Anda di halaman 1dari 2

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Keadilan, dimana pun atau pada persoalan apa pun dalam kehidupan manusia,
merupakan suatu dambaan manusia. Tetapi sayang, manusia selalu lebih mudah mengatakan
bahwa dirinya telah berbuat adil tanpa dirasakan adilnya oleh orang lain. Keadilan lebih
mudah diucapkan tetapi sulit dirumuskan dan dilaksanakan.
Dalam kehidupan sehari-hari, keadilan merupakan hal yang lumrah dibicarakan.
Seperti banyak kita lihat pada demonstrasi mahasiswa, buruh, petani yang menuntut keadilan
dalam pemenuhan hak-hak mereka dari para petinggi negeri ini. Hal tersebut menunjukkan
bahwa keadilan merupakan suatu landasan fundamental yang wajib dan berhak dimiliki oleh
semua makhluk ciptaan Tuhan.
Keadilan tentu saja menitikberatkan kepada keseimbangan antara hak dan kewajiban.
Banyak manusia yang menuntut keadilan atas hak-haknya tanpa memerhatikan kewajiban
dirinya sendiri maupun hak oranglain. Oleh karena itu, berdasarkan faktor-faktor tersebut,
kami sebagai penyusun membahas kasus tentang manusia dan keadilan untuk lebih
memperluas pengetahuan tentang apa arti keadilan.
1.2 Rumusan Masalah
1. Apa itu yang dimaksud dengan keadilan?
2. Bagaimana keadilan dapat diwujudkan manusia dalam kehidupan bermasyarakat?
3. Mengapa manusia sering mengabaikan keadilan?
4. Mengapa keadilan dalam kenyataannya lebih mudah dikatakan dan sangat sulit
dilaksanakan?
5. Bagaimana cara manusia menyeimbangkan hak dan kewajibannya sebagai
landasan keadilan?
6. Bagaimana cara menumbuhkan rasa keadilan dalam diri manusia?

MANUSIA DAN KEADILAN

KEADILAN SEBAGAI LANDASAN FUNDAMENTAL DALAM
MEMBANGUN KESEIMBANGAN ANTARA HAK DAN
KEWAJIBAN DI MASYARAKAT

DISUSUN OLEH
KELOMPOK 4
SONY HARTONO (270110130040)
YARA REGINA (270110130064)
MUHAMMAD ARIEF LAGOINA (270110130100)
BENDRIK H SINAGA (270110130040)

FAKULTAS TEKNIK GEOLOGI D

JATINANGOR
UNIVERSITAS PADJADJARAN 2013