Anda di halaman 1dari 24

LAPORAN PRAKTIKUM

SENSASI INDERA
Disusun untuk memenuhi tugas matakuliah Anatomi dan Fisiologi Manusia
yang dibina oleh Ibu Dra. Titi Yudani, M.Kes dan
bapak Hendra Susanto, S.d., M.Kes
Disusun oleh!
Kelompok "#$$
". %a&hmat 'ahyoedy ()*+,)-)"../01
-. 2o3ita Sari ()*+,)-)",".,1
,. ipit 4unia ' ()*+,)-)","5.1
). Aprilia %osiyanto ()*+,)-)","."1
UNIVERSITAS NEGERI MALANG
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
JURUSAN BIOLOGI
Oktober 2010
A. To!k
Sensai Indera
B. T"#"$%
raktikum ini bertu6uan untuk mengetahui adanya berbagai ma&am
sensasi indera umum dan indera khusus.
&. D$'$r Teor!
Sensasi merupakan interpretasi otak terhadap impuls yang datang
kepadanya dari syara7 sensorik (Soe8olo, "0001. Sensasi indra pada manusia
diekspresikan dan dikendalikan oleh pusat sensori dari tubuh se&ara konstan
atau tetap. Sensasi yang ada sangat diperlukan untuk menanggapi atau
merespon rangsangan yang ada dilingkungan. ) syara7 yang dapat dan
diperlukan agar sensasi ter6adi antara lain!
". Harus ada rangsangan atau stimulus lingkungan.
-. 9rgan pengindra harus dapat menerima rangsang (peka terhadap rangsang1
yang kemudian mengubahnya men6adi impuls syara7.
,. Impuls yang datang harus dihantarkan sepan6ang 6alur syara7 dari sensori
ke otak.
4. :agian otak yang menerima impuls harus menter6emahkan impuls men6adi
sensasi(:asoeki,dkk, -***1.
Kemampuan suatu organisme untuk bereaksi terhadap perubahan di
dalam lingkungannya memerlukan adanya tiga komponen yang berlainan.
ertama, harus ada reseptor rangsangan. %eseptor rangsangan ini merupakan
suatu struktur yang mampu mendeteksi se6enis perubahan tertentu di dalam
lingkungan dan menga8ali suatu isyarat, yaitu impuls sara7, pada sel sara7
yang melekat padanya. 9rgan indera kita adalah reseptor stimulus.
Kebanyakan he8an memiliki reseptor gaya mekanis (mekanoreseptor1, energi
&ahaya (7otoreseptor1, dan kimia8i (kemoreseptor1. Komponen kedua adalah
penghantar impuls yaitu sara7 itu sendiri. Komponen ketiga adalah e7ektor.
;7ektor merupakan struktur yang melaksanakan aksi sebagai respons terhadap
impuls yang sampai padanya melalui neuron motor (Kimball, "0+,1.
Setiap bagian tubuh memiliki daerah sensorinya sendiri<sendiri pada
otak. 4adi serabut sara7 dan ibu 6ari misalnya akan terhubung dengan daerah
tertentu pada otak. Serabut sara7 dari lutut akan berhubungan dengan daerah
tertentu yang lain pada otak. Sehingga sensasi itu di tentukan oleh pusat
sensori yang 6uga bertanggung 6a8ab untuk bagian tertentu dari tubuh kita
se&ara tetap. :eberapa sensasi dapat berupa sensasi ma6emuk yang berarti
sensasi yang mun&ul merupakan integrasi dari beberapa input sensori
(Soe8olo,dkk, -**,1.
