Anda di halaman 1dari 15

BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN

IV. KOMPONEN MESIN PENGGERAK KMP. BONTOHARU YANG

MENGALAMI REPARASI, PERAWATAN DAN DISUPLAI.

KMP. Bontoharu yang melayani lintasan Pamatata – Bira merupakan

kapal yang mulai beroperasi dari tahun 2003 sampai 2009. Berdasarkan

wawancara kami dengan KKM KMP. Bontoharu, surveyor dari KMP. Bontoharu

dan dari data engine log book KMP. Bontoharu diketahui bahwa KMP.

Bontoharu kondisi mesin penggeraknya bisa dikategorikan masih bagus.

Kondisi itu terjadi karena untuk perawatan mesin penggerak KMP. Bontoharu

berdasarkan dari manual book.

Agar mesin penggerak KMP. Bontoharu bisa tetap terawat, ada

beberapa komponen yang harus selalu diperiksa dan diganti apabila telah

sampai batas pemakaian komponen tersebut, walaupun kondisi komponen itu

masih layak pakai. Adapun komponen mesin penggerak yang mengalami

reparasi dan perawatan dari bulan mei 2008 sampai mei 2009 ditampilkan pada

Tabel 4.1

IV1
Tabel 4.1 komponen yang direparasi dan yang dirawat.

Sub.sistem Komponen Bentuk Reparasi Perawatan Suplai


kerusakan
1. Bolt (baut) Washer (ring) Dibersihkan
Bolt Pelumasan
2. Rubber Dibersihkan
3. Rocker Busing Dibersihkan
Rocker Dibersihkan
Screw valve Dibersihkan
Support Dibersihkan
Valve bridge Dibersihkan
Bolt Pelumasan
4. Cylinder head Dibersihkan Disediakan 1 buah
5. Gasket cylinder Ganti 2 Dibersihkan
head buah
6. Spring valve Spring valve Pelumasan
(per klep) suction
Spring valve Pelumasan
exhaust
7. Valve suction Dibersihkan Disediakan 12 set
8. Exhaust valve Dibersihkan Disediakan 12 set
9. Seating valve Seating valve Pelumasan
suction
Seating valve Pelumasan
exhaust
10. Push road Push road Dibersihkan
suction
Push road Dibersihkan
exhaust
11. Injector Nozzle Keausan Ganti 6 Dibersihkan Disediakan 6 buah
buah
Spring nozzle Dibersihkan
Holder print Dibersihkan
Valve stop Dibersihkan
Retainer (topi Dibersihkan
per)
12. Piston Dibersihkan Disediakan 1 buah
Ring piston
− Keausan Ganti 24 Dibersihkan Disediakan 12 set
R set
ing grown
− Keausan Ganti 24 Dibersihkan Disediakan 12 set
P set
ressure
ring
− Keausan Ganti 24 Dibersihkan Disediakan 12 set
O set
il ring
Pen piston Dibersihkan
Sir klip Dibersihkan
Connecting Dibersihkan
road
Pin bearing/ Patah Ganti 12 Pelumasan Disediakan 12 set
metal jalan buah
Metal duduk Pelumasan Disediakan 12 set
13. Liner Liner Dibersihkan

IV2
O ring Pelumasan
14. Water jacket Thermostar Cleaning
(pendingin)
15. Cam shaft Gear cam Pelumasan
shaft
16. Crank shaft Pin journal Pelumasan
Main journal Pelumasan
Gear crank Pelumasan
shaft
17. Fly wheel Ring gear Pelumasan
Bolt Pelumasan
18. Damper Coupling Pelumasan
o. ring Pelumasan
Bolt Pelumasan
19. Timing gear Gear cam Pelumasan
shaft
Gear crank Pelumasan
shaft
Parallel gear Cleaning
20. Main jurnal Main bearing Cleaning
21. LO. filter Sobek Ganti 1 Sogok Disediakan 12 buah
kasanya buah
22. Oil sonding Cleaning
23. LO. Pipe
24. Plug
25. Governor Pelumasan
26. FO. Filter Sobek Ganti 1 Sogok Disediakan 16 buah
kasanya buah
Sumber : engine log book KMP. Bontoharu

Berdasarkan Tabel 4.1 diketahui bahwa mesin penggerak KMP.

Bontoharu yang mengalami reparasi ada beberapa komponen.

