Anda di halaman 1dari 7

10/31/2014 Biofuel - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

http://id.wikipedia.org/wiki/Biofuel 1/7
Energi terbarukan
Biofuel
Biomassa
Panas bumi
Energi air
Energi surya
Energi pasang surut
Energi ombak
Energi angin
Biofuel
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Bahan bakar hayati atau biofuel adalah setiap bahan bakar baik padatan, cairan
ataupun gas yang dihasilkan dari bahan-bahan organik. Biofuel dapat dihasilkan
secara langsung dari tanaman atau secara tidak langsung dari limbah industri,
komersial, domestik atau pertanian. Ada tiga cara untuk pembuatan biofuel:
pembakaran limbah organik kering (seperti buangan rumah tangga, limbah
industri dan pertanian); fermentasi limbah basah (seperti kotoran hewan) tanpa
oksigen untuk menghasilkan biogas (mengandung hingga 60 persen metana), atau
fermentasi tebu atau jagung untuk menghasilkan alkohol dan ester; dan energi
dari hutan (menghasilkan kayu dari tanaman yang cepat tumbuh sebagai bahan
bakar).
Proses fermentasi menghasilkan dua tipe biofuel: alkohol dan ester. Bahan-bahan
ini secara teori dapat digunakan untuk menggantikan bahan bakar fosil tetapi
karena kadang-kadang diperlukan perubahan besar pada mesin, biofuel biasanya
dicampur dengan bahan bakar fosil. Uni Eropa merencanakan 5,75 persen etanol yang dihasilkan dari
gandum, bit, kentang atau jagung ditambahkan pada bahan bakar fosil pada tahun 2010 dan 20 persen
pada 2020. Sekitar seperempat bahan bakar transportasi di Brazil tahun 2002 adalah etanol.
Biofuel menawarkan kemungkinan memproduksi energi tanpa meningkatkan kadar karbon di atmosfer
karena berbagai tanaman yang digunakan untuk memproduksi biofuel mengurangi kadar karbondioksida
di atmosfer, tidak seperti bahan bakar fosil yang mengembalikan karbon yang tersimpan di bawah
permukaan tanah selama jutaan tahun ke udara. Dengan begitu biofuel lebih bersifat carbon neutral dan
sedikit meningkatkan konsentrasi gas-gas rumah kaca di atmosfer (meski timbul keraguan apakah
keuntungan ini bisa dicapai di dalam prakteknya). Penggunaan biofuel mengurangi pula ketergantungan
pada minyak bumi serta meningkatkan keamanan energi.
[1]
Ada dua strategi umum untuk memproduksi biofuel. Strategi pertama adalah menanam tanaman yang
mengandung gula (tebu, bit gula, dan sorgum manis
[2]
) atau tanaman yang mengandung
pati/polisakarida (jagung), lalu menggunakan fermentasi ragi untuk memproduksi etil alkohol. Strategi
kedua adalah menanam berbagai tanaman yang kadar minyak sayur/nabatinya tinggi seperti kelapa
sawit, kedelai, alga, atau jathropa. Saat dipanaskan, maka keviskositasan minyak nabati akan berkurang
dan bisa langsung dibakar di dalam mesin diesel, atau minyak nabati bisa diproses secara kimia untuk
menghasilkan bahan bakar seperti biodiesel. Kayu dan produk-produk sampingannya bisa dikonversi
menjadi biofuel seperti gas kayu, metanol atau bahan bakar etanol.
Daftar isi
1 Energi Bahan Bio dari Limbah
2 Bahan bakar berbentuk cair bagi transportasi
3 Biofuel generasi pertama
3.1 Minyak sayur
3.2 Biodiesel
3.3 Bioalkohol
3.4 BioGas
3.5 Biofuel padat
3.6 Syngas
4 Biofuel generasi kedua
10/31/2014 Biofuel - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
http://id.wikipedia.org/wiki/Biofuel 2/7
4 Biofuel generasi kedua
5 Referensi
6 Rujukan
Energi Bahan Bio dari Limbah
Penggunaan limbah biomassa untuk memproduksi energi mampu mengurangi berbagai permasalahan
manajemen polusi dan pembuangan, mengurangi penggunaan bahan bakar fosil, serta mengurangi emisi
gas rumah kaca. Uni Eropa telah mempublikasikan sebuah laporan yang menyoroti potensi energi bio
yang berasal dari limbah untuk memberikan kontribusi bagi pengurangan pemanasan global. Laporan itu
menyimpulkan bahwa pada tahun 2020 nanti 19 juta ton minyak tersedia dari biomassa, 46% dari limbah
bio: limbah padat perkotaan, residu pertanian, limbah peternakan, dan aliran limbah terbiodegradasi
yang lain.
[3][4]
Tempat penampungan akhir sampah menghasilkan sejumlah gas karena limbah yang dipendam di
dalamnya mengalami pencernaan anaerobik. Secara kolektif gas-gas ini dikenal sebagai landfill gas
(LFG) atau gas tempat pembuangan akhir sampah. Landfill gas bisa dibakar baik secara langsung untuk
menghasilkan panas atau menghasilkan listrik bagi konsumsi publik. Landfill gas mengandung sekitar
50% metana, gas yang juga terdapat di dalam gas alam.
Biomassa bisa berasal dari limbah materi tanaman. Gas dari tempat penampungan kotoran manusia dan
hewan yang memasuki atmosfer merupakan hal yang tidak diinginkan karena metana adalah salah satu
gas rumah kaca yang potensil pemanasan globalnya melebihi karbondioksida.
[5][6]
Frank Keppler dan
Thomas Rockmann menemukan bahwa tanaman hidup juga memproduksi metana CH
4
.
Bahan bakar berbentuk cair bagi transportasi
Sebagian besar bahan bakar transportasi berbentuk cairan, sebab berbagai kendaraan biasanya
membutuhkan kepadatan energi yang tinggi. Kendaraan biasanya membutuhkan kepadatan kekuatan
yang tinggi yang bisa disediakan oleh mesin pembakaran dalam. Mesin ini membutuhkan bahan bakar
pembakaran yang bersih untuk menjaga kebersihan mesin dan meminimalisir polusi udara. Bahan bakar
yang lebih mudah dibakar dengan bersih biasanya berbentuk cairan dan gas. Dengan begitu cairan (serta
gas-gas yang bisa disimpan dalam bentuk cair) memenuhi persyaratan pembakaran yang portabel dan
bersih. Selain itu cairan dan gas bisa dipompa, yang berarti penanganannya mudah dimekanisasi, dan
dengan begitu tidak membutuhkan banyak tenaga.
Biofuel generasi pertama
Biofuel generasi pertama menunjuk kepada biofuel yang terbuat dari gula, starch, minyak sayur, atau
lemak hewan menggunakan teknologi konvensional.
[7]
Biofuel generasi pertama yang umum didaftar sebagai berikut.
Minyak sayur
Minyak sayur dapat digunakan sebagai makanan atau bahan bakar; kualitas dari minyak dapat lebih
rendah untuk kegunaan bahan bakar. Minyak sayur dapat digunakan dalam mesin diesel yang tua (yang
dilengkapi dengan sistem injeksi tidak langsung, tapi hanya dalam iklim yang hangat. Dalam banyak
kasus, minyak sayur dapat digunakan untuk memproduksi biodiesel, yang dapat digunakan kebanyakan
10/31/2014 Biofuel - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
http://id.wikipedia.org/wiki/Biofuel 3/7
mesin diesel bila dicampur dengan bahan bakar diesel konvensional. MAN B&W Diesel, Wartsila dan
Deutz AG menawarkan mesin yang dapat digunakan langsung dengan minyak sayur. Minyak sayur
bekas yang diproses menjadi biodiesel mengalami peningkatan, dan dalam skala kecil, dibersihkan dari
air dan partikel dan digunakan sebagai bahan bakar.
Biodiesel
Biodiesel merupakan biofuel yang paling umum di Eropa. Biodiesel diproduksi dari minyak atau lemak
menggunakan transesterifikasi dan merupakan cairan yang komposisinya mirip dengan diesel mineral.
Nama kimianya adalah methyl asam lemak (atau ethyl) ester (FAME). Minyak dicampur dengan sodium
hidroksida dan methanol (atau ethanol_ dan reaksi kimia menghasilkan biodiesel (FAME) dan glycerol.
1 bagian glycerol dihasilkan untuk setiap 10 bagian biodiesel.
Biodiesel dapat digunakan di setiap mesin diesel kalau dicampur dengan diesel mineral. Di beberapa
negara produsen memberikan garansi untuk penggunaan 100% biodiesel. Kebanyakan produsen
kendaraan membatasi rekomendasi mereka untuk penggunaan biodiesel sebanyak 15% yang dicampur
dengan diesel mineral. Di kebanyakan negara Eropa, campuran biodiesel 5% banyak digunakan luas dan
tersedia di banyak stasiun bahan bakar.
[8][9]
Di AS, lebih dari 80% truk komersial dan bis kota beroperasi menggunakan diesel. Oleh karena itu
penggunaan biodiesel AS bertumbuh cepat dari sekitar 25 juta galon per tahun pada 2004 menjadi 78
juta galon pada awal 2005. Pada akhir 2006, produksi biodiesel diperkirakan meningkat empat kali lipat
menjadi 1 miliar galon. [3] (http://www.wfs.org/futcontja07.htm)
Bioalkohol
Alkohol yang diproduksi secarai biologi, yang umum adalah ethanol, dan yang kurang umum adalah
propanol dan butanol, diproduksi dengan aksi mikroorganisme dan enzym melalui fermentasi gula atau
starch, atau selulosa. Biobutanol seringkali dianggap sebagai pengganti langsung bensin, karena dapat
digunakan langsung dalam mesin bensin.
Butanol terbentuk dari fermentasi ABE (aseton, butanol, etanol) dan eksperimen modifikasi dari proses
tersebut memperlihatkan potensi yang menghasilkan energi yang tinggi dengan butanol sebagai produk
cair. Butanol dapat menghasilkan energi yang lebih banyak dan dapat terbakar "langsung" dalam mesin
bensin yang sudah ada (tanpa modifikasi mesin).
[10]
Dan lebih tidak menyebabkan korosi dan kurang
dapat tercampur dengan air dibanding ethanol, dan dapat didistribusi melalui infrastruktur yang telah
ada. Dupont dan BP bekerja sama untuk menghasilkan butanol.
Bahan bakar etanol merupakan biofuel paling umum di dunia, terutama bahan bakar etanol di Brasil.
Bahan bakar alkohol diproduksi dengan cara fermentasi gula yang dihasilkan dari gandum, jagung, bit
gula, tebu, molasses dan gula atau amilum yang dapat dibuat minuman beralkohol (seperti kentang dan
sisa buah, dll). Produksi etanol menggunakan digesti enzim untuk menghasilkan gula dari amilum,
fermentasi gula, distilasi dan pengeringan. Proses ini membutuhkan banyak energi untuk pemanasan
(seringkali menggunakan gas alam).
Produksi etanol selulosa menggunakan tanaman non-pangan atau produk sisa yang tak bisa dikonsumsi,
yang tidak mengakibatkan dampak pada siklus makanan.
Memproduksi etanol dari selulosa merupakan langkah-tambahan yang sulit dan mahal dan masih
menunggu penyelesaian masalah teknis. Ternak yang memakan rumput dan menggunakan proses
digestif yang lamban untuk memecahnya menjadi glukosa (gula). Dalam laboratorium ethanol selulosik,
10/31/2014 Biofuel - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
http://id.wikipedia.org/wiki/Biofuel 4/7
banyak proses eksperimental sedang dilakukan untuk melakukan hal yang sama, dan menggunakan cara
tersebut untuk membuat bahan bakar ethanol.
Beberapa ilmuwan telah mengemukakan rasa prihatin terhadap percobaan teknik genetika DNA
rekombinan yang mencoba untuk mengembangkan enzym yang dapat memecah kayu lebih cepat dari
alam, makhluk mikroskopik tersebut dapat tidak sengaja terlepas ke alam, tumbuh secara eksponensial,
disebarkan oleh angin, dan pada akhirnya menyebabkan kerusakan struktur seluruh tanaman, yang dapat
mengakhiri produksi oksigen yang dilepaskan oleh proses fotosintesis tumbuhan.
Ethanol dapat digunakan dalam mesin bensin sebagai pengganti bensin; ethanol dapat dicampur dengan
bensin dengan persentase tertentu. Kebanyakan mesin bensin dapat beroperasi menggunakan campuran
ethanol sampai 15% dengan bensin. Bensin dengan ethanol memiliki angka oktan yang lebih tinggi,
yang berarti mesin dapat terbakar lebih panas dan lebih efisien.
Bahan bakar etanol memiliki BTU yang lebih rendah, yang berarti memerlukan lebih banyak bahan
bakar untuk melakukan perjalan dengan jarak yang sama. Dalam mesin kompresi-tinggi, dibutuhkan
bahan bakar dengan sedikit ethanol dan pembakaran lambat untuk mencegah pra-ignisi yang merusak
(knocking).
Ethanol sangat korosif terhadap sistem pembakaran, selang dan gasket karet, aluminium, dan ruang
pembakaran. Oleh karena itu penggunaan bahan bakar yang mengandung alkohol ilegal bila digunakan
pesawat. Untuk campuran ethanol konsentrasi tinggi atau 100%, mesin perlu dimodifikasi.
Ethanol yang meyebabkan korosif tidak dapat disalurkan melalui pipa bensin, oleh karena itu diperlukan
truk tangki stainless-steel yang lebih mahal, meningkatkan konsumsi biaya dan energi yang dibutuhkan
untuk mengantar ethanol ke konsumen.
Banyak produsen kendaraan sekarang ini memproduksi kendaraan bahan bakar fleksibel, yang dapat
beroperasi dengan kombinasi bioethanol dan bensin, sampai dengan 100% bioethanol.
Alkohol dapat bercampur dengan bensin dan air, jadi bahan bakar etanol dapat tercampur setelah proses
pembersihan dengan menyerap kelembaban dari atmosfer. Air dalam bahan bakar ethanol dapat
mengurangi efisiensi, menyebabkan mesin susah dihidupkan, menyebabkan gangguan operasi, dan
mengoksidasi aluminum (karat pada karburator dan komponen dari besi).
]</ref>-->
BioGas
Biogas diproduksi dengna proses digesti anaerobik dari bahan organik oleh anaerobe. Biogas dapat
diproduksi melalui bahan sisa yang dapat terurai atau menggunakan tanaman energi yang dimasukan ke
dalam pencerna anaerobik untuk menambah gas yang dihasilkan. Hasil sampingan, digestate, dapat
digunakan sebagai bahan bakar bio atau pupuk.
Biogas mengandung methane dan dapat diperoleh dari digester anaerobik industri dan sistem
pengelolaan biologi mekanik. Gas sampah adalah sejenis biogas yang tidak bersih yang diproduksi
dalam tumpukan sampah melalui digesti anaerobik yang terjadi secara alami. Bila gas ini lepas ke
atmosfer, gas ini merupakan gas rumah kaca.
Oils and gases can be produced from various biological wastes:
Thermal depolymerization of waste can extract methane and other oils similar to petroleum.
GreenFuel Technologies Corporation developed a patented bioreactor system that uses nontoxic
10/31/2014 Biofuel - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
http://id.wikipedia.org/wiki/Biofuel 5/7
photosynthetic algae to take in smokestacks flue gases and produce biofuels such as biodiesel,
biogas and a dry fuel comparable to coal.
[11]
Biofuel padat
Contohnya termasuk kayu, arang, dan manur kering.
Syngas
Syngas dihasilkan oleh kombinasi proses pyrolysis, kombusi, dan gasifikasi. Bahan bakar bio dikonversi
menjadi karbon monoksida dan energi melalui pyrolysis. Masukan oksigen terbatas diberikan untuk
mendukung kombusi. Gasifikasi mengubah materi organik menjadi hidrogen dan karbon monoksida.
Campuran gas yang dihasilkan, syngas, adalah bahan bakar.
Biofuel generasi kedua
Para pendukung biofuel mengklaim telah memiliki solusi yang lebih baik untuk meningkatkan dukungan
politik serta industri untuk, dan percepatan, implementasi biofuel generasi kedua dari sejumlah tanaman
yang tidak digunakan untuk konsumsi manusia dan hewan, di antaranya cellulosic biofuel.
[12]
Proses
produksi biofuel generasi kedua bisa menggunakan berbagai tanaman yang tidak digunakan untuk
konsumsi manusia dan hewan yang diantaranya adalah limbah biomassa, batang/tangkai gandum,
jagung, kayu, dan berbagai tanaman biomassa atau energi yang spesial (contohnya Miscanthus). Biofuel
generasi kedua (2G) menggunakan teknologi biomassa ke cairan, diantaranya cellulosic biofuel dari
tanaman yang tidak digunakan untuk konsumsi manusia dan hewan.
[13]
Sebagian besar biofuel generasi kedua sedang dikembangkan seperti biohidrogen, biometanol, DMF,
Bio-DME, Fischer-Tropsch diesel, biohydrogen diesel, alkohol campuran dan diesel kayu. Produksi
cellulosic ethanol mempergunakan berbagai tanaman yang tidak digunakan untuk konsumsi manusia dan
hewan atau produk buangan yang tidak bisa dimakan. Memproduksi etanol dari selulosa merupakan
sebuah permasalahan teknis yang sulit untuk dipecahkan. Berbagai hewan ternak pemamah biak (seperti
sapi) memakan rumput lalu menggunakan proses pencernaan yang berkaitan dengan enzim yang lamban
untuk menguraikannya menjadi glukosa (gula). Di dalam labolatorium cellulosic ethanol, berbagai
proses eksperimen sedang dikembangkan untuk melakukan hal yang sama, lalu gula yang dihasilkan
bisa difermentasi untuk menjadi bahan bakar etanol. Para ilmuwan juga sedang bereksperimen dengan
sejumlah organisme hasil rekayasa genetik penyatuan kembali DNA yang mampu meningkatkan potensi
biofuel seperti pemanfaatan tepung Rumput Gajah (Panicum virgatum).
[14]
Jerami tanaman minyak biji Rapa sebagai salah satu sumber energi alternatif penting dimasa depan.
Jerami minyak biji Rapa kebanyakan tidak lagi digunakan petani, hanya sebagai kompos dan tempat
tidur hewan ternak. Tetapi dengan memanfaatkan jerami minyak biji Rapa akan menghasilkan energi
alternatif Biofuel terbarukan. Ilmuwan dari Institute of Food Research mencari cara, bagaimana
mengubah jerami dari minyak biji Rapa menjadi energi alternatif biofuel. Penemuan awal menunjukkan
bagaimana proses pembuatan biofuel bisa diproduksi lebih efisien, serta bagaimana meningkatkan
produksi jerami minyak biji Rapa dapat ditingkatkan. Jerami dari tanaman seperti gandum, barley, dan
minyak biji Rapa dipandang sebagai sumber potensial energi biomassa untuk meningkatkan produksi
biofuel generasi kedua. Setidaknya produksi di Inggris mencapai sekitar 12 juta ton jerami minyak biji
Rapa. Dalam kenyataannya, minyak biji Rapa banyak digunakan untuk tempat tidur hewan ternak dan
kompos dan pembangkit energi. Jerami berisi campuran gula yang dapat digunakan sebagai sumber
energi alternatif biofuel, dimana dalam penggunaannya tidak bersaing dengan produksi pangan
10/31/2014 Biofuel - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
http://id.wikipedia.org/wiki/Biofuel 6/7
melainkan merupakan solusi berkelanjutan dalam hal pemanfaatan limbah. Gula yang ada pada jerami
tidak dapat diakses oleh enzim yang membebaskannya agar dapat dikonversi menjadi energi alternatif
biofuel, sehingga perawatan sebelum pengelolaan jerami akan sangat diperlukan.
Referensi
1. SmartWay Grow & Go (http://www.epa.gov/smartway/growandgo/documents/faq.htm).
2. ICRISAT: Sweet sorghum balances food and fuel needs (http://www.energycurrent.com/?
id=3&storyid=10539).
3. European Environment Agency (2006) How much bioenergy can Europe produce without
harming the environment? EEA Report no. 7.
4. Marshall, A. T. (2007) Bioenergy from Waste: A Growing Source of Power, Waste Management
World Magazine (http://www.waste-management-world-magazine), April, hal. 34-37.
5. IPCC Third Assessment Report (http://www.grida.no/climate/ipcc_tar/wg1/248.htm), diakses 31
Agustus 2007.
6. Non-CO2 Gases Economic Analysis and Inventory: Global Warming Potentials and Atmospheric
Lifetimes (http://www.epa.gov/nonco2/econ-inv/table.html), U.S. Environmental Protection
Agency, diakses 31 Agustus 2007.
7. Frank Keppler, John T. G. Hamilton, Marc Bra, and Thomas Rckmann (2006). "Methane
emissions from terrestrial plants under aerobic conditions". Nature 439: 187191
(http://dx.doi.org/10.1038%2Fnature04420).
8. [4] (http://www.renewable-energy-world.com/articles/print_screen.cfm?ARTICLE_ID=308325).
9. Chris Somerville. ""Development of Cellulosic Biofuels"" (PDF). U.S. Dept. of Agriculture
(http://www.usda.gov/oce/forum/2007%20Speeches/PDF%20PPT/CSomerville.pdf). Diambil
pada 2008-01-15.
10. Sumber Energi Alternatif Biofuel Dari Jerami Minyak Biji Rapa
(http://www.isains.com/2014/05/sumber-energi-alternatif-biofuel-dari.html), iSains
(http://www.isains.com), 26 May 2014
Rujukan
1. ^ "SmartWay Grow & Go" (http://www.epa.gov/smartway/growandgo/documents/faq.htm#i_05).
2. ^ ICRISAT: Sweet sorghum balances food and fuel needs (http://www.energycurrent.com/?
id=3&storyid=10539)
3. ^ European Environment Agency (2006) How much bioenergy can Europe produce without harming the
environment? EEA Report no. 7
4. ^ Marshall, A. T. (2007) Bioenergy from Waste: A Growing Source of Power, Waste Management World
Magazine (http://www.waste-management-world-magazine), April, p34-37
5. ^ IPCC Third Assessment Report (http://www.grida.no/climate/ipcc_tar/wg1/248.htm), accessed August 31,
2007.
6. ^ Non-CO2 Gases Economic Analysis and Inventory: Global Warming Potentials and Atmospheric Lifetimes
(http://www.epa.gov/nonco2/econ-inv/table.html), U.S. Environmental Protection Agency, accessed August
31, 2007
7. ^ UN biofuels report (http://esa.un.org/un-energy/pdf/susdev.Biofuels.FAO.pdf)
8. ^ http://www.biodiesel.de/
9. ^ Welcome to Biodiesel Filling Stations (http://www.biodieselfillingstations.co.uk)
10. ^ ButylFuel,LLC Main Page (http://www.butanol.com/)
11. ^ greenfuelonline.com (http://www.greenfuelonline.com/)
12. ^ [1] (http://www.renewable-energy-world.com/articles/print_screen.cfm?ARTICLE_ID=308325)
13. ^ [2] (http://www.usda.gov/oce/forum/2007%20Speeches/PDF%20PPT/CSomerville.pdf)
14. ^ (Indonesia) Jurnal KeSimpulan.com - Transfer Gen Mutan Jagung ke Rumput Gajah Untuk Biofuel
(http://jurnal.kesimpulan.com/2011/10/transfer-gen-mutan-jagung-ke-rumput.html)
10/31/2014 Biofuel - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
http://id.wikipedia.org/wiki/Biofuel 7/7
Diperoleh dari "http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Biofuel&oldid=7960746"
Kategori: Bahan bakar Energi terbarukan
Halaman ini terakhir diubah pada 05.14, 26 Mei 2014.
Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi-BerbagiSerupa Creative Commons; ketentuan tambahan
mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya.