Anda di halaman 1dari 4

NAMA

: ENGGY ERWANSANI

NIM/PRODI
DOSEN

TUGAS SWAMEDIKASI

: J11107054/FARMASI

: EKA KARTIKA UNTARI, S.FARM,APT

TEKNIK PENGGUNAAN SEDIAAN NEBULIZER


NEBULIZER
Alat bantu pernapasan yang dapat digunakan sebagai terapi untuk
mengencerkan dahak dengan pengasapan (terapi uap).Nebuliser digunakan
untuk mengobati asma, alergi dan gangguan sistem pernapasan lain. Dengan
menggunakan Nebuliser, pemberian obat menjadi lebih efisien karena dengan
nebulasi yang tinggi menjamin durasi pemberian obat yang lebih optimall dan
juga dengan pemakaian Nebuliser akan meninggalkan sedikit sisa obat. Alat
Nebuliser ini akan mengeluarkan uap untuk di semprotkan atau dihirup oleh
pasien.
Cara Pemakaian Alat Nebuliser
Pisahkan tempat obat dari Main Unit (mesinnya) kemudian masukkan obat
kedalam tempat obat, pasang kembali tempat obat ke Main Unit (mesinnya)
tadi, setelah itu pasang tutup adaptor, kemudian nyalakan dengan menekan
tombol ON yang ada di alat Nebuliser tersebut.
Cara Perawatan Nebuliser
Meletakkan tempat untuk memasukkan obat harus hati - hati karena tempat
tersebut sangat tipis dan mudah bocor bila terkena benda tajam. Tetapi
kerusakan tempat itersebut akan terjadi dalam jangka waktu lama karena
pengikisan. Bila alat tersebut sudah mengalami kerusakan baru di ganti.
Selain itu yang perlu di perhatikan juga setelah pemakaian adalah sisa obat
yang tersisa di antara penyaring uap bila terlalu lama tidak di buang
akanmempengaruhi kinerja Nebuliser sehingga uap akan tersendat keluar
dikarenakan di tempat itu akan membentuk kristal kotoran. Tetapi bila hal itu
terjadi cukup di bersihkan dengan tissu atau lap kering.
Memberikan Nebulizer adalah memberikan campuran zat aerosol dalam
partikel udara dengan tekanan udara.
Tujuan Memberikan Nebulizer: untuk memberikan obat melalui nafas spontan
klien.
Persiapan Memberikan Nebulizer
Alat dan obat :
1. Oksigen set
2. Nebulizer set
3. Cairan normal saline dan obat yang akan dipakai
4. Spuit 5 atau 10 cc.

5. Mouth piece bila perlu


6. Bengkok
7. Tisu
Lingkungan :
Bersih dan tenang
Petugas :
1 orang
Prosedur Memberikan Nebulizer:
1. Monitor vital sign sebelum dan sesudah pengobatan khususnya pada klien
yang menggunakan bronkodilator.
2. Jelaskan prosedur pada klien.
3. Atur posisi klien senyaman mungkin paling sering dalam posisi semifowler,
jaga privasi.
4. Petugas mencuci tangan.
5. Nebulizer diisi obat (sesuai program pengobatan) dan cairan normal salin
4-6cc.
6. Hidupkan nebulizer kemudian hubungkan nebulizer dan selangnya ke flow
meter oksigen dan set aliran pada 4-5 liter/menit, atau ke kompresor udara.
7. Instruksikan klien untuk buang nafas.
8. Minta klien untuk mengambil nafas dalam melalui mouth piece, tahan nafas
beberapa saat kemudian buang nafas melalui hidung.
9. Observasi pengembangan paru / dada klien.
10. Minta klien untuk bernafas perlahan-lahan dan dalam setelah seluruh obat
diuapkan.
11. Selesai tindakan, anjurkan klien untuk batuk setelah tarik nafas dalam
beberapa kali (teknik batuk efektif).
12. Klien dirapikan.
13. Alat dirapikan.
14. Petugas mencuci tangan.
15. Catat respon klien dan tindakan yang telah dilakukan.
Hal-hal yang perlu diperhatikan :
1. Perlakukan klien secara hati-hati.
2. Saat awal tindakan klien perlu didampingi sampai terlihat
tenang.

Supply Voltage : 220V 22 V


Supply Frequency : 50Hz 1Hz
Ultra Audible Frequency : 1.7MHz 0.17 Mhz
Working Time Limited within 4 Hours
Solid Volume : 30 x 15 x 21 (cm)
Weight : 2.8 kg