Komponen itu diganti baik karena mengalami kerusakan seperti

mengalami keausan, patah tergores ataupun karena sudah sampai batas

pemakaian yang tertulis pada manual book yang dikeluarkan oleh pabrik

pembuat mesin. Selain direparasi, mesin penggerak KMP. Bontoharu

juga mengalami perawatan, hal itu dilakukan agar mesin dapat

beroperasi secara optimal dan performa dari mesin itu dapat terjaga

untuk waktu yang lama atau mesin awet. Untuk mendukung kinerja mesin

tetap optimal selain mengalami perawatan juga disuplai beberapa

komponen yang dianggap mudah mengalami kerusakan dan komponen

IV3
itu juga sangat berpengaruh apabila tidak segera diganti bila mengalami

kerusakan.

Untuk perincian biaya reparasi dari KMP. Bontoharu ditampilkan

pada Tabel 4.2 dan Tabel 4.3

Tabel 4.2 komponen yang diganti pada saat naik dok bulan Mei 2008

N Item Jumlah keterangan


o Biaya
Total biaya
Komponen Upah kerja Upah periksa (Rp)
(Rp) (Rp) (Rp)
1. Nozzle 6 buah 150.000 100.000 1.000.000 4x ganti
2. Gasket 2 buah 940.000 890.000 * Pertama
cylinder kali diganti
head
3. LO filter 1 buah 87.000 63.000 * 3X diganti
4. FO filter 1 buah 143.000 65.000 * 3X diganti
5. Ring piston 24 set 5.000.000 2.000.000 * 5X diganti
Total biaya 6.320.000 3.118.000 1.000.000 10.438.000
Sumber : engine log book KMP. Bontoharu

Dari Tabel 4.2 bahwa selama dari bulan Mei 2008 ada beberapa

komponen yang rusak pada mesin penggerak KMP. Bontoharu.

Komponen yang rusak ini harus diganti dan dibutuhkan biaya untuk

reparasi. Biaya reparasi untuk mesin penggerak KMP. Bontoharu ada

beberapa biaya yang dikeluarkan untuk penggantian dan perbaikan

komponen yaitu:

1) Biaya reparasi FO filter.

FO filter diganti karena kertas kasanya rusak. Komponen ini

digunakan sebagai filter kotoran yang ikut pada bahan bakar agar

bahan bakar dapat terbakar dengan baik. Untuk komponen ini

biaya reparasi untuk pengadaan suku cadangnya sebesar

Rp143.000 sedangkan untuk upah kerjanya sebesar Rp65.000

2) Biaya reparasi Gasket cylinder head.

IV4
Komponen ini berfungsi untuk mencegah dan menahan fluida agar

tidak mengalami kebocoran pada saat mesin bekerja. Komponen

ini mengalami perubahan bentuk dan bisa mengalami kepatahan.

Untuk biaya reparasinya dibutuhkan biaya sebesar Rp940.000. dan

upah kerjanya sebesar Rp890.000.

3) Biaya reparasi LO filter.

Komponen ini berfungsi untuk menyaring kotoran-kotoran yang ikut

pada minyak pelumas. Sehingga kertas kasanya mengalami

kerusakan apabila kotoran-kotoran banyak yang melengket pada

komponen ini. Untuk biaya reparasinya dibutuhkan biaya sebesar

Rp150.000.

4) Biaya reparasi nozle

Komponen ini cepat mengalami keausan karena panasnya daerah

pada sistim pembakaran. Untuk pengadaan suku cadang dari

nozzle dibutuhkan biaya sebesar Rp150.000 dan untuk biaya

jasanya dibutuhkan biaya sebesar Rp200.000.

5) Biaya reparasi Ring piston

Karena suhu pembakaran yang tinggi dan pergerakan yang terus-

menerus, piston ring akan mudah aus. Dan sangat penting untuk

menjaga cincin piston dalam kondisi kelas satu karena mereka

mengendalikan daya yang ditimbulkan oleh mesin, pelumasan

torak dan silinder. Cincin piston yang macet dan patah adalah

salah satu dari faktor utama yang menyumbangkan keausan dan

goresan lapisan silinder dan silinder. Kondisi cincin harus diselidiki

IV5
pada isyarat pertama dari kebocoran gas. Ketika mengganti baru

cincin torak, harus dipastikan bahwa cincin tersebut diberi

kelonggaran sisi dan celah yang layak seperti yang dianjurkan oleh

pembuat mesin. Untuk pengadaan suku cadang ring piston

dibutuhkan biaya sebesar Rp8.000.000 selama direparasi.