Menurut Soe8olo (-**,1 pada otak terdapat berbagai ma&am pusat
sensasi yang akan memberitahukan tentang sensasi tertentu apabila pusat tadi
menerima impuls dari reseptor, dan setiap bagian tubuh memiliki daerah
sensorinya sendiri pada otak yang bertanggung 6a8ab untuk bagian tertentu
dari tubuh kita se&ara tetap. Sebuah reseptor sensori, menurut :asoeki (-***1
mempunyai struktur sederhana berupa dendrit dari sebuah neuron tunggal
atau sebuah organ kompleks yang berisi neuron khusus, epithelium dan
6aringan ikat, yang berdasarkan sederhana atau kompleksnya reseptor dan
6alur sara7 tersebut, maka reseptor sensori dapat dikelompokkan men6adi
indera umum dan indera khusus.
:erdasarkan sederhana atau kompleksnya reseptor dan 6alur sara7,
reseptor sensori dikelompokkan men6adi! ("1 indera umum yang meliputi
reseptor dan 6alur sara7 sederhana= sensasi taktil (sentuhan, tekanan, 3ibrasi1,
sensasi termoresesi7 (panas dan dingin1, sensasi sakit, sensasi proprioresepti7
(kesadaran atau akti3itas otot, tendon, sendi dan keseimbangan1= (-1 indera
khusus yang meliputi sensasi ol7aktori (pembau1, sensasi gustatory
(penge&ap1, sensasi 3isual (penglihat1, sensasi auditory (pendengaran1 dan
sensasi e>uilibrium (orientasi tubuh1 (:asoeki, dkk. -***1.
D. A($t )$% B$*$%
A($t+
enggaris < Tabung reaksi
ensil < ipet tetes
4arum pentul < inset
$arpu tala < :eaker glass
emukul karet < i6uk
:oard marker < Timer
B$*$%+
Kapas < 'ortel
Kertas manila < Kentang
Air < Apel
$ula pasir < :a8ang Merah
?arutan gula < Kertas Hisap
?arutan kina < ?arutan 2utrisari
?arutan garam dapur
E. Pro'e)"r Ker#$
1. U#! e,be)$$% )"$ t!t!k
Men&atat 6arak terpendek kedua u6ung 6angka yang dirasakan
Subyek bereaksi bila ia merasakan sentuhan dua u6ung 6angka atau satu
u6ung sa6a
Menyentuhkan dua u6ung 6ari subyek dengan 6arak kedua 6angka
dimulai dari yang terpendek
2. Me%e%t"k$% re'etor 'e%t"*
-. Me%e%t"k$% re'etor '$k!t
Mengulangi untuk daerah sisi hidung, punggung lengan, dan belakang
leher
Menutup mata sub6ek, menekankan i6uk pada petak<petak sampai i6uk
bengkok, sekali untuk petak ke&il dan tekanan harus sama
Subyek memberi tahu bila mengalami sensasi sentuhan, pengamat men&atat
hasilnya
Membuat petak ukuran -,/ &m pada punggung lengan, kemudian bagi
men6adi "5 petak ke&il
Meletakkan u6ung 6arum pada permukaan kulit, menekan se&ukupnya sampai
menghasilkan sensasi sakit
Menggunakan se6umput kapas yang telah direndam air untuk mengompres
kulit lengan selama / menit, menambahkan air bila perlu
Membuat petak -,/ pada lengan ba8ah yang sebelumnya digunakan u6i
sentuhan
Membedakan sensasi sakit dan sentuhan, menentukan apakah area untuk
sentuhan dan sakit identik atau tidak
.. Me%t"k$% ror!ore'etor
/. B!%t!k b"t$
Menutup mata, mengangkat tangan kanan di atas kepala, membuat titik
sedekat mungkin dengan huru7 @
Membiarkan untuk beberapa saat kapur masih pada huru7 @
Menghadap ke papan tulis, menuliskan huru7 A@B
Menutup mata, kemudian menun6uk 6ari tengah tangan kirinya dengan
telun6uk tangan kaanannya
Subyek menutup mata, merentangkan tangan kanannya se6auh mungkin di
belakang tubuhnya, kemudian dengan &epat memba8a 6ari telun6uk ke u6ung
hidungnya
Membuat gambar @ dan 9 ber6arak 5 &m pada selembar kertas manila
Mengulangi , kali dan men&atat hasilnya dengan mengukur 6arak titik dengan
huru7 @
0. Pro1ek'! b!%ok"(er
Memegang kertas tersebut /* &m dengan tanda @ lurus pada mata kanan
sub6ek. Sub6ek harus dapat melihat kedua gambar dengan menutup mata kiri
Mendekatkan kertas perlahan<lahan, sementara mata kanan tetap pada @
ada 6arak tertentu tanda 9 menghilang dari bidang pandang sub6ek, sebab
bayangan 6atu pada bintik buta
Memandang kedua lubang, mata kiri ke kiri lubnag, mata kanan ke lubang
kanan
Memegang karton ,* &m di depan mata dengan latar belakang &ahaya terang
Membuat dua lubang pada karton dengan 6arak sama dengan kedua pupil
Mendekatkan karton ke arah mata perlahan<lahan, pada 6arak tertentu nampak
satu lubang
2. Pe%t!%3%1$ e%3(!*$t$% b!%ok"(er
4. Do,!%$%'! ,$t$
Menutup satu mata, mengamati apa yang tampak.
