan
1. 0ji pembedaan titik + 0jung jari : 1'# cm
+ Sisi hidung : 1'3 cm
+ Punggung lengan : #': cm
+ $elakang leher : !'2 cm
2. ,enentukan reseptor sentuh + .erasa sentuhan : 28 petak
+ .idak terasa sentuhan : 3 petak
!. ,enentukan reseptor sakit + .erasa sakit : 2! petak
+ .idak terasa sakit : 2 petak
#. ,enentukan proprioseptor 1. Percobaan " : 1'2 cm
Percobaan "" : !'1 cm
Percobaan """ : #'2 cm
2. .idak berhasil' yang ditunjuk jari
manis
!. .idak berhasil' yang ditunjuk hidung
bagian ba4ah.
3. $intik buta ,ata kanan
1engan posisi karton ini' jarak tanda
menghilang pada jarak:
22cm
7cm
9cm
1!cm
,ata kiri
1engan posisi karton ini' jarak tanda
menghilang pada jarak:
:cm

11cm
28cm

3cm
6
6
6

6
6
6

6
7. Proyeksi $inokuler Pada jarak 2cm dari mata nampak satu
lubang
9. Pentingnya Penglihatan
$inokuler
Percobaan 1 : tidak berhasil
Percobaan 2 : tidak berhasil
Percobaan ! : tidak berhasil
Percobaan # : tidak berhasil
Percobaan 3 : tidak berhasil
Percobaan 7 : tidak berhasil
Percobaan 9 : tidak berhasil
Percobaan : : berhasil
Percobaan ; : tidak berhasil
Percobaan 18: tidak berhasil
:. 1ominansi ,ata
Setelah menutup mata kiri
Setelah menutup mata
kanan
byek yang berada pada pandangan
yang jauh' tidak terlihat %tertutup oleh
pensil&
byek yang berda pada pandangan jauh
terlihat' sedangkan pensil berada di
samping kanan obyek jauh
;. (etajaman pendengaran
Setelah meletakkan timer
2m lebih jauh
-arak terjauh bunyi terdengar: 2'2#m
-arak terjauh bunyi mulai terdengar:
2'3m
18. Penghantaran Suara
(etika garpu tala
diletakkan pada kepala
(etika menutup salah
posisi sumber bunyi
diatas kepala
satu telinga %kanan&
(etika menutup kedua
telinga
(etika garpu tala
dipindahkan didekat
telinga
posisi sumber bunyi
terdengar oleh telinga kiri
suara terdengar lirih'
suara terdengar diatas kepala
suara terdengar didekat
telinga
11. (elelahan Pendengaran
(etika garpu tala
diletakkan dekat telinga
kiri
1ijauhkan dari telinga
1idekatkan lagi pada
telinga kiri
1ipindahkan pada
telinga kanan
suara terdengar
semakin tidak terdengar
terdengar' tapi lama+
kelamaan tidak terdengar
suara terdengar
12. (eseimbangan
(etika pelaku berdiri
tegak' mata terbuka dan
mengangkat salah satu
kaki
(etika pelaku berdiri
tegak' tetapi dengan
mata tertutup dan
mengangkat salah satu
kaki
kemampuan untuk bertahan selama ;
detik
kemampuan untuk bertahan ! detik
b. Analisis 1ata
1. 0ji pembedaan dua titik
Pada uji pembedaan dua titik ' menunjukkan bah4a kepekaan terhadap
kedua ujung jarum di berbagai tubuh kita berbeda+beda. Pada ujung jari'
subyek baru bisa merasakan dua ujung jarum yang disentuhkan pada jarak 1'#
cm. Pada sisi hidung' jarak terpendek kedua ujung jarum dapat dirasakan
adalah 1'3 cm. Pada punggung lengan' subyek baru dapat merasakan kedua
ujung jarum dengan jarak #': cm sedangkan pada bagian belakang leher pada
jarak !'2 cm. 1ari percobaan tersebut menunjukkan bah4a sensasi taktil
berupa tekanan di ujung jari memiliki sensasi paling besar sedangkan pada
punggung lengan paling kecil.
