Anda di halaman 1dari 4

Tabel 3.

2
D. RENCANA KEPERAWATAN
Nama

: Ny. R

Tgl MRS

Umur

: 48 tahun

Tgl pengkajian: 28 07 03

Jenis Kelamin

: Perempuan

No. Register : 07 99 20

Alamat

: Asrama Bara-Baraya Blok M7

Dx. Medis

NO
1.

DIAGNOSA KEPERAWATAN

TUJUAN
Nyeri kepala berhubungan dengan Nyeri kepala teratasi, de- 1.
hipersensitivitas dinding pembuluh ngan kriteria :
darah otak terhadap amin biogenik, -

kan indikator dalam pemilihan inter-

DS :

pusing

kurang/hilang.

Klien mengeluh pusing bila akan


turun dari tempat tidur.

Klien

mengatakan

yang dirasakan oleh klien dapat dijadi-

Klien
mengungkap-kan rasa

lakang kepala.

Ekspresi

vensi.

ber-

2. Untuk menemukan adanya temuan ab2.

wajah

Monitor

tanda-tanda

vital.

normal sebagai indikasi dalam pengobatan.

tam-pak tenang.
-

: Hipertensi

PERENCANAAN
INTERVENSI
RASIONAL
Kaji tingkat dan lokasi 1. Dengan mengetahui tingkat dan lokasi
nyeri.

ditandai dengan :
Klien mengeluh nyeri pada be-

: 25 07 03

3. Meminimalkan stimulus dan mening-

Tanda-tanda vital

katkan relaksasi.

kadang-

da-lam batas normal :

kadang pusing setelah dari kamar

TD : 120/80 mmHg

mandi.

: 80 x/menit

DO :

: 20 x/menit

Ekspresi wajah nampak tegang.

: 360C 370C

Tanda-tanda vital :

respon nyeri dengan meningkatkan

T : 100/80 mmHg

prilaku positif.

N : 72 x/menit

3.

Pertahankan

tirah 4. Tindakan yang menurunkan tekanan

baring se-lama fase akut.


4.

Terapkan teknik gate


control

vaskuler serebral dan yang memperlambat respon simpatis, efektif dalam


menghilangkan sakit kepala.
5. Membantu dalam penurunan persepsi/

5.

Ajarkan teknik relaksasi 6. Percakapan yang positf dapat menurun-

NO

DIAGNOSA KEPERAWATAN

PERENCANAAN
INTERVENSI
bila nyeri timbul
kan

TUJUAN

S : 36,50C
P : 20 x/menit

RASIONAL
ketegangan yang

selanjutnya

menurunkan sakit kepala.


6.

Terapkan
distraksi

dan

teknik 7. Mengurangi stimulus dari luar sehingga


mengajak

berbicara.

nyeri tidak dipersepsikan.


8. Digunakan untuk relaksasi umum, sedatif dan pencegahan sakit kepala.

7.
2.

Pemenuhan
kebutuhan

nutrisi

kurang

berhubungan

dari

dengan Nutrisi kurang dari kebu- 8.


teratasi

dengan :

kriteria :

DS :

Klien mengeluh nafsu makan kurang.

lingkungan

yang tenang.

intake yang ti-dak adekuat, ditandai tuhan

Ciptakan

Porsi

dengan

Tidak

Klien mengatakan porsi makan

penuru-nan

tidak dihabiskan.

badan.

Klien mengatakan porsi makan -

Penatalaksanaan
pemberian Frixitas 2 x
tablet/hari.

terjadi

Kaji intake

makanan

klien perhari.

nafsu makan baik.

rasio

intake dan output.

kebutuhan nutrisi.
diet klien dan keluarga dapat kooperatif

2.

Klien

Klien mengatakan porsi yang

diperhitungkan

3. Dengan mengetahui dan mengerti pola

berat

mengungkap-kan

dapat

adekuatan masukan diet atau penentuan


1.

dihabiskan porsi.

hingga

2. Memberikan informasi tentang ketidak-

makan

dihabis-kan.
-

1. Mengetahui jumlah intake perhari se-

Timbang berat badan 2


x seminggu.

dalam aturan dietnya.


4. Nafsu makan dapat meningkat jika penyusunan diet disesuaikan dengan ma-

3.

disediakan tidak sesuai dengan

Beri penjelasan tentang

kanan kesukaan klien.

diet pada pasien hipertensi.

selera karena tidak bergaram.


DO :

4.

Identifikasi

makanan 5. Mengurangi rasa bosan pada makanan

Berat badan : 41 kg.

PERENCANAAN
INTERVENSI
RASIONAL
yang
disukai
atau
dan memenuhi kebutuhan nutrisi klien.

Klien nampak sakit sedang.

dikehendaki

Tekanan darah masuk RS :

dapat disesuai-kan dengan 6. Meningkatkan pengetahuan klien ten-

150/100 mmHg

program pemba-tasan diet

tang nutrisi shingga dapat membantu

klien.

dalam meningkatkan derajat kesehatan.

NO

DIAGNOSA KEPERAWATAN

TUJUAN

5.

klien

untuk

Anjurkan untuk makan 7. Membantu meningkatkan daya tahan


sedikit tapi sering sesuai

tubuh dan meningkatkan nafsu makan

dengan program diet.


3.

Kecemasan berhubungan dengan ku-

6.

Beri

rangnya pengetahuan tentang penya-

pentingnya

kitnya yang ditandai dengan :

tubuh

DS :
-

Klien berharap cepat sembuh.

DO :

bagi

Klien

7.
nampak

penentuan intervensi selanjutnya.


segala

masalah

maka klien akan merasa lebih tenang.

kapsul.

sehingga klien merasa diperhatikan.

Klien mengatakan

4. Meningkatkan

Ekspresi wajah tampak tegang.

mengerti tentang pe- 1.

Tanda-tanda vital :

nyakitnya.
-

Penatalaksanaan

membuka

pemberian Kaps. Vit. 3 x 1 3. Memberikan rasa aman pada klien

tenang.
-

klien maka dapat mempermudah dalam


2. Dengan

T : 100/80 mmHg

nutrisi

tentang 1. Dengan mengetahui tingkat kecemasan

Kecemasan teratasi de-

Klien bertanya tentang penya- ngan kriteria :


kitnya.

HE

Kaji
kecemasan klien.

tingkat

pengetahuan

klien

tentang tekanan darah normal dan efek


hipertensi.

Tanda-tanda

N : 72 x/menit

vital :

2.

Beri kesempatan 5. Memperbaiki keterampilan koping dan

P : 20 x/menit

T : 120/80 mmHg

mengung-kapkan

dapat meningkatkan kerjasama dalam

S : 36,50C

N : 80 x/menit

perasaannya.

regimen terapeutik.

NO

DIAGNOSA KEPERAWATAN

TUJUAN
S : 36-370C

3.

P : 20 x/menit

PERENCANAAN
INTERVENSI
RASIONAL
Dengarkan
6. Dengan mendekatkan diri pada Tuhan
keluhan

dengan

sikap

empati.
4.

Jelaskan tentang
hipertensi

tekanan

darah

normal dan efeknya pada


jantung pem-buluh darah,
ginjal dan otak.
5.

Libatkan
dalam

klien

peren-canaan

keperawatan.
6.

Beri
spiritual.

dorongan

maka klien akan lebih tenang.