Memasukkan pensil ke dalam tabung reaksi, mengamati hasilnya
Memegang tabung reaksi 3erti&al dengan lubang di atas
Sub6ek menutup mata sambil memegang sebatang pensil
Mengulangi dengan pengamat memindahkan letak tabung reaksi
Meletakkan sebuah pensil antara ob6ek pandang dengan mata sedemikian rupa
sehingga mata, pensil, dan ob6ek pandang terletak pada satu garis lurus
Memandang sebuah ob6ek pandang yang 6auh
Mengulangi sampai "* kali
5. Re'etor 3"'t$tor1 6e%3e7$8
Menutup mata kiri, mengamati apa yang nampak
Menutup mata kanan, tetapi membuka mata kiri, mengamati kenampakannya
Subyek mengangkat tangan bila sub6ek menge&ap rasa gula (manis1.
engamat men&atat 8aktu yang diperlukan sub6ek menge&ap gula
Meletakkan butiran gula pasir pada u6ung lidah sub6ek dan men&atat
8aktunya
Mengeringkan lidah dengan kain
Menggulangi perlakuan dengan setetes larutan gula. Men&atat 8aktu yang
diperlukan sub6ek menge&ap rasa manis
Subyek membersihkan lidah, kemudian perlakuan diulang dengan
menggunakan Cat lain seperti kina dan garam dapur
10. Pe%3e7$ )$% e,b$"
11. Ket$#$,$% e%)e%3$r$%
Subyek membersihkan lidah, mengulangi dengan menggunakan asam &uka
pada u6ung dan sisi lidah
Subyek mengenali setiap potongan tadi berturut<turut dengan segera setelah
mengunyah (nostril tertutup1 dan setelah membuka nostril
Meletakkan potongan 8ortel, ba8ang merah, kentang, dan apel satu<persatu
pada lidah sub6ek
Sub6ek mengeringkan lidah, menutup mata, dan men6epit hidungnya sehingga
kedua nostril tertutup
Merekam hasilnya ke dalam tabel
Men6auhkan timer dari telinga perlahan<lahan
Mendekatkan sebuah timer pada telinga sub6ek yang terbuka, mengusahakan
agar telinga dan timer satu garis lurus
Sub6ek menutup mata dan satu lubang telinga dengan kapas
12. Pe%3*$%t$r$% '"$r$
Meletakkan timer dua meter lebih 6auh dari 6arak ter6auh bunyi masih dapat
didengar sub6ek
Mendekatkan timer ke telinga sub6ek perlahan<lahan
Mengukur 6arak ter6auh bunyi mulai terdengar sub6ek. Mengamati apakah
kedua 6araknya sama.