2. ,enentukan reseptor sentuh
1alam menentukan reseptor sentuh dilakukan dengan membuat petak
ukuran 23 cm pada punggung lengan subyek. 1ari petak tersebut kemudian
dibuat 23 petak kecil di dalamnya. Subyek harus menutup mata' sementara itu
pengamat menekan ijuk pada petak kecil sampai ijuk bengkok dengan tekanan
yang sama pada tiap petak kecil. Hampir pada semua petak subyek merasakan
sensasi sentuh dari ujung ijuk' hanya pada petak 18' 13' 17' 1; dan 2# yang
responnya negatif. Hal itu mungkin disebabkan karena sentuhan ijuk yang
dilakukan pengamat tidak selalu sama.
!. ,enentukan reseptor sakit
1alam menentukan reseptor sakit' pengamatannya hampir sama dengan
perlakuan saat menentukan reseptor sentuh. $edanya untuk menentukan
reseptor sakit' sebelumnya punggung lengan dikompres dengan kapas yang
telah direndam dengan air selama 3 menit. Setelah itu meletakkan ujung jarum
pada permukaan kulit dan ditekan secukupnya sampai menghasilkan sensasi
sakit. 1ari percobaan ini' hampir semua petak merasakan sensasi sakit dan
hanya petak ke ! dan 11 yang tidak merasakan sakit. Pada petak yang tidak
terasa sakit kemungkinan hanya merasakan sensasi sentuhan karena tekanan
jarum oleh pengamat juga tidak selalu sama. Hal ini menunjukkan bah4a
antara sensasi sakit dan sentuhan berbeda.
#. ,enentukan proprioseptor
Pada percobaan ini' pertama+tama subyek menghadap papan tulis dan
menulis huruf >6?. untuk beberapa saat kapur dibiarkan tetap pada huruf >6?'
kemudian subyek menutup mata dan mengangkat tangan kanan di atas kepala
lalu membuat titik sedekat mungkin dengan huruf >6?. percobaan ini diulangi
! kali. 0langan pertama jarak titik terdekat dengan huruf >6? adalah 1'2 cm;
ulangan kedua sebesar #'2 cm dan ulangan ketiga sebesar !'1 cm.
Selanjutnya' subyek menutup mata lalu menunjuk jari tengah tangan kiri
dengan telunjuk tangan kanan. Pada perlakuan ini subyek tidak berhasil karena
yang tertunjuk adalah jari manis. Pada saat perlakuan memba4a jari telunjuk
ke ujung hidung juga kurang berhasil karena yang tertunjuk adalah bagian
ba4ah hidung.
1ari semua perlakuan diatas menunjukkan proprioseptor berfungsi umtuk
memberitahu tentang posisi anggota badan dan menjaga posisi tubuh pada saat
bergerak.
3. $intik $uta
Pada mata kanan %mata kiri ditutup& saat tanda berada di sebelah kanan
tanda 6' tanda menghilang dari bidang pandang subyek pada jarak 22cm'
pada saat tanda berada di sebelah atas tanda 6' tanda menghilang dari
bidang pandang subyek pada jarak 1!cm' pada saat tanda berada di sebelah
kiri tanda 6' tanda menghilang dari bidang pandang subyek pada jarak 9cm'
pada saat tanda berada di sebelah ba4ah tanda 6' tanda menghilang dari
bidang pandang subyek pada jarak 7cm. Sedangkan pada mata kiri %mata kanan
ditutup& saat tanda berada di sebelah kanan tanda 6' tanda menghilang
dari bidang pandang subyek pada jarak :cm' pada saat tanda berada di
sebelah atas tanda 6' tanda menghilang dari bidang pandang subyek pada
jarak 3cm' pada saat tanda berada di sebelah kiri tanda 6' tanda
menghilang dari bidang pandang subyek pada jarak 28cm' pada saat tanda
berada di sebelah ba4ah tanda 6' tanda menghilang dari bidang pandang
subyek pada jarak 11cm.
7. Proyeksi binokuler
,ula+mula subyek melihat 2 lubang pada karton' setelah karton
didekatkan secara perlahan+lahan ke arah mata' pada jarak 2cm dari mata
subyek' pada subyek nampak satu lubang' setelah subyek menutup salah satu
mata yang nampak adalah satu lubang pada karton tersebut.
9. Pentingnya Penglihatan $ionokuler
Pada saat subyek menutup salah satu mata dan diminta untuk memasukkan
pensil ke dalam tabung reaksi dengan sepuluh kali ulangan' yang berhasil
hanya satu kali saja. Hal ini dikarenakan dengan hanya satu mata' subyek tidak
dapat memfokuskan penglihatan mengenai letak benda tersebut.
:. 1ominansi ,ata
Saat kedua mata terbuka tampak pensil dan obyek pandang terletak pada
satu garis lurus. Setelah menutup mata kiri' obyek pandang tidak terlihat
%tertutup oleh pensil& sedangkan pada saat mata kiri dibuka dan mata kanan
ditutup obyek pandang terlihat sedangkan pensil terlihat berada di samping
kanan obyek.
;. (etajaman Pendengaran
Pada pengamatan' suara jarak terjauh masih terdengar subyek yaitu 2'2#
m. Setelah timer dijauhkan 2 m lebih jauh dan kemudian didekatkan kembali
bunyi terdengar kembali pada jarak 2'3 m.
18. Penghantaran Suara
(etika garpu tala diletakkan pada kepala @ posisi sumber bunyi diatas
kepala' ketika menutup salah satu telinga %kanan& @ posisi sumber bunyi
terdengar oleh telinga kiri. (etika menutup kedua telinga @ suara terdengar
lirih' suara terdengar diatas kepala. (etika garpu tala dipindahkan didekat
telinga @ suara terdengar didekat telinga sebab terjadi penghantaran suara
menuju reseptor pendengaran.
11. (elelahan Pendengaran
(etika garpu tala diletakkan dekat telinga kiri @ suara terdengar' tetapi
ketika dijauhkan dari telinga @ semakin tidak terdengar' pada saat didekatkan
lagi pada telinga kiri @ terdengar' tapi lama+kelamaan tidak terdengar. Hal ini
terjadi karena pendengaran a4alnya menerima stimulus berupa suara yang
keras' akibatnya setelah itu terjadi kelelahan pendengaran yaitu kembali pada
potensial istirahatnya. Akibatnya stimulus yang berupa suara yang lebih lirih
sudah tidak mampu lagi diterima oleh reseptor pendengaran. Pada saat
dipindahkan ke telinga kanan @ suara terdengar' hal ini karena reseptor pada
telinga kanan masih maksimal.
12. (eseimbangan
(etika pelaku berdiri tegak' mata terbuka dan mengangkat salah satu kaki
@ kemampuan untuk bertahan selama ; detik. (etika pelaku berdiri tegak'
tetapi dengan mata tertutup dan mengangkat salah satu kaki @ kemampuan
untuk bertahan ! detik. Hal ini karena dengan mata tertutup' mengakibatkan
keseimbangan dapat terganggu.
F. PEMBAHASAN
Sensasi adalah interpretasi otak terhadap impuls yang datang kepadanya
dari saraf sensoris. Pada otak terdapat berbagai macam pusat sensasi yang akan
memberitahukan tentang sensasi tertentu kepada kita apabila pusat tadi menerima
impuls dari reseptor.
1. 0ji pembedaan dua titik
Pada uji pembedaan dua titik ' menunjukkan bah4a kepekaan terhadap
kedua ujung jarum di berbagai tubuh kita berbeda+beda. Pada ujung jari' subyek
baru bisa merasakan dua ujung jarum yang disentuhkan pada jarak 1'# cm. Pada
sisi hidung' jarak terpendek kedua ujung jarum dapat dirasakan adalah 1'3 cm.
Pada punggung lengan' subyek baru dapat merasakan kedua ujung jarum dengan
jarak #': cm sedangkan pada bagian belakang leher pada jarak !'2 cm. Hal ini
dikarenakan setiap bagian tubuh memiliki daerah sensorinya sendiri pada otak.