Sementara untuk bulan Mei 2009 ada beberapa komponen yang

mengalami penggantian dan ditampilkan pada Tabel 4.3

Tabel 4.3 komponen yang diganti pada saat naik dok bulan Mei 2009

N Item Jumlah keterangan


o Biaya
Total biaya
Komponen Upah kerja Upah periksa (Rp)
(Rp) (Rp) (Rp)
1. Crank fin 12 buah 1.800.000 1.200.000 1.000.000 Pertama
bearing kali diganti
2. Nozzle 6 buah 150.000 100.000 * Ke5X
diganti
3. Ring piston 24 set 5.000.000 2.000.000 * ke6X
diganti
Total biaya 6.950.000 3.300.000 1.000.000 11.250.000
Sumber : engine log book KMP. Bontoharu

Keterangan * = semua total biaya jasa periksa adalah Rp1.000.000

Total biaya reparasi KMP bontoharu selama mei 2008 sampai 2009

adalah = Rp21.688.000.

Dari Tabel 4.3 diketahui bahwa pada bulan Mei 2009 ada beberapa

komponen yang rusak pada mesin penggerak KMP. Bontoharu.

Komponen yang diganti itu yaitu:

1. Biaya reparasi Crank fin bearing/ metal jalan.

Crank fin beraring/ metal jalan direparasi karena komponen ini

mengalami kerusakan, komponen ini mengalami kepatahan.

Adapun jumlah yang mengalami kerusakan sebanyak 12 buah.

Sehingga biaya untuk mereparasi komponen ini dibutuhkan dana


IV6
sebesar Rp1.800.000 untuk pengadaan suku cadangnya.

Sementara biaya untuk upah kerjanya sebesar Rp1.200.000.

2. Biaya reparasi nosel

Komponen ini cepat mengalami keausan karena panasnya daerah

pada sistim pembakaran. Untuk pengadaan suku cadang dari nozle

dibutuhkan biaya sebesar Rp150.000 dan untuk biaya jasanya

dibutuhkan biaya sebesar Rp200.000.

3. Biaya reparasi Ring piston

Karena suhu pembakaran yang tinggi dan pergerakan yang terus-

menerus, piston ring akan mudah aus. Dan sangat penting untuk

menjaga cincin piston dalam kondisi kelas satu karena mereka

mengendalikan daya yang ditimbulkan oleh mesin, pelumasan

torak dan silinder. Cincin piston yang macet dan patah adalah

salah satu dari faktor utama yang menyumbangkan keausan dan

goresan lapisan silinder dan silinder. Kondisi cincin harus diselidiki

pada isyarat pertama dari kebocoran gas. Ketika mengganti baru

cincin torak, harus dipastikan bahwa cincin tersebut diberi

kelonggaran sisi dan celah yang layak seperti yang dianjurkan oleh

pembuat mesin. Untuk pengadaan suku cadang ring piston

dibutuhkan biaya sebesar Rp8.000.000 selama direparasi.

Dari Tabel 4.2 dan Tabel 4.3 diketahui bahwa komponen yang

paling banyak membutuhkan biaya reparasi adalah ring piston. Karena

itu ring piston harus mendapatkan perawatan yang intensif agar

kerusakan yang terjadi pada ring piston bisa diganti dengan tepat.

IV7
Karena mesin merupakan pesawat pengubah energi yang beroperasi

berdasarkan prinsip logis, rasional dan bahkan benar-benar matematis.

Maka reparasi pada komponen yang mengalami kerusakan harus

dilaksanakan dengan penuh perencanaan agar tidak terjadi kerusakan

pada komponen lainnya yang bisa menghambat kinerja mesin.

Untuk semua komponen yang direparasi dibutuhkan dana sebesar

Rp1.000.000 untuk upah jasanya. Upah jasa ini ditentukan oleh Biro

Klasifikasi. Biaya ini dikeluarkan karena diperika oleh Biro Klasifikasi dan

dikelaskan oleh Biro Klasifikasi berdasarkan dari performa mesin yang

sudah direparasi.

