Anda di halaman 1dari 5

Tugas Administrasi Perpajakan

Analisis sumber pajak Kota Makassar dan penggunaan pajak Kota Makassar
A. Pengertian Pajak
Pajak adalah iuran rakyat kepada kas Negara berdasarkan undang-undang
(yang dapat dipaksakan) dengan tiada mendapat jasa timbal (kontraprestasi) yang
langsung dapat ditunjukkan dan digunakan untuk membayar pengeluaran umum
B. Pengertian Pajak Daerah
Pajak Daerah, selanjutnya disebut Pajak, adalah Kontribusi wajib kepada
Daerah yang terutang oleh Orang Pribadi atau Badan yang bersifat memaksa
berdasarkan Undang-Undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung
dan digunakan untuk keperluan Daerah bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat

C. Sumber-sumber pajak Kota Makassar:


Sumber pajak kota Makassar antara lain:
1. Pajak Hotel
Pajak hotel adalah Pajak atas pelayanan yang disediakan oleh Hotel.
2. Pajak Restoran
Pajak restoran adalah Pajak atas pelayanan yang disediakan oleh
restoran.

3. Pajak Hiburan
Pajak Hiburan Pajak atas penyelenggaraan hiburan.

4. Pajak Mineral bukan logam dan batuan


Pajak mineral bukan logam dan batuan adalah pajak atas kegiatan
pengambilan mineral bukan logam dan batuan, baik dari sumber alam di
dalam dan/atau permukaan bumi untuk dimanfaatkan.

5. Pajak Reklame
Pajak reklame adalah Pajak atas penyelenggaraan Reklame.
6. Pajak penerangan jalan
Pajak penerangan jalan adalah pajak atas penggunaan tenaga listrik,
baik yang dihasilkan sendiri maupun diperoleh dari sumber lain.

7. Pajak parkir
Pajak parkir adalah Pajak atas penyelenggaraan tempat parkir di luar
badan jalan, baik yang disediakan berkaitan dengan pokok usaha maupun
yang disediakan sebagai suatu usaha, termasuk penyediaan tempat penitipan
kendaraan bermotor.

8. Pajak air tanah


Pajak air tanah adalah Pajak atas pengambilan dan/atau pemanfaatan
air tanah.

9. Pajak sarang burung walet


Pajak sarang burung walet adalah pajak atas kegiatan pengambilan
dan/atau pengusahaan sarang burung walet.

10. Pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan


Pajak bumi dan bangunna pedesaan dan perkotaan adalah pajak atas
bumi dan/atau bangunan yang dimiliki, dikuasai, dan/ atau dimanfaatkan oleh

pribadi atau Badan, kecuali kawasan yang digunakan untuk kegiatan usaha
perkebunan, perhutanan, dan pertambangan.

11. Bea perolehan hak atas tanah dan bangunan


Bea perolehan hak atas tanah dan bangunan adalah pajak atas
perolehan hak atas tanah dan/atau bangunan.

D. Fungsi Pajak
Secara umum fungsi pajak yaitu sebagai sumber dana untuk membiyai
pengeluaran-pengeluaran pemerintah dan sebagai alat untuk mengatur atau
melaksanakan kebijakan pemerintah dalam bidang sosial dan ekonomi.
Adapun penggunaan pajak di kota Makassar antara lain:
1. Pengeluaran rutin yaitu, pengeluaran untuk pemeliharaan atau
penyelenggaraan roda pemerintahan sehari-hari, meliputi belanja
pegawai; belanja barang; berbagai macam subsidi (subsidi daerah dan
subsidi harga barang); angsuran dan bunga utang pemerintah; serta
jumlah pengeluaran lain. Contohnya pembayaran gaji pegawai dan
pensiunan.
2. Pengeluaran pembangunan, yaitu pengeluaran yang bersifat menambah
modal masyarakat dalam bentuk pembangunan baik prasarana fisik
dan non fisik Dibedakan atas pengeluaran pembangunan yang dibiayai
dengan dana rupiah dan bantuan proyek. Pengeluaran pembangunan

merupakan pengeluaran yang ditujukan untuk membiayai program


program pembangunan sehingga anggarannya selalu disesuaikan
dengan dana yang berhasil dimobilisasi. Contohnya: Untuk membiayai
pembangunan sarana dan prasarana di Kota Makassar misalanya,
pembangunan 4 taman Kota dengan luas 2 hektar di Kecamatan
Makassar dan Panakkukang, Membangun pelabuhan baru dengan
nama Makassar New Port (MNP) walaupun belum terealisasi,
membiayai pembangunan dan perbaikan jalan umum.
3. Pengeluaran pemerintah berupa pembayaran subsidi atau bantuan
langsung kepada berbagai golongan masyarakat. Contohnya bantuan
sosial (BANSOS) yang dananya dari pajak daerah.

Sumber:
Perda Kota Makassar No. 3 Tahun 2010
Skripsi Indra Rindu Ratu. Ilmu Ekonomi UNHAS
http://bahasa.makassarkota.go.id/index.php
http://makassar.antaranews.com/berita/27636/pengeluaran-konsumsi-sulseltriwulan-pertama-tumbuh-negatif