,isalnya serabut saraf dari ibu jari tangan akan berhubungan dengan daerah
tertentu pada otak %Soe4olo' 1;;;&. Selain itu syaraf spinal yang bercabang ke
kulit dan membran mukosa berakhir sedikitnya pada lima reseptor' yaitu yang
mengakibatkan sensasi untuk panas' dingin' sakit' sentuhan' dan tekanan
%$asoeki' 1;::&. 1ari percobaan tersebut menunjukkan bah4a sensasi taktil
berupa tekanan di ujung jari memiliki sensasi paling besar sedangkan pada
punggung lengan paling kecil. Hal ini dikarenakan kulit belakang memiliki sedikit
reseptor sentuhan dan tekanan' sehingga jarak terpendek kedua ujung jarum dapat
dirasakan subyek paling besar diantara bagian kulit yang lain. Sedangkan pada
ujung jari mempunyai hampir semua reseptor' sehingga jarak terpendek kedua
ujung jarum dapat dirasakan subyek juga lebih kecil dibandingkan bagian kulit
yang lain %$asoeki' 1;::&.
2. ,enentukan reseptor sentuh
$erdasarkan strukturnya' reseptor yang bertanggung ja4ab terhadap
sensasi sentuhan adalah ujung saraf telanjang %dendrit dari saraf sensoris& dan
ujung saraf berkapsul %ujung saraf yang dibungkus oleh lebih dari satu lapisan
sel&. Pada ujung saraf berkapsul' terdapat reseptor berkapsul yaitu badan ,eissner
%,eissnerAs corpuscle&' berbentuk o)al' terdiri dari dua atau tiga ujung dendrit
yang berspiral dan dibungkus oleh kapsul yang tipis. $adan ,eissner terletak di
dalam dermis tepat di ba4ah epidermis' dan diduga merupakan mekanoreseptor
yang merespon terhadap sentuhan ringan' sebab pada bagian tubuh yang sangat
sensitif terhadap sentuhan ringan banyak dijumpai badan ,eissner.
,ekanoreseptor yang kedua adalah ca4an ,erkel %,erkel 1isc&. Ba4an merkel
merupakan sel+sel kecil berbentuk ca4an pda ujung+ujung saraf telanjang' yang
terletak pada lapisan luar kulit dan menerim stimulus tekanan ringan pada kulit
%Soe4olo' 1;;;&. $erdasarkan teori tersebut' maka dilakukan pengamataan untuk
menentukan reseptor sentuh dilakukan dengan membuat petak ukuran 23 cm pada
punggung lengan subyek. 1ari petak tersebut kemudian dibuat 23 petak kecil di
dalamnya. Subyek harus menutup mata' sementara itu pengamat menekan ijuk
pada petak kecil sampai ijuk bengkok dengan tekanan yang sama pada tiap petak
kecil. Hampir pada semua petak subyek merasakan sensasi sentuh dari ujung ijuk'
hanya pada petak 18' 13' 17' 1; dan 2# yang responnya negatif. Pada petak yang
responnya negatif kemungkinan sentuhan atau tekanan ringan yang diberikan pada
kulit tidak dapat diterima oleh reseptor Ba4an ,erkel karena tekanan yang
diberikan pengamat tidak selalu sama pada setiap petak' sehingga reseptor juga
tidak dapat diteruskan ke otak dan otak pun tidak dapat memberitahu mengenai
sensasi terhadap sentuhan.
!. ,enentukan reseptor sakit
2eseptor indera sakit merupakan ujung dendrit saraf telanjang dan terdapat
dalam kulit' tulang' persendian' dan organ+organ dalam %)iseral&. 1ua tipe sensasi
sakit yaitu sensasi sakit simatik %sakit tubuh dan sensasi sakit )iseral %organ
dalam&. sensasi sakit somatik' terjadi bila reseptor rasa skit dalam kulit' tulang'
persendian' otot' dan tendon mendapat rangsangan. 2eseptor sakit somatik
merespon stimuli mekanik dan kimia. Sensasi sakit )iseral' terjadi karena stimuli
terhadap reseptor rasa sakit pada organ+organ dalam %Soe4olo' 1;;;&.
$erdasarkan teori tersebut' maka percobaan yang kami lakukan dalam
menentukan reseptor sakit menimbulkan sensasi sakit somatik %sakit tubuh&.
2eseptor sakit somatik merespon stimuli mekanik yaitu berupa tekanan jarum
pada 23 petak yang telah dibuat. 1ari percobaan ini' hampir semua petak
merasakan sensasi sakit dan hanya petak ke ! dan 11 yang tidak merasakan sakit.