Biaya-biaya reparasi dikeluarkan oleh pihak perusahaan kepada

beberapa pihak. Biaya reparasi yang dikeluarkan perusahaan diberikan kepada

pihak yang menyediakan suku cadang, pelaksana reparasi dan pihak yang

memeriksa hasil dari pekerjaan reparasi. Jadi biaya reparasi akan membebani

perusahaan kalau tidak melakukan atau menundanya karena banyaknya

komponen yang mengalami kerusakan.

Dari tabel-tabel diatas diketahui pula bahwa komponen yang paling

sering mengalami reparasi pada mesin penggerak adalah komponen mesin

yang bergerak. Hal itu terjadi karena komponen itu rentan aus dirancang agar

bisa diganti, komponen itu juga lebih cepat mengalami panas akibat dari kerja

komponen tersebut yang membuat komponen itu rusak dan melewati batas

kelonggaran yang diperbolehkan. Karena itu dibutuhkan biaya reparasi untuk

mempertahankan performa mesin. Agar mesin terjaga performanya maka

selain direparasi harus juga dirawat dengan perencanaan yang tepat dan

IV8
mengikuti petunjuk prosedur tentang cara perawatan yang sudah diberikan oleh

pembuat mesin.

Biaya untuk reparasi Mesin penggerak KMP. Bontoharu bisa ditekan

atau bisa dihemat, maka memerlukan perencanaan perawatan yang sesuai

untuk perawatan mesin itu sendiri. Dengan perawatan yang tepat maka mesin

akan bekerja dengan optimal (secara teknik bekerja dengan efiesien dan

secara ekonomis biaya perawatannya tidak mahal) dan akan memberikan

keuntungan yang besar bagi pemilik kapal. Karena hal tersebut maka harus

mengoptimalkan perawatan, yaitu cepat dan dapat diperkecil biayanya. Dengan

perawatan yang baik pula maka pengeluaran biaya untuk perawatan tidak

terjadi pemborosan atau pengeluaran yang tidak perlu.

Atas dasar itulah KMP. Bontoharu melakukan perawatan terhadap mesin

penggerak agar kapal beroperasi dengan lancar dan memberikan keuntungan

bagi perusahaan. Untuk perincian total biaya perawatan komponen-komponen

mesin penggerak serta bahan/alat yang digunakan untuk perawatan KMP.

Bontoharu selama setahun ditampilkan pada Tabel 4.4 dibawah ini

Tabel 4.4 Total Biaya Komponen, bahan dan alat perawatan.

IV9
Sub.sistem Komponen Perawatan Peralatan/bahan Biaya (Rp)
1. Bolt (baut) Washer (ring) Dibersihkan Kain majun 3.500
Bolt Pelumasan Oli med S.40 22.000
2. Rubber Dibersihkan Cleaner 10.000
3. Rocker Busing Dibersihkan Cleaner 10.000
Rocker Dibersihkan Cleaner 10.000
Screw valve Dibersihkan Cleaner 10.000
Support Dibersihkan Cleaner 10.000
Valve bridge Dibersihkan Cleaner 10.000
Bolt Pelumasan Oli med S.40 22.000
4. Cylinder head Dibersihkan Amplas 5.000
5. Gasket cylinder Dibersihkan Amplas 5.000
head
6. Spring valve Spring valve Pelumasan Oli med S.40 22.000
(per klep) suction
Spring valve Pelumasan Oli med S.40 22.000
exhaust
7. Valve suction Dibersihkan Kain majun 3.500
8. Exhaust valve Dibersihkan Kain majun 3.500
9. Seating valve Seating valve Pelumasan Oli med S.40 22.000
suction
Seating valve Pelumasan Oli med S.40 22.000
exhaust
10. Push road Push road Dibersihkan Kain majun 3.500
suction
Push road Dibersihkan Kain majun 3.500
exhaust
11. Injector Nozzle Dibersihkan Cleaner 10.000
Spring nozzle Dibersihkan Cleaner 10.000
Holder print Dibersihkan Cleaner 10.000
Valve stop Dibersihkan Cleaner 10.000
Retainer (topi Dibersihkan Cleaner 10.000
per)
12. Piston Dibersihkan Kain majun 3.500
Ring piston
− Dibersihkan Cleaner 10.000
R
ing grown
− Dibersihkan Cleaner 10.000
P
ressure
ring
− Dibersihkan Cleaner 10.000
O
il ring
Pen piston Dibersihkan Cleaner 10.000
Sir klip Dibersihkan Cleaner 10.000
Connecting Pelumasan Gemuk 17.600
road
Pin bearing/ Pelumasan Gemuk 17.600
metal jalan
Metal duduk Pelumasan Gemuk 17.600
13. Liner Liner Pelumasan Kain majun 3.500
O ring Pelumasan Oli med S.40 22.000
14. Water jacket Thermostar Dibersihkan Cleaner 10.000
(pendingin)
15. Cam shaft Gear cam Pelumasan Gemuk 17.600
shaft

IV10
16. Crank shaft Pin journal Pelumasan Gemuk 17.600
Main journal Pelumasan Gemuk 17.600
Gear crank Pelumasan Gemuk 17.600
shaft
17. Fly wheel Ring gear Pelumasan Oli med S.40 22.000
Bolt Pelumasan Oli med S.40 22.000
18. Damper Coupling Pelumasan Oli med S.40 22.000
o. ring Pelumasan Oli med S.40 22.000
Bolt Pelumasan Oli med S.40 22.000
19. Timing gear Gear cam Pelumasan Oli med S.40 22.000
shaft
Gear crank Pelumasan Oli med S.40 22.000
shaft
Parallel gear Cleaning Cleaner 10.000
20. Main jurnal Main bearing Cleaning Cleaner 10.000
21. LO. filter Dicuci Solar 4.500
22. Oil sonding Dibersihkan Kain majun 3.500
23. Governor Pelumasan Oli med. S.40 22.000
24. FO. Filter Dicuci Solar 4.500
Total biaya 690.200
Sumber : engine log book KMP. Bontoharu

Dari Tabel 4.4 diketahui bahwa untuk merawat mesin penggerak KMP.

Bontoharu ada beberapa biaya yang diperlukan untuk perawatan. Biaya

perawatan untuk mesin penggerak banyak dialokasikan untuk membeli bahan

dan alat untuk merawat komponen mesin. Biaya itu berupa antara lain:

1) Biaya pengadaan kain majun, digunakan untuk membersihkan

komponen.

2) Biaya pengadaan minyak pelumas, digunakan sebagai pelumas

dan sekaligus pendingin mesin.

3) Biaya pengadaan gemuk, digunakan untuk melumasi komponen

4) Biaya pengadaan solar, digunakan untuk membersihkan kotoran

yang melengket.

5) Biaya pengadaan cleaner, digunakan untuk pembersihan.

6) Biaya pengadaan amplas, digunakan untuk pembersihan.

Bahan-bahan tersebut harus diadakan untuk merawat komponen mesin

yang mengalami perawatan. Karena itu biaya pengadaannya dilihat dari

IV11
komponen yang akan dirawat pada mesin. Bahan yang paling banyak

dibutuhkan untuk perawatan adalah bahan untuk pelumasan. Dari Tabel 4.4

untuk bahan pelumasan dibutuhkan dana sebesar Rp.453.200. Oli dan gemuk

selain berguna sebagai pelumas, bahan itu juga berguna sebagai pendingin

mesin itu sendiri. Hal itu dikarenakan sistim pelumasan memerlukan pelumas

yang baik karena tujuan utama pelumasan adalah untuk mencegah kontak

langsung dua bagian yang bergeser. Di dalam mesin terdapat bagian-bagian

yang bergesekan. Seperti torak dan cincin torak didalam silinder ketika mesin

bekerja. Dengan terjadinya suatu pergeseran maka puncak-puncak tonjolan

akan patah dan membuat tonjolan baru. Hal ini dapat dicegah jika diantara

kedua permukaan itu kita berikan suatu lapisan minyak. Apabila kedua bagian

tadi bersentuhan (tidak ada jarak) maka luas bidang gesek akan menjadi besar,

sehingga koefisien gesekan juga bertambah besar. Akan tetapi jika kita beri

minyak maka lapisan tadi akan memberi jarak pada kedua permukaan logam

tersebut.

Jadi mengeluarkan biaya perawatan bukan hanya untuk merawat mesin

tetapi juga untuk meminimalisirkan biaya-biaya untuk reparasi. Karena mesin

yang tidak terawat akan membuat mesin mudah mengalami kerusakan. Dengan

banyaknya komponen yang rusak maka biaya untuk reparasinya akan sangat

besar. Dari Tabel 4.4 diketahui bahwa untuk perawatan mesin penggerak KMP.

Bontoharu bagian-bagian yang paling sering mengalami reparasi atau

komponen yang bergerak harus mendapatkan perawatan yang lebih intensif.

Seperti ring piston, setiap KMP. Bontoharu naik dok komponen ini selalu

mengalami penggantian komponen. Perawatan mesin penggerak KMP.

IV12
Bontoharu mengikuti apa yang tertulis pada manual booknya, untuk

perinciannya dapat dilihat pada lampiran. Dalam setahun untuk biaya

perawatan KMP. Bontoharu selama setahun dibutuhkan biaya sebesar

Rp690200.

Selain menggunakan alat dan bahan tersebut, ada beberapa komponen

mesin penggerak kapal yang harus ada dikapal. Komponen-komponen itu

disuplai keatas kapal untuk mengantisipasi kerusakan yang terjadi pada saat

kapal beroperasi. Komponen itu ditampilkan pada Tabel 4.5

Tabel 4.5 suku cadang mesin penggerak kapal

NO ITEM JUMLAH Harga Komponen


(Rp)
1. Katup 12 set 860.000
2. Nozzle 24 buah 600.000
3. Piston 1 buah 1.037.000
4. Cylinder head 1 buah 10.000.000
5. Metal jalan 12 set 1.800.000
6. Saringan bahan bakar (FO) 16 buah 2.288.000
7. Saringan oli (LO) 12 buah 1.044.000
8. Metal duduk 12 set 1.800.000
9. Ring piston 12 set 2.500.000
Total biaya 21.929.000
Sumber : engine log book KMP. Bontoharu

Dari Tabel 4.5 dapat kita lihat bahwa selain biaya perawatan yang harus

dikeluarkan perusahaan, suku cadang juga harus ada yang disediakan dikapal.

Suku cadang yang diatas dikapal merupakan biaya yang dikeluarkan

perusahaan untuk mengantisipasi kerusakan yang bisa saja terjadi saat kapal

beroperasi. Dari Tabel 4.5 diketahui pula suku cadang yang paling banyak

disediakan diatas kapal adalah komponen-komponen yang bergerak atau

komponen yang paling cepat mengalami keausan. Komponen itu harus ada

karena kalau komponen ini rusak dan tidak cepat diganti maka kinerja mesin
IV13
akan terganggu dan kerusakannya akan berimbas pada komponen lainnya.

Seperti ring piston apabila tidak cepat diganti akan mengakibatkan silinder

tergores yang bisa menimbulkan efek kerusakan pada silinder.

Mesin penggerak sama seperti mesin pada umumnya, agar dapat

beroperasi secara optimal maka harus dirawat secara teratur. Selain komponen

yang harus selalu dirawat, komponen itu juga memerlukan bahan untuk

merawatnya. Bahan-bahan tersebut disuplai untuk mempermudah proses

perawatan yang akan dilakukan diatas kapal. Adapun perincian dari bahan itu

ditampilkan pada Tabel 4.6

Tabel 4.6 bahan yang disuplai diatas kapal selama setahun.


N ITEM JUMLAH Biaya suplai Keterangan
O
Satuan Total
Rp Rp
1 Gemuk 25 kg 220.000 1.320.000 Untuk
pelumasan
2 Majun kaos/lap 8 kg 3.500 24.000 Untuk
pembersihan
3 Cleaner 19 liter 10.000 190.000 Untuk
pembersihan
4 Oli med S.40 15 liter 22.000 330.000 Untuk
pelumasan
Total biaya 1.864.000
Sumber : engine log book KMP. Bontoharu.

Bahan yang disuplai diatas kapal yang paling banyak adalah bahan yang

digunakan untuk pelumasan seperti oli dan gemuk. Bahan ini tentu saja

digunakan untuk melumasi komponen yang bergerak maupun yang tidak

bergerak. Selain untuk pelumasan dibutuhkan juga untuk pembersihan seperti

cleaner dan kain majun. Dari Tabel 4.6 diketahui bahwa biaya yang dikeluarkan

merupakan estimasi biaya untuk setahun pelayaran.

IV14
Berdasarkan dari data di atas, diperoleh biaya reparasi, perawatan dan

supplai pada mesin penggerak KMP. Bontoharu selama setahun sebesar

=Rp46.171.200.

IV15