Mengamati arah suara yang terdengar
Meletakkan tangkainya pada kepala atau dua gigi atas<ba8ah
Menggetarkan sebuah garpu tala
Menutup salah satu telinga, mengamati letak sumber suara
Menutup kedua telinga, mengamati arah sumber bunyi
1-. Ke(e($*$% e%)e%3$r$%
1.. Ke'e!,b$%3$%
Mendekatkan garpu tala ke telinga 6ika sudah tak tertengar suara, mengamati
hasilnya.
Meletakkan garpu tala yang bergetar di atas kepala
Mendekatkan lagi ke telinga kiri setelah beberapa detik, mengamati hasilnya
Men6auhkan dari telinga 6ika suara tak terdengar
Meletakkan garpu tala yang bergetar dekat telinga kiri
Memindahkan garpu tala ke telinga kanan 6ika suara sudah tidak terdengar,
mengamati hasilnya
Subyek berdiri tegak, mata terbuka, mengangkat salah satu kaki
Memperhatikan kemampuan untuk bertahan pada posisi ini selama dua menit
1/. Te' Ro,ber3
10. A$r$t"' Ve't!b"($r
Membandingkan hasilnya
Setelah &ukup istirahat mengulangi kegiatan tersebut dengan mata tertutup
engamat memutar tubuh subyek kekanan sepuluh kali
Subyek berdiri tegak dengan kaki merapat dan mata tertutup
Subyek diminta membuka mata dengan melihat lurus kedepan
engamat memprhatikan goyangan tubuh subyek
Subyek :erdiri tegak dengan kedua kaki merapat, kedua tangan disamping
tubuh
?alu subyek menutup kedua mata, dan mengulangi perlakuan tadi
F. H$'!( Pe%3$,$t$%
$. T$be( H$'!( Pe%3$,$t$%
No. Per($k"$% H$'!( Pe%3$,$t$%
1. U#! e,be)$$% t!t!k < D6ung 6ari !
< - mm ! terasa " 6arum
< / mm ! terasa " 6arum
< "* mm ! terasa - 6arum
< Sisi hidung !
< - mm ! terasa " 6arum
< / mm ! terasa " 6arum
< "* mm ! terasa - 6arum
< unggung lengan !
< - mm ! terasa " 6arum
< / mm ! terasa " 6arum
< "* mm ! terasa - 6arum
< :elakang leher !
< - mm ! terasa " 6arum
< / mm ! terasa " 6arum
< "* mm ! terasa - 6arum
2. Me%e%t"k$% re'etor
'e%t"*
< Terasa sentuhan ! "5 petak
< Tidak terasa sentuhan ! * petak
-. Me%e%t"k$% re'etor
'$k!t
< Terasa sakit ! "5 petak
< Tidak terasa sakit ! * petak
engemat mengamati matanya
Subyek diminta ber6alan lurus kedepan, bagaiman hasilnya
.. Me%e%t"k$%
ror!o'etor
". er&obaan I ! , &m
er&obaan II ! " &m
er&obaan III ! -,/ &m
-. :erhasil, tepat pada hidung
,. :erhasil, tepat menyentuh u6ung 6ari
tengah
/. B!%t!k b"t$ Mata kanan
Dengan posisi karton ini, 6arak tanda 9
menghilang pada 6arak!
-*&m
0. Pro1ek'! B!%ok"(er ada 6arak "* &m dari mata nampak satu
lubang
2. Pe%t!%3%1$ Pe%3(!*$t$%
B!%ok"(er
er&obaan "
Dlangan " E ) tepat dari / kali
memasukkan
Dlangan - E , tepat dari / kali
memasukkan
Dlangan , E - tepat dari / kali
memasukkan
4. Do,!%$%'! M$t$
< Setelah menutup
mata kiri
< Setelah menutup
mata kanan
9byek yang berada pada pandangan
yang 6auh, tidak terlihat (tertutup oleh
pensil1
9byek yang berda pada pandangan 6auh
terlihat, sedangkan pensil berada di
samping kanan obyek 6auh
5. Re'etor G"'t$tor!
6Pe%3e7$8
". :utiran gula E / detik
-. larutan gula E , detik
X
O
,. larutan kina E -,/ detik
). garam dapur E - detik
/. 3itamin F E ),/ detik
10. Pe%3e7$ )$% e,b$" ". 8ortel E / detik
-. ba8ang merah E -,, detik
,. kentang E +,+ detik
). apel E "," detik
11. Ket$#$,$% e%)e%3$r$%
< Setelah meletakkan
timer -m lebih 6auh
< 4arak ter6auh bunyi terdengar! "// &m
< 4arak ter6auh bunyi mulai terdengar!
"// &m
12. Pe%3*$%t$r$% S"$r$
". Ketika garpu tala
diletakkan pada kepala dan
antara dua gigi atas<ba8ah
-. Ketika menutup salah
satu telinga (kanan1
,. Ketika menutup kedua
telinga
). Ketika garpu tala
dipindahkan didekat telinga
< posisi sumber bunyi diantara
kedua gigi atas<ba8ah
< posisi sumber bunyi terdengar
oleh telinga kiri
< suara terdengar lirih, suara
terdengar diatas kepala
< suara terdengar didekat telinga
1-. Ke(e($*$% Pe%)e%3$r$%
". Ketika garpu tala
diletakkan dekat telinga
kiri
-. Di6auhkan dari telinga
,. Didekatkan lagi pada
telinga kiri
). Dipindahkan pada
telinga kanan
< suara terdengar
< tidak terdengar
< tidak terdengar
< tidak terdengar
1.. Ke'e!,b$%3$%
Ketika pelaku berdiri
tegak, mata terbuka dan
mengangkat salah satu
kaki
Ketika pelaku berdiri
tegak, tetapi dengan
mata tertutup dan
mengangkat salah satu
kaki
kemampuan untuk bertahan selama "
menit /" detik
kemampuan untuk bertahan -0,/
detik
1/. Te' Ro,ber3
< subyek berdiri tegak
dengan kedua kaki
merapat, kedua
tangan disamping
tubuh
< setelah menutup
mata
Tubuh &enderung doyong (lunglai1
kekanan dan kekiri
Tubuh lebih &ondong kedepan dan
kebelakang
10. A$r$t"' Ve't!b"($r
< setelah berputar<
putar lalu membuka
matanya
< setelah berputar<
putar lalu ber6alan
lurus
< pupil mata tampak membesar
< subyek tidak dapat ber6alan lurus
5. Re'etor 3"'t$tor1
ada per&obaan reseptor gustatory ini, sub6ek mengu6i ke&epatan
indera perasa yaitu lidah dengan meletakkan beberapa bahan (butiran gula,
larutan gula, larutan kina, larutan garam1 pada u6ung lidahnya. Dari hasil
pengamatan di ketahui bah8a urutan sub6ek dapat merasakan dengan &epat
bahan<bahan tersebut adalah! butiran gula E / detik, 3itamin F E ),/ detik,
larutan gula E , detik, larutan kina E -,/ detik, dan larutan garam E - detik.
'aktu yang ter&epat adalah sub6ek dapat merasakan larutan gula yaitu
hanya dalam 8aktu - detik.
10. Pe%3e7$ )$% e,b$"
engamatan penge&ap dan pembau ini menggunakan beberapa bahan
yang di&oba yaitu = 8ortel, ba8ang merah, kentang, apel. Dihasilkan lama
subyek dapat menge&ap dan mengetahui bau dari bahan<bahan tersebut
ber3ariasi, yaitu pada 8ortel E / detik, ba8ang merah E -,, detik, kentang
E +,+ detik, dan apel E "," detik. Dari data tersebut diketahui bah8a pada
kentang subyek begitu terlalu lama dapat mengetahui bahan yang
digunakan.
11. Ket$#$,$% e%)e%3$r$%
ada pengamatan keta6aman pendengaran, suara 6arak ter6auh yang
masih terdengar oleh subyek yaitu "// &m. Setelah timer di6auhkan - m
lebih 6auh dan kemudian didekatkan kembali bunyi terdengar kembali
pada posisi 6arak yang sama pula yaitu pada 6arak "// &m.
12. Pe%3*$%t$r$% '"$r$
Selan6utnya pengamatan penghantar suara. Ketika garpu tala
diletakkan pada kepala dan antara dua gigi atas<ba8ah, didapatkan posisi
suara yaitu pada antara gigi atas dan ba8ah, ketika menutup salah satu
telinga (kanan1 hasil posisi sumber bunyi terdengar oleh telinga kiri, ketika
menutup kedua telinga hasil suara terdengar lirih, suara terdengar diatas
kepala, dan ketika garpu tala dipindahkan didekat telinga hasil suara
terdengar didekat telinga sebab ter6adi penghantaran suara menu6u reseptor
pendengaran.
1-. Ke(e($*$% e%)e%3$r$%
engamatan yang ke ", ini yaitu pengamatan kelelahan
pendengaran, pada kelelahan pendengaran ini menggunakan alat garpu tala
yang nantinya digunakan member perlakuan pada subyek. Ketika garpu
tala diletakkan dekat telinga kiri hasil suara masih terdengar, tetapi ketika
di6auhkan dari telinga kiri hasil menun6ukkan semakin tidak terdengar,
pada saat didekatkan lagi pada telinga kiri masih tetap tidak terdengar. Hal
ini ter6adi karena pendengaran a8alnya menerima stimulus berupa suara
yang keras, akibatnya setelah itu ter6adi kelelahan pendengaran yaitu
kembali pada potensial istirahatnya. Akibatnya stimulus yang berupa suara
yang lebih lirih sudah tidak mampu lagi diterima oleh reseptor
pendengaran. ada saat dipindahkan ke telinga kanan hasil menun6ukkan
suara tetap tidak terdengar.
1.. Ke'e!,b$%3$%
Ketika pelaku berdiri tegak, mata terbuka dan mengangkat salah
satu kaki, kemampuan untuk bertahan subyek yang dihasilkan yaitu
selama " menit /" detik. Ketika pelaku berdiri tegak, tetapi dengan mata
tertutup dan mengangkat salah satu kaki, kemampuan untuk bertahan lebih
ke&il bila dibandingkan dengan mata terbuka, yaitu di dapatkan hasil
selama -0,/ detik. Hal ini karena dengan mata tertutup, mengakibatkan
keseimbangan dapat terganggu.
1/. Te' Ro,ber3
Subyek berdiri tegak dengan kedua kaki merapat, kedua tangan
disamping tubuh dihasilkan tubuh &enderung doyong (lunglai1 kekanan
dan kekiri, begitu pula pada saat setelah menutup mata maka tubuh lebih
&ondong menu6u kedepan dan kebelakang.
10. A$r$t"' Ve't!b"($r
setelah berputar<putar lalu membuka matanya didapatkan diameter
mata setelah dilakukan pemutaran tampak lebih besar dari sebelum diberi
perlakuan, setelah dilakukan berputar<putar lalu subyek dilakukan untuk
ber6alan lurus dan dihasilkan bah8a subyek tidak dapat ber6alan dengan
lurus. Hal tersebut karena keadaan pupil yang tidak normal sehingga
mengakibatkan keadaan tubuh saat ber6alan 6uga tidak lurus.
G. Ke'!,"($%
:erdasarkan praktikum yang telah dilaksanakan dapat di tarik
kesimpulan bah8a pada beberapa indra terdapat beberapa sensasi yang
sama dan berbeda. Dntuk sensasi sama maksudnya adalah sensasi tesebut
se&ara umum dapat dirasakan oleh beberapa indera karena reseptor yang
sama pada indera tersebut, inilah yang di sebut sensasi umum. Sedangkan
untuk sensasi khusus karena hanya pada indera tersebut sensasi dapat
ter6adi, hal ini di sebabkan karena hanya pada indera tersebut terdapat
reseptor tertentu itu.
:erdasarkan praktikum yang dilakukan dapat diperoleh sebagai berikut!
". Ma&am<ma&am indera umum pada manusia adalah sensasi taktil
(sentuhan dan tekanan1, sensasi sakit, dan sensasi proprioseptor.
-. Ma&am<ma&am indera khusus, meliputi sensasi 3isual (penglihatan1 dan
sensasi auditori (pendengaran1.
H. D!'k"'!
Apa yang anda peroleh dari setiap praktikum iniG Seberapa tingkat
ketelitiannyaG Apakah anda mengalami kesulitan dalam melaksanakan
praktikum iniG :ila ya, berikan uraianH Apakah data yang anda peroleh
sesuai dengan teoriG 4elaskanH
< Dari setiap praktikum yang dilaksanakan pada pokok bahasan Se%'$'!
I%)er$ ini kami semakin memahami tentang organ<organ indera yang
dipraktekkan. 4ika selama ini kami hanya melihat organ<organ Indera
hanya sebatas pada man7aat yang kami peroleh se&ara langsung. Tetapi
melalui praktikum ini kami 6adi semakin mengetahui bagaimana &ara ker6a
organ<organ tersebut. Selain itu, kami 6uga dapat mengetahui ma&am<
ma&am indera baik se&ara umum dan khusus serta dapat menentukan
reseptor<reseptor indera dan sensasinya.
< Dalam praktikum ini, kelompok kami tidak mengalami kesulitan hanya
sa6a ada beberapa kita salah memahami prosedur ker6a praktikumnya
sehingga kami harus mengulangi lagi, dan lagi praktikum sensasi indera
ini membutuhkan ketelitian yang tinggi,karena subyek yang dipakai adalah
praktikan sendiri, dimana masing<masing subyek harus melakukannya
dengan teliti agar data yang diperoleh 3alid.
< :erdasarkan praktikum yang telah dilakukan kami menemukan beberapa
hasil pengamatan yang tidak sesuai dengan teori dan ada yang sesuai
dengan teori, pada yang tidak sesuai dengan teori hal ini mungkin
disebabkan karena kami kurang teliti dalam melakukan prosedur ker6a
praktikum. Selain itu, adapula 6uga data yang diperoleh sesuai dengan
teori, sehingga data yang diperoleh dapat dinaalisis dan diketahui
penyebabnya berdasarkan teori yang sudah ada. Misalnya,, pada praktikum
keseimbangan, diperoleh data bah8a pada saat mata terbuka, subyek dapat
mempertahankan keseimbangannya lebih lama 6ika dibandingkan pada
saat kedua mata tertutup. Hal ini sesuai dengan teori bah8a pada saat
subyek membuka kedua matanya, subyek &enderung mempertahankan
keseimbangannya melalui indera penglihat sehingga mampu menyadari
kapan saat ia akan 6atuh. :erbeda dengan ketika kedua matanya tertutup,
subyek tidak dapat menentukan posisinya terlalu lama sebab indera
penglihatannya tidak digunakan.
DAFTAR PUSTAKA
:asoeki, Soed6ono. "0++. Anatomi dan Fisiologi Manusia. 4akarta! -?TK
:asoeki, Soed6ono, dkk. -***. Petunjuk Praktikum Anatomi dan Fisiologi
Manusia. IMST; 4IFA! Malang.
Kimball, 4ohn. "0+,. Biologi. :ogor! I:.
Syai7uddin, Drs. "00.. Anatomi Fisiologi untuk Siswa Perawat. 4akarta! ;$F
Soe8olo, dkk. "000. Fisiologi Manusia. IMST; 4IFA! Malang.
Soe8olo.-**,. Fisiologi Manusia. Malang! Dni3ersitas 2egeri Malang.
Tortora, $erard dan 2i&holas . A. "0+). Principles of Anatomy and Phisiology.
2e8 York! Harrper and %o8 ublishers.