Pada petak yang tidak terasa sakit kemungkinan hanya merasakan sensasi
sentuhan karena tekanan jarum oleh pengamat juga tidak selalu sama. Hal ini
menunjukkan bah4a antara sensasi sakit dan sentuhan berbeda. Sensasi sakit
terasa nyeri.
#. ,enentukan proprioseptor
Proprioseptor merupakan reseptor yang terletak di dalam otot' tendon' dan
sendi %$asoeki' 1;::&. 2eseptor ini memberitahu tentang posisi anggota badan
dan menjaga posisi tubuh pada saat bergerak. Proprioseptor jug didukung oleh dua
mekanoreseptor' yaitu reseptor gelendong otot dan organ golgi tendon. /elendong
otot terletak dalam otot+otot rangka tubuh. Saat reseptor ini menerima stimulus
pada saat otot meregang atau memanjang yang impulsnya diteruskan oleh saraf
sensori ke sumsum tulang belakang dan juga korteks otak. Pada saat otot
kontraksi tendonnya akan meregang dan regangan ini akan menstimulus organ
golgi tendon. 2eseptor+reseptor ini juga memberitahu otak mengenai gerakan
tubuh dan posisi tubuh %Soe4olo' 1;;;&. Pada percobaan proprioreseptor pertama+
tama subyek menghadap papan tulis dan menulis huruf >6?. untuk beberapa saat
kapur dibiarkan tetap pada huruf >6?' kemudian subyek menutup mata dan
mengangkat tangan kanan di atas kepala lalu membuat titik sedekat mungkin
dengan huruf >6?. percobaan ini diulangi ! kali. 0langan pertama jarak titik
terdekat dengan huruf >6? adalah 1'2 cm; ulangan kedua sebesar #'2 cm dan
ulangan ketiga sebesar !'1 cm. 1ari percobaan di atas dapat diketahui bah4a
proprioseptor dapat terjadi ketika ada kontraksi otot' yaitu saat mata ditutup dan
pengamat membuat titik terdekat dengan huruf 6' kita masih dapat menbuat titik
yang tidak terlalu jauh dari huruf 6. Hal ini dikarenakan tangan kita sempat
dibiarkan beberapa saat pada huruf 6' sehingga kita memeproleh informasi
tentang posisi huruf 6. Pada saat mata tertutup dan ketik tangan kita bergerak
menuju huruf 6 terjadi kontraksi otot' sehingga reseptor dapat menerima stimulus
yang diteruskan ke otak. Pada akhirnya reseptor ini akan menjaga gerak tangan
kita' sehingga titik yang kita buat tidak terlalu jauh denga huruf 6. $egitu juga
saat subyek menutup mata lalu menunjuk jari tengah tangan kiri dengan telunjuk
tangan kanan. Pada perlakuan ini subyek kurang berhasil karena yang tertunjuk
adalah jari manis. Pada saat perlakuan memba4a jari telunjuk ke ujung hidung
juga kurang berhasil karena yang tertunjuk adalah bagian ba4ah hidung. Akan
tetapi keberhasilannya sudah cukup besar 4alaupun tidak mencapai 188C' hal ini
menunjukkan bah4a proprioseptor bekerja cukup baik.
3. $intik $uta
1ari pengamatan yang kami lakukan' pada mata kanan %mata kiri ditutup&
saat tanda berada di sebelah kanan tanda 6' tanda menghilang dari bidang
pandang subyek pada jarak 22cm' pada saat tanda berada di sebelah atas tanda
6' tanda menghilang dari bidang pandang subyek pada jarak 1!cm' pada saat
tanda berada di sebelah kiri tanda 6' tanda menghilang dari bidang pandang
subyek pada jarak 9cm' pada saat tanda berada di sebelah ba4ah tanda 6' tanda
menghilang dari bidang pandang subyek pada jarak 7cm. Sedangkan pada mata
kiri %mata kanan ditutup& saat tanda berada di sebelah kanan tanda 6' tanda
menghilang dari bidang pandang subyek pada jarak :cm' pada saat tanda berada
di sebelah atas tanda 6' tanda menghilang dari bidang pandang subyek pada
jarak 3cm' pada saat tanda berada di sebelah kiri tanda 6' tanda menghilang
dari bidang pandang subyek pada jarak 28 cm' pada saat tanda berada di
sebelah ba4ah tanda 6' tanda menghilang dari bidang pandang subyek pada
jarak 11cm.
0ntuk menyadari bah4a kita melihat sesuatu' atau agar terjadi
penglihatan. Sebuah bayangan harus terbentuk pada retina untuk merangsang
reseptornya %sel batang dan sel kerucut& dan menghasilkan impuls syaraf yang
harus dihantarkan ke area )isual korteks serebralis.
Bahaya yang masuk ke mata melalui kornea akan diproyeksikan oleh lensa
tepat pada retina. Sebelum mencapai fotoreseptor' cahaya tadi mele4ati lapisan
ganglion dan lapisan bipolar. Akson sel+sel ganglion akan merambat pada
permukaan dalam retina dan mengumpul menjadi satu pada bagian belakang bola
mata' membentuk saraf penglihatan. .empat menyatunya akson+akson sel
ganglion pada permukaan sel retina ini disebut bintik buta. 1isebut bintik buta
karena pada tempat ini tidak ada fotoreseptor' sehingga tidak sensitif terhadap
cahaya. %Soe4olo: 288! hal 1#!&
7. Proyeksi binokuler
Pada pengamatan mengenai proyeksi binokuler' mula+mula subyek melihat
2 lubang pada karton' setelah karton didekatkan secara perlahan+lahan ke arah
mata' pada jarak 2 cm dari mata subyek' pada subyek nampak satu lubang' setelah
subyek menutup salah satu mata yang nampak adalah satu lubang pada karton
tersebut.
Pada saat melihat dekat' otot siliaris berkontraksi' lensa mengembung.
Sedangkan untuk memandang jauh otot siliaris berelaksasi dan lensa mata
memipih.suatu obyek yang bergerak mendekati mata menyebabkan cahaya yang
dipantulkan semakin di)ergen dan sejajar. Penglihatan subyek dari yang semula 2
dua lubang menjadi satu lubang karena adanya pengolahan impuls yang datang
pada satu area penglihatan. %.ortora: 1;:# hal !:3&
9. Pentingnya Penglihatan $ionokuler
Pada saat subyek menutup salah satu mata dan diminta untuk memasukkan
pensil ke dalam tabung reaksi dengan sepuluh kali ulangan' yang berhasil hanya
satu kali saja. Hal ini dikarenakan dengan hanya satu mata' subyek tidak dapat
memfokuskan penglihatan mengenai letak benda tersebut.
Pada .ortora: 1;:# hal !:9 disebutkan bah4a agar benda tidak tampak
ganda' maka pada kedua retina harus terletak pada titik yang bersesuaian. 1engan
denikian bayangan yang timbul adalah tunggal karena mata dapat memusat pada
obyek sehingga obyek dapat diamati dengan baik.
:. 1ominansi ,ata
Pada pengamatan ini' saat kedua mata terbuka tampak pensil dan obyek
pandang terletak pada satu garis lurus. Setelah menutup mata kiri' obyek pandang
tidak terlihat %tertutup oleh pensil& sedangkan pada saat mata kiri dibuka dan mata
kanan ditutup obyek pandang terlihat sedangkan pensil terlihat berada di samping
kanan obyek. Hal ini berarti dominansi mata terletak pada mata kiri
1isini' tampak bergesernya obyek saat munutup salah satu mata
disebabkan adanya dominansi mata cahaya jatuh pada mata sebelah kanan akan
tampak pada setengah temporal dari retina pada mata kanan dan setengahnya pada
setengah nasal dari retina pada mata kiri. Sedangkan apabila cahaya jatuh pada
sebelah kiri akan nampak setengah temporal dari retina pada mata kiri dan
setengahnya pada setengah nasal dari retina pada mata kanan. %.ortora: 1;:# hal
!:9&
;. (etajaman Pendengaran
(ohlea merupakan bagian dari telinga dalam yang mengandung reseptor
yang mampu mengubah gelombang suara menjadi impuls saraf' sehingga kita bisa
mendengar. /etaran suara yang diterima oleh membran timpani dan diteruskan ke
kohlea melalui tulang pendengaran akan menggetarkan jendela lonjong' dan
getaran ini akan menimbulkan gelombang cairan perilimfe di dalam saluran
)estibular dan saluran timpani. /elombang getaran dalam saluran )estibular juga
melintasi membran basilaris ke saluran timpani. .ekanan gelombang ini akan
menggetarkan membran basilaris ke atas ke ba4ah yang mengakibatkan ujung
rambut organ (orti bersentuhan dengan membran tektorial. Sentuhan ini
merupakan stimulus bagi organ (orti yang akan segera meresponnya dalam
bentuk pembebasan neurotransmiter ke ujung dendrit saraf pendengaran yang
berada pada pangkal organ (orti. "mpuls saraf yang terjadi pada ujung dendrit ini'
akan diteruskan melalui serabut saraf kohlear ke pusat pendengaran' sehingga
terjadi proses mendengar. %Soe4olo: 1;;; hal 1!;&
Pada pengamatan' suara jarak terjauh masih terdengar subyek yaitu 2'2#m.
Setelah timer dijauhkan 2m lebih jauh dan kemudian didekatkan kembali bunyi
terdengar kembali pada jarak 2'3m.
Suara yang kita dengar memiliki frekuensi getaran yang berbeda+beda'
mulai dari frekuensi rendah sampai frekuensi tinggi. ,embran basilaris
mempunyai lebar dan fleksibilitas yang berbeda+beda pula. ,embran basilaris di
dekat jendela lonjong sempit dan lebih kaku. 1aerah ini berfungsi menerima dan
merespon getaran yang berfrekuensi tinggi. ,embran basilaris di tengah lebih
besar dan lebih fleksibel' dan berfungsi menerima serta merespon getaran
berfrekuensi sedang. 1aerah membran basilaris paling ujung adalah lebar dan
paling fleksibel' daerah ini berfungsi menerima dan merespon getaran suara
berfrekuensi rendah. %Soe4olo: 1;;; hal 1!;&.
18. Penghantaran Suara
1ari data hasil pengamatan menunjukkan bah4a ketika garpu tala
diletakkan pada kepala' posisi sumber bunyi berada diatas kepala. (etika
menutup salah satu telinga %kanan&' posisi sumber bunyi terdengar oleh telinga
kiri' hal ini disebabkan karena pada saat telinga telinga kanan ditutup' bunyi yang
dihasilkan oleh garpu tala tersebut masih dapat dihantarkan dengan baik sehingga
terdengar oleh telinga kiri. (etika menutup kedua telinga @ suara terdengar lirih'
suara terdengar diatas kepala. Hal ini sesuai dengan penjelasan Soe4olo %1;;;&
yang menyebutkan bah4a getaran bunyi diterima oleh membran timpani dan
diteruskan ke kokhlea melalui tulang pendengaran akan menggetarkan jendela
lonjong' dan getaran ini akan menimbulkan gelombang cairan perilimfe didalam
saluran )estibular dan saluran timpani. .ekanan gelombang ini akan
menggetarkan membran basilaris ke atas ke ba4ah yang mengakibatkan ujung
rambut organ korti akan segera meresponnya dalam bentuk pembebasan
neurotransmitter ke ujung dendrite saraf pendengaran dan akan diteruskan ke
pusat saraf sehingga terjadi proses mendengar.
11. (elelahan Pendengaran
1ari data hasil pengamatan menunjukkan bah4a (etika garpu tala
diletakkan dekat telinga kiri @ suara terdengar' tetapi ketika dijauhkan dari telinga
@ semakin tidak terdengar' pada saat didekatkan lagi pada telinga kiri @ terdengar'
tapi lama+kelamaan tidak terdengar. Hal ini terjadi karena pendengaran a4alnya
menerima stimulus berupa suara yang keras' akibatnya setelah itu terjadi
kelelahan pendengaran yaitu kembali pada potensial istirahatnya. Akibatnya
stimulus yang berupa suara yang lebih lirih sudah tidak mampu lagi diterima oleh
reseptor pendengaran sehingga stimulus pada membran timpani yang datang
terus+menerus tidak mampu lagi dihantarkan ke organ telinga dalam. Akibat nya
tidak ada impuls yang sampai ke pusat saraf sehingga suara tidak mampu
terdengar Pada saat dipindahkan ke telinga kanan @ suara terdengar' hal ini karena
reseptor pada telinga kanan masih maksimal. Hal ini karena telinga kanan belum
pernah menerima stimulus berupa bunyi apapun sehingga belum mengalami
kelelahan pendengaran.
12. (eseimbangan
Pada saat mata terbuka' subyek dapat mempertahankan keseimbangannya
lebih lama jika dibandingkan pada saat kedua mata tertutup. Hal ini dikarenakan
pada saat subyek membuka kedua matanya' subyek cenderung mempertahankan
keseimbangannya melalui indera penglihat sehingga mampu menyadari kapan
saat ia akan jatuh. $erbeda dengan ketika kedua matanya tertutup' subyek tidak
dapat menentukan posisinya terlalu lama sebab indera penglihatannya tidak
digunakan.
G. DISKUSI
1alam setiap praktikum ini kami dapat mengetahui macam+macam indera baik
secara umum dan khusus serta dapat menentukan reseptor+reseptor indera dan
sensasinya.
Pada praktikum ini kami membutuhkan ketelitian yang tinggi'karena subyek
yang dipakai adalah praktikan sendiri' dimana masing+masing subyek harus
melakukannya dengan teliti agar data yang diperoleh )alid.
(esulitan pada pelaksanaan praktikum adalak subyek atau praktikan memiliki
kepekaan terhadap stimulus yang berbeda+beda' sehingga saat pengambilan
data sering tidak sesuai dengan teori dan harus mengulangi dari a4al lagi.
,isalnya pada perlakuan kelelahan pendengaran' setaip subyek memiliki
kemampuan yang berbeda sehingga diharapkan subyek yang digunakan
representatif.
1ata yang diperoleh sudah sesuai dengan teori' sehingga data yang diperoleh
dapat dinaalisis dan diketahui penyebabnya berdasarkan teori yang sudah ada.
,isalnya'' pada praktikum keseimbangan' diperoleh data bah4a pada saat mata
terbuka' subyek dapat mempertahankan keseimbangannya lebih lama jika
dibandingkan pada saat kedua mata tertutup. Hal ini sesuai dengan teori bah4a
pada saat subyek membuka kedua matanya' subyek cenderung
mempertahankan keseimbangannya melalui indera penglihat sehingga mampu
menyadari kapan saat ia akan jatuh. $erbeda dengan ketika kedua matanya
tertutup' subyek tidak dapat menentukan posisinya terlalu lama sebab indera
penglihatannya tidak digunakan.
KESIMPULAN
$erdasarkan praktikum yang dilakukan dapat diperoleh sebagai berikut:
1. ,acam+macam indera umum pada manusia adalah sensasi taktil %sentuhan dan
tekanan&' sensasi sakit' dan sensasi proprioseptor.
2. ,acam+macam indera khusus' meliputi sensasi )isual %penglihatan& dan
sensasi auditori %pendengaran&.
DAFTAR PUSTAKA
$asoeki' Soedjono. 1;::. Anatomi dan Fisiologi Manusia. -akarta: P2DP.(
$asoeki' Soedjono' dkk. 2888. Petunjuk Praktikum Anatomi dan Fisiologi
Manusia. ",S.EP -"BA: ,alang.
Soe4olo' dkk. 1;;;. Fisiologi Manusia. ",S.EP -"BA: ,alang.
.ortora' /erard dan =icholas P. A. 1;:#. Principles of Anatomy and Phisiology.
=e4 Fork: Harrper and 2o4 Publishers.
SENSASI INDERA
LAPORAN PRAKTIKUM
1isusun untuk ,emenuhi .ugas ,atakuliah
Praktikum Anatomi Gisiologi ,anusia yang 1ibina oleh
$apak 1rs. Soedjono $asoeki' ,.Pd dan "bu =uning Hulandari' S.Si' ,.Si
1isusun oleh:
(elompok ""I ff $$
1. =ury Aji Saktiani 287!#1#83;33
2. 1esy =oerdinaa G. 287!#1#83;37
!. Gitria Hulan Sari 287!#1#8!3#:
#. Sulistioningsih 287!#1#83;3;
3. ,ukhlis Susia4an 287!#1#83;79
7. Feti =o)iana
UNIVERSITAS NEGERI MALANG
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
JURUSAN BIOLOGI
ktober 288: