Anda di halaman 1dari 7

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Masalah

: Kurangnya informasi mengenai penyakit hipertensi

Pokok Bahasan

: Hipertensi

Sub Pokok Bahasan

: Hipertensi

Sasaran

Waktu

Tanggal

: 13 Oktober 2014

Tempat

I. Tujuan Instruksional Umum


Setelah diberikan penyuluhan, sasaran mampu memahami penyakit hipertensi.
II. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah diberikan penjelasan selama 15 menit diharapkan sasaran dapat :
1.

Menyebutkan pengertian hipertensi dengan benar tanpa melihat catatan/


leaflet

2.

Menyebutkan penyebab hipertensi dengan benar tanpa melihat catatan/ leaflet

3.

Menyebutkan tanda dan gejala hipertensi dengan benar tanpa melihat catatan/
leaflet

4.

Menyebutkan pencegahan dan perawatan hipertensi dengan benar tanpa


melihat catatan/ leaflet

5.

Menyebutkan tujuan diet pada hipertensi dengan benar tanpa melihat catatan/
leaflet

6.

Menyebutkan macam dan indikasi pemberian diet pada hipertensi dengan


benar tanpa melihat catatan/ leaflet

7.

Menyebutkan jenis makanan untuk hipertensi dengan benar tanpa melihat


catatan/ leaflet

SAP hipertensi

III. Pokok Materi


1.

Pengertian hipertensi

2.

Penyebab hipertensi

3.

Tanda dan gejala hipertensi

4.

Pencegahan dan perawatan hipertensi

5.

Tujuan diet hipertensi

6.

Macam dan indikasi pemberian makanan

7.

Jenis makanan untuk hipertensi

IV. Kegiatan Belajar Mengajar


-

Metode : curah pendapat, ceramah, tanya jawab

Langkah langkah kegiatan :


A. Kegiatan Pra Pembelajaran
1. Mempersiapkan materi, media dan tempat
2. Kontrak waktu
B. Membuka Pembelajaran
1.

Memberi salam

2.

Perkenalan

3.

Menjelaskan pokok bahasan

4.

Menjelaskan tujuan

5.

Apersepsi

C. Kegiatan inti
1.

Penyuluh menyampaikan materi

2.

Sasaran menyimak materi

3.

Sasaran mengajukan pertanyaan

4.

Penyuluh menjawab pertanyaan

5.

Penyuluh menyimpulkan jawaban

D. Penutup
1.

Evaluasi

2.

Penyuluh dan sasaran menyimpulkan materi

3.

Memberi salam
SAP hipertensi

V. Media Dan Sumber

Media

Sumber :
-

: Leaflet dan Poster

Buku Ajar Keperawatan Medical Bedah Edisi 8 Vol. 2 Hal 896, Brunner &
Suddarth, EGC

Kesehatan Wanita Diatas Umur 40 Tahun, Caroline J. Bohme MD

Masalah Hipertensi, Prof. dr. Moerdowo. F. R. S. A.

VI. Evaluasi

VII.

Prosedur

: Post test

Jenis tes

: Pertanyaan secara lisan


Lampiran Materi dan Media

Serang,13 Oktober 2014


Penyuluh,

EKA YULIANI
NIM : 12176

SAP hipertensi

Lampiran Materi

HIPERTENSI
D.

PENGERTIAN HIPERTENSI
Hipertensi adalah kenaikan tekanan darah melebihi 140/ 90 mmHg

E.

PENYEBAB HIPERTENSI
-

Stress

Minum minuman beralkohol secara berlebihan

Usia

Keturunan

Obesitas (berat badan berlebih)

Kurang aktivitas fisik

Penyakit lain (ginjal, syaraf)

Keracunan kehamilan

C.

TANDA DAN GEJALA HIPERTENSI


-

Sakit kepala, pusing

Lemas

Sesak napas

Kelelahan

Mimisan

Sukar tidur

Mata berkunang-kunang

Mual dan muntah

Mudah tersinggung

Cepat marah

SAP hipertensi

D.

PENCEGAHAN DAN PERAWATAN HIPERTENSI


-

Pengobatan dengan obat-obatan penurun darah tinggi sesuai anjuran dokter

Merubah pola hidup :


1.

Berhenti merokok

2.

Mengurangi berat badan bagi penderita yang gemuk

3.

Menghindari konsumsi garam berlebih (mengurangi makanan yang


mengandung lemak dan garam)

4.

Menghindari makanan/ minuman yang mengandung alkohol

5.

Istirahat yang cukup

6.

Mengurangi stress :

Latiahan meditasi

Olahraga pernapasan

7.

Olahraga teratur :

Aerobik

Jalan kaki

Bersepeda

Berenang

D.

TUJUAN DIET HIPERTENSI


Tujuan diet untuk penderita hipertensi dalah untuk membantu menghilangkan garam /
air dalam jaringan tubuh dan menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi

E.

MACAM DAN INDIKASI PEMBERIAN MAKANAN


Diet Rendah Garam I
Dalam pemasakan tidak ditambahkan garam dapur sama sekali, makanan ini
diberikan pada penderita hipertensi berat (diastol > 114 mmHg)
Contoh menu :
Pagi :
NASI

1 GLS BELIMBING (70

Telur
Sayuran
Minyak

GR)
1 butir (50 gr)
gls belimbing (50 gr)
sdk makan (5 gr)
SAP hipertensi

Gula pasir

1 sdk makan (10 gr)

Siang dan Sore :


NASI

2 GLS BELIMBING

Daging
Sayuran
Buah
Minyak

(140 GR)
2 potong (50 gr)
gls (75 gr)
1 buah pisang (75 gr)
1 sdk makan (10 gr)

Diet Rendah Garam II


Pemberian makan sehari sama dengan diet rendah garam I, dalam pemasakan
dibolehkan menggunakan sendok teh garam dapur. Makanan ini diberikan pada
penderita hipertensi sedang (diastol 100 114 mmHg)
Contoh menu :
PAGI

NASI, TELUR DADAR, TUMIS


KACANG PANJANG, SAYUR

Siang
Sore

LODEH, PAPAYA
Nasi, ikan acar, telur, bacem, pisang
Nasi, daging, tempe kering, sayur

Diet Rendah Garam III


Pemberian makanan sehari sama dengan diet rendah garam I, dalam pemasakannya
boleh diberikan sendok teh garam dapur. Makanan ini diberikan pada penderita
hipertensi ringan (diastol < 100 mmHg)
Untuk mempertinggi cita rasa dapat digunakan gula, cuka, bawang merah/ bawang
putih, jahe, kunyit dan salam.
Makanan yang dikukus, ditumis, digoreng, dipanggang lebih enak daripada direbus

F.

JENIS MAKANAN UNTUK HIPERTENSI


GOLONGAN

MAKANAN YANG BOLEH

MAKANAN YANG TIDAK


SAP hipertensi

BAHAN
MAKANAN
Karbohidrat

DIBERIKAN

BOLEH DIBERIKAN

Beras, kentang, singkong,

Roti biskuit dan makanan yg

terigu, makanan yg diolah

dimasak dg garam dapur

tanpa garam seperti mie,


Protein hewani

biskuit, kue kering.


Daging, ikan, telur dan susu

Ikan asin, keju, kornet, telur asin,


pindang dendeng, udang

Protein nabati

Semua kacang-kacangan yg

Kacang tanah dan semua kacang

Sayuran

diolah tanpa garam dapur


Semua sayuran segar dan

yg dimasak dg garam dapur


Sayuran yg diawetkan dg garam

sayuran yang diawetkan tanpa seperti : sayuran kaleng, asinan


garam
Semua buah-buahan segar

Durian dan buah-buahan yg

dan diawetkan tanpa garam

diwetkan dg garam dan soda

Lemak

dan soda
Minyak margarin dan

Margarin dan mentega biasa

Bumbu

mentega tanpa garam


Semua bumbu segar dan

Garam dapur, soda, vetsin dan

kering yg tidak mengandung

bumbu yg mengandung garam

garam dapur
Air putih

dapur, kecap asin, tersai, tauco


Kopi dan coklat

Buah-buahan

Minuman

SAP hipertensi