Anda di halaman 1dari 2

Efek obat

Reaksi kerja obat yang merupakan hasil dari reaksi kimia antar obat dengan sel-sel tubuh untuk
menghasilkan respon biologis tubuh.
Jenis-jenis efek obat
a. Efek terapi (terapeutis)
Efek yang diinginkan dari hasil medikasi yang diberikan. Tidak semua obat bersifat betul=betul
menyembuhkan penyakit; banyak diantaranya hanya meringankan gejalanya. Oleh karena itu,
dapat dibedakan tiga jenis pengobatan:
Terapi kausal
Meniadakan penyebab penyakit, khususnya pemusnahan kuman, virus atau parasit.
Contoh, kemoterapeutika( sulfonamide dan antibiotika, antimikotika, fungisida, obatobat malaria)
Terapi simtomatis
Obat menghilangkan atau meringankan gejala penyakit tetapi yang lebih mendalam
tidak dipengaruhi, misalnya kerusakan pada suatu organ atau sara. Contoh analgetika
pada penyakit atau sakit kepala, obat hipertensi dan obat jantung.
Terapi substitusi
Obat menggantikan zat zat yang lazimnya dibuat oleh organ yang sakit. Misalnya insulin
pada diabetes, kerna produksinya oleh pancreas berkurang atau terhenti, tiroksin pada
fungsi tiroid berkurang (hipotirosis) dan esterogen pada hipofungsi ovarium di masa
klimakterium wanita.
b. Efek obat yang tidak diinginkan

Efek samping
WHO (1970) segala sesuatu khasiat yang tidak diinginkan untuk tujuan terapi yang
dimaksudkan pada dosis yang dianjurkan.

Idiosinkrasi
Peristiwa, dimana suatu obat memberikan efk yang secara kualitatif total berlainan dari
efek normalnya, umumnya karena kelainan genetis si pasien.

Alergi
Gejalanya sering tampak pada kulit adalah urtikaria (bentol-bentol dan gatal), serta rash
(kemerahan)

Fotosensitasi
Kepekaan berlebihan untuk cahaya akibat penggunaan obat, terutama secara lokal.

c. Efek toksik
Setiap obat dalam dosis yang cukup tinggi dapat menyebabkan efek toksik.
Faktor-faktor pendorong
a. Faktor non obat
Intrinsik pasien
Umur
Jenis kelamin
Genetic
Kecenderungan alergi
Penyakit
Gaya hidup
Ekstrinsik pasien
Kesalaham medis
Lingkungan, misalnya pencemaran oleh antibiotika
b. Faktor obat
Intrinsik obat
Sefat dan potensi obat untuk menimbulkan efek obat
Ekstrinsik obat
Kepatuhan pasien
Interaksi antar obat
Mekanisme terjadinya efek
Obat (zat aktif masuk)

Farmakokinetik ( A D M E)

Farmakodinamik

Reseptor

